Rumah Yatim Riau Terus Berbagi
Yatim Berprestasi, Syahira Yang Hampir Putus Asa
Rabu 12 Agustus 2020, 01:15 WIB
PEKANBARU. RIAUMADANI. COM - Di usianya yang masih 13 tahun, Syahira Wirman bersama dua adiknya Humaira Wirman (8) yang saat ini duduk di bangku kelas 2 SD (Sekolah Dasar), dan Quratu Aini Wirman yang baru berusia 3 tahun, harus menjadi anak yatim sepeninggal ayahnya sejak tiga bulan lalu.
Pasca kepergian sang Ayah, ketiganya kini tinggal bersama Ibunya di rumah kontrakan yang berlokasi di kawasan Jalan Sembilang RT 001 RW 004, Kelurahan Limbungan, Kecamatan Rumbai Pesisir, Kota Pekanbaru, Provinsi Riau.
Syahira merupakan anak berprestasi dalam bidang pelajaran. Bahkan semenjak kelas 1 hingga kelas 6 SD, Syahira selalu mendapatkan peringkat ranking 1 atau 2, dan mendapat nem nilai paling tinggi di antara murid yang lainnya.
Tak hanya prestasinya di sekolah yang begitu cemerlang, di sisi lain Syahira terbilang cukup cerdas dalam bidang agama.
"Syahira juga sempat ikut ajang Lomba cerdas Cermat di acara Maulid Nabi di Sebuah Masjid dan berhasil mendapatkan gelar juara 2, dia juga berhasil mendapatkan gelar juara 3 dalam lomba khotam di acara yang sama," terang Kepala Cabang Rumah Yatim Riau, Ramdan, Senin (10/8/2020).
Sepeninggal sang Ayah tercinta sejak tiga bulan yang lalu karena menderita penyakit asam lambung membuat merasa sangat kehilangan. Syahira bahkan hampir putus asa, dan seolah tak lagi semangat dalam menjalani hidup.
Namun semasa hidupnya, sang Ayah selalu memberikan semangat. Syahira pun menjadikan pesan dari ayahnya sebagai motivasi serta bentuk cintanya pada almarhum untuk menggapai cita-citanya menjadi guru.
"Sampai sekarang masih ga nyangka atas kepergian ayah," ungkap Syahira kepada Rumah Yatim dengan raut wajah sedih.
Adiknya, Humaira wirman pun tak luput dari rasa sedih atas kepergian almarhum. Begitu pula Qurata Aini, adik bungsu yang masih belum sekolah. Setiap kali sebelum tidur, dengan wajahnya yang polos Ia seringkali menanyakan keberadaan Ayahnya kepada sang Ibu, Heleni (40).
Meski di lubuk hatinya terdalam sangat rapuh, Heleni selalu berusaha menguatkan ketiga anaknya. Ia kerap menutupi kesedihan dan kenyataan pahit yang harus diterima, dan berjuang seorang diri merawat ketiga anak perempuannya. Menjadi seorang ibu sekaligus tulang punggung keluarga.
Berbagai cara dan upaya pasti Ia tempuh. Heleni terus berjuang seorang diri di tengah himpitan ekonomi demi memenuhi kebutuhan ketiga anaknya. Dari mulai mengolah ubi untuk dijadikan keripik, hingga membuat kue basah Ia lakukan agar kebutuhan tercukupi.
"Keripik nantinya dititipkan di warung-warung, yang hasilnya akan Ia (Heleni) dapatkan satu minggu sekali, itupun jarang habis. Sambil menunggu hasil keripik, Heleni juga membuat kue basah yang dijual di depan rumahnya," terang Ramdan.
Dalam seminggu dari hasil berjualan keripik dan kue basah, Heleni hanya mendapatkan Rp 100 ribu hingga Rp 120 ribu. Kendati jauh dari kata cukup, namun Heleni tetap bersyukur karena masih diberikan kesehatan dan rezeki yang telah diberikan oleh Alloh SWT.
Melihat kondisi tersebut, Rumah Yatim Cabang Riau memberinya bantuan beasiswa pendidikan untuk kedua anak Heleni. Melalui bantuan tersebut, diharapkan bisa menambah semangat mereka untuk terus berprestasi.
#pejuangkebaikan, satu uluran tanganmu sangat berarti bagi anak-anak prasejahtera lainnya. Donasi terbaikmu bisa disalurkan melalui :
Bank BCA 220 139 8888
Bank Mandiri 1720 000 384 125
An Yayasan Rumah Yatim Arrohman
| Editor | : | Tis |
| Kategori | : | Pekanbaru |
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
Berita Pilihan
Internasional

Minggu 07 September 2025, 20:18 WIB
Timnas Indonesia U-23 Wajib Kalahkan Korea Selatan Untuk lolos ke Putaran Final Piala Asia U-23 2025
Rabu 09 Juli 2025
PKB Gelar Puncak Harlah 23 Juli, Undang Prabowo hingga Ketum Partai
Rabu 11 Juni 2025
Arab Saudi Tegur Indonesia soal Data Kesehatan Jemaah, Kuota Haji 2026 Terancam Dipotong
Kamis 08 Mei 2025
"Jelang Kedatangan Jemaah, Petugas Siapkan Layanan di Makkah"
Politik

Jumat 30 Januari 2026, 07:03 WIB
Bupati Bengkalis Resmikan Pembangunan Pengembangan RSU Mutiasari di Mandau
Selasa 13 Januari 2026
Penduduk Riau Berjumlah 6,81 Juta Jiwa, Kota Pekanbaru Wilayah Terpadat
Selasa 13 Januari 2026
Bupati Kasmarni: OPD Harus Transparan Dalam Menggnakan Anggaran dan Komitmen Dalam Pelayanan Publik
Selasa 06 Januari 2026
Bupati Siak Ajak ASN Tingkatkan Kinerja dan Pelayanan Publik Tahun 2026
Nasional

Senin 12 Januari 2026, 14:27 WIB
Tari Zapin khas Desa Meskom Pecahkan Rekor MURI Tari Zapin Massal Berkebaya Laboh Kekek
Senin 12 Januari 2026
Tari Zapin khas Desa Meskom Pecahkan Rekor MURI Tari Zapin Massal Berkebaya Laboh Kekek
Sabtu 10 Januari 2026
KPK Penetapan Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas Sebagai Tersangka Didasari Kecukupan Alat Bukti
Selasa 16 Desember 2025
Mafirion, "Apresiasi PN Tembilahan Kabulkan Tahanan Kota Datuk Bahar Kamil"
Terpopuler
01
Minggu 07 Agustus 2016, 07:47 WIB
Ribuan Personel Keamanan Diterjunkan Kawal Kirab Api PON 2016 Selama 11 Har 02
Rabu 17 September 2014, 02:20 WIB
Pemkab Pelalawan Kembangkan Pembibitan Ikan Secara Modern 03
Sabtu 25 April 2015, 04:51 WIB
10 Pejabat Kedubes Asing Dipanggil ke Nusakambangan 04
Selasa 09 Februari 2016, 01:21 WIB
LSM Laporkan Satker SNVT.Dedi dan PPK, Rukun dan Irzami Ke KPK 05
Rabu 25 Juni 2014, 05:20 WIB
Capres-Cawapres Prabowo-Hatta Klarifikasi Harta ke KPK 

Pekanbaru

Sabtu 24 Januari 2026, 07:04 WIB
Pemprov Riau Resmi Copot Ida Yulita dari Jabatan Direktur PT SPR Tunjuk Yan Darmadi Sebagai Pelaksana Tugas
Sabtu 24 Januari 2026
Pemprov Riau Resmi Copot Ida Yulita dari Jabatan Direktur PT SPR Tunjuk Yan Darmadi Sebagai Pelaksana Tugas
Sabtu 24 Januari 2026
RUPS-LB PT SPR Ricuh, Boby Rahmat Sebut Direktur PT. SPR Ida Yulita Susanti Rampas Dokumen dan Usir Peserta Rapat
Sabtu 24 Januari 2026
RUPS-LB PT SPR Ricuh, Jajaran Direksi Tolak Legalitas Surat Kuasa Pemegang Saham