Dugaan Pencemaran Air sungai Kerumutan, Pimpinan PT. Serikat Putra Hindari Wartawan
Senin 10 Agustus 2020, 08:42 WIB
Atas dugaan pencemaran lingkungan oleh PT. Serikat Putra beberapa hari lalu, komisi 2 DPRD Pelalawan laksanakan rapat dengar pendapat (RDP) antara pihak perusahaan dengan masyarakat pada Senin (10/8/2020)PELALAWAN. RIAUMADANI. COM - Dedi Saragi pimpinan perusahaan perkebunan kelapa sawit PT. Serikat Putra, berusaha kabur dari hadapan wartawan ketika mau dikonfirmasi. Sikap pimpinan perusahaan itu membuat para kuli tinta kecewa dan kesal.
Atas dugaan pencemaran lingkungan oleh PT. Serikat Putra beberapa hari lalu, komisi 2 DPRD Pelalawan laksanakan rapat dengar pendapat (RDP) antara pihak perusahaan dengan masyarakat pada Senin (10/8/2020). Dimana beberapa hari lalu, air sungai Kerumutan berubah warna menjadi hitam dan ikan pada mati. Kejadian itu diduga akibat meluapnya kolam aplikasi limbah pabrik kelapa sawit (PKS) PT. Serikat Putra.
Usai berlangsungnya RDP tersebut, pertemuan ditutup oleh wakil ketua 1 DPRD Pelalawan Syafrizal SE selaku pimpinan rapat. Lalu pimpinan rapat dan peserta rapat yang hadir mulai bubar. Pimpinan tinggi perusahaan PT. Serikat Putra Dedi Saragi juga langsung keluar dari ruangan tersebut.
Karena sebagai pimpinan di perusahaan, para awak media mencoba mendekatinya dan melakukan konfirmasi. Namun begitu para awak media mengajukan pertanyaan, tanpa sepatah katapun Dedi Saragi langsung melambaikan tangan dihadapan para kuli tinta sebagai isyarat menolak memberikan komentar. Langkah kakinya juga semakin melaju cepat keluar dari gedung kantor DPRD itu menuju mobil yang telah terparkir di halaman gedung parlemen tersebut.
Lebih anehnya lagi, sejumlah rombongan dari pimpinan perusahaan itu saat dicoba dikonfirmasi oleh rekan-rekan awak media, tidak ada satupun yang mau menjawab. Tampaknya Dedi Saragi dan para manajemen perusahaan PT. Serikat Putra kompak bungkam terhadap wartawan. Sehingga puluhan awak media mengaku sangat kesal dan kecewa dengan pimpinan perusahaan PT. Serikat Putra itu karena dinilai sangat tertutup terhadap media.
Komisi 2 DPRD Pelalawan menggelar rapat dengar pendapat (RDP) antara masyarakat dengan pihak perusahaan PT. Serikat Putra di ruangan informasi gedung kantor DPRD Pelalawan. Dalam RDP tersebut seluruh perwakilan masyarakat dari beberapa desa termasuk Lurah Rawang Empat Ramli mengeluhkan, bahwa pasca meluapnya kolam limbah PT. Serikat Putra beberapa hari lalu, air sungai Kerumutan berubah warna menjadi seperti oli kotor.
RDP tersebut dipimpin langsung oleh wakil ketua DPRD Pelalawan H. Syafrizal SE, didampingi ketua komisi 2 Abdul Nasib SE, dan beberapa orang anggota DPRD Pelalawan lainnya. Hadir camat Bandar Petalangan, Mukhtarius M.Pd, Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Pelalawan, yang diwakili oleh Tohaji SP, para kepala Desa/Lurah dan puluhan perwakilan dari masyarakat Kecamatan Bandar Petalangan.
Menurut Lurah Rawang Empat Ramli S.Sos, sungai Kerumutan merupakan tempat mandi dan tempat mencuci pakaian dari sebagian banyak warga di daerah Kelurahan Rawang Empat. Namun pasca meluapnya kolam limbah PKS PT. Serikat Putra beberapa hari lalu, air sungai Kerumutan telah berubah warna menjadi seperti oli kotor. Sehingga masyarakat disekitar alur sungai itu sudah tidak dapat memanfaatkan sungai tersebut untuk aktifitas seperti biasanya apa lagi untuk mencari ikan bagi masyarakat nelayan, tuturnya.
Dalam RDP tersebut juga terungkap bahwa persoalan tercemarinya sungai Kerumutan oleh limbah PKS PT. Serikat Putra, bukan hanya sekali, dua atau tiga kali saja. Kejadian air sungai Kerumutan berubah warna menjadi hitam dan ikannya pada mati, sudah musiman, kata Syaharudin salah seorang pemuka masyarakat Kelurahan Rawang Empat.
Pada pertemuan antara masyarakat dengan pihak PT. Serikat Putra, yang difasilitasi oleh komisi 2 DPRD Pelalawan tampak belum dapat kesimpulan. Sebab notulen rapat atau hasil musyawarah pada pertemuan itu akan disampaikan ke pimpinan tertinggi perusahaan di Medan untuk disetujui, ucap Dedi Saragi menjawab pimpinan rapat. (Sona)
| Editor | : | Tis |
| Kategori | : | Pelalawan |
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
Berita Pilihan
Internasional

Minggu 07 September 2025, 20:18 WIB
Timnas Indonesia U-23 Wajib Kalahkan Korea Selatan Untuk lolos ke Putaran Final Piala Asia U-23 2025
Rabu 09 Juli 2025
PKB Gelar Puncak Harlah 23 Juli, Undang Prabowo hingga Ketum Partai
Rabu 11 Juni 2025
Arab Saudi Tegur Indonesia soal Data Kesehatan Jemaah, Kuota Haji 2026 Terancam Dipotong
Kamis 08 Mei 2025
"Jelang Kedatangan Jemaah, Petugas Siapkan Layanan di Makkah"
Politik

Selasa 13 Januari 2026, 07:13 WIB
Penduduk Riau Berjumlah 6,81 Juta Jiwa, Kota Pekanbaru Wilayah Terpadat
Selasa 13 Januari 2026
Bupati Kasmarni: OPD Harus Transparan Dalam Menggnakan Anggaran dan Komitmen Dalam Pelayanan Publik
Selasa 06 Januari 2026
Bupati Siak Ajak ASN Tingkatkan Kinerja dan Pelayanan Publik Tahun 2026
Senin 05 Januari 2026
SF Hariyanto: Kami Minta PT. SPR Adakan RUPS LB Copot Direkturnya 
Nasional

Senin 12 Januari 2026, 14:27 WIB
Tari Zapin khas Desa Meskom Pecahkan Rekor MURI Tari Zapin Massal Berkebaya Laboh Kekek
Senin 12 Januari 2026
Tari Zapin khas Desa Meskom Pecahkan Rekor MURI Tari Zapin Massal Berkebaya Laboh Kekek
Sabtu 10 Januari 2026
KPK Penetapan Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas Sebagai Tersangka Didasari Kecukupan Alat Bukti
Selasa 16 Desember 2025
Mafirion, "Apresiasi PN Tembilahan Kabulkan Tahanan Kota Datuk Bahar Kamil"
Terpopuler
01
Minggu 07 Agustus 2016, 07:47 WIB
Ribuan Personel Keamanan Diterjunkan Kawal Kirab Api PON 2016 Selama 11 Har 02
Rabu 17 September 2014, 02:20 WIB
Pemkab Pelalawan Kembangkan Pembibitan Ikan Secara Modern 03
Sabtu 25 April 2015, 04:51 WIB
10 Pejabat Kedubes Asing Dipanggil ke Nusakambangan 04
Selasa 09 Februari 2016, 01:21 WIB
LSM Laporkan Satker SNVT.Dedi dan PPK, Rukun dan Irzami Ke KPK 05
Rabu 25 Juni 2014, 05:20 WIB
Capres-Cawapres Prabowo-Hatta Klarifikasi Harta ke KPK 

Pekanbaru

Sabtu 24 Januari 2026, 07:04 WIB
Pemprov Riau Resmi Copot Ida Yulita dari Jabatan Direktur PT SPR Tunjuk Yan Darmadi Sebagai Pelaksana Tugas
Sabtu 24 Januari 2026
Pemprov Riau Resmi Copot Ida Yulita dari Jabatan Direktur PT SPR Tunjuk Yan Darmadi Sebagai Pelaksana Tugas
Sabtu 24 Januari 2026
RUPS-LB PT SPR Ricuh, Boby Rahmat Sebut Direktur PT. SPR Ida Yulita Susanti Rampas Dokumen dan Usir Peserta Rapat
Sabtu 24 Januari 2026
RUPS-LB PT SPR Ricuh, Jajaran Direksi Tolak Legalitas Surat Kuasa Pemegang Saham