Gerakan Nasional Penyelamatan SDA
Plt Gubri Andi Rachman menandatangani nota Gerakan Nasional Penyelamatan Sumber
Daya Alam [SDA], Sektor Kelautan dan Sektor Kehutanan dan Perkebunan
yang dimotori Komisi Pemberantasan Korupsi [KPK],
Plt Gubri Teken Gerakan Nasional Penyelamatan SDA
Rabu 18 Februari 2015, 00:49 WIB
Plt Gubri Andi Rachman menandatangani nota Gerakan Nasional Penyelamatan Sumber
Daya Alam [SDA], Sektor Kelautan dan Sektor Kehutanan dan Perkebunan
yang dimotori Komisi Pemberantasan Korupsi [KPK],
JAKARTA. Riaumadani. com - Plt Gubernur Riau [Gubri] H Arsyadjuliandi Rachman termasuk kepala daerah yang ikut menandatangani nota Gerakan Nasional Penyelamatan Sumber Daya Alam [SDA], Sektor Kelautan dan Sektor Kehutanan dan Perkebunan yang dimotori Komisi Pemberantasan Korupsi [KPK], di Jakarta, Selasa [17/2/2015]
.
Penandatanganan dilakukan secara terpisah. Pada pagi hari, penandatanganan dilakukan di Kementerian Kelautan dan Perikanan [KKP], disaksikan langsung Menteri KP Susi Pudjiastuti dan Wakil Ketua KPK Zulkarnain. Pada siang harinya, dilanjutkan penandatangan di Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.
Penandatanganan kali ini hanya diikuti 24 gubernur yang disaksikan langsung Menteri LHK Siti Nurbaya dan Wakil Ketua KPK Adnan Pandu Praja.
Plt Gubri yang akrab disapa Andi mengatakan bahwa, Riau siap dan menyambut baik gerakan yang dibeking langsung komisi anti rasuah ini. "Kita menyambut baik gerakan ini. Kita akan dukung dan siap bekerja sama dengan KPK dan instansi terkait lainnya dalam rangka menyelamatkan SDA kita," tegas Andi kepada sejumlah awak media.
Andi mengatakan, selain terkenal dengan hutan dan kebun, Riau juga tidak kalah potensial di sektor kelautan. Bertahun-tahun Riau pernah menjadi andalan di bidang perikanan. Oleh sebab itu, Riau harus siap bersama KPK dan instansi terkait untuk menyelamatkan SDA sektor kelautan dan sektor kehutanan dan perkebunan. Apalagi, gerakan ini akan ditindaklanjuti dengan aksi di lapangan dimana KPK akan memberikan super visi. "jelas Andi
Menteri KP Susi dalam sambutannya mengatakan bahwa dirinya tertarik bergabung di pemerintahan karena isu perubahan yang didengungkan Presiden Jokowi. "Karena isu perubahan itulah saya mau bergabung. Oleh karena itu, saya sangat berharap kepada semua pihak, terutama para kepala daerah yang punya wilayah, mari sama-sama kita selamatkan sektor kelautan ini untuk kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat kita secara keseluruhan," tegasnya.
Susi menyadari bahwa banyak kebijakan yang ia buat menjadi pro kontra di tengah masyarakat. Namun tidak ada maksud lain, kecuali ingin agar SDA sektor kelautan tidak lagi dikeruk orang lain, tapi benar-benar untuk masyarakat Indonesia. Seperti yang sering ia sampaikan, andai dikelola secara baik, kekayaan laut Indonesia bisa mendatangkan devisa yang tidak sedikit bagi negara. Ratusan triliun akan masuk ke kas negara. Selama ini justru dinikmati negara lain.
Hampir senada juga disampaikan Menteri LHK Siti Nurbaya. Ia sangat berterima kasih kepada KPK yang berkomitmen menyelamatkan SDA di sektor kehutanan dan perkebunan. Tidak bisa dipungkiri bahwa selama ini SDA di sektor kehutanan dan perkebunan banyak yang tidak jelas pengurusannya. Berbagai mafia bermain, sehingga merugikan negara triliunan rupiah. "Ini harus menjadi tekad kita semua untuk menyelamatkan SDA sektor kehutanan dan perkebunan ini," ajak Siti.
Turut hadir mendampingi Plt Gubri saat di KKP antara lain Kadis Perikanan Surya Maulana dan ketika di Kementerian LHK Kadis Kehutanan Irwan Effendi dan Kadis Perkebunan Zulher. Hadir juga Kabiro Umum Doni Aprialdi.** Advetorial
.
Penandatanganan dilakukan secara terpisah. Pada pagi hari, penandatanganan dilakukan di Kementerian Kelautan dan Perikanan [KKP], disaksikan langsung Menteri KP Susi Pudjiastuti dan Wakil Ketua KPK Zulkarnain. Pada siang harinya, dilanjutkan penandatangan di Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.
Penandatanganan kali ini hanya diikuti 24 gubernur yang disaksikan langsung Menteri LHK Siti Nurbaya dan Wakil Ketua KPK Adnan Pandu Praja.
Plt Gubri yang akrab disapa Andi mengatakan bahwa, Riau siap dan menyambut baik gerakan yang dibeking langsung komisi anti rasuah ini. "Kita menyambut baik gerakan ini. Kita akan dukung dan siap bekerja sama dengan KPK dan instansi terkait lainnya dalam rangka menyelamatkan SDA kita," tegas Andi kepada sejumlah awak media.
Andi mengatakan, selain terkenal dengan hutan dan kebun, Riau juga tidak kalah potensial di sektor kelautan. Bertahun-tahun Riau pernah menjadi andalan di bidang perikanan. Oleh sebab itu, Riau harus siap bersama KPK dan instansi terkait untuk menyelamatkan SDA sektor kelautan dan sektor kehutanan dan perkebunan. Apalagi, gerakan ini akan ditindaklanjuti dengan aksi di lapangan dimana KPK akan memberikan super visi. "jelas Andi
Menteri KP Susi dalam sambutannya mengatakan bahwa dirinya tertarik bergabung di pemerintahan karena isu perubahan yang didengungkan Presiden Jokowi. "Karena isu perubahan itulah saya mau bergabung. Oleh karena itu, saya sangat berharap kepada semua pihak, terutama para kepala daerah yang punya wilayah, mari sama-sama kita selamatkan sektor kelautan ini untuk kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat kita secara keseluruhan," tegasnya.
Susi menyadari bahwa banyak kebijakan yang ia buat menjadi pro kontra di tengah masyarakat. Namun tidak ada maksud lain, kecuali ingin agar SDA sektor kelautan tidak lagi dikeruk orang lain, tapi benar-benar untuk masyarakat Indonesia. Seperti yang sering ia sampaikan, andai dikelola secara baik, kekayaan laut Indonesia bisa mendatangkan devisa yang tidak sedikit bagi negara. Ratusan triliun akan masuk ke kas negara. Selama ini justru dinikmati negara lain.
Hampir senada juga disampaikan Menteri LHK Siti Nurbaya. Ia sangat berterima kasih kepada KPK yang berkomitmen menyelamatkan SDA di sektor kehutanan dan perkebunan. Tidak bisa dipungkiri bahwa selama ini SDA di sektor kehutanan dan perkebunan banyak yang tidak jelas pengurusannya. Berbagai mafia bermain, sehingga merugikan negara triliunan rupiah. "Ini harus menjadi tekad kita semua untuk menyelamatkan SDA sektor kehutanan dan perkebunan ini," ajak Siti.
Turut hadir mendampingi Plt Gubri saat di KKP antara lain Kadis Perikanan Surya Maulana dan ketika di Kementerian LHK Kadis Kehutanan Irwan Effendi dan Kadis Perkebunan Zulher. Hadir juga Kabiro Umum Doni Aprialdi.** Advetorial
| Editor | : | Tis-humas |
| Kategori | : | Nasional |
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
Berita Pilihan
Internasional

Minggu 07 September 2025, 20:18 WIB
Timnas Indonesia U-23 Wajib Kalahkan Korea Selatan Untuk lolos ke Putaran Final Piala Asia U-23 2025
Rabu 09 Juli 2025
PKB Gelar Puncak Harlah 23 Juli, Undang Prabowo hingga Ketum Partai
Rabu 11 Juni 2025
Arab Saudi Tegur Indonesia soal Data Kesehatan Jemaah, Kuota Haji 2026 Terancam Dipotong
Kamis 08 Mei 2025
"Jelang Kedatangan Jemaah, Petugas Siapkan Layanan di Makkah"
Politik

Selasa 13 Januari 2026, 07:13 WIB
Penduduk Riau Berjumlah 6,81 Juta Jiwa, Kota Pekanbaru Wilayah Terpadat
Selasa 13 Januari 2026
Bupati Kasmarni: OPD Harus Transparan Dalam Menggnakan Anggaran dan Komitmen Dalam Pelayanan Publik
Selasa 06 Januari 2026
Bupati Siak Ajak ASN Tingkatkan Kinerja dan Pelayanan Publik Tahun 2026
Senin 05 Januari 2026
SF Hariyanto: Kami Minta PT. SPR Adakan RUPS LB Copot Direkturnya 
Nasional

Senin 12 Januari 2026, 14:27 WIB
Tari Zapin khas Desa Meskom Pecahkan Rekor MURI Tari Zapin Massal Berkebaya Laboh Kekek
Senin 12 Januari 2026
Tari Zapin khas Desa Meskom Pecahkan Rekor MURI Tari Zapin Massal Berkebaya Laboh Kekek
Sabtu 10 Januari 2026
KPK Penetapan Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas Sebagai Tersangka Didasari Kecukupan Alat Bukti
Selasa 16 Desember 2025
Mafirion, "Apresiasi PN Tembilahan Kabulkan Tahanan Kota Datuk Bahar Kamil"
Terpopuler
01
Minggu 07 Agustus 2016, 07:47 WIB
Ribuan Personel Keamanan Diterjunkan Kawal Kirab Api PON 2016 Selama 11 Har 02
Rabu 17 September 2014, 02:20 WIB
Pemkab Pelalawan Kembangkan Pembibitan Ikan Secara Modern 03
Sabtu 25 April 2015, 04:51 WIB
10 Pejabat Kedubes Asing Dipanggil ke Nusakambangan 04
Selasa 09 Februari 2016, 01:21 WIB
LSM Laporkan Satker SNVT.Dedi dan PPK, Rukun dan Irzami Ke KPK 05
Rabu 25 Juni 2014, 05:20 WIB
Capres-Cawapres Prabowo-Hatta Klarifikasi Harta ke KPK 

Pekanbaru

Sabtu 24 Januari 2026, 07:04 WIB
Pemprov Riau Resmi Copot Ida Yulita dari Jabatan Direktur PT SPR Tunjuk Yan Darmadi Sebagai Pelaksana Tugas
Sabtu 24 Januari 2026
Pemprov Riau Resmi Copot Ida Yulita dari Jabatan Direktur PT SPR Tunjuk Yan Darmadi Sebagai Pelaksana Tugas
Sabtu 24 Januari 2026
RUPS-LB PT SPR Ricuh, Boby Rahmat Sebut Direktur PT. SPR Ida Yulita Susanti Rampas Dokumen dan Usir Peserta Rapat
Sabtu 24 Januari 2026
RUPS-LB PT SPR Ricuh, Jajaran Direksi Tolak Legalitas Surat Kuasa Pemegang Saham