Kejati Riau Tolak Massa Mahasiswa Audiensi
Mahasiswa Meranti Demo Kejati Riau Minta Kejelasan Kasus Rustam
Senin 13 Juli 2020, 16:07 WIB
Kasipenkum Kejati Riau, Muspidauan temui massa Mahasiswa
PEKANBARU. RIAUMADANI. COM - Gabungan mahasiswa dari Kabupaten Kepulauan Meranti melakukan aksi demonstrasi di depan Kejaksaan Tinggi Negeri (Kejati) Riau menuntut kejelasan kasus Rustam, pria asal Meranti yang dituntut penjara satu tahun dan denda Rp800 juta sebab membakar pekarangannya, Senin (13/7/2020).
"Pak Rustam itu cuma membakar halaman rumahnya tidak sampai satu hektar. Tapi dituntut satu tahun penjara dan denda Rp800 juta," ujar Muhammad Awwan Maulana, Ketua Ikatan Pelajar Mahasiswa Kecamatan Rangsang Barat, Meranti.
Selain itu, Ketua Umum Ikatan Mahasiswa Meranti Pekanbaru, Guntur Yurfandi meminta audiensi dapat dilakukan di dalam gedung kejaksaan.
"Hargai kami, yang ingin berdialog secara langsung. Terima kami. Kami ingin berdialog di dalam. Bukan berdialog di pintu. Di tepi jalan ini. Ini sangat mengecewakan bagi kami," ujar Guntur.
Koordinator Aksi, Abd Rahim mengatakan pihak kejaksaan tak ada alasan menolak massa aksi untuk dialog di dalam. Sebab massa sudah mengikuti prosedur protokol kesehatan.
"Kami ini tamu. Tolong diterima. Kami kan tak anarkis. Lagipun kami sudah sesuai prosedur protokol kesehatan. Jumlah kami tak sampai 20. Kami pakai masker. Apalagi?" ungkap Abdi.
Pihak Kejati Riau beralasan menolak massa aksi masuk ke gedung sebab massa aksi tidak mengikuti prosedural yang telah ada.
"Audiensi itu ada aturannya. Harus mengirim surat dulu. Nanti baru ditentukan harinya kapan. Kapan bisa audiensi. Kita negara hukum. Ada prosedurnya," ujar Kasipenkum Kejati Riau, Muspidauan.
Menurut Kasipenkum Kejati Riau, Muspidauan, audiensi dapat dilakukan jika sebelumnya massa mengirim surat permohonan beraudiensi.
"Sekali lagi saya katakan, ini ada prosedurnya. Jangan dibalik-balik. Seakan-nakan kami yang membenturkan, kalian yang dari tadi membentur-benturkan. Mau beraudiensi itu ada SOP-nya," ungkapnya.
"Kalau mau, saya minta aspirasinya. Saya sampaikan ke dalam. Kalau tidak saya tinggal," tambahnya.
Massa yang tidak terima, terus memaksa agar diizinkan audiensi di dalam gedung hingga mengeluarkan kata-kata ancaman.
"Bapak tidak mencerminkan masyarakat Riau," ujar Koordinator Aksi, Abd Rahim.
"Jangan salahkan kami. Kalau kami ditolak hari ini, kami akan menggerakkan lebih banyak masyarakat adat Kepulaian Meranti," kata Ketua Ikatan Pelajar Mahasiswa Kecamatan Rangsang Barat, Meranti, Muhammad Awwan Maulana.
Kasipenkum Kejati Riau pun meninggalkan aksi massa yang berkumpul dan terus mendesak agar diizinkan masuk.
"Udahlah kalau banyak tingkah kau. Saya tinggal," kata Muspidauan meninggalkan tempat.
Dari keterangan Abd Rahim, Rustam membakar pekarangan seluas 10 x 15 meter karena akan mengadakan acara syukuran atas kelahiran anaknya.
"Demi Allah, saya sudah telepon sepupu Pak Rustam. Dan demi Allah, ia bilang lahan yang dibakar Pak Rustam cuma 10x15 meter. Tidak sampai satu hektar," ujar Koordinator Aksi, Abd Rahim. (**)
| Editor | : | Tis |
| Kategori | : | Meranti |
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
Berita Pilihan
Internasional

Senin 20 Juli 2026, 06:13 WIB
Spanyol Juara Piala Dunia 2026 usai Tumbangkan Argentina di Final, Akhiri Penantian 16 Tahun
Minggu 08 Februari 2026
Timnas Indonesia Jadi Runner-up Piala Asia Futsal 2026, Kalah Adu Penalti Lawan Iran
Minggu 07 September 2025
Timnas Indonesia U-23 Wajib Kalahkan Korea Selatan Untuk lolos ke Putaran Final Piala Asia U-23 2025
Rabu 09 Juli 2025
PKB Gelar Puncak Harlah 23 Juli, Undang Prabowo hingga Ketum Partai
Politik

Rabu 15 Juli 2026, 19:28 WIB
Kodam XIX Tuanku Tambusai Luncurkan TMMD Ke-129, Wujudkan Infrastruktur dan Ketahanan Wilayah di Pelalawan
Selasa 14 Juli 2026
Diduga Lahan 40 Hektare Berpindah Tangan Secara Misterius, Forkorindo Desak APH Bongkar Dugaan Mafia Tanah di Kampung Dosan
Senin 29 Juni 2026
Bangunan Ornamen Wisma Sri Mahkota, Stand Bazar Bengkalis Jadi Perhatian di MTQ Riau ke- 44 Tahun 2026
Minggu 28 Juni 2026
Kapal Harimau Buas Meriahkan Pawai Perahu Hias MTQ Riau, Angkat Spirit Al-Qur'an dalam Perjuangan Sultan Siak
Nasional

Rabu 15 Juli 2026, 19:14 WIB
Massa Tergabung Dalam Koalisi Masyarakat Sipil MBG Watch Kepung Kejagung, Tuntut Bubarkan MBG Bubarkan BGN Bubarkan
Rabu 15 Juli 2026
Massa Tergabung Dalam Koalisi Masyarakat Sipil MBG Watch Kepung Kejagung, Tuntut Bubarkan MBG Bubarkan BGN Bubarkan
Senin 13 Juli 2026
Febrie Adriansyah Resmi Berstatus Tersangka di Tiga Kasus Korupsi, Kortas Tipidkor Limpahkan Penyidikan ke Kejagung
Jumat 10 Juli 2026
Kodam XIX Tuanku Tambusai Gelar Laporan Awal, Satgasyon 132/Bima Sakti 2026 Dinyatakan Siap Operasi
Terpopuler
01
Minggu 07 Agustus 2016, 07:47 WIB
Ribuan Personel Keamanan Diterjunkan Kawal Kirab Api PON 2016 Selama 11 Har 02
Rabu 17 September 2014, 02:20 WIB
Pemkab Pelalawan Kembangkan Pembibitan Ikan Secara Modern 03
Sabtu 25 April 2015, 04:51 WIB
10 Pejabat Kedubes Asing Dipanggil ke Nusakambangan 04
Selasa 09 Februari 2016, 01:21 WIB
LSM Laporkan Satker SNVT.Dedi dan PPK, Rukun dan Irzami Ke KPK 05
Rabu 25 Juni 2014, 05:20 WIB
Capres-Cawapres Prabowo-Hatta Klarifikasi Harta ke KPK 

Pekanbaru

Senin 20 Juli 2026, 20:14 WIB
Pangdam Kodam XIX Tuanku Tambusai Semarakkan Penutupan Festival Rakyat Nusantara 2026 Dengan Nobar Final Piala Dunia Bersama Masyarakat
Senin 20 Juli 2026
Pangdam Kodam XIX Tuanku Tambusai Semarakkan Penutupan Festival Rakyat Nusantara 2026 Dengan Nobar Final Piala Dunia Bersama Masyarakat
Minggu 19 Juli 2026
Kodam XIX Tuanku Tambusai Dukung Green Policing, Riau Bhayangkara Run 2026 Satukan TNI, Polri dan Masyarakat
Jumat 17 Juli 2026
Kodam XIX Tuanku Tambusai Perkuat Disiplin dan Jiwa Pengabdian Melalui Upacara Bendera Bulanan