Kamis, 29 Januari 2026

Breaking News

  • Resmikan Kampung Nelayan, Wabup Bagus Berharap Nelayan Tangkap Peluang Jadi Pelaku Ekspo   ●   
  • Pemkab Bengkalis Dorong Kolaborasi Pemerintah, Baznas dan Dunia Usaha dalam Pengelolaan Zakat   ●   
  • Kabupaten Rokan Hulu Raih Penghargaan UHC 2026 Kategori Madya, Bupati Anton: "Ini Investasi Keselamatan Rakyat"   ●   
  • Wabup Syamsurizal Tegaskan, Pejabat Siak Kerja Harus Maksimal dan Kejar PAD demi Kesejahteraan Rakya   ●   
  • LAMR Kecamatan Sungai Apit, Lakukan Seminar Prosesi Adat Tepuk Tepung Tawar Pengantin. .2026    ●   
Narkoba
Anggota Paminal Propam Polda Riau, Brigadir MS Tewas karena Over Dosis Narkoba
Senin 16 Februari 2015, 00:41 WIB
Brigadir MS meninggal dunia diduga karena tak kuat menerima efek narkoba yang diberikan kedua rekannya hingga mengalami over dosis dan kritis hingga meninggal dunia
PEKANBARU. Riaumadani. com - Hasil penyidikan dan visum yang dilakukan Rumah Sakit Bhayangkara Polda Riau menyatakan, Brigadir MS [29] selaku anggota Paminal Propam Polda Riau tewas  akibat mengonsumsi narkotika secara berlebihan.
 
"Dugaan sementara karena jasad korban tidak di otopsi. Disimpulkan dari hasil visum, paru-paru korban alami komplikasi lantaran pengaruh narkoba yang sebelumnya diduga diberikan oleh dua rekannya BR dan SN," kata Kepala Bidang Humas Polda Riau, Ajun Komisaris Besar Polisi [AKBP] Guntur Aryo Tejo kepada pers di Pekanbaru, Minggu.[15/2/2015]
 
Sebelumnya, pada Jumat [13/2/2015], Brigadir MS anggota Paminal Propam Polda Riau ditemukan meninggal dunia di depan klinik Medika yang berlokasi di Jalan Yos Sudarso, Pekanbaru.
 
Sejumlah saksi melihat korban diantarkan dua orang laki-laki dan setelah diperiksa tim medis, ternyata telah meninggal dunia.
Pihak rumah sakit swasta itu kemudian membawa jasad korban ke RS Bhayangkara setelah melihat tanda pengenal kepolisian dari dalam dompet korban.
 
AKBP Guntur mengatakan, MS meninggal dunia diduga karena tak kuat menerima efek narkoba yang diberikan kedua rekannya hingga mengalami over dosis dan kritis hingga meninggal dunia. Sedangkan kedua rekan korban telah diamankan," kata Guntur.
 
 Kepala bidang humas Polda Riau melanjutkan, "saat itu ketika medapati korban kritis, dua rekan korban BR yang diketahui berdinas di Mapolda, dan SN yang berdinas di Kuantan Singingi kemudian meletakkannya di depan klinik, agar diberi pertolongan medis."tuturnya. **




Editor : Tis
Kategori : Hukum
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
 
 
Copyrights © 2022 All Rights Reserved by Riaumadani.com
Scroll to top