Mosi Tak Percaya Goyang Ketua DPRD Kota Pekanbaru
Hamdani. Sip
Ketua DPRD Hamdani Dapat Mosi Tak Percaya dari 27 Anggota DPRD Pekanbaru
Senin 18 Mei 2020, 22:30 WIB
Hamdani. SipPEKANBARU. RIAUMADANI. COM - Ketua DPRD Kota Pekanbaru, Hamdani dinilai tak mampu mengayomi serta tidak bisa membawa kesejukan dan kenyamanan anggota dewan dalam menjalankan Amanah rakyat.
Bahkan setiap kali ada rapat paripurna selalu saja ada keributan. Sebagai bentuk ketidaknyamanan dengan kondisi yang ada, 27 anggota dewan dari 45 yang ada di legislatif di DPRD Kota Pekanbaru membuat membuat mosi tak percaya terhadap ketua DPRD Kota Pekanbaru Hamdani, Senin (18/5/2020) siang di ruang Paripurna.
Hal ini disampaikan oleh juru bicara lima fraksi yang membuat mosi tak percaya Fathullah dari Fraksi Gerindra saat walkout dari rapat paripurna Laporan Panitia Khusus DPRD Kota Pekanbaru terhadap pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) kepala daerah kota Pekanbaru akhir tahun anggaran 2019.
27 anggota dewan dari lima Fraksi yang mengajukan mosi tak percaya tersebut yakni Fraksi Gerindra Plus, Demokrat, PDI Perjuangan, Hanura, Nasdem dan Golkar. Sementara dua fraksi lainnya PKS dan PAN tetap mendukung kepimpinan Hamdani ditambah dengan beberapa anggota dewan dari fraksi yang mengajukan mosi tidak percaya.
"Selama dilantik lebih kurang tujuh bulan, Ketua (Hamdani, red) tidak bisa memberikan kenyamanan. Malah puncaknya saat pengesahan Ranperda RPJMD kemarin, disebutkan 27 anggota dewan dapat proyek, ini fitnah keji," tegas Fathullah.
Pernyataan Mosi tak percaya ini dibacakan oleh anggota Fraksi Hanura Eri Sumarni di hadapan anggota dewan lainnya di ruangan paripurna, dan diserahkan ketua Fraksi Golkar Masni Ernawati ke ketua BK Ruslan Tarigan untuk menindaklanjutinya.
Lima Fraksi yang memilih walkout ini mengatakan akan meneruskan surat mosi tak percaya ini kepada ketua partai PKS, daerah, provinsi, maupun pusat. "Dan seharusnya memang ada sikap dari Partainya. Dan harus diganti. Dan kita minta BK untuk dapat memprosesnya," tegasnya.
Menanggapi mosi yang dilayangkan pada dirinya, Hamdani menilai hal tersebut hal yang biasa terlebih lagi di lembaga politik.
"Secara undang-undang dan tatib di DPRD, mosi itu tidak dikenal. Karena mungkin ada unsur like and dislike dan bisa jadi karena kepentingan politik. Ini wajar saja, itu mungkin bagian dari mereka untuk menyampaikan pendapatnya, ya silahkan," ungkap Hamdani.
Sementara terkait lima fraksi yang bakal mengajukan mosi tak percaya tersebut hingga ke ranah partai PKS, Hamdani juga tidak mempersoalkan. Karena menurut Hamdani ada beberapa persyaratan dan ketentuan yang harus terpenuhi dan menggantikan posisi dirinya.
"Tidak masalah. Untuk diketahui, yang bisa mengganti itu adalah, pertama meninggal dunia, mengundurkan diri, dan juga diganti oleh partai. Ketika lima fraksi ini masuk ke domain partai, tentu saya akan menginventarisir siapa saja yang ikut menandatangani surat mosi tak percaya itu. Jadi kawan-kawan jangan salahkan saya nanti. Kita lihat saja ke depannya," tegas Hamdani.
Menindaklanjuti adanya laporan mosi tak percaya oleh 27 anggota dewan tersebut, pihak BK DPRD Kota Pekanbaru Ruslan Tarigan saat ditemuai mengatakan pihaknya akan mempelajari lebih lanjut agar lebih berimbang dan objektif. Hrc
| Editor | : | Tis |
| Kategori | : | Pekanbaru |
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
Berita Pilihan
Internasional

Senin 20 Juli 2026, 06:13 WIB
Spanyol Juara Piala Dunia 2026 usai Tumbangkan Argentina di Final, Akhiri Penantian 16 Tahun
Minggu 08 Februari 2026
Timnas Indonesia Jadi Runner-up Piala Asia Futsal 2026, Kalah Adu Penalti Lawan Iran
Minggu 07 September 2025
Timnas Indonesia U-23 Wajib Kalahkan Korea Selatan Untuk lolos ke Putaran Final Piala Asia U-23 2025
Rabu 09 Juli 2025
PKB Gelar Puncak Harlah 23 Juli, Undang Prabowo hingga Ketum Partai
Politik

Rabu 15 Juli 2026, 19:28 WIB
Kodam XIX Tuanku Tambusai Luncurkan TMMD Ke-129, Wujudkan Infrastruktur dan Ketahanan Wilayah di Pelalawan
Selasa 14 Juli 2026
Diduga Lahan 40 Hektare Berpindah Tangan Secara Misterius, Forkorindo Desak APH Bongkar Dugaan Mafia Tanah di Kampung Dosan
Senin 29 Juni 2026
Bangunan Ornamen Wisma Sri Mahkota, Stand Bazar Bengkalis Jadi Perhatian di MTQ Riau ke- 44 Tahun 2026
Minggu 28 Juni 2026
Kapal Harimau Buas Meriahkan Pawai Perahu Hias MTQ Riau, Angkat Spirit Al-Qur'an dalam Perjuangan Sultan Siak
Nasional

Rabu 15 Juli 2026, 19:14 WIB
Massa Tergabung Dalam Koalisi Masyarakat Sipil MBG Watch Kepung Kejagung, Tuntut Bubarkan MBG Bubarkan BGN Bubarkan
Rabu 15 Juli 2026
Massa Tergabung Dalam Koalisi Masyarakat Sipil MBG Watch Kepung Kejagung, Tuntut Bubarkan MBG Bubarkan BGN Bubarkan
Senin 13 Juli 2026
Febrie Adriansyah Resmi Berstatus Tersangka di Tiga Kasus Korupsi, Kortas Tipidkor Limpahkan Penyidikan ke Kejagung
Jumat 10 Juli 2026
Kodam XIX Tuanku Tambusai Gelar Laporan Awal, Satgasyon 132/Bima Sakti 2026 Dinyatakan Siap Operasi
Terpopuler
01
Minggu 07 Agustus 2016, 07:47 WIB
Ribuan Personel Keamanan Diterjunkan Kawal Kirab Api PON 2016 Selama 11 Har 02
Rabu 17 September 2014, 02:20 WIB
Pemkab Pelalawan Kembangkan Pembibitan Ikan Secara Modern 03
Sabtu 25 April 2015, 04:51 WIB
10 Pejabat Kedubes Asing Dipanggil ke Nusakambangan 04
Selasa 09 Februari 2016, 01:21 WIB
LSM Laporkan Satker SNVT.Dedi dan PPK, Rukun dan Irzami Ke KPK 05
Rabu 25 Juni 2014, 05:20 WIB
Capres-Cawapres Prabowo-Hatta Klarifikasi Harta ke KPK 

Pekanbaru

Senin 20 Juli 2026, 20:14 WIB
Pangdam Kodam XIX Tuanku Tambusai Semarakkan Penutupan Festival Rakyat Nusantara 2026 Dengan Nobar Final Piala Dunia Bersama Masyarakat
Senin 20 Juli 2026
Pangdam Kodam XIX Tuanku Tambusai Semarakkan Penutupan Festival Rakyat Nusantara 2026 Dengan Nobar Final Piala Dunia Bersama Masyarakat
Minggu 19 Juli 2026
Kodam XIX Tuanku Tambusai Dukung Green Policing, Riau Bhayangkara Run 2026 Satukan TNI, Polri dan Masyarakat
Jumat 17 Juli 2026
Kodam XIX Tuanku Tambusai Perkuat Disiplin dan Jiwa Pengabdian Melalui Upacara Bendera Bulanan