SELATPANJANG. RIAUMADANI. COM - Ditengah terjadinya perang Besar-besaran pemeritah Indoesia dengan wabah Virus Carona atau C" />
Kamis, 29 Januari 2026

Breaking News

  • Dukung Pendidikan Usia Dini, Sabtu P Sinurat Ketua DPRD Inhu Sumbang TK Raudhatul Ulum Air Molek   ●   
  • Resmikan Kampung Nelayan, Wabup Bagus Berharap Nelayan Tangkap Peluang Jadi Pelaku Ekspo   ●   
  • Pemkab Bengkalis Dorong Kolaborasi Pemerintah, Baznas dan Dunia Usaha dalam Pengelolaan Zakat   ●   
  • Kabupaten Rokan Hulu Raih Penghargaan UHC 2026 Kategori Madya, Bupati Anton: "Ini Investasi Keselamatan Rakyat"   ●   
  • Wabup Syamsurizal Tegaskan, Pejabat Siak Kerja Harus Maksimal dan Kejar PAD demi Kesejahteraan Rakya   ●   
Awas DBD
Bocah 11 Bulan Muhamad farhan Warga Selatpanjang Timur Diduga Terserang DBD
Jumat 08 Mei 2020, 21:49 WIB
Ilustrasi korban DBD dengan suhu panas tinggi
SELATPANJANG. RIAUMADANI. COM - Ditengah terjadinya perang Besar-besaran pemeritah Indoesia dengan wabah Virus Carona atau Covid -19 yang melanda hampir seluruh negeri salah satunya di Kabupaten Kepulauan Meranti saat ini, 
Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) juga hadir dan diduga telah meyerang salah seorang bayi bernama Muhamad farhan umur 11 bulan bertempat tinggal di jalan inpres RT001/RW 002 Selatpanjang Timur Kacamatan Tebing Tinggi yang sempat dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) diruang Melati 3A.

Hal ini disampaikan salah seorang warga yaitu Zainudin  dan dia meminta kepada Dinas Kesehatan  untuk segera menindaklanjuti terkait kasus penyakit DBD di kepulauan Meranti

" kita minta jangan Hanya Covid saja yang sering dipantau, kami minta juga terkait masalah DBD ini segera juga dipantau karena ini menyakut nyawa manusia juga," kata Zainudin yang sering disapa Kep ini, Jumat malam (08/05/2020).

Menurut Zainudin pemerintah harus tanggap atas kejadian tersebut supaya tidak ada lagi korban jiwa yang menimpa masyarakat. Pada sebelumnya pada 1 November 2019 lalu DBD juga mengakibatkan warga Kecamatan Tebingtinggi tepatnya di desa Banglas juga menjadi korban keganasan yang diakibatkan virus Dengue tersebut Jumat (08/05/2020) malam

"semoga pemerintah dan Dinas kesehatan segera cepat dan tanggap dalam menindaklanjuti DBD ini, kita tidak mau wabah ini terjadi meluas jangan ada masyarakat terdampak DBD sampai meninggal lagi," ujarnya.

Terkait  dengan adanya warga yang terkena Demam Berdarah Dengue (DBD) awak media ini coba mengkonfirmasi Kepala Bidang Pencegahan Pengendalian Penyakit Dinkes Kepulauan Meranti Muhammad Fahri, 

"kita akan terus memantau tidak hanya pedemic Covid19 saja termasuk juga DBD  seluruhnya akan selalu kita pantau, ada protap  dan teknis pelaksanakan yang harus dilakukan tidak seperti biasa  dilakukan pihak pulkesmas dalam penanganannya," jelasnya.

" kita lagi menunggu laporan esnol dari umah sakit apakah data itu sudah masuk apa belum, kita akan tanya pada pengolala program kalau hal ini benar, dengan secepat nya dilakukan pemantauan dan apa langkah langkah nya tidak mungkin hal itu kita abaikan," tambahnya lagi

"dan hal ini akan kita konfirmasi ulang kepada pihak rumah sakit apakah benar dan setelah itu langsung kita adakan pemantauan," tutupnya. (IJL)



Editor : Tis
Kategori : Meranti
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
 
 
Copyrights © 2022 All Rights Reserved by Riaumadani.com
Scroll to top