Bantuan Covid-19 Pemkab Pelalawan Terkesan Dijadikan Objek Politik Salah Satu Balon
Senin 04 Mei 2020, 12:24 WIB
PELALAWAN. RIAUMADANI. COM - Bantuan sembako dari Pemkab Pelalawan bagi masyarakat yang terdampak Covid-19, terkesan dimanfaatkan untuk kepentingan politik oleh salah satu kandidat Balon Bupati di Kabupaten Pelalawan.
Sebuah video yang berdurasi dua menit tujuh detik tampak ketua DPRD Pelalawan Adi Sukemi ST MM yang digadang-gadang sebagai salah satu kandidat Balon Bupati Pelalawan tampak membagi-bagikan sembako kerumah-rumah warga. Dalam kegiatan itu, beberapa orang yang mengenakan seragam dinas pemerintahan, ikut membantunya menyerahkan bantuan sembako kesetiap rumah warga.
Dalam video tersebut Adi Sukemi mengenakan kemeja putih tangan panjang, celana biru jeans warna biru dan topi warna biru muda, juga dilengkapi dengan sarung tangan dan masker.
Setiap rumah warga dia datangi, untuk menyerahkan sebuah karung berisi sembako. Anehnya seraya menyerahkan bantuan, kepada warga penerima bantuan, Adi Sukemi mengatakan bahwa itu bantuan dari Pemkab Pelalawan. Kepada setiap penerima bantuan juga dia sampaikan dia sebagai bakal calon (Balon) Bupati Pelalawan. "Mohon doa besok" pintanya.
Salah seorang yang berseragam dinas juga tampak memperkenalkan nama Adi Sukemi kepada warga penerima bantuan. "Ini anak pak Haji Harris ketua DPRD Pelalawan, dia calon Bupati Pelalawan" sebutnya sebagaimana yang dikutip media ini dari video tersebut.
Adi Sukemi yang dikonfirmasi melalui via telefon Senin (4/5/20) kepada media ini menjelaskan, pembagian sembako dia lakukan hampir di seluruh desa di Kabupaten Pelalawan. Keterangan dalam video tersebut saat penyerahan sembako di daerah Kecamatan Pangkalan Lesung pada hari Kamis dan Jumat lalu, jelasnya.
Saya memperkenalkan diri wajar, orang mau kasih sembako kalau tidak dikenal bagaimana caranya. Saya ini ketua DPRD Pelalawan mungkin banyak orang yang tidak kenal dengan saya, tentu menerima bantuan heran kalau tidak kenal dengan siapa yang memberikan bantuan, imbuh anak Bupati Pelalawan itu.
Menurut ketua DPD II Partai berlambang pohon beringin di Kabupaten Pelalawan itu, dengan memperkenalkan dirinya saat menyerahkan sembako kepada setiap warga bukan untuk mengkapanyekan diri sebagai bakal calon Bupati Pelalawan. Itu tergantung orang bagaimana memandangnya saja. Kalau lawan politik memandangnya sebagai politik, berarti dibilangnya politik. Kalau bagi yang tidak memandang sebagai politik, dia berterima kasih. "Itu dibilang poliik, tidak juga. Pilkada ini entah kapan-kapan belum juga jelas," tukasnya.
Terkait pernyataan salah seorang peserta yang berseragam dinas yang mendampinginya saat serahkan sembako dirumah salah satu warga menurutnya itu biasa saja.
Niat mau mencalonkan diri jadi Bupati Pelalawan ada ngakunya. Jadi bila itu disampaikan juga tidak apa-apa. Orang tahapan Pilkada juga belum mulai, dan entah jadi atau tidak juga belum tahu. Mendaftarkan ke KPU belum, bahkan ke partai juga belum, ucap ketua DPD II partai Golkar Kabupaten Pelalawan itu.
Dikatakan Adi Sukemi, kemarin ada juga salah satu calon membagi-bagikan uang, itu saya tanya kepada KPU dan Panwaslu, jawabnya tidak apa-apa karena belum masuk tahapan. Kalau sudah masuk tahapan Pilkada, apa lagi jika jadwal kampanye sudah diatur, bagi-bagi uang seperti itu baru tidak boleh. Kalau ada orang mau menyumbang tidak masalah, jawab KPU dan Panwaslu, ucap Adi Sukemi menjelaskan jawaban KPU dan Panwaslu.
Menurutnya untuk saat ini bebas saja orang mau bagikan sembako, dan bagi-bagikan uang kepada masyarakat. Mau dibilang itu pencitraan, atau dibilang politik tidak apa apa, semuanya juga politik. Jadi itu tergantung sudut pandang orang yang melihatnya, tukasnya lagi.
Dikatakan mantan anggota DPR RI periode 2009-2014 itu, kemarin itu saya ajak masyarakat, ayo kita bergotong royong untuk bagi-bagikan sembako. Kebetulan tukang angkat beras kurang ini, kita kerja sama dengan sukarela karena tidak digaji dan tidak dibayar, sebutnya.
"Melakukan ini dengan sukarela dipermasalahkan orang, apa lagi kalau tidak melakukan apa-apa,". Namun baginya itu tidak jadi masalah, ketusnya.
Saat penyerahan sembako itu kemarin seluruh jajaran pemerintahan ikut serta kemarin namun cuma video saya sendiri yang ditonjolkan. Wakil Bupati Pelalawan H Zardewan turun saat itu, Kapolsek Pangkalan Lesung juga ikut, Koramil, orang Dinas Sosial Kabupaten Pelalawan juga hadir. Saya tidak pernah turun sendiri, pangkasnya. (Sona)
| Editor | : | Tis |
| Kategori | : | Pelalawan |
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
Berita Pilihan
Internasional

Minggu 07 September 2025, 20:18 WIB
Timnas Indonesia U-23 Wajib Kalahkan Korea Selatan Untuk lolos ke Putaran Final Piala Asia U-23 2025
Rabu 09 Juli 2025
PKB Gelar Puncak Harlah 23 Juli, Undang Prabowo hingga Ketum Partai
Rabu 11 Juni 2025
Arab Saudi Tegur Indonesia soal Data Kesehatan Jemaah, Kuota Haji 2026 Terancam Dipotong
Kamis 08 Mei 2025
"Jelang Kedatangan Jemaah, Petugas Siapkan Layanan di Makkah"
Politik

Selasa 13 Januari 2026, 07:13 WIB
Penduduk Riau Berjumlah 6,81 Juta Jiwa, Kota Pekanbaru Wilayah Terpadat
Selasa 13 Januari 2026
Bupati Kasmarni: OPD Harus Transparan Dalam Menggnakan Anggaran dan Komitmen Dalam Pelayanan Publik
Selasa 06 Januari 2026
Bupati Siak Ajak ASN Tingkatkan Kinerja dan Pelayanan Publik Tahun 2026
Senin 05 Januari 2026
SF Hariyanto: Kami Minta PT. SPR Adakan RUPS LB Copot Direkturnya 
Nasional

Senin 12 Januari 2026, 14:27 WIB
Tari Zapin khas Desa Meskom Pecahkan Rekor MURI Tari Zapin Massal Berkebaya Laboh Kekek
Senin 12 Januari 2026
Tari Zapin khas Desa Meskom Pecahkan Rekor MURI Tari Zapin Massal Berkebaya Laboh Kekek
Sabtu 10 Januari 2026
KPK Penetapan Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas Sebagai Tersangka Didasari Kecukupan Alat Bukti
Selasa 16 Desember 2025
Mafirion, "Apresiasi PN Tembilahan Kabulkan Tahanan Kota Datuk Bahar Kamil"
Terpopuler
01
Minggu 07 Agustus 2016, 07:47 WIB
Ribuan Personel Keamanan Diterjunkan Kawal Kirab Api PON 2016 Selama 11 Har 02
Rabu 17 September 2014, 02:20 WIB
Pemkab Pelalawan Kembangkan Pembibitan Ikan Secara Modern 03
Sabtu 25 April 2015, 04:51 WIB
10 Pejabat Kedubes Asing Dipanggil ke Nusakambangan 04
Selasa 09 Februari 2016, 01:21 WIB
LSM Laporkan Satker SNVT.Dedi dan PPK, Rukun dan Irzami Ke KPK 05
Rabu 25 Juni 2014, 05:20 WIB
Capres-Cawapres Prabowo-Hatta Klarifikasi Harta ke KPK 

Pekanbaru

Sabtu 24 Januari 2026, 07:04 WIB
Pemprov Riau Resmi Copot Ida Yulita dari Jabatan Direktur PT SPR Tunjuk Yan Darmadi Sebagai Pelaksana Tugas
Sabtu 24 Januari 2026
Pemprov Riau Resmi Copot Ida Yulita dari Jabatan Direktur PT SPR Tunjuk Yan Darmadi Sebagai Pelaksana Tugas
Sabtu 24 Januari 2026
RUPS-LB PT SPR Ricuh, Boby Rahmat Sebut Direktur PT. SPR Ida Yulita Susanti Rampas Dokumen dan Usir Peserta Rapat
Sabtu 24 Januari 2026
RUPS-LB PT SPR Ricuh, Jajaran Direksi Tolak Legalitas Surat Kuasa Pemegang Saham