Jalan Kota
Jalan perempatan lampu merah pasar pagi, Soekarno Hatta,
Warga Kota Pekanbaru Resah Banyak Jalan Berlobang
Senin 02 Februari 2015, 01:10 WIB
Jalan perempatan lampu merah pasar pagi, Soekarno Hatta,
PEKANBARU. Riaumadani. com - Sejumlah warga di Kota Pekanbaru, Provinsi Riau, mengeluhkan jalan yang berlobang di perempatan lampu merah pasar pagi, Soekarno Hatta, depan Arhanudse Kubang, Jalan Rambutan, jalan Kartama, jalan Arengka I dan jalan Garuda Sakti, karena bisa menimbulkan kemacetan dan merusak kendaraan.
"Kendaraan bisa cepat rusak karena tiap hari pulang dan pergi melewati jalan yang terdapat adanya genangan air hujan, bercampur lumpur dan kerikil itu. Kondisi ini bahkan turut mengakibatkan kemacetan hampir satu jam lebih," kata Iwan [39], warga Panam, Kota Pekanbaru.
Jalan Pasar Pagi Arengka I , tercatat sejak empat tahun terakhir terkesan belum pernah diperbaiki, bahkan kini kondisi jalan berlobang dan di genangi air sudah makin dalam dan luas, serta bertambah banyak sehingga tiap kendaraan roda dua dan empat melintasi jalan tersebut terpaksa harus hati-hati dan pelan-pelan.
Menurut Iwan, jalan yang berlobang mengakibatkan arus lalulintas pada perempatan jalan pasar pagi tersebut sering semrawut, serta tidak tertibnya para pengguna jalan antara lain prilaku pengendara yang sering menerobos lampu merah.
Ironisnya prilaku pengendara jalan yang tidak tertib tersebut, katanya lagi, justru tidak mendapatkan perhatian dari pihak kepolisian karena nyaris tidak adanya petugas kepolisian tiap siang hingga sore di sana.
"Jika hal ini dibiarkan berlarut maka diyakini bisa mengakibat kecelakaan, apalagi arus lalulintas orang dan barang di kawasan itu tiap hari terus padat,"katanya.
Amanda [45], mengatakan Pemkot Pekanbaru seharusnya tanggap segera memperbaiki jalan berlobang tersebut, agar kondisi lalulintas di kawasan itu tidak terus menerus menimbulkan kemacetan. Perbaikan fisik jalan itu dibutuhkan karena jalan yang berlobang juga beresiko mengakibatkan kecelakaan, terutama bagi pengendara kendaraan roda dua." ujarnya
Pekanbaru merupakan ibu kota Provinsi Riau dengan luas sekitar 632.26 km2. Pekanbaru juga berada di lintasan jalur transportasi darat Pulau Sumatera. Hal ini menyebabkan Pekanbaru mempunyai lokasi yang strategis, dan akan semakin strategis seiring dengan perkembangan pembangunan di wilayah Sumatera maupun perkembangan di Malaysia dan Singapura.
Populasi penduduk Kota Pekanbaru kini mencapai sekitar 900.000 jiwa, dengan demikian tingkat kepadatan penduduk Kota Pekanbaru lebih kurang 1.125 jiwa/km2.**
"Kendaraan bisa cepat rusak karena tiap hari pulang dan pergi melewati jalan yang terdapat adanya genangan air hujan, bercampur lumpur dan kerikil itu. Kondisi ini bahkan turut mengakibatkan kemacetan hampir satu jam lebih," kata Iwan [39], warga Panam, Kota Pekanbaru.
Jalan Pasar Pagi Arengka I , tercatat sejak empat tahun terakhir terkesan belum pernah diperbaiki, bahkan kini kondisi jalan berlobang dan di genangi air sudah makin dalam dan luas, serta bertambah banyak sehingga tiap kendaraan roda dua dan empat melintasi jalan tersebut terpaksa harus hati-hati dan pelan-pelan.
Menurut Iwan, jalan yang berlobang mengakibatkan arus lalulintas pada perempatan jalan pasar pagi tersebut sering semrawut, serta tidak tertibnya para pengguna jalan antara lain prilaku pengendara yang sering menerobos lampu merah.
Ironisnya prilaku pengendara jalan yang tidak tertib tersebut, katanya lagi, justru tidak mendapatkan perhatian dari pihak kepolisian karena nyaris tidak adanya petugas kepolisian tiap siang hingga sore di sana.
"Jika hal ini dibiarkan berlarut maka diyakini bisa mengakibat kecelakaan, apalagi arus lalulintas orang dan barang di kawasan itu tiap hari terus padat,"katanya.
Amanda [45], mengatakan Pemkot Pekanbaru seharusnya tanggap segera memperbaiki jalan berlobang tersebut, agar kondisi lalulintas di kawasan itu tidak terus menerus menimbulkan kemacetan. Perbaikan fisik jalan itu dibutuhkan karena jalan yang berlobang juga beresiko mengakibatkan kecelakaan, terutama bagi pengendara kendaraan roda dua." ujarnya
Pekanbaru merupakan ibu kota Provinsi Riau dengan luas sekitar 632.26 km2. Pekanbaru juga berada di lintasan jalur transportasi darat Pulau Sumatera. Hal ini menyebabkan Pekanbaru mempunyai lokasi yang strategis, dan akan semakin strategis seiring dengan perkembangan pembangunan di wilayah Sumatera maupun perkembangan di Malaysia dan Singapura.
Populasi penduduk Kota Pekanbaru kini mencapai sekitar 900.000 jiwa, dengan demikian tingkat kepadatan penduduk Kota Pekanbaru lebih kurang 1.125 jiwa/km2.**
| Editor | : | TIS.Antara |
| Kategori | : | Pekanbaru |
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
Berita Pilihan
Internasional

Senin 20 Juli 2026, 06:13 WIB
Spanyol Juara Piala Dunia 2026 usai Tumbangkan Argentina di Final, Akhiri Penantian 16 Tahun
Minggu 08 Februari 2026
Timnas Indonesia Jadi Runner-up Piala Asia Futsal 2026, Kalah Adu Penalti Lawan Iran
Minggu 07 September 2025
Timnas Indonesia U-23 Wajib Kalahkan Korea Selatan Untuk lolos ke Putaran Final Piala Asia U-23 2025
Rabu 09 Juli 2025
PKB Gelar Puncak Harlah 23 Juli, Undang Prabowo hingga Ketum Partai
Politik

Rabu 15 Juli 2026, 19:28 WIB
Kodam XIX Tuanku Tambusai Luncurkan TMMD Ke-129, Wujudkan Infrastruktur dan Ketahanan Wilayah di Pelalawan
Selasa 14 Juli 2026
Diduga Lahan 40 Hektare Berpindah Tangan Secara Misterius, Forkorindo Desak APH Bongkar Dugaan Mafia Tanah di Kampung Dosan
Senin 29 Juni 2026
Bangunan Ornamen Wisma Sri Mahkota, Stand Bazar Bengkalis Jadi Perhatian di MTQ Riau ke- 44 Tahun 2026
Minggu 28 Juni 2026
Kapal Harimau Buas Meriahkan Pawai Perahu Hias MTQ Riau, Angkat Spirit Al-Qur'an dalam Perjuangan Sultan Siak
Nasional

Rabu 15 Juli 2026, 19:14 WIB
Massa Tergabung Dalam Koalisi Masyarakat Sipil MBG Watch Kepung Kejagung, Tuntut Bubarkan MBG Bubarkan BGN Bubarkan
Rabu 15 Juli 2026
Massa Tergabung Dalam Koalisi Masyarakat Sipil MBG Watch Kepung Kejagung, Tuntut Bubarkan MBG Bubarkan BGN Bubarkan
Senin 13 Juli 2026
Febrie Adriansyah Resmi Berstatus Tersangka di Tiga Kasus Korupsi, Kortas Tipidkor Limpahkan Penyidikan ke Kejagung
Jumat 10 Juli 2026
Kodam XIX Tuanku Tambusai Gelar Laporan Awal, Satgasyon 132/Bima Sakti 2026 Dinyatakan Siap Operasi
Terpopuler
01
Minggu 07 Agustus 2016, 07:47 WIB
Ribuan Personel Keamanan Diterjunkan Kawal Kirab Api PON 2016 Selama 11 Har 02
Rabu 17 September 2014, 02:20 WIB
Pemkab Pelalawan Kembangkan Pembibitan Ikan Secara Modern 03
Sabtu 25 April 2015, 04:51 WIB
10 Pejabat Kedubes Asing Dipanggil ke Nusakambangan 04
Selasa 09 Februari 2016, 01:21 WIB
LSM Laporkan Satker SNVT.Dedi dan PPK, Rukun dan Irzami Ke KPK 05
Rabu 25 Juni 2014, 05:20 WIB
Capres-Cawapres Prabowo-Hatta Klarifikasi Harta ke KPK 

Pekanbaru

Senin 20 Juli 2026, 20:14 WIB
Pangdam Kodam XIX Tuanku Tambusai Semarakkan Penutupan Festival Rakyat Nusantara 2026 Dengan Nobar Final Piala Dunia Bersama Masyarakat
Senin 20 Juli 2026
Pangdam Kodam XIX Tuanku Tambusai Semarakkan Penutupan Festival Rakyat Nusantara 2026 Dengan Nobar Final Piala Dunia Bersama Masyarakat
Minggu 19 Juli 2026
Kodam XIX Tuanku Tambusai Dukung Green Policing, Riau Bhayangkara Run 2026 Satukan TNI, Polri dan Masyarakat
Jumat 17 Juli 2026
Kodam XIX Tuanku Tambusai Perkuat Disiplin dan Jiwa Pengabdian Melalui Upacara Bendera Bulanan