Antisipasi Wabah virus Corona
H. Syamsuar Gubernur Riau
Gubri: Warga Riau dari Jakarta Ditetapkan ODP
Sabtu 28 Maret 2020, 23:04 WIB
H. Syamsuar Gubernur Riau
PEKANBARU. RIAUMADANI. COM - Jumlah Orang Dalam Pantauan (ODP) Virus Corona (Covid-19) di Riau meningkat menjadi 5.436 orang dari sebelumnya 4.434 orang.
Gubernur Riau (Gubri), Syamsuar mengatakan meningkatnya angka ODP di Riau karena tak hanya warga Riau dari Malaysia yang ditetapkan sebagai ODP, tapi warga yang baru pulang dari Jakarta juga ditetapkan ODP.
"Tak hanya warga Riau yang baru pulang dari Malaysia kita tetapkan sebagai ODP. Tapi warga yang baru pulang dari Jakarta kita tetapkan sebagai ODP," kata Gubri Syamsuar, Sabtu (28/3/2020).
Hal ini dilakukan karena sampai saat ini Pemprov Riau belum berniat melakukan kebijakan menutup akses keluar masuk dari Jakarta, sementara daerah itu terbanyak kasus Corona di Indonesia.
"Belum ada seperti itu, niat kami seperti itu tidak ada, karena bisa mengganggu perjalanan masyarakat kita," katanya.
Meski begitu, lanjut Gubri, setiap penumpang penerbangan domestik dari Jakarta maupun daerah lainnya saat ini di Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru dilakukan pemeriksaan.
Gubernur Riau (Gubri), Syamsuar mengatakan meningkatnya angka ODP di Riau karena tak hanya warga Riau dari Malaysia yang ditetapkan sebagai ODP, tapi warga yang baru pulang dari Jakarta juga ditetapkan ODP.
"Tak hanya warga Riau yang baru pulang dari Malaysia kita tetapkan sebagai ODP. Tapi warga yang baru pulang dari Jakarta kita tetapkan sebagai ODP," kata Gubri Syamsuar, Sabtu (28/3/2020).
Hal ini dilakukan karena sampai saat ini Pemprov Riau belum berniat melakukan kebijakan menutup akses keluar masuk dari Jakarta, sementara daerah itu terbanyak kasus Corona di Indonesia.
"Belum ada seperti itu, niat kami seperti itu tidak ada, karena bisa mengganggu perjalanan masyarakat kita," katanya.
Meski begitu, lanjut Gubri, setiap penumpang penerbangan domestik dari Jakarta maupun daerah lainnya saat ini di Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru dilakukan pemeriksaan.
"Tapi tetap kita lakukan pemeriksaan sesuai protokol kesehatan ketika sampai di bandara," tutupnya.
Berdasarkan data dilansir situs corona.riau.go.id jumlah ODP di Riau 5.436 orang dan jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) 85 orang. Sedangkan pasien yang dinyatakan positif masih tercatat Satu orang.
Meningkatnya jumlah ODP ini tidak terlepas dari adanya pemulangan TKI dari malaysia ke Riau.
Menyikapi peningkatan ODP dan PDP ini, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau melakukan beberapa langkah. Salah satunya penambahan tiga Rumah Sakit penanganan covid-19.
"Hari ini kita ada meninjau tiga rumah sakit dalam rangka nanti untuk menampung pasien Corona. Karena sekarang ada peningkatan PDP walaupun hasilnya belum tahu positif atau negatif," Gubri Syamsuar didampingi Wali Kota Pekanbaru Fidaus, Ketua Tim Medis Covid Riau Indra Yopi dan OPD Pemprov Riau di sela peninjauan.
Karena itu, menurutnya pemerintah perlu mempersiapkan RS tambahan. Karena penambahan RS ini diharapkan dapat membantu penanganan pasien, walaupun saat pemerintah sudah mendapat dukungan RS swasta.
"Tapi kondisi sekarang kondisi PDP sudah lebih 70-an (85 orang), makanya dengan adanya RSUD Madani, RSJ Tampan dan RS Tentara sangat membantu penanganan warga yang terinfeksi virus Corona," ujarnya.
Gubri juga mengatakan, penambahan tiga RS itu karena saat ini 6.800 rapid test sudah datang untuk pemeriksaan cepat ODP dan tenaga medis, sehingga nanti bisa diketahui mana yang terpapar virus Corona.
"Rapid test sudah datang, dalam beberapa hari kita sudah tahu hasilnya. Tentu kami harap penambahan RS ini menambah kekuatan seandainya pasien harus dirawat di rumah sakit," tukasnya. (Tis/mcr)
Menyikapi peningkatan ODP dan PDP ini, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau melakukan beberapa langkah. Salah satunya penambahan tiga Rumah Sakit penanganan covid-19.
"Hari ini kita ada meninjau tiga rumah sakit dalam rangka nanti untuk menampung pasien Corona. Karena sekarang ada peningkatan PDP walaupun hasilnya belum tahu positif atau negatif," Gubri Syamsuar didampingi Wali Kota Pekanbaru Fidaus, Ketua Tim Medis Covid Riau Indra Yopi dan OPD Pemprov Riau di sela peninjauan.
Karena itu, menurutnya pemerintah perlu mempersiapkan RS tambahan. Karena penambahan RS ini diharapkan dapat membantu penanganan pasien, walaupun saat pemerintah sudah mendapat dukungan RS swasta.
"Tapi kondisi sekarang kondisi PDP sudah lebih 70-an (85 orang), makanya dengan adanya RSUD Madani, RSJ Tampan dan RS Tentara sangat membantu penanganan warga yang terinfeksi virus Corona," ujarnya.
Gubri juga mengatakan, penambahan tiga RS itu karena saat ini 6.800 rapid test sudah datang untuk pemeriksaan cepat ODP dan tenaga medis, sehingga nanti bisa diketahui mana yang terpapar virus Corona.
"Rapid test sudah datang, dalam beberapa hari kita sudah tahu hasilnya. Tentu kami harap penambahan RS ini menambah kekuatan seandainya pasien harus dirawat di rumah sakit," tukasnya. (Tis/mcr)
| Editor | : | Tis |
| Kategori | : | Pekanbaru |
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
Berita Pilihan
Internasional

Minggu 08 Februari 2026, 08:28 WIB
Timnas Indonesia Jadi Runner-up Piala Asia Futsal 2026, Kalah Adu Penalti Lawan Iran
Minggu 07 September 2025
Timnas Indonesia U-23 Wajib Kalahkan Korea Selatan Untuk lolos ke Putaran Final Piala Asia U-23 2025
Rabu 09 Juli 2025
PKB Gelar Puncak Harlah 23 Juli, Undang Prabowo hingga Ketum Partai
Rabu 11 Juni 2025
Arab Saudi Tegur Indonesia soal Data Kesehatan Jemaah, Kuota Haji 2026 Terancam Dipotong
Politik

Selasa 02 Juni 2026, 17:19 WIB
Wabup Bengkalis: Pancasila Bintang Penuntun Bangsa dan Fondasi Perdamaian Dunia
Senin 01 Juni 2026
Memaknai Hari Lahir Pancasila, Merawat Persatuan di Tengah Keberagaman Riau
Senin 18 Mei 2026
Marjeni, SE.MM: Badan Pekerja Pelestarian Cagar Budaya Membantu Pemerintah Kabupaten Rohul Menginventarisir Semua Kawasan Cagar Budaya se-Rokan Hulu Beserta Statusnya
Senin 09 Maret 2026
Siti Aisyah Anggota DPR RI Komisi III Sosialisasi 4 Pilar di Skip Hulu, Rengat. Ajak Ustadz. Fitter Kumpala. 
Nasional

Rabu 03 Juni 2026, 20:11 WIB
Profil Dadan Hindayana Mantan Kepala BGN yang Ditahan Kejagung
Rabu 03 Juni 2026
Profil Dadan Hindayana Mantan Kepala BGN yang Ditahan Kejagung
Rabu 03 Juni 2026
Profil Lodewyk Pusung, Sehari Setelah Dipecat Prabowo Sebagai Wakil Kepala BGN, Ditahan Kejagung
Rabu 03 Juni 2026
Profil Sony Sonjaya, Purnawirawan Polri Dicopot dari Wakil Kepala BGN, Ditahan Kejagung
Terpopuler
01
Minggu 07 Agustus 2016, 07:47 WIB
Ribuan Personel Keamanan Diterjunkan Kawal Kirab Api PON 2016 Selama 11 Har 02
Rabu 17 September 2014, 02:20 WIB
Pemkab Pelalawan Kembangkan Pembibitan Ikan Secara Modern 03
Sabtu 25 April 2015, 04:51 WIB
10 Pejabat Kedubes Asing Dipanggil ke Nusakambangan 04
Selasa 09 Februari 2016, 01:21 WIB
LSM Laporkan Satker SNVT.Dedi dan PPK, Rukun dan Irzami Ke KPK 05
Rabu 25 Juni 2014, 05:20 WIB
Capres-Cawapres Prabowo-Hatta Klarifikasi Harta ke KPK 

Pekanbaru

Kamis 28 Mei 2026, 06:45 WIB
Kabur dari Rutan Pekanbaru, Tahanan Ini Ditangkap Warga di Dapur Kurban
Kamis 28 Mei 2026
Kabur dari Rutan Pekanbaru, Tahanan Ini Ditangkap Warga di Dapur Kurban
Selasa 26 Mei 2026
Salat Idul Adha 1447H Akan Digelar di 349 Titik di Pekanbaru dan Dua Titik Lokasi Utama
Rabu 20 Mei 2026
Ketua PP Pekanbaru Iwan Pansa Akui Terima Rp50 Juta dari Kadis PUPR-PKPP Riau