Bahaya Rokok Elektrik
Poto Int
Bahaya Rokok Elektrik itu 10 Kali lipat Dibandingkan Rokok Tembakau Biasa
Kamis 29 Januari 2015, 04:42 WIB
Poto Int
JAKARTA. Riaumadani.com - Badan Narkotika Nasional [BNN] Kota Batu menilai rokok elektrik yang selama ini sering dijadikan alternatif untuk berhenti merokok ternyata sangat berbahaya daripada rokok tembakau.
Penilaian tersebut diungkapkan Kasi Pencegahan BNN Kota Batu, AKP Edi HK, Jumat [23/1/2015]. "Bahaya rokok elektrik itu 10 kali lipat dibandingkan rokok tembakau biasa. Ini harus disikapi serius oleh semua pihak," kata Edi HK, di Kantor Badan Narkotika Nasional Kota Batu.
Menurut dia, rokok elektrik sudah mulai menjadi trend. Terutama di kalangan pemuda dan pelajar. "Itu karena mereka belum tahu bahayanya rokok elektrik," jelasnya.
Dijelaskan dia, rokok elektrik berbahaya karena mengandung formalin dan asetaldehida dalam uap yang dihasilkan oleh cairan rokok elektronik. Selain itu katanya, uap yang dihembuskan usai menghisap rokok, atau yang sering dinamakan vape terdapat kandungan formaldehyde.
Zat itu biasa ditemukan dalam bahan bangunan dan pembalseman cairan. Zat itu lebih tinggi dibandingkan dengan asap rokok biasa. "Bahkan, dalam salah satu merek rokok elektrik ditemukan bila zat bahayanya 10 kali lipat dibandingkan satu batang rokok biasa,"jelas Edi.
Karena itu, kata dia, BNN Kota Batu akan melakukan sosialisasi pada seluruh pelajar dan pengguna rokok elektrik. Sehingga, tidak banyak yang menjadi korban.
WHO juga sudah melarang pemakaian rokok elektrik. Alasannya paparan asap rokok elektrik juga berbahaya bagi anak-anak dan remaja. Bahkan, pengaruh negatifnya bisa langsung ke otak .PBB pun melarang untuk mengonsumsi rokok ini di ruang tertutup publik agar uapnya tidak membahayakan.
Seperti diketahui, rokok elektrik adalah sejenis rokok yang menggunakan tenaga listrik untuk pembakaran zat-zat didalamnya. Rokok elektrik diciptakan pertama kali oleh seorang farmasis di Tiongkok. Rokok tersebut menjadi sangat sangat populer, terutama dikalangan perokok baru dan mereka yang sedang mencoba untuk mengurangi risiko dari rokok konvensional.
Salah satu jenis perangkat elektronik ini akan memanaskan semacam cairan dengan bermacam rasa sesuai dengan favorit Anda. Cairan ini tetap mengandung nikotin seperti rokok biasa namun mengeluarkan uap seperti asap rokok biasa. Sayangnya penelitian yang dilakukan di Jepang ini menemukan bahwa uap rokok ini mengandung zat karsinogenik atau zat penyebab kanker seperti formaldehyde dan acetaldehyde.**
Penilaian tersebut diungkapkan Kasi Pencegahan BNN Kota Batu, AKP Edi HK, Jumat [23/1/2015]. "Bahaya rokok elektrik itu 10 kali lipat dibandingkan rokok tembakau biasa. Ini harus disikapi serius oleh semua pihak," kata Edi HK, di Kantor Badan Narkotika Nasional Kota Batu.
Menurut dia, rokok elektrik sudah mulai menjadi trend. Terutama di kalangan pemuda dan pelajar. "Itu karena mereka belum tahu bahayanya rokok elektrik," jelasnya.
Dijelaskan dia, rokok elektrik berbahaya karena mengandung formalin dan asetaldehida dalam uap yang dihasilkan oleh cairan rokok elektronik. Selain itu katanya, uap yang dihembuskan usai menghisap rokok, atau yang sering dinamakan vape terdapat kandungan formaldehyde.
Zat itu biasa ditemukan dalam bahan bangunan dan pembalseman cairan. Zat itu lebih tinggi dibandingkan dengan asap rokok biasa. "Bahkan, dalam salah satu merek rokok elektrik ditemukan bila zat bahayanya 10 kali lipat dibandingkan satu batang rokok biasa,"jelas Edi.
Karena itu, kata dia, BNN Kota Batu akan melakukan sosialisasi pada seluruh pelajar dan pengguna rokok elektrik. Sehingga, tidak banyak yang menjadi korban.
WHO juga sudah melarang pemakaian rokok elektrik. Alasannya paparan asap rokok elektrik juga berbahaya bagi anak-anak dan remaja. Bahkan, pengaruh negatifnya bisa langsung ke otak .PBB pun melarang untuk mengonsumsi rokok ini di ruang tertutup publik agar uapnya tidak membahayakan.
Seperti diketahui, rokok elektrik adalah sejenis rokok yang menggunakan tenaga listrik untuk pembakaran zat-zat didalamnya. Rokok elektrik diciptakan pertama kali oleh seorang farmasis di Tiongkok. Rokok tersebut menjadi sangat sangat populer, terutama dikalangan perokok baru dan mereka yang sedang mencoba untuk mengurangi risiko dari rokok konvensional.
Salah satu jenis perangkat elektronik ini akan memanaskan semacam cairan dengan bermacam rasa sesuai dengan favorit Anda. Cairan ini tetap mengandung nikotin seperti rokok biasa namun mengeluarkan uap seperti asap rokok biasa. Sayangnya penelitian yang dilakukan di Jepang ini menemukan bahwa uap rokok ini mengandung zat karsinogenik atau zat penyebab kanker seperti formaldehyde dan acetaldehyde.**
| Editor | : | TIS-mardeka |
| Kategori | : | Pekanbaru |
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
Berita Pilihan
Internasional

Minggu 07 September 2025, 20:18 WIB
Timnas Indonesia U-23 Wajib Kalahkan Korea Selatan Untuk lolos ke Putaran Final Piala Asia U-23 2025
Rabu 09 Juli 2025
PKB Gelar Puncak Harlah 23 Juli, Undang Prabowo hingga Ketum Partai
Rabu 11 Juni 2025
Arab Saudi Tegur Indonesia soal Data Kesehatan Jemaah, Kuota Haji 2026 Terancam Dipotong
Kamis 08 Mei 2025
"Jelang Kedatangan Jemaah, Petugas Siapkan Layanan di Makkah"
Politik

Selasa 13 Januari 2026, 07:13 WIB
Penduduk Riau Berjumlah 6,81 Juta Jiwa, Kota Pekanbaru Wilayah Terpadat
Selasa 13 Januari 2026
Bupati Kasmarni: OPD Harus Transparan Dalam Menggnakan Anggaran dan Komitmen Dalam Pelayanan Publik
Selasa 06 Januari 2026
Bupati Siak Ajak ASN Tingkatkan Kinerja dan Pelayanan Publik Tahun 2026
Senin 05 Januari 2026
SF Hariyanto: Kami Minta PT. SPR Adakan RUPS LB Copot Direkturnya 
Nasional

Senin 12 Januari 2026, 14:27 WIB
Tari Zapin khas Desa Meskom Pecahkan Rekor MURI Tari Zapin Massal Berkebaya Laboh Kekek
Senin 12 Januari 2026
Tari Zapin khas Desa Meskom Pecahkan Rekor MURI Tari Zapin Massal Berkebaya Laboh Kekek
Sabtu 10 Januari 2026
KPK Penetapan Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas Sebagai Tersangka Didasari Kecukupan Alat Bukti
Selasa 16 Desember 2025
Mafirion, "Apresiasi PN Tembilahan Kabulkan Tahanan Kota Datuk Bahar Kamil"
Terpopuler
01
Minggu 07 Agustus 2016, 07:47 WIB
Ribuan Personel Keamanan Diterjunkan Kawal Kirab Api PON 2016 Selama 11 Har 02
Rabu 17 September 2014, 02:20 WIB
Pemkab Pelalawan Kembangkan Pembibitan Ikan Secara Modern 03
Sabtu 25 April 2015, 04:51 WIB
10 Pejabat Kedubes Asing Dipanggil ke Nusakambangan 04
Selasa 09 Februari 2016, 01:21 WIB
LSM Laporkan Satker SNVT.Dedi dan PPK, Rukun dan Irzami Ke KPK 05
Rabu 25 Juni 2014, 05:20 WIB
Capres-Cawapres Prabowo-Hatta Klarifikasi Harta ke KPK 

Pekanbaru

Sabtu 24 Januari 2026, 07:04 WIB
Pemprov Riau Resmi Copot Ida Yulita dari Jabatan Direktur PT SPR Tunjuk Yan Darmadi Sebagai Pelaksana Tugas
Sabtu 24 Januari 2026
Pemprov Riau Resmi Copot Ida Yulita dari Jabatan Direktur PT SPR Tunjuk Yan Darmadi Sebagai Pelaksana Tugas
Sabtu 24 Januari 2026
RUPS-LB PT SPR Ricuh, Boby Rahmat Sebut Direktur PT. SPR Ida Yulita Susanti Rampas Dokumen dan Usir Peserta Rapat
Sabtu 24 Januari 2026
RUPS-LB PT SPR Ricuh, Jajaran Direksi Tolak Legalitas Surat Kuasa Pemegang Saham