Kabupaten Pelalawan Sumbang 4 Desa Dari 10 Desa Mandiri Di Riau
Rabu 04 Maret 2020, 12:27 WIB
PELALAWAN. RIAUMADANI. COM - Ada dua Kabupaten di Propinsi Riau yang di periksa oleh BPK (Badan Pemeriksaan Keuangan) pada pengelolaan dana desa (DD) tahun 2019, yakni Kabupaten Kampar dan Kabupaten Pelalawan. Dari LHP (laporan hasil pemeriksaan) BPK, Kabupaten Pelalawan nihil temuan. Lebih membanggakan, dari 10 Desa Mandiri di Propinsi Riau, Kabupaten Pelalawan menyumbang 4 Desa.
Hal ini disampaikan oleh kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kabupaten Pelalawan Drs H Zamur Das MM melalui Kabid Pemberdayaan Masyarakat Desa Ir Syahrizul M.Si pada Rabu (4/3/20) diruang kerjanya. Empat desa yang tercatat sebagai desa mandiri di Kabupaten Pelalawan antara lain, Desa Air Mas, Desa Trimulya Jaya, Desa Silikuan Hulu yang terletak di Kecamatan Ukui, dan Desa Beringin Makmur yang terletak di Kecamatan Kerumutan.
Tahun 2020 ini ada 11 Desa di Kabupaten Pelalawan yang siap-siap menjadi Desa Mandiri. Sebab ke-11 desa tersebut telah ditentukan dengan ketersediaan insfrastruktur, kesehatan, pendidikan, partisipasi masyarakat, tata kelola aset desa, tata kelola pemerintahan dan lain-lain.
Dalam mencapai sebagai Desa Mandiri, harus terlibat seluruh stake holder yang dimulai dari Kapala desa hingga seluruh masyarakat. Kemudian sebuah desa mandiri, harus didukung penuh tiga inden, yaitu aspek sosial, aspek ekonomi dan aspek lingkungan. Apa lagi desa-desa kita sekarang sudah banyak memiliki website yang dipacu dengan inovasi desa, sebutnya.
Dikatakan Syahrizul, sekarang perencenaan pembangunan di desa sudah lebih canggih dibandingkan dengan instansi pemerintahan. Terbukti ketika dilakukan perbandingan di Jakarta beberapa waktu lalu dari realisasi pembangunan yang telah dilaksanakan oleh Dinas PUPR dengan seluruh Desa. Dengan kontruksi yang sama dan anggaran dana yang sama, hasil pembangunan di Desa lebih panjang dan berbobot dibandingkan dengan pembangunan yang dilaksanakan oleh instansi-instansi pemerintahan.
Pembangunan yang dilaksanakan oleh setiap instansi pemerintahan mayoritas dikerjakan melalui pihak ketiga atau kontraktor. Sedangkan pembangunan di desa, dikerjakan langsung oleh masyarakat desa itu sendiri yang dibantu oleh masing-masing pendamping sebagai pengarah. Sehingga realisasi pekerjaan pembangunan di desa, hasilnya lebih efektif dibanding yang dilaksanakan oleh instansi pemerintahan, sebutnya.
Cuma yang bikin pusing Kades dalam pelaksanaan kegiatan pembangunan di desa, dengan aturan yang saban tahun berubah. Maka itu dipergunakan tenaga pendamping desa sebagai pengarah dilapangan. Karena desa tidak mungkin sanggup memahami seluruh aturan yang saban tahun berubah, jelasnya lagi.
Maka itu Syahrizul menghimbau kepada setiap desa yang kegiatannya bermasalah dilapangan, untuk segera laporkan kepada DPMD. Supaya kesalah itu tidak berlarut-larut, dan secepat mungkin dapat solusinya.
Lanjut Syarizul, kedepan kita buat D3 (Desaku, Desamu dan Desa Kita) Inovation. Tujuannya untuk menangani masalah desa secara online, sehingga tahun 2020 bisa dibuka akses layanan pengaduan masyarakat terkait masalah apa saja di desa diseluruh Kabupaten Pelalawan. Jika tidak bisa kita dijawab oleh DPMD Pelalawan, akan disampaikan kepada tenaga ahli yang telah disediakan oleh Pemerintah pusat yang sudah ditempatkan di daerah, tukasnya. (Sona)
| Editor | : | Tis |
| Kategori | : | Pelalawan |
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
Berita Pilihan
Internasional

Minggu 07 September 2025, 20:18 WIB
Timnas Indonesia U-23 Wajib Kalahkan Korea Selatan Untuk lolos ke Putaran Final Piala Asia U-23 2025
Rabu 09 Juli 2025
PKB Gelar Puncak Harlah 23 Juli, Undang Prabowo hingga Ketum Partai
Rabu 11 Juni 2025
Arab Saudi Tegur Indonesia soal Data Kesehatan Jemaah, Kuota Haji 2026 Terancam Dipotong
Kamis 08 Mei 2025
"Jelang Kedatangan Jemaah, Petugas Siapkan Layanan di Makkah"
Politik

Selasa 13 Januari 2026, 07:13 WIB
Penduduk Riau Berjumlah 6,81 Juta Jiwa, Kota Pekanbaru Wilayah Terpadat
Selasa 13 Januari 2026
Bupati Kasmarni: OPD Harus Transparan Dalam Menggnakan Anggaran dan Komitmen Dalam Pelayanan Publik
Selasa 06 Januari 2026
Bupati Siak Ajak ASN Tingkatkan Kinerja dan Pelayanan Publik Tahun 2026
Senin 05 Januari 2026
SF Hariyanto: Kami Minta PT. SPR Adakan RUPS LB Copot Direkturnya 
Nasional

Senin 12 Januari 2026, 14:27 WIB
Tari Zapin khas Desa Meskom Pecahkan Rekor MURI Tari Zapin Massal Berkebaya Laboh Kekek
Senin 12 Januari 2026
Tari Zapin khas Desa Meskom Pecahkan Rekor MURI Tari Zapin Massal Berkebaya Laboh Kekek
Sabtu 10 Januari 2026
KPK Penetapan Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas Sebagai Tersangka Didasari Kecukupan Alat Bukti
Selasa 16 Desember 2025
Mafirion, "Apresiasi PN Tembilahan Kabulkan Tahanan Kota Datuk Bahar Kamil"
Terpopuler
01
Minggu 07 Agustus 2016, 07:47 WIB
Ribuan Personel Keamanan Diterjunkan Kawal Kirab Api PON 2016 Selama 11 Har 02
Rabu 17 September 2014, 02:20 WIB
Pemkab Pelalawan Kembangkan Pembibitan Ikan Secara Modern 03
Sabtu 25 April 2015, 04:51 WIB
10 Pejabat Kedubes Asing Dipanggil ke Nusakambangan 04
Selasa 09 Februari 2016, 01:21 WIB
LSM Laporkan Satker SNVT.Dedi dan PPK, Rukun dan Irzami Ke KPK 05
Rabu 25 Juni 2014, 05:20 WIB
Capres-Cawapres Prabowo-Hatta Klarifikasi Harta ke KPK 

Pekanbaru

Sabtu 24 Januari 2026, 07:04 WIB
Pemprov Riau Resmi Copot Ida Yulita dari Jabatan Direktur PT SPR Tunjuk Yan Darmadi Sebagai Pelaksana Tugas
Sabtu 24 Januari 2026
Pemprov Riau Resmi Copot Ida Yulita dari Jabatan Direktur PT SPR Tunjuk Yan Darmadi Sebagai Pelaksana Tugas
Sabtu 24 Januari 2026
RUPS-LB PT SPR Ricuh, Boby Rahmat Sebut Direktur PT. SPR Ida Yulita Susanti Rampas Dokumen dan Usir Peserta Rapat
Sabtu 24 Januari 2026
RUPS-LB PT SPR Ricuh, Jajaran Direksi Tolak Legalitas Surat Kuasa Pemegang Saham