Wako Firdaus: Sebelum Ramadhan, TPS Sekitar Sukaramai Trade Centre Sudah Bersih
Rabu 26 Februari 2020, 23:27 WIB
Walikota Pekanbaru DR. H. Firdaus. MT
PEKANBARU. RIAUMADANI. COM - Walikota Pekanbaru, Firdaus, memastikan kawasan disekitar Sukaramai Trade Centre (STC) atau Tempat Penampungan Sementara (TPS) sudah kosong sebelum memasuki Bulan Ramadan.
Hal ini diungkapkan Walikota Pekanbaru, Firdaus jelang pembongkaran Tempat Penampungan Sementara (TPS) di area Sukaramai Trade Centre (STC) yang kembali dilakukan Jumat (28/2/2020) lusa.
"Kita merencanakan kawasan itu sebelum Ramadan semua sudah rapi. Semua pedagang kita harapkan sudah masuk ke dalam toko (STC). Belanja hari raya sudah di dalam semua," tegas Walikota, Rabu (26/2/2020).
Persoalan lain, kata dia, nanti bisa dikonsultasi dan mediasi oleh tim Yustisi dan juga Kepala dinas serta pengembang. Walikota menyebut, Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru tidak bisa menampung aspirasi satu kelompok saja.
Sebelumnya, ada kelompok pedagang yang menolak untuk direlokasi ke dalam STC. Sebagian, pedagang yang sudah memiliki kios di dalam STC ingin segera masuk dan berjualan.
"Semua aspirasi kita tampung, tidak bisa hanya satu kelompok saja. Artinya pelayanan kita berikan adil kepada semua," kata dia.
Ia menyebut, pembongkaran akan terus dilakukan meski ada penangguhan dua hari ini. "Ini berproses, tidak ada berhentinya. Ini kan jeda dua hari karena kemarin terpancing. Kalau sudah dengan emosi ini tidak akan selesai. Maka kita minta dengan kesabaran dan keikhlasan, semua untuk kita," jelasnya.
Ia berharap, pembongkaran selanjutnya dengan pendekatan persaudaraan dan kekeluargaan. Kata dia, Pemko tidak mengkehendaki kekerasan. Semua harus saling memahami.
Lanjutnya, dengan adanya TPS di Jalan Hos Cokroaminoto, di Jalan Kopi, Jalan Jendral Sudirman, sudah mengganggu ruang publik. Kondisi ini sudah 4 tahun lamanya.
"Ini kan sudah berjalan 4 tahun. Sekarang kan tempat sudah ada, isi dong. Jangan diganggu lagi masyarakat umum ini," tegasnya.
Pemko Pekanbaru sudah merencanakan, Jalan Hos Cokroaminoto, Jalan Jendral Sudirman, Jalan Kopi, Jalan Cengkeh dan Jalan Imam Bonjol dirapikan. Akan ada pelapisan jalan.
"Sehingga (jalan) itu nanti dapat berfungsi secara baik. Masyarakat yang berbelanja juga dapat pelayanan baik, masyarakat berdagang juga dapat pelayanan dengan baik," jelasnya.
"Maka sebab itu harus kita bersihkan semua. Termasuk juga Jalan Agus Salim. Itu juga kan Pasar Impres sudah kita perbaiki. Harapan kita tidak ada lagi yang berjualan di jalan," paparnya.
Apalagi kata dia, di Jalan Jenderal Sudirman. Jalan protokol itu masuk ke dalam kawasan tertib lalu lintas. "Jalan Sudirman itu masuk oleh Kapolda melalui Direktur Lantas masuk kawasan tertib lalu lintas. Jadi kita tidak mengizinkan lagi ada yang jualan di jalan pagi-pagi itu," tegasnya.(**)
Hal ini diungkapkan Walikota Pekanbaru, Firdaus jelang pembongkaran Tempat Penampungan Sementara (TPS) di area Sukaramai Trade Centre (STC) yang kembali dilakukan Jumat (28/2/2020) lusa.
"Kita merencanakan kawasan itu sebelum Ramadan semua sudah rapi. Semua pedagang kita harapkan sudah masuk ke dalam toko (STC). Belanja hari raya sudah di dalam semua," tegas Walikota, Rabu (26/2/2020).
Persoalan lain, kata dia, nanti bisa dikonsultasi dan mediasi oleh tim Yustisi dan juga Kepala dinas serta pengembang. Walikota menyebut, Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru tidak bisa menampung aspirasi satu kelompok saja.
Sebelumnya, ada kelompok pedagang yang menolak untuk direlokasi ke dalam STC. Sebagian, pedagang yang sudah memiliki kios di dalam STC ingin segera masuk dan berjualan.
"Semua aspirasi kita tampung, tidak bisa hanya satu kelompok saja. Artinya pelayanan kita berikan adil kepada semua," kata dia.
Ia menyebut, pembongkaran akan terus dilakukan meski ada penangguhan dua hari ini. "Ini berproses, tidak ada berhentinya. Ini kan jeda dua hari karena kemarin terpancing. Kalau sudah dengan emosi ini tidak akan selesai. Maka kita minta dengan kesabaran dan keikhlasan, semua untuk kita," jelasnya.
Ia berharap, pembongkaran selanjutnya dengan pendekatan persaudaraan dan kekeluargaan. Kata dia, Pemko tidak mengkehendaki kekerasan. Semua harus saling memahami.
Lanjutnya, dengan adanya TPS di Jalan Hos Cokroaminoto, di Jalan Kopi, Jalan Jendral Sudirman, sudah mengganggu ruang publik. Kondisi ini sudah 4 tahun lamanya.
"Ini kan sudah berjalan 4 tahun. Sekarang kan tempat sudah ada, isi dong. Jangan diganggu lagi masyarakat umum ini," tegasnya.
Pemko Pekanbaru sudah merencanakan, Jalan Hos Cokroaminoto, Jalan Jendral Sudirman, Jalan Kopi, Jalan Cengkeh dan Jalan Imam Bonjol dirapikan. Akan ada pelapisan jalan.
"Sehingga (jalan) itu nanti dapat berfungsi secara baik. Masyarakat yang berbelanja juga dapat pelayanan baik, masyarakat berdagang juga dapat pelayanan dengan baik," jelasnya.
"Maka sebab itu harus kita bersihkan semua. Termasuk juga Jalan Agus Salim. Itu juga kan Pasar Impres sudah kita perbaiki. Harapan kita tidak ada lagi yang berjualan di jalan," paparnya.
Apalagi kata dia, di Jalan Jenderal Sudirman. Jalan protokol itu masuk ke dalam kawasan tertib lalu lintas. "Jalan Sudirman itu masuk oleh Kapolda melalui Direktur Lantas masuk kawasan tertib lalu lintas. Jadi kita tidak mengizinkan lagi ada yang jualan di jalan pagi-pagi itu," tegasnya.(**)
| Editor | : | Tis |
| Kategori | : | Pekanbaru |
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
Berita Pilihan
Internasional

Senin 20 Juli 2026, 06:13 WIB
Spanyol Juara Piala Dunia 2026 usai Tumbangkan Argentina di Final, Akhiri Penantian 16 Tahun
Minggu 08 Februari 2026
Timnas Indonesia Jadi Runner-up Piala Asia Futsal 2026, Kalah Adu Penalti Lawan Iran
Minggu 07 September 2025
Timnas Indonesia U-23 Wajib Kalahkan Korea Selatan Untuk lolos ke Putaran Final Piala Asia U-23 2025
Rabu 09 Juli 2025
PKB Gelar Puncak Harlah 23 Juli, Undang Prabowo hingga Ketum Partai
Politik

Rabu 15 Juli 2026, 19:28 WIB
Kodam XIX Tuanku Tambusai Luncurkan TMMD Ke-129, Wujudkan Infrastruktur dan Ketahanan Wilayah di Pelalawan
Selasa 14 Juli 2026
Diduga Lahan 40 Hektare Berpindah Tangan Secara Misterius, Forkorindo Desak APH Bongkar Dugaan Mafia Tanah di Kampung Dosan
Senin 29 Juni 2026
Bangunan Ornamen Wisma Sri Mahkota, Stand Bazar Bengkalis Jadi Perhatian di MTQ Riau ke- 44 Tahun 2026
Minggu 28 Juni 2026
Kapal Harimau Buas Meriahkan Pawai Perahu Hias MTQ Riau, Angkat Spirit Al-Qur'an dalam Perjuangan Sultan Siak
Nasional

Rabu 15 Juli 2026, 19:14 WIB
Massa Tergabung Dalam Koalisi Masyarakat Sipil MBG Watch Kepung Kejagung, Tuntut Bubarkan MBG Bubarkan BGN Bubarkan
Rabu 15 Juli 2026
Massa Tergabung Dalam Koalisi Masyarakat Sipil MBG Watch Kepung Kejagung, Tuntut Bubarkan MBG Bubarkan BGN Bubarkan
Senin 13 Juli 2026
Febrie Adriansyah Resmi Berstatus Tersangka di Tiga Kasus Korupsi, Kortas Tipidkor Limpahkan Penyidikan ke Kejagung
Jumat 10 Juli 2026
Kodam XIX Tuanku Tambusai Gelar Laporan Awal, Satgasyon 132/Bima Sakti 2026 Dinyatakan Siap Operasi
Terpopuler
01
Minggu 07 Agustus 2016, 07:47 WIB
Ribuan Personel Keamanan Diterjunkan Kawal Kirab Api PON 2016 Selama 11 Har 02
Rabu 17 September 2014, 02:20 WIB
Pemkab Pelalawan Kembangkan Pembibitan Ikan Secara Modern 03
Sabtu 25 April 2015, 04:51 WIB
10 Pejabat Kedubes Asing Dipanggil ke Nusakambangan 04
Selasa 09 Februari 2016, 01:21 WIB
LSM Laporkan Satker SNVT.Dedi dan PPK, Rukun dan Irzami Ke KPK 05
Rabu 25 Juni 2014, 05:20 WIB
Capres-Cawapres Prabowo-Hatta Klarifikasi Harta ke KPK 

Pekanbaru

Senin 20 Juli 2026, 20:14 WIB
Pangdam Kodam XIX Tuanku Tambusai Semarakkan Penutupan Festival Rakyat Nusantara 2026 Dengan Nobar Final Piala Dunia Bersama Masyarakat
Senin 20 Juli 2026
Pangdam Kodam XIX Tuanku Tambusai Semarakkan Penutupan Festival Rakyat Nusantara 2026 Dengan Nobar Final Piala Dunia Bersama Masyarakat
Minggu 19 Juli 2026
Kodam XIX Tuanku Tambusai Dukung Green Policing, Riau Bhayangkara Run 2026 Satukan TNI, Polri dan Masyarakat
Jumat 17 Juli 2026
Kodam XIX Tuanku Tambusai Perkuat Disiplin dan Jiwa Pengabdian Melalui Upacara Bendera Bulanan