Diskusi 100 hari Kinerja Presiden Jokowi-JK
Poto int
Politisi PDIP, Efendi Simbolon: Kebijakan Jokowi Neo Liberal, Lebih Baik Ganti Presiden
Selasa 27 Januari 2015, 02:21 WIB
JAKARTA. Riaumadani.com - Politisi dari PDIP, Efendi Simbolon mengungkapkan rasa kecewa terhadap kepemimpinan Presiden Joko Widodo. Ia menyebut selama beberapa bulan Joko Widodo menjadi presiden, justru tak ada perubahan siginifikan.
"Hingga saat ini gaya kepemimpinan beliau tidak melalui sistem yang semestinya," katanya saat menjadi salah satu pembicara "Evaluasi 100 Hari Pemerintahan Jokowi-Jk" yang diadakan di Multifunction Room Paramadina Graduate School, The Energy Building 22nd Floor SCBD Lot. 11A, Jakarta hari Senin [26/01/2015] kemarin.
Misalnya saja salah satu yang membuat ia kecewa sekaligus pernah memprotes, ialah penerapan atau kebijakan yang dibuat Joko Widodo terhadap sumber energi beberapa waktu lalu.
Alasan ia protes karena nota tersebut sangat bernuansa Neo Liberal. Belum lagi ada oknum-oknum PDIP yang berjiwa Neolib dan pragmatis yang mendorongnya.
"Saya pernah protes Jokowi terhadap energi yang beraroma Neo-Liberal. Dan ternyata di PDIP pun banyak yang Neo-Liberal dan pragmatis," katanya tegas.
Untuk itu, jika belum ada perubahan terhadap gaya "unik" Jokowi, ia yakin tidak lama lagi pemerintahan yang dipimpinnya akan tumbang dengan cepat. Bahkan ia mengatakan dan memberi saran, untuk kejatuhan Joko Widodo, sebaiknya dilakukan saat ini.
"Realita yang ada saat ini benar adanya. Dan pemerintahan yang dipimpinnya "unik". Dan untuk jatuhkan Jokowi, baiknya sekarang," sarannya yang disambut tepuk tangan audience.
Jika hal di atas terjadi, Efendi mengajak masyarakat agar mampu memilih pemimpin pintar dan ramah.
"Kedepan kita cari pemimpin ramah, pintar. Nahkoda dan kru tidak saling kenal," tambahnya.
Acara turut dihadiri Pengamat Politik Universitas Paramadina Eka Wenats Wuryanta, Pakar Komunikasi Universitas Paramadina Politik Putut Widjanarko, Rektor Universitas Paramadina Firmansyah, Politisi Partai Golkar Nurul Arifin, dan mantan Wakil Ketua KPK Bibit Samad Rianto.
Sementara itu, politisi Golkar, Nurul Arifin mengatakan, kekisruhan yang kini tengah terjadi di Indonesia lebih disebabkan oleh orang-orang di dalam lingkungan Jokowi sendiri, yaitu Koalisi Indonesia Hebat [KIH].
"Tampak intervensi tidak hanya dari partai utama, tetapi juga dari partai pendukung," ujar Nurul. Acara ini selesai pukul 15.00 WIB.**
| Editor | : | Hdyh.com |
| Kategori | : | Nasional |
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
Berita Pilihan
Internasional

Minggu 07 September 2025, 20:18 WIB
Timnas Indonesia U-23 Wajib Kalahkan Korea Selatan Untuk lolos ke Putaran Final Piala Asia U-23 2025
Rabu 09 Juli 2025
PKB Gelar Puncak Harlah 23 Juli, Undang Prabowo hingga Ketum Partai
Rabu 11 Juni 2025
Arab Saudi Tegur Indonesia soal Data Kesehatan Jemaah, Kuota Haji 2026 Terancam Dipotong
Kamis 08 Mei 2025
"Jelang Kedatangan Jemaah, Petugas Siapkan Layanan di Makkah"
Politik

Selasa 13 Januari 2026, 07:13 WIB
Penduduk Riau Berjumlah 6,81 Juta Jiwa, Kota Pekanbaru Wilayah Terpadat
Selasa 13 Januari 2026
Bupati Kasmarni: OPD Harus Transparan Dalam Menggnakan Anggaran dan Komitmen Dalam Pelayanan Publik
Selasa 06 Januari 2026
Bupati Siak Ajak ASN Tingkatkan Kinerja dan Pelayanan Publik Tahun 2026
Senin 05 Januari 2026
SF Hariyanto: Kami Minta PT. SPR Adakan RUPS LB Copot Direkturnya 
Nasional

Senin 12 Januari 2026, 14:27 WIB
Tari Zapin khas Desa Meskom Pecahkan Rekor MURI Tari Zapin Massal Berkebaya Laboh Kekek
Senin 12 Januari 2026
Tari Zapin khas Desa Meskom Pecahkan Rekor MURI Tari Zapin Massal Berkebaya Laboh Kekek
Sabtu 10 Januari 2026
KPK Penetapan Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas Sebagai Tersangka Didasari Kecukupan Alat Bukti
Selasa 16 Desember 2025
Mafirion, "Apresiasi PN Tembilahan Kabulkan Tahanan Kota Datuk Bahar Kamil"
Terpopuler
01
Minggu 07 Agustus 2016, 07:47 WIB
Ribuan Personel Keamanan Diterjunkan Kawal Kirab Api PON 2016 Selama 11 Har 02
Rabu 17 September 2014, 02:20 WIB
Pemkab Pelalawan Kembangkan Pembibitan Ikan Secara Modern 03
Sabtu 25 April 2015, 04:51 WIB
10 Pejabat Kedubes Asing Dipanggil ke Nusakambangan 04
Selasa 09 Februari 2016, 01:21 WIB
LSM Laporkan Satker SNVT.Dedi dan PPK, Rukun dan Irzami Ke KPK 05
Rabu 25 Juni 2014, 05:20 WIB
Capres-Cawapres Prabowo-Hatta Klarifikasi Harta ke KPK 

Pekanbaru

Sabtu 24 Januari 2026, 07:04 WIB
Pemprov Riau Resmi Copot Ida Yulita dari Jabatan Direktur PT SPR Tunjuk Yan Darmadi Sebagai Pelaksana Tugas
Sabtu 24 Januari 2026
Pemprov Riau Resmi Copot Ida Yulita dari Jabatan Direktur PT SPR Tunjuk Yan Darmadi Sebagai Pelaksana Tugas
Sabtu 24 Januari 2026
RUPS-LB PT SPR Ricuh, Boby Rahmat Sebut Direktur PT. SPR Ida Yulita Susanti Rampas Dokumen dan Usir Peserta Rapat
Sabtu 24 Januari 2026
RUPS-LB PT SPR Ricuh, Jajaran Direksi Tolak Legalitas Surat Kuasa Pemegang Saham