Bus Sentosa Transport angkutan antar provinsi [AKAP] yang mengangkut sekitar 25 penumpang, dari Medan menuju Kota Pekanbaru terbalik di KM 44" />
Kamis, 29 Januari 2026

Breaking News

  • Resmikan Kampung Nelayan, Wabup Bagus Berharap Nelayan Tangkap Peluang Jadi Pelaku Ekspo   ●   
  • Pemkab Bengkalis Dorong Kolaborasi Pemerintah, Baznas dan Dunia Usaha dalam Pengelolaan Zakat   ●   
  • Kabupaten Rokan Hulu Raih Penghargaan UHC 2026 Kategori Madya, Bupati Anton: "Ini Investasi Keselamatan Rakyat"   ●   
  • Wabup Syamsurizal Tegaskan, Pejabat Siak Kerja Harus Maksimal dan Kejar PAD demi Kesejahteraan Rakya   ●   
  • LAMR Kecamatan Sungai Apit, Lakukan Seminar Prosesi Adat Tepuk Tepung Tawar Pengantin. .2026    ●   
Kecelakaan Lalu lintas Duri-Pekanbaru
Bus Sentosa Transport Terbalik di KM 44 Minas, Puluhan Penumpang Luka Parah
Senin 26 Januari 2015, 01:08 WIB
Poto Ilustrasi Int

MINAS. Riaumadani.com  - Bus Sentosa Transport angkutan antar provinsi [AKAP] yang mengangkut sekitar 25 penumpang, dari Medan menuju Kota Pekanbaru terbalik di KM 44 Minas, Minggu (25/1/2015) sekitar pukul 22:25 WIB. Belasan penumpang bus tergeletak sambil mengerang kesakitan di pinggir jalan lintas Duri - Pekanbarui,

Kecelakaan tunggal yang menyebabkan banyak korban luka-luka itu diduga gara-gara sopir memacu kendaraan dengan kecepatan tinggi. Sehingga, sopir tidak mampu mengendalikan bus di tikungan tajam dekat Km 45 Minas tersebut. Akibatnya, bus keluar dari badan jalan dengan kondisi oleng dan akhirnya rebah. Peristiwa naas itu terjadi Minggu [25/1/2015] malam sekitar pukul 22.10 WIB.

Karena tempat kejadian sepi dan jauh dari pemukiman penduduk, para korban berupaya meminta pertolongan kepada mobil-mobil yang lewat di jalan itu. Mereka melambai-lambaikan tangan. Belum diketahui pasti jumlah korban. Diduga masih ada penumpang yang terjepit di dalam perut bus.

Rio, seorang sopir mobil travel Pekanbaru-Dumai, mengaku sangat kaget dan terkejut kala melintasi Km 45 Minas tadi malam. Sayangnya, ia tidak berani memberikan pertolongan. Apalagi, ia tidak melihat ada petugas kepolisian di tempat kejadian. "Tidak ada yang dapat kita lakukan dengan korban sebanyak itu. Satu-satunya adalah menghubungi polisi agar segera mendatangi TKP," kata Rio.

Menurutnya, satu korban dengan tangan terluka dan kepala berdarah mencoba menyetop mobilnya. Namun, ia tidak punya keberani untuk menghentikan mobilnya, meskipun ia mengaku sangat prihatin melihat korban kecelakaan bus tersebut. "Tikungan Km 45 itu memang tajam dan kerap terjadi kecelakaan di sana," kata dia.

Rio mengaku telah menghubungi pihak kepolisian setempat melalui telepon selulernya. Kata dia, lokasi kecelakaan bus terbilang agak jauh dari pemukiman warga dan kantor polisi. "Saya juga langsung mencari kantor polisi terdekat. Kebetulan ketemu dengan patroli polisi jalan raya [PJR] di Simpang Gelombang, Kandis. Setelah memberikan informasi, polisi bergerak langsung ke sana,"ujarnya




Editor : TIS.TP
Kategori : Hukum
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
 
 
Copyrights © 2022 All Rights Reserved by Riaumadani.com
Scroll to top