GELAR ADAT DARI LAMR
Bupati Bengkalis Amril Mukminin dan
Kasmarni secara resmi menyandang gelar Tuan Sri Setia Amanah Junjungan
Negeri dan Puan Sri Junjungan Negeri, Senin, 20 Januari 2020.
Bupati Bengkalis Amril Mukminin Resmi Bergelar Tuan Sri Setia Amanah Junjungan Negeri
Senin 20 Januari 2020, 23:45 WIB
Bupati Bengkalis Amril Mukminin dan
Kasmarni secara resmi menyandang gelar Tuan Sri Setia Amanah Junjungan
Negeri dan Puan Sri Junjungan Negeri, Senin, 20 Januari 2020.
BENGKALIS. RIAUMADANI. COM - Dengan dilaksanakannya berbagai prosesi penabalan secara adat Melayu, Bupati Bengkalis Amril Mukminin dan Kasmarni secara resmi menyandang gelar Tuan Sri Setia Amanah Junjungan Negeri dan Puan Sri Junjungan Negeri, Senin, 20 Januari 2020.
Dilangsungkan di Balai Kerapatan Wisma Sri Mahkota, Bengkalis, sebelum proses penabalan dilakukan, Bupati Bengkalis Amril Mukminin dan Kasmarni diarak menggunakan kompang dari pintu utama kediaman dinasnya menuju Balai Kerapatan.
Selain tabuhan kompang, pembawa bunga manggar juga turut mengiringi perjalanan Tuan Sri Setia Amanah Junjungan Negeri dan Puan Sri Junjungan Negeri beserta tamu-tamu kehormatan dan pemangku adat.
Setiba di gerbang masuk Balai Kerapatan, Amril Mukminin dan Kasmarni disambut dengan atraksi silat sebagai bentuk penghormatan dan dilanjutkan dengan siraman beras kuning kepada keduanya dan rombongan.
Prosesi adat pun dilanjutkan dengan duduk bersila tinggi sama rata mendengarkan berbagai maklumat yang disampaikan oleh pemangku adat, sebelum Amril Mukminin dan Kasmarni ditabalkan oleh Ketua Majelis Kerapatan Adat (MKA) LAMR Kabupaten Bengkalis, H Zainuddin Yusuf.
Gelarpun ditabalkan. Tanjak, selendang kuning dan kris sebagai symbol penabalan pun disematkan pemangku adat. Diantaranya Ketua MKA LAMR Kabupaten Bengkalis memasang tanjak, Ketua Umum Dewan Pimpinan Harian (DPH) LAMR Kabupaten Bengkalis, memasang selendang kuning dan Ketua Umum DPH LAM Provinsi Riau, Syahril Abu Bakar, menyarungkan kris ke pinggang sebelah kiri Amril Mukminin.
Sementara Kasmarni, dipasangkan mahkota oleh Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Bengkalis, Hj Akna Juita dan selendang kuning oleh Ketua Kejaksaan Negeri Bengkalis, Nanik Kushartanti.
Penabalanpun selesai, prosesi selanjutnya tepuk tepung tawar, sebagai simbol memberikan doa dan selamat kepada Tuan Sri Setia Amanah Junjungan Negeri dan Puan Sri Junjungan Negeri disinggasana keagungan.
Tepung tawarpun diberikan oleh sejumlah pemangku adat Melayu dan juga, Gubernur Riau, H Syamsuar diwakili Asisten I Sekretariat Daerah Provinsi Riau, H Ahmad Syah Harrofie yang berkesempatan hadir kala itu.
Prosesi inipun diakhiri oleh Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Bengkalis, H Amrizal, dengan tahlil dan doa bersama untuk keberkahan majelis penabalan sore itu.
“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas penabalan gelar kepada kami.Gelar adat ini merupakan suatu amanah yang harus kami pikul dengan tekad dan kerja keras. Semoga segala kebajikan ini dibalas oleh Allah SWT., dengan balasan yang sangat besar,†tutur Amril Mukminin.
Sofyan Said: Gelar Yang Diterima Bupati dan Istri Bentuk Penghargaan Telah Berjasa Di Negeri Junjungan
Bupati Bengkalis ini merasa didoakan, setia sebagai pemimpin negeri yang diteladani. Gelar yang diberikan kepadanya merupakan gelar tertinggi di Kabupaten Bengkalis dengan adat istiadat Melayu ini.
“Doakan kami semoga dengan memegang gelar ini, atas kerja sama kita semua kami dapat mengabdi untuk negeri ini dengan lebih baik lagi,†ucap Amril Mukminin.
Pemberian gelar adat yang dilaksanakan hari ini, merupakan bentuk kepedulian sebagai masyarakat melayu terhadap pemimpin yang memikul tanggung jawab yang besar, maka hari ini merupakan anugerah pertabalan dalam memberikan penghargaan tersebesar pempinan negeri ini bersuaian dengan adat resam melayu di Kabupaten Bengkalis.
Hal itu Sebagaimana disampaikan Dewan Pengurus Harian Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Kabupaten Bengkalis Datuk Sri H Sofyan Said, Senin 20 Januari 2020, bertempat Balai Kerapatan Sri Mahkota jalan Antara Bengkalis.
Melalui upacara penabalan tersebut, Bupati Bengkalis Amril Mukminin resmi mendapat gelar Datuk Seri Setia Amanah Junjugan Negeri, sementara istrinya Kasmarni mendapat gelar Datin Seri Junjungan Negeri.
“Pemberian penghargaan ini sesuai dengan ketentuan berdasarkan anggaran dasar rumah tangga peraturan daerah Provinsi Riau Nomor 1 Tahun 2012 pasal 29 ayat 1 sebutan yang diberikan oleh Lembaga Adat Melayu Riau kepada tokoh secara perseorangan anak negeri yang berjasa dalam melestarikan khasanah budaya melayu,†ujar Sofyian.
Tambah Sofyan pemberian gelar kepada Bupati Amril Mukminin beserta istri merupakan pemberian gelar kehormatan atas jasa-jasa yang sangat peduli terhadap perkembangan adat budaya ini, setia amanah adat berfungsi sebagai payung panji penasehat dan bimbingan utama masyarakat melayu, dengan jabatan sebutan setia amanah adat.
“Kita harus merasa bangga bahwa melayu menjadi kembang bunga yang jelita ditaman ini, tanah bertuah ini adalah sebuah titipan, sebuah amanah sebuah kepercayaan yang harus kita jaga kelestarian budaya melayu,†ungkapnya.
Sambung DPH LAMR Bengkalis juga menjelaskan, pemberian adat ini tidak setakat nilai simbolik namun lebih jauh dari itu, bahwa pemberian gelar ini, menurut azam, istizam dan konsitusi yang sadar, yang sadar, yang kuat demi mengangkat marwah dan martabat di negeri ini.
Sebuah tugas yang berat tetapi sangat romantik untuk dipikul, dikatakan berat sebab amanah ini adalah amanah orang banyak.
Prosesi penabalan itu Bupati Bengkalis Amril Mukminin dipasangkan tanjak oleh MKA LAMR Kabupaten Bengkalis H Tengku Zainuddin, selempang dipasangkan langsung DPH LAMR Sofyan Said dan keris dipasang oleh DPH LAMR Provinsi Riau.***
Dilangsungkan di Balai Kerapatan Wisma Sri Mahkota, Bengkalis, sebelum proses penabalan dilakukan, Bupati Bengkalis Amril Mukminin dan Kasmarni diarak menggunakan kompang dari pintu utama kediaman dinasnya menuju Balai Kerapatan.
Selain tabuhan kompang, pembawa bunga manggar juga turut mengiringi perjalanan Tuan Sri Setia Amanah Junjungan Negeri dan Puan Sri Junjungan Negeri beserta tamu-tamu kehormatan dan pemangku adat.
Setiba di gerbang masuk Balai Kerapatan, Amril Mukminin dan Kasmarni disambut dengan atraksi silat sebagai bentuk penghormatan dan dilanjutkan dengan siraman beras kuning kepada keduanya dan rombongan.
Prosesi adat pun dilanjutkan dengan duduk bersila tinggi sama rata mendengarkan berbagai maklumat yang disampaikan oleh pemangku adat, sebelum Amril Mukminin dan Kasmarni ditabalkan oleh Ketua Majelis Kerapatan Adat (MKA) LAMR Kabupaten Bengkalis, H Zainuddin Yusuf.
Gelarpun ditabalkan. Tanjak, selendang kuning dan kris sebagai symbol penabalan pun disematkan pemangku adat. Diantaranya Ketua MKA LAMR Kabupaten Bengkalis memasang tanjak, Ketua Umum Dewan Pimpinan Harian (DPH) LAMR Kabupaten Bengkalis, memasang selendang kuning dan Ketua Umum DPH LAM Provinsi Riau, Syahril Abu Bakar, menyarungkan kris ke pinggang sebelah kiri Amril Mukminin.
Sementara Kasmarni, dipasangkan mahkota oleh Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Bengkalis, Hj Akna Juita dan selendang kuning oleh Ketua Kejaksaan Negeri Bengkalis, Nanik Kushartanti.
Penabalanpun selesai, prosesi selanjutnya tepuk tepung tawar, sebagai simbol memberikan doa dan selamat kepada Tuan Sri Setia Amanah Junjungan Negeri dan Puan Sri Junjungan Negeri disinggasana keagungan.
Tepung tawarpun diberikan oleh sejumlah pemangku adat Melayu dan juga, Gubernur Riau, H Syamsuar diwakili Asisten I Sekretariat Daerah Provinsi Riau, H Ahmad Syah Harrofie yang berkesempatan hadir kala itu.
Prosesi inipun diakhiri oleh Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Bengkalis, H Amrizal, dengan tahlil dan doa bersama untuk keberkahan majelis penabalan sore itu.
“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas penabalan gelar kepada kami.Gelar adat ini merupakan suatu amanah yang harus kami pikul dengan tekad dan kerja keras. Semoga segala kebajikan ini dibalas oleh Allah SWT., dengan balasan yang sangat besar,†tutur Amril Mukminin.
Sofyan Said: Gelar Yang Diterima Bupati dan Istri Bentuk Penghargaan Telah Berjasa Di Negeri Junjungan
Bupati Bengkalis ini merasa didoakan, setia sebagai pemimpin negeri yang diteladani. Gelar yang diberikan kepadanya merupakan gelar tertinggi di Kabupaten Bengkalis dengan adat istiadat Melayu ini.
“Doakan kami semoga dengan memegang gelar ini, atas kerja sama kita semua kami dapat mengabdi untuk negeri ini dengan lebih baik lagi,†ucap Amril Mukminin.
Pemberian gelar adat yang dilaksanakan hari ini, merupakan bentuk kepedulian sebagai masyarakat melayu terhadap pemimpin yang memikul tanggung jawab yang besar, maka hari ini merupakan anugerah pertabalan dalam memberikan penghargaan tersebesar pempinan negeri ini bersuaian dengan adat resam melayu di Kabupaten Bengkalis.
Hal itu Sebagaimana disampaikan Dewan Pengurus Harian Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Kabupaten Bengkalis Datuk Sri H Sofyan Said, Senin 20 Januari 2020, bertempat Balai Kerapatan Sri Mahkota jalan Antara Bengkalis.
Melalui upacara penabalan tersebut, Bupati Bengkalis Amril Mukminin resmi mendapat gelar Datuk Seri Setia Amanah Junjugan Negeri, sementara istrinya Kasmarni mendapat gelar Datin Seri Junjungan Negeri.
“Pemberian penghargaan ini sesuai dengan ketentuan berdasarkan anggaran dasar rumah tangga peraturan daerah Provinsi Riau Nomor 1 Tahun 2012 pasal 29 ayat 1 sebutan yang diberikan oleh Lembaga Adat Melayu Riau kepada tokoh secara perseorangan anak negeri yang berjasa dalam melestarikan khasanah budaya melayu,†ujar Sofyian.
Tambah Sofyan pemberian gelar kepada Bupati Amril Mukminin beserta istri merupakan pemberian gelar kehormatan atas jasa-jasa yang sangat peduli terhadap perkembangan adat budaya ini, setia amanah adat berfungsi sebagai payung panji penasehat dan bimbingan utama masyarakat melayu, dengan jabatan sebutan setia amanah adat.
“Kita harus merasa bangga bahwa melayu menjadi kembang bunga yang jelita ditaman ini, tanah bertuah ini adalah sebuah titipan, sebuah amanah sebuah kepercayaan yang harus kita jaga kelestarian budaya melayu,†ungkapnya.
Sambung DPH LAMR Bengkalis juga menjelaskan, pemberian adat ini tidak setakat nilai simbolik namun lebih jauh dari itu, bahwa pemberian gelar ini, menurut azam, istizam dan konsitusi yang sadar, yang sadar, yang kuat demi mengangkat marwah dan martabat di negeri ini.
Sebuah tugas yang berat tetapi sangat romantik untuk dipikul, dikatakan berat sebab amanah ini adalah amanah orang banyak.
Prosesi penabalan itu Bupati Bengkalis Amril Mukminin dipasangkan tanjak oleh MKA LAMR Kabupaten Bengkalis H Tengku Zainuddin, selempang dipasangkan langsung DPH LAMR Sofyan Said dan keris dipasang oleh DPH LAMR Provinsi Riau.***
| Editor | : | Tis |
| Kategori | : | Bengkalis |
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
Berita Pilihan
Internasional

Senin 20 Juli 2026, 06:13 WIB
Spanyol Juara Piala Dunia 2026 usai Tumbangkan Argentina di Final, Akhiri Penantian 16 Tahun
Minggu 08 Februari 2026
Timnas Indonesia Jadi Runner-up Piala Asia Futsal 2026, Kalah Adu Penalti Lawan Iran
Minggu 07 September 2025
Timnas Indonesia U-23 Wajib Kalahkan Korea Selatan Untuk lolos ke Putaran Final Piala Asia U-23 2025
Rabu 09 Juli 2025
PKB Gelar Puncak Harlah 23 Juli, Undang Prabowo hingga Ketum Partai
Politik

Rabu 15 Juli 2026, 19:28 WIB
Kodam XIX Tuanku Tambusai Luncurkan TMMD Ke-129, Wujudkan Infrastruktur dan Ketahanan Wilayah di Pelalawan
Selasa 14 Juli 2026
Diduga Lahan 40 Hektare Berpindah Tangan Secara Misterius, Forkorindo Desak APH Bongkar Dugaan Mafia Tanah di Kampung Dosan
Senin 29 Juni 2026
Bangunan Ornamen Wisma Sri Mahkota, Stand Bazar Bengkalis Jadi Perhatian di MTQ Riau ke- 44 Tahun 2026
Minggu 28 Juni 2026
Kapal Harimau Buas Meriahkan Pawai Perahu Hias MTQ Riau, Angkat Spirit Al-Qur'an dalam Perjuangan Sultan Siak
Nasional

Rabu 15 Juli 2026, 19:14 WIB
Massa Tergabung Dalam Koalisi Masyarakat Sipil MBG Watch Kepung Kejagung, Tuntut Bubarkan MBG Bubarkan BGN Bubarkan
Rabu 15 Juli 2026
Massa Tergabung Dalam Koalisi Masyarakat Sipil MBG Watch Kepung Kejagung, Tuntut Bubarkan MBG Bubarkan BGN Bubarkan
Senin 13 Juli 2026
Febrie Adriansyah Resmi Berstatus Tersangka di Tiga Kasus Korupsi, Kortas Tipidkor Limpahkan Penyidikan ke Kejagung
Jumat 10 Juli 2026
Kodam XIX Tuanku Tambusai Gelar Laporan Awal, Satgasyon 132/Bima Sakti 2026 Dinyatakan Siap Operasi
Terpopuler
01
Minggu 07 Agustus 2016, 07:47 WIB
Ribuan Personel Keamanan Diterjunkan Kawal Kirab Api PON 2016 Selama 11 Har 02
Rabu 17 September 2014, 02:20 WIB
Pemkab Pelalawan Kembangkan Pembibitan Ikan Secara Modern 03
Sabtu 25 April 2015, 04:51 WIB
10 Pejabat Kedubes Asing Dipanggil ke Nusakambangan 04
Selasa 09 Februari 2016, 01:21 WIB
LSM Laporkan Satker SNVT.Dedi dan PPK, Rukun dan Irzami Ke KPK 05
Rabu 25 Juni 2014, 05:20 WIB
Capres-Cawapres Prabowo-Hatta Klarifikasi Harta ke KPK 

Pekanbaru

Senin 20 Juli 2026, 20:14 WIB
Pangdam Kodam XIX Tuanku Tambusai Semarakkan Penutupan Festival Rakyat Nusantara 2026 Dengan Nobar Final Piala Dunia Bersama Masyarakat
Senin 20 Juli 2026
Pangdam Kodam XIX Tuanku Tambusai Semarakkan Penutupan Festival Rakyat Nusantara 2026 Dengan Nobar Final Piala Dunia Bersama Masyarakat
Minggu 19 Juli 2026
Kodam XIX Tuanku Tambusai Dukung Green Policing, Riau Bhayangkara Run 2026 Satukan TNI, Polri dan Masyarakat
Jumat 17 Juli 2026
Kodam XIX Tuanku Tambusai Perkuat Disiplin dan Jiwa Pengabdian Melalui Upacara Bendera Bulanan