Hukuman Mati
Poto Ilustrasi
Enam Terpidana Mati Kasus Narkoba Sudah Dieksekusi
Minggu 18 Januari 2015, 02:23 WIB
Poto Ilustrasi
JAKARTA . Riaumadani.com - Eksekusi terhadap seluruh terpidana mati di Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah, sudah dilakukan sekira pukul 00.30 WIB, Minggu [18/1/2015].
"Eksekusi sudah dilaksanakan di Nusakambangan lima orang pukul 00.30 WIB dan dinyatakan meninggal dunia pukul 00.40 WIB. Sedangkan di Boyolali pukul 00.45 WIB dan dinyatakan meninggal dunia 01.20 WIB," terang Kapuspenkum Kejaksaan Agung Tony T Spontana kepada Okezone.
Namun Tony tidak bisa menjelaskan teknis eksekusi para terpidana mati. Berdasarkan informasi, eksekusi terhadap lima terpidana mati dilakukan di Lapangan Tembak Tunggal Panaluan, area Limus Buntu, yang berada di belakang Pos Polisi Nusakambangan.
Setiap terpidana, dikabarkan dihadapkan dengan sembilan penembak jitu dari Brimob Polri. Sehingga, total penembak di Nusakambangan ada 45 orang.
Saat ini, jenazah para terpidana mati masih divisum di dalam LP Nusakambangan, untuk nantinya dibersihkan dan dimandikan. Setelah itu, dimasukkan ke dalam peti.
Berdasarkan permintaan keluarga ada tiga jenazah ingin dibawa ke luar LP Nusakambangan. Mereka adalah Rani Andriani alias Melisa Aprilia, ke Kabupaten Cianjur untuk dimakamkan di sebelah makam ibunya.
Kemudian, jenazah Ang Kim Soei dan Marco Archer Cardoso Mareira, yang minta dikremasi di Purwokerto, Banyumas. Namun, hingga kini belum ada keterangan resmi mengenai proses pemakaman para terpidana mati di Nusakambangan dan satu di Boyolali.
Berikut identitas terpidana mati yang dikabarkan sudah dieksekusi, yakni Ang Kim Soei (62), Namaona Denis (48), Marco Archer Cardoso Mareira (53), Daniel Enemua (38) warga negara Nigeria, Rani Andriani atau Melisa Aprilia (38) dan Tran Thi Bich Hanh (37)..**
"Eksekusi sudah dilaksanakan di Nusakambangan lima orang pukul 00.30 WIB dan dinyatakan meninggal dunia pukul 00.40 WIB. Sedangkan di Boyolali pukul 00.45 WIB dan dinyatakan meninggal dunia 01.20 WIB," terang Kapuspenkum Kejaksaan Agung Tony T Spontana kepada Okezone.
Namun Tony tidak bisa menjelaskan teknis eksekusi para terpidana mati. Berdasarkan informasi, eksekusi terhadap lima terpidana mati dilakukan di Lapangan Tembak Tunggal Panaluan, area Limus Buntu, yang berada di belakang Pos Polisi Nusakambangan.
Setiap terpidana, dikabarkan dihadapkan dengan sembilan penembak jitu dari Brimob Polri. Sehingga, total penembak di Nusakambangan ada 45 orang.
Saat ini, jenazah para terpidana mati masih divisum di dalam LP Nusakambangan, untuk nantinya dibersihkan dan dimandikan. Setelah itu, dimasukkan ke dalam peti.
Berdasarkan permintaan keluarga ada tiga jenazah ingin dibawa ke luar LP Nusakambangan. Mereka adalah Rani Andriani alias Melisa Aprilia, ke Kabupaten Cianjur untuk dimakamkan di sebelah makam ibunya.
Kemudian, jenazah Ang Kim Soei dan Marco Archer Cardoso Mareira, yang minta dikremasi di Purwokerto, Banyumas. Namun, hingga kini belum ada keterangan resmi mengenai proses pemakaman para terpidana mati di Nusakambangan dan satu di Boyolali.
Berikut identitas terpidana mati yang dikabarkan sudah dieksekusi, yakni Ang Kim Soei (62), Namaona Denis (48), Marco Archer Cardoso Mareira (53), Daniel Enemua (38) warga negara Nigeria, Rani Andriani atau Melisa Aprilia (38) dan Tran Thi Bich Hanh (37)..**
| Editor | : | Okezone |
| Kategori | : | Hukum |
Untuk saran dan pemberian informasi kepada katariau.com, silakan kontak ke email: redaksi riaumadain.com
Komentar Anda
Berita Terkait
Berita Pilihan
Internasional

Minggu 07 September 2025, 20:18 WIB
Timnas Indonesia U-23 Wajib Kalahkan Korea Selatan Untuk lolos ke Putaran Final Piala Asia U-23 2025
Rabu 09 Juli 2025
PKB Gelar Puncak Harlah 23 Juli, Undang Prabowo hingga Ketum Partai
Rabu 11 Juni 2025
Arab Saudi Tegur Indonesia soal Data Kesehatan Jemaah, Kuota Haji 2026 Terancam Dipotong
Kamis 08 Mei 2025
"Jelang Kedatangan Jemaah, Petugas Siapkan Layanan di Makkah"
Politik

Rabu 19 November 2025, 10:43 WIB
Bupati Afni Terima Penghargaan UHC Atas Pencapaian Dalam Memperluas Jaminan Kesehatan semesta
Rabu 29 Oktober 2025
Bertemu Menteri Imigrasi, Ketua IWO Riau Tegaskan Komitmen Jadi Mitra Strategis Imigrasi dan Lapas
Jumat 17 Oktober 2025
Rohul Catat Pertumbuhan Ekonomi Tertinggi di Riau, Bukti Kepemimpinan Visioner Bupati Anton dan Wabup Syafaruddin Poti
Minggu 05 Oktober 2025
Tim Gabungan Avsec dan Lanud RSN Gagalkan Penyelundupan Narkotika Jenis Sabu Seberat Hampir 1Kg
Nasional

Rabu 26 November 2025, 21:01 WIB
Satgas Kuasai Kembali Pos TNTN, Kodam XIX/TT Tegaskan Upaya Humanis Hindari Bentrokan dengan Warga
Rabu 26 November 2025
Satgas Kuasai Kembali Pos TNTN, Kodam XIX/TT Tegaskan Upaya Humanis Hindari Bentrokan dengan Warga
Senin 17 November 2025
*Usulan Hj. Siti Aisyah, Anggota DPR RI, Komisi XIII, Ka. LAPAS Kelas II B Rengat Gercep Beri Bantuan Warga Terdampak ISPA*
Kamis 13 November 2025
Semarak Fawai Ta'aruf MTQ Ke-54 di Air Molek, Kabupanten Inhu.
Terpopuler
01
Minggu 07 Agustus 2016, 07:47 WIB
Ribuan Personel Keamanan Diterjunkan Kawal Kirab Api PON 2016 Selama 11 Har 02
Rabu 17 September 2014, 02:20 WIB
Pemkab Pelalawan Kembangkan Pembibitan Ikan Secara Modern 03
Sabtu 25 April 2015, 04:51 WIB
10 Pejabat Kedubes Asing Dipanggil ke Nusakambangan 04
Selasa 09 Februari 2016, 01:21 WIB
LSM Laporkan Satker SNVT.Dedi dan PPK, Rukun dan Irzami Ke KPK 05
Rabu 25 Juni 2014, 05:20 WIB
Capres-Cawapres Prabowo-Hatta Klarifikasi Harta ke KPK 

Pekanbaru

Senin 20 Oktober 2025, 07:04 WIB
Dani Nursalam Pimpin LKP DPW PKB Riau, Abdul Wahid: Kader Harus Jadi Penjaga Ideologi dan Aspirasi Masyarakat
Senin 20 Oktober 2025
Dani Nursalam Pimpin LKP DPW PKB Riau, Abdul Wahid: Kader Harus Jadi Penjaga Ideologi dan Aspirasi Masyarakat
Selasa 07 Oktober 2025
Dugaan Adanya SPPD fiktif di DPRD Kota Pekanbaru, Sekwan Hambali Diperiksa Kejari
Rabu 01 Oktober 2025
Dua Pelaku Pengoplos Gas LPG Bersubsidi Dibekuk Tim Ditreskrimsus Polda Riau