Gubri Paparkan 9 Perencanaan Pemprov Riau yang Diharap Dapat Bantuan DPR RI dan Kementerian
Rabu 08 Januari 2020, 23:25 WIB
Gubri Drs. H. Syamsuar. MSi
PEKANBARU. RIAUMADANI. COM - Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar beberkan sembilan perencanaan kinerja yang akan dilakukan Pemprov Riau ke depannya.
"Sebenarnya perencanaan ini sudah saya paparkan langsung kepada DPR RI pada saat acara silahturrahim kemarin. Dengan tujuan anggota DPR RI dapat melihat, memantau, sekaligus menyampaikan kepada Kementerian Pusat sudah sejauhmana progres pembangunan yang dilakukan Riau," ungkap Gubernur Riau, Syamsuar, Rabu (8/1/2020) siang.
Dikatakannya, sembilan perencanaan tersebut yaitu pertama berkaitan dengan penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla), ke depan akan dilakukan dengan sinergi dan terpadu. Karena persoalan karhutla ini tidak sederhana, ada kewenangan pusat, provinsi dan kewenangan kabupaten/kota.
Kemudian, penanganan abrasi pantai di tiga pulau terluar yang menjadi proyek strategis nasional. Pembangunan kawasan indutri untuk pengembangan hilirisasi terhadap produk primer pertanian terutama soal perkebunan, migas dan peningkatan jenis serta unggulan produk industri.
Seterusnya, dukungan penyediaan pangan 50 persen dari kebutuhan dan didukung dengan infrastruktur yang memadai. Percepatan pembangunan infrastruktur di Provinsi Riau yang meliputi Jalan Tol. "Di antaranya tol Pekanbaru-Kandis-Dumai yang ada beberapa titik yang belum selesai, tol Pekanbaru-Bangkinang-Payakumbuh-Bukit tinggi sepanjang 185 kilometer," tambah Syam.
Sambungnya, tol Jambi-Rengat sepanjang 190 kilometer, tol Rengat-Pekanbaru sepanjang 175 kilometer dan tol Dumai-Simpang Sejambal-Rantau Prapat sepanjang 175 kilometer, konektifitas daerah pesisir perbatasan pulau terluar dan destinasi pariwisata dan pembangunan jalur kereta Api Trans Sumatera di Provinsi Riau.
Nantinya, kata Gubri, juga akan dilakukan pengembangan kawasan strategis pariwisata nasional Pulau Rupat sebagai tindak lanjut dari PP nomor 50 pada tahun 2011, yang ke depannya akan diusulkan sebagai kawasan ekonomi khusus. "Pembangunan central perikanan terpadu untuk komonitas udang, kerapuh, kakap dan kerang dara serta di dukung dengan peningkatan teknologi," urai Gubri lagi.
Selain itu, ke depannya juga ada relokasi Bandara Sultan Syarif Kasyim II, seiring dengan kesepakatan bersama antara Pemprov Riau dengan PEKANSIKAWAN jikalau Riau disiapkan sebagai Embarkasi Haji.
"Dan terakhir untuk meningkatkan kontribusi sektor dan fungsi Migas, perlu dilakukan Upgrading Bidang Kilang Accesting Defendlery yang ada di Dumai. Itulah sembilan kinerja yang akan direalisasikan Pemprov Riau ke depan," pungkasnya. *Rls/Hrc
"Sebenarnya perencanaan ini sudah saya paparkan langsung kepada DPR RI pada saat acara silahturrahim kemarin. Dengan tujuan anggota DPR RI dapat melihat, memantau, sekaligus menyampaikan kepada Kementerian Pusat sudah sejauhmana progres pembangunan yang dilakukan Riau," ungkap Gubernur Riau, Syamsuar, Rabu (8/1/2020) siang.
Dikatakannya, sembilan perencanaan tersebut yaitu pertama berkaitan dengan penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla), ke depan akan dilakukan dengan sinergi dan terpadu. Karena persoalan karhutla ini tidak sederhana, ada kewenangan pusat, provinsi dan kewenangan kabupaten/kota.
Kemudian, penanganan abrasi pantai di tiga pulau terluar yang menjadi proyek strategis nasional. Pembangunan kawasan indutri untuk pengembangan hilirisasi terhadap produk primer pertanian terutama soal perkebunan, migas dan peningkatan jenis serta unggulan produk industri.
Seterusnya, dukungan penyediaan pangan 50 persen dari kebutuhan dan didukung dengan infrastruktur yang memadai. Percepatan pembangunan infrastruktur di Provinsi Riau yang meliputi Jalan Tol. "Di antaranya tol Pekanbaru-Kandis-Dumai yang ada beberapa titik yang belum selesai, tol Pekanbaru-Bangkinang-Payakumbuh-Bukit tinggi sepanjang 185 kilometer," tambah Syam.
Sambungnya, tol Jambi-Rengat sepanjang 190 kilometer, tol Rengat-Pekanbaru sepanjang 175 kilometer dan tol Dumai-Simpang Sejambal-Rantau Prapat sepanjang 175 kilometer, konektifitas daerah pesisir perbatasan pulau terluar dan destinasi pariwisata dan pembangunan jalur kereta Api Trans Sumatera di Provinsi Riau.
Nantinya, kata Gubri, juga akan dilakukan pengembangan kawasan strategis pariwisata nasional Pulau Rupat sebagai tindak lanjut dari PP nomor 50 pada tahun 2011, yang ke depannya akan diusulkan sebagai kawasan ekonomi khusus. "Pembangunan central perikanan terpadu untuk komonitas udang, kerapuh, kakap dan kerang dara serta di dukung dengan peningkatan teknologi," urai Gubri lagi.
Selain itu, ke depannya juga ada relokasi Bandara Sultan Syarif Kasyim II, seiring dengan kesepakatan bersama antara Pemprov Riau dengan PEKANSIKAWAN jikalau Riau disiapkan sebagai Embarkasi Haji.
"Dan terakhir untuk meningkatkan kontribusi sektor dan fungsi Migas, perlu dilakukan Upgrading Bidang Kilang Accesting Defendlery yang ada di Dumai. Itulah sembilan kinerja yang akan direalisasikan Pemprov Riau ke depan," pungkasnya. *Rls/Hrc
| Editor | : | Tis |
| Kategori | : | Pekanbaru |
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
Berita Pilihan
Internasional

Minggu 07 September 2025, 20:18 WIB
Timnas Indonesia U-23 Wajib Kalahkan Korea Selatan Untuk lolos ke Putaran Final Piala Asia U-23 2025
Rabu 09 Juli 2025
PKB Gelar Puncak Harlah 23 Juli, Undang Prabowo hingga Ketum Partai
Rabu 11 Juni 2025
Arab Saudi Tegur Indonesia soal Data Kesehatan Jemaah, Kuota Haji 2026 Terancam Dipotong
Kamis 08 Mei 2025
"Jelang Kedatangan Jemaah, Petugas Siapkan Layanan di Makkah"
Politik

Jumat 30 Januari 2026, 07:03 WIB
Bupati Bengkalis Resmikan Pembangunan Pengembangan RSU Mutiasari di Mandau
Selasa 13 Januari 2026
Penduduk Riau Berjumlah 6,81 Juta Jiwa, Kota Pekanbaru Wilayah Terpadat
Selasa 13 Januari 2026
Bupati Kasmarni: OPD Harus Transparan Dalam Menggnakan Anggaran dan Komitmen Dalam Pelayanan Publik
Selasa 06 Januari 2026
Bupati Siak Ajak ASN Tingkatkan Kinerja dan Pelayanan Publik Tahun 2026
Nasional

Senin 12 Januari 2026, 14:27 WIB
Tari Zapin khas Desa Meskom Pecahkan Rekor MURI Tari Zapin Massal Berkebaya Laboh Kekek
Senin 12 Januari 2026
Tari Zapin khas Desa Meskom Pecahkan Rekor MURI Tari Zapin Massal Berkebaya Laboh Kekek
Sabtu 10 Januari 2026
KPK Penetapan Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas Sebagai Tersangka Didasari Kecukupan Alat Bukti
Selasa 16 Desember 2025
Mafirion, "Apresiasi PN Tembilahan Kabulkan Tahanan Kota Datuk Bahar Kamil"
Terpopuler
01
Minggu 07 Agustus 2016, 07:47 WIB
Ribuan Personel Keamanan Diterjunkan Kawal Kirab Api PON 2016 Selama 11 Har 02
Rabu 17 September 2014, 02:20 WIB
Pemkab Pelalawan Kembangkan Pembibitan Ikan Secara Modern 03
Sabtu 25 April 2015, 04:51 WIB
10 Pejabat Kedubes Asing Dipanggil ke Nusakambangan 04
Selasa 09 Februari 2016, 01:21 WIB
LSM Laporkan Satker SNVT.Dedi dan PPK, Rukun dan Irzami Ke KPK 05
Rabu 25 Juni 2014, 05:20 WIB
Capres-Cawapres Prabowo-Hatta Klarifikasi Harta ke KPK 

Pekanbaru

Sabtu 24 Januari 2026, 07:04 WIB
Pemprov Riau Resmi Copot Ida Yulita dari Jabatan Direktur PT SPR Tunjuk Yan Darmadi Sebagai Pelaksana Tugas
Sabtu 24 Januari 2026
Pemprov Riau Resmi Copot Ida Yulita dari Jabatan Direktur PT SPR Tunjuk Yan Darmadi Sebagai Pelaksana Tugas
Sabtu 24 Januari 2026
RUPS-LB PT SPR Ricuh, Boby Rahmat Sebut Direktur PT. SPR Ida Yulita Susanti Rampas Dokumen dan Usir Peserta Rapat
Sabtu 24 Januari 2026
RUPS-LB PT SPR Ricuh, Jajaran Direksi Tolak Legalitas Surat Kuasa Pemegang Saham