Jumat, 30 Januari 2026

Breaking News

  • Bupati Bengkalis Resmikan Pembangunan Pengembangan RSU Mutiasari di Mandau   ●   
  • Bupati Kasmarni Kunjungi Desa Bantan Timur, Perkuat Pendidikan Ramah Anak dan Pemberdayaan Perempuan   ●   
  • Tim 8 Pemkab Siak, Verifikasi Data Tenaga Non-ASN, Dari 3,590 Terkoreksi 631 Orang   ●   
  • Dukung Pendidikan Usia Dini, Sabtu P Sinurat Ketua DPRD Inhu Sumbang TK Raudhatul Ulum Air Molek   ●   
  • Resmikan Kampung Nelayan, Wabup Bagus Berharap Nelayan Tangkap Peluang Jadi Pelaku Ekspo   ●   
Kenduri Bandar Senapelan Pekanbaru
Gubri H. Syamsuar Apresiasi Kegiatan Kenduri Bandar Senapelan
Senin 30 Desember 2019, 01:51 WIB
Gubernur Riau, H. Syamsuar menghadiri secara langsung acara Kenduri Bandar Senapelan yang ditaja oleh Pekanbaru Heritage Walk (PHW) dan Sikukeluang di tepian Sungai Siak, Sabtu (28/12/2019) malam.
PEKANBARU. RIAUMADANI. COM - Di sela-sela kesibukannya, Gubernur Riau, H. Syamsuar menghadiri secara langsung acara Kenduri Bandar Senapelan yang ditaja oleh Pekanbaru Heritage Walk (PHW) dan Sikukeluang di tepian Sungai Siak, Sabtu (28/12/2019) malam.

Gubri dalam sambutannya mengatakan, bahwa pihaknya sangat mengapresiasi kegiatan ini. Di mana, kegiatan ini dilaksanakan di tepian Sungai Siak. Menariknya lagi, acara puncak Kenduri ini disuguhi dengan penampilan musik akustik yang panggungnya merupakan dermaga, serta berlatar jembatan Sultan Abdul Jalil Alamuddin Syah.

"Kegiatan ini dapat mengingatkan kembali akan padat dan majunya aktifitas perdagangan Kampung Bandar pada zaman dahulu. Mari kembalikak fungsi sungai sebagai sumber kehidupan. Usahakan rumah menghadap ke sungai, jangan buang sampah ke sungai dan jaga kebersihan kota dan sungai," pesan Gubri.

Syamsuar juga berharap Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru dapat turut merangkul komunitas mandiri ini.

"Agar ke depannya ada area heritage yang dapat menjaga bangunan bersejarah," ujarnya.

Sementara itu, salah satu anggota PHW, Danny menyampaikan harapannya kepada pemerintah agar dapat membangun kembali sebuah rumah berusia 200 tahun lebih yang beberapa tahun lalu terkena musibah kebakaran di kampung tersebut.

"Tentunya dengan melibatkan beberapa saksi kunci dan para ahli. Yang mana, saat ini bangunan tersebut hanya meninggalkan tonggak batu bawah rumah," kata Danny. (Tis/mcr)




Editor : Tis
Kategori : Pekanbaru
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
 
 
Copyrights © 2022 All Rights Reserved by Riaumadani.com
Scroll to top