Humas PT. MAUSIM MAS
Ibrahim humas PT. Musim Mas
Ibrahim Tuding Berita Dugaan Kejahatan PT. Musim Mas "Bohong Dan Modus"
Sabtu 28 Desember 2019, 08:39 WIB
Ibrahim humas PT. Musim MasPELALAWAN. RIAUMADANI. COM - Saya tidak pernah klarifikasi berita bohong yang kau buat sebelumnya. Mengenai foto saya yang kau tampilkan dalam berita kau ini, hasil editan dari media lain pada saat kami foto bersama pak Camat Pkl Lesung dan ketua komisi II DPRD pelalawan dalam kegiatan meninjau bangunan Gedung Islamic centre dipangkalan lesung. Berita ini adalah modus kau saja untuk mencari uang.
Demikian bunyi WA Humas PT. Musim Mas Ibrahim yang dikirimkan ke media ini Jumat (27/12/19). Hal ini ia katakan ketika dimintai tanggapan atau koreksinya terkait berita dugaan kejahatan PT. Musim Mas terhadap lingkungan yang sudah dilansir sejumlah media online.
PT. Musim Mas merupakan salah satu perusahaan yang menyumbang asap pada bencana asap yang melanda wilayah Propinsi Riau bahkan Sumatera antara bulan Agustus dan September 2019 lalu. Lahan gambut didalam konsesi HGU (hak guna usaha) PT. Musim Mas tepatnya pinggir sungai kundur mengalami kebakaran. Informasinya atas Karlahut tersebut menghanguskan puluhan hektar lahan kebun dan konservasi HGU PT. Musim Mas.
Meskipun pantauan media ini dilapangan, terbukti ada bekas kebakaran di lahan inti dan lahan konservasi perusahaan itu, namun hal itu tetap dibantah Ibrahim. Mana ada kebakaran di PT. Musim? Tidak ada, ujarnya mencoba menutupi bobrok perusahaan tersebut.
Kemudian dengan HGU PT. Musim Mas seluas 30 ribu hektar, areal perkebunan PT. Musim Mas didominasi lahan gambut. Anehnya lagi, lahan gambut yang baru saja direplanting tampak sudah ditanami kembali dengan kelapa sawit. Disetiap blok dalam areal perkebunan kelapa sawit lahan gambut itu terdapat drainase yang sengaja dibuat oleh perusahaan.
Selain itu, DAs salah satu anak sungai yang disebut sungai Mengkarai juga diduga telah dirusak PT. Musim Mas. Dari pantaun media ini dilokasi, sepanjang pinggir aliran sungai Mengkarai itu telah ditanami kelapa sawit dan tidak ada dilakukan penghijauan terkecuali pinggir jalan umum saja.
Lebih ironisnya lagi, perlakuan perusahaan PT. Musim Mas yang dinilai sangat tidak manusiawi terhadap tenaga kerjanya. Yaitu perumahan barak Setan yang terletak di estate III, salah satu perumahan karyawan dengan kondisi sangat tidak layak huni dan sudah reyot. Kondisi bangunan berdinding papan, beratapkan seng yang seadanya itu, dihuni puluhan keluarga dengan ratusan jiwa manusia.
Sejumlah karyawan yang berhasil dikonfirmasi media ini mengeluhkan kondisi bangunan perumahan itu. Ukuran bagi satu keluarga sangat kecil dan tidak ada kamar. Lalu didalamnya sangat pengap atau sangat panas karena atap seng yang tidak berplafon, sangat rendah kebawah, keluh Mendofa dan Gea kepada awak media. (Sona)
| Editor | : | Tis |
| Kategori | : | Pelalawan |
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
Berita Pilihan
Internasional

Senin 20 Juli 2026, 06:13 WIB
Spanyol Juara Piala Dunia 2026 usai Tumbangkan Argentina di Final, Akhiri Penantian 16 Tahun
Minggu 08 Februari 2026
Timnas Indonesia Jadi Runner-up Piala Asia Futsal 2026, Kalah Adu Penalti Lawan Iran
Minggu 07 September 2025
Timnas Indonesia U-23 Wajib Kalahkan Korea Selatan Untuk lolos ke Putaran Final Piala Asia U-23 2025
Rabu 09 Juli 2025
PKB Gelar Puncak Harlah 23 Juli, Undang Prabowo hingga Ketum Partai
Politik

Rabu 15 Juli 2026, 19:28 WIB
Kodam XIX Tuanku Tambusai Luncurkan TMMD Ke-129, Wujudkan Infrastruktur dan Ketahanan Wilayah di Pelalawan
Selasa 14 Juli 2026
Diduga Lahan 40 Hektare Berpindah Tangan Secara Misterius, Forkorindo Desak APH Bongkar Dugaan Mafia Tanah di Kampung Dosan
Senin 29 Juni 2026
Bangunan Ornamen Wisma Sri Mahkota, Stand Bazar Bengkalis Jadi Perhatian di MTQ Riau ke- 44 Tahun 2026
Minggu 28 Juni 2026
Kapal Harimau Buas Meriahkan Pawai Perahu Hias MTQ Riau, Angkat Spirit Al-Qur'an dalam Perjuangan Sultan Siak
Nasional

Rabu 15 Juli 2026, 19:14 WIB
Massa Tergabung Dalam Koalisi Masyarakat Sipil MBG Watch Kepung Kejagung, Tuntut Bubarkan MBG Bubarkan BGN Bubarkan
Rabu 15 Juli 2026
Massa Tergabung Dalam Koalisi Masyarakat Sipil MBG Watch Kepung Kejagung, Tuntut Bubarkan MBG Bubarkan BGN Bubarkan
Senin 13 Juli 2026
Febrie Adriansyah Resmi Berstatus Tersangka di Tiga Kasus Korupsi, Kortas Tipidkor Limpahkan Penyidikan ke Kejagung
Jumat 10 Juli 2026
Kodam XIX Tuanku Tambusai Gelar Laporan Awal, Satgasyon 132/Bima Sakti 2026 Dinyatakan Siap Operasi
Terpopuler
01
Minggu 07 Agustus 2016, 07:47 WIB
Ribuan Personel Keamanan Diterjunkan Kawal Kirab Api PON 2016 Selama 11 Har 02
Rabu 17 September 2014, 02:20 WIB
Pemkab Pelalawan Kembangkan Pembibitan Ikan Secara Modern 03
Sabtu 25 April 2015, 04:51 WIB
10 Pejabat Kedubes Asing Dipanggil ke Nusakambangan 04
Selasa 09 Februari 2016, 01:21 WIB
LSM Laporkan Satker SNVT.Dedi dan PPK, Rukun dan Irzami Ke KPK 05
Rabu 25 Juni 2014, 05:20 WIB
Capres-Cawapres Prabowo-Hatta Klarifikasi Harta ke KPK 

Pekanbaru

Senin 20 Juli 2026, 20:14 WIB
Pangdam Kodam XIX Tuanku Tambusai Semarakkan Penutupan Festival Rakyat Nusantara 2026 Dengan Nobar Final Piala Dunia Bersama Masyarakat
Senin 20 Juli 2026
Pangdam Kodam XIX Tuanku Tambusai Semarakkan Penutupan Festival Rakyat Nusantara 2026 Dengan Nobar Final Piala Dunia Bersama Masyarakat
Minggu 19 Juli 2026
Kodam XIX Tuanku Tambusai Dukung Green Policing, Riau Bhayangkara Run 2026 Satukan TNI, Polri dan Masyarakat
Jumat 17 Juli 2026
Kodam XIX Tuanku Tambusai Perkuat Disiplin dan Jiwa Pengabdian Melalui Upacara Bendera Bulanan