Hukum
PT. Musim Mas merupakan salah satu perusahaan penyumbang asap atas kebakaran lahan dan hutan (Karlahut) di Kabupaten Pelalawan antara bulan Agustus dan September 2019 lalu.
PT. Musim Mas Diduga Menutupi Karlahut Dikonsesi HGU-nya.
Selasa 24 Desember 2019, 10:44 WIB
PT. Musim Mas merupakan salah satu perusahaan penyumbang asap atas kebakaran lahan dan hutan (Karlahut) di Kabupaten Pelalawan antara bulan Agustus dan September 2019 lalu. PELALAWAN. RIAUMADANI. COM - PT. Musim Mas merupakan salah satu perusahaan penyumbang asap atas kebakaran lahan dan hutan (Karlahut) di Kabupaten Pelalawan antara bulan Agustus dan September 2019 lalu. Akan tetapi kebakaran tersebut tampak ditutup-tutupi oleh pihak perusahaan.
Sesuai pantauan media ini dilapangan juga pengakuan beberapa orang warga di wilayah areal perusahaan itu, puluhan hektar lahan konsesi HGU PT. Musim Mas terbakar beberapa waktu lalu. Kebakaran tersebut terjadi tepat di wilayah areal estate V pinggir Sungai Kundur.
Dari pengakuan Kepala Desa Talau Syahril saat kontak personnya dihubungi mengatakan "lahan konsesi PT. Musim Mas mengalami dua kali kebakaran saat itu. Kebakaran pertama terjadi di lahan inti areal perkebunan estate VI yang sekarang menjadi estate V. Kebakaran kedua kalinya, terjadi di areal konserfasi HGU PT. Musim Mas tepatnya di pinggir sungai Kundur," jelas Kades Talau.
Salah seorang pengamat lingkungan Dedi R.N. saat dimintai tanggapannya menyampaikan, kebakaran hutan dan lahan pada bulan Agustus dan September 2019 lalu menjadi atensi bagi kepolisian negara republik Indonesia juga TNI. Sayangnya melihat kinerja kepolisian dalam menindak para perusahaan penyumbang asap tersebut, terkesan memiliki banyak kepentingan. Sebab dari sekian banyak perusahaan penyumbang asap tersebut di Kabupaten Pelalawan, cuma PT. SSS saja yang ditetapkan sebagai tersangka.
Menjadi tanda tanya besar ke publik, Bupati Pelalawan HM Harris menjadi terperiksa oleh Mabes Polri atas kebakaran lahan diareal perkebunan kelapa sawit milik PT. Adei Plantation. Sementara kebakaran yang terjadi di areal perkebunan kelapa sawit PT. Adei Platantion, hanya menghanguskan areal seluas 4 hektar saja. Terkait Karlahut yang terjadi dibeberapa perusahaan lain, seperti PT. Musim Mas, PT. RAPP, PT. Arara Abadi dan beberapa perusahaan lainnya yang mencapai puluhan hektar hingga ratusan hektar, Bupati Pelalawan tidak diperiksa oleh Mabes Polri, ujar Dedi mempertanyakan kinerja Mabes Polri.
Humas PT. Musim Mas, Ibrahim yang dikonfirmasi di kedai kopi 99 Pangkalan Kerinci pada Selasa (24/12/19) tidak mengakui telah terjadi kebakaran di perusahaan itu. "Mana ada kebakaran di PT. Musim Mas, tidak ada. Itu di daerah lain mungkin, tanya Ibrahim terkesan mencoba menutupi.
Photo bekas kebakaran diareal kelapa sawit yang sudah dibersihkan menggunakan alat berat yang diduga untuk menghilangkan jejak, tidak diakui oleh Ibrahim. Begitu juga ketika fhoto bekas kebakaran di lahan konserfasinya ditunjukan media ini, juga tidak diakuinya. (Sona)
| Editor | : | Tis |
| Kategori | : | Pelalawan |
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
Berita Pilihan
Internasional

Senin 20 Juli 2026, 06:13 WIB
Spanyol Juara Piala Dunia 2026 usai Tumbangkan Argentina di Final, Akhiri Penantian 16 Tahun
Minggu 08 Februari 2026
Timnas Indonesia Jadi Runner-up Piala Asia Futsal 2026, Kalah Adu Penalti Lawan Iran
Minggu 07 September 2025
Timnas Indonesia U-23 Wajib Kalahkan Korea Selatan Untuk lolos ke Putaran Final Piala Asia U-23 2025
Rabu 09 Juli 2025
PKB Gelar Puncak Harlah 23 Juli, Undang Prabowo hingga Ketum Partai
Politik

Rabu 15 Juli 2026, 19:28 WIB
Kodam XIX Tuanku Tambusai Luncurkan TMMD Ke-129, Wujudkan Infrastruktur dan Ketahanan Wilayah di Pelalawan
Selasa 14 Juli 2026
Diduga Lahan 40 Hektare Berpindah Tangan Secara Misterius, Forkorindo Desak APH Bongkar Dugaan Mafia Tanah di Kampung Dosan
Senin 29 Juni 2026
Bangunan Ornamen Wisma Sri Mahkota, Stand Bazar Bengkalis Jadi Perhatian di MTQ Riau ke- 44 Tahun 2026
Minggu 28 Juni 2026
Kapal Harimau Buas Meriahkan Pawai Perahu Hias MTQ Riau, Angkat Spirit Al-Qur'an dalam Perjuangan Sultan Siak
Nasional

Rabu 15 Juli 2026, 19:14 WIB
Massa Tergabung Dalam Koalisi Masyarakat Sipil MBG Watch Kepung Kejagung, Tuntut Bubarkan MBG Bubarkan BGN Bubarkan
Rabu 15 Juli 2026
Massa Tergabung Dalam Koalisi Masyarakat Sipil MBG Watch Kepung Kejagung, Tuntut Bubarkan MBG Bubarkan BGN Bubarkan
Senin 13 Juli 2026
Febrie Adriansyah Resmi Berstatus Tersangka di Tiga Kasus Korupsi, Kortas Tipidkor Limpahkan Penyidikan ke Kejagung
Jumat 10 Juli 2026
Kodam XIX Tuanku Tambusai Gelar Laporan Awal, Satgasyon 132/Bima Sakti 2026 Dinyatakan Siap Operasi
Terpopuler
01
Minggu 07 Agustus 2016, 07:47 WIB
Ribuan Personel Keamanan Diterjunkan Kawal Kirab Api PON 2016 Selama 11 Har 02
Rabu 17 September 2014, 02:20 WIB
Pemkab Pelalawan Kembangkan Pembibitan Ikan Secara Modern 03
Sabtu 25 April 2015, 04:51 WIB
10 Pejabat Kedubes Asing Dipanggil ke Nusakambangan 04
Selasa 09 Februari 2016, 01:21 WIB
LSM Laporkan Satker SNVT.Dedi dan PPK, Rukun dan Irzami Ke KPK 05
Rabu 25 Juni 2014, 05:20 WIB
Capres-Cawapres Prabowo-Hatta Klarifikasi Harta ke KPK 

Pekanbaru

Senin 20 Juli 2026, 20:14 WIB
Pangdam Kodam XIX Tuanku Tambusai Semarakkan Penutupan Festival Rakyat Nusantara 2026 Dengan Nobar Final Piala Dunia Bersama Masyarakat
Senin 20 Juli 2026
Pangdam Kodam XIX Tuanku Tambusai Semarakkan Penutupan Festival Rakyat Nusantara 2026 Dengan Nobar Final Piala Dunia Bersama Masyarakat
Minggu 19 Juli 2026
Kodam XIX Tuanku Tambusai Dukung Green Policing, Riau Bhayangkara Run 2026 Satukan TNI, Polri dan Masyarakat
Jumat 17 Juli 2026
Kodam XIX Tuanku Tambusai Perkuat Disiplin dan Jiwa Pengabdian Melalui Upacara Bendera Bulanan