Kasus Dugaan Korupsi Bansos
Poto Int Ilutrai
Alamak, Mantan Anggota DPRD Pekanbaru Tertipu Rp225 Juta
Kamis 15 Januari 2015, 01:51 WIB
Poto Int Ilutrai
PEKANBARU. Riaumadani. com - Mantan anggota DPRD Kota Pekanbaru Zulfan Sulaiman merasa tertipu sebesar Rp225 juta oleh Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi gadungan. Uang ratusan juta rupiah tersebut, rencananya untuk menutupi kasus dugaan korupsi penyelewengan dana Bantuan Sosial yang menerpa DPRD Kota Pekanbaru.
Dari data yang berhasil dihimpun di Kepolisian, Selasa [14/1/2015], disebutkan, kalau kejadian tersebut bermula sewaktu Zulfan Sulaiman masih menjabat sebagai anggota DPRD Pekanbaru periode 2009-2014. Kala itu, lembaganya tengah diterpa isu terkait penyelewengan Bansos DPRD Kota Pekanbaru ke masyarakat.
Ingin mengetahui siapa saja pelakunya, Zulfan Sulaiman mendapat tawaran dari dua oknum PNS Dinas Perhubungan Kota Pekanbaru, masing-masing Sudarmi Musa dan Yansyahrial Susi alias Yuda. Keduanya kemudian menemui korban dan menyebut bisa menghubungkan dirinya dengan penyidik KPK di Jakarta untuk mengusut dugaan tersebut, dengan iming-iming kasus tersebut akan tuntas.
Oleh kedua oknum tersebut, meminta Zulfan Sulaiman menyerahkan uang Rp225 juta sebagai uang transportasi dan akomodasi bagi penyidik KPK gadungan tersebut. Tidak lama kemudian, Zulfan Sulaiman didatangi beberapa pria yang mengaku penyidik KPK.
Namun, seiring berjalannya waktu diketahui kasus yang ditangani penyidik KPK yang ditawarkan dua oknum tadi tidak kunjung selesai. Belakangan, korban mengetahui bahwa penyidik KPK yang mendatangi adalah palsu alias bodong.
Merasa tertipu oleh dua oknum tadi, Zulfan membuat laporan ke Sentra Pelayananan Kepolisian Terpadu Polda Riau. Dia berharap agar kedua oknum tadi dan penyidik KPK gadungan tersebut diproses.
Saat dikonfirmasi, Kabid Humas Polda Riau, AKBP Guntur Aryo Tejo, membenarkan laporan tersebut. "Saat ini, penyidik tengah melakukan penyelidikan dengan mengumpulkan keterangan saksi. Penyidik juga telah memeriksa pelapor sewaktu membuat laporan," kata Guntur.**
Dari data yang berhasil dihimpun di Kepolisian, Selasa [14/1/2015], disebutkan, kalau kejadian tersebut bermula sewaktu Zulfan Sulaiman masih menjabat sebagai anggota DPRD Pekanbaru periode 2009-2014. Kala itu, lembaganya tengah diterpa isu terkait penyelewengan Bansos DPRD Kota Pekanbaru ke masyarakat.
Ingin mengetahui siapa saja pelakunya, Zulfan Sulaiman mendapat tawaran dari dua oknum PNS Dinas Perhubungan Kota Pekanbaru, masing-masing Sudarmi Musa dan Yansyahrial Susi alias Yuda. Keduanya kemudian menemui korban dan menyebut bisa menghubungkan dirinya dengan penyidik KPK di Jakarta untuk mengusut dugaan tersebut, dengan iming-iming kasus tersebut akan tuntas.
Oleh kedua oknum tersebut, meminta Zulfan Sulaiman menyerahkan uang Rp225 juta sebagai uang transportasi dan akomodasi bagi penyidik KPK gadungan tersebut. Tidak lama kemudian, Zulfan Sulaiman didatangi beberapa pria yang mengaku penyidik KPK.
Namun, seiring berjalannya waktu diketahui kasus yang ditangani penyidik KPK yang ditawarkan dua oknum tadi tidak kunjung selesai. Belakangan, korban mengetahui bahwa penyidik KPK yang mendatangi adalah palsu alias bodong.
Merasa tertipu oleh dua oknum tadi, Zulfan membuat laporan ke Sentra Pelayananan Kepolisian Terpadu Polda Riau. Dia berharap agar kedua oknum tadi dan penyidik KPK gadungan tersebut diproses.
Saat dikonfirmasi, Kabid Humas Polda Riau, AKBP Guntur Aryo Tejo, membenarkan laporan tersebut. "Saat ini, penyidik tengah melakukan penyelidikan dengan mengumpulkan keterangan saksi. Penyidik juga telah memeriksa pelapor sewaktu membuat laporan," kata Guntur.**
| Editor | : | TIS.RM |
| Kategori | : | Pelalawan |
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
Berita Pilihan
Internasional

Minggu 08 Februari 2026, 08:28 WIB
Timnas Indonesia Jadi Runner-up Piala Asia Futsal 2026, Kalah Adu Penalti Lawan Iran
Minggu 07 September 2025
Timnas Indonesia U-23 Wajib Kalahkan Korea Selatan Untuk lolos ke Putaran Final Piala Asia U-23 2025
Rabu 09 Juli 2025
PKB Gelar Puncak Harlah 23 Juli, Undang Prabowo hingga Ketum Partai
Rabu 11 Juni 2025
Arab Saudi Tegur Indonesia soal Data Kesehatan Jemaah, Kuota Haji 2026 Terancam Dipotong
Politik

Selasa 02 Juni 2026, 17:19 WIB
Wabup Bengkalis: Pancasila Bintang Penuntun Bangsa dan Fondasi Perdamaian Dunia
Senin 01 Juni 2026
Memaknai Hari Lahir Pancasila, Merawat Persatuan di Tengah Keberagaman Riau
Senin 18 Mei 2026
Marjeni, SE.MM: Badan Pekerja Pelestarian Cagar Budaya Membantu Pemerintah Kabupaten Rohul Menginventarisir Semua Kawasan Cagar Budaya se-Rokan Hulu Beserta Statusnya
Senin 09 Maret 2026
Siti Aisyah Anggota DPR RI Komisi III Sosialisasi 4 Pilar di Skip Hulu, Rengat. Ajak Ustadz. Fitter Kumpala. 
Nasional

Rabu 03 Juni 2026, 20:11 WIB
Profil Dadan Hindayana Mantan Kepala BGN yang Ditahan Kejagung
Rabu 03 Juni 2026
Profil Dadan Hindayana Mantan Kepala BGN yang Ditahan Kejagung
Rabu 03 Juni 2026
Profil Lodewyk Pusung, Sehari Setelah Dipecat Prabowo Sebagai Wakil Kepala BGN, Ditahan Kejagung
Rabu 03 Juni 2026
Profil Sony Sonjaya, Purnawirawan Polri Dicopot dari Wakil Kepala BGN, Ditahan Kejagung
Terpopuler
01
Minggu 07 Agustus 2016, 07:47 WIB
Ribuan Personel Keamanan Diterjunkan Kawal Kirab Api PON 2016 Selama 11 Har 02
Rabu 17 September 2014, 02:20 WIB
Pemkab Pelalawan Kembangkan Pembibitan Ikan Secara Modern 03
Sabtu 25 April 2015, 04:51 WIB
10 Pejabat Kedubes Asing Dipanggil ke Nusakambangan 04
Selasa 09 Februari 2016, 01:21 WIB
LSM Laporkan Satker SNVT.Dedi dan PPK, Rukun dan Irzami Ke KPK 05
Rabu 25 Juni 2014, 05:20 WIB
Capres-Cawapres Prabowo-Hatta Klarifikasi Harta ke KPK 

Pekanbaru

Kamis 28 Mei 2026, 06:45 WIB
Kabur dari Rutan Pekanbaru, Tahanan Ini Ditangkap Warga di Dapur Kurban
Kamis 28 Mei 2026
Kabur dari Rutan Pekanbaru, Tahanan Ini Ditangkap Warga di Dapur Kurban
Selasa 26 Mei 2026
Salat Idul Adha 1447H Akan Digelar di 349 Titik di Pekanbaru dan Dua Titik Lokasi Utama
Rabu 20 Mei 2026
Ketua PP Pekanbaru Iwan Pansa Akui Terima Rp50 Juta dari Kadis PUPR-PKPP Riau