Sengketa Lahan Koperasi Sido Mukti 98 Dengan PT. Torganda
Sudah Berkali Kali DiMediasi Tidak Menjumpai Titik Terang
Senin 09 Desember 2019, 22:43 WIB
ROKANHULU. RIAUMADANI. COM -Terkait sengketa lahan antara koperasi Sido Mukti Sembilan Delapan Desa Tanjung Medan dengan PT.Torganda,Pemda Rokanhulu melakukan mediasi yang dilaksanakan di aula lantai III Kantor Bupati Rokan Hulu,senin 08 Desember 2019.
Mediasi kelima ini dihadiri Bupati Rokan Hulu yang diwakili asisten I, M.Zaki, Kabag Adwil M.Franovandi, Kapolres Rohul yang diwakili Kasat Binmas AKP Hermawan, BPN Rohul, Camat Tambusai Utara Mastur, Kades Tanjung Medan Sujiono, serta kedua belah pihak yang bersengketa yakni pengurus Koperasi dan pihak Manajemen PT.Torganda.
Dalam mediasi tersebut pihak koperasi menuntut agar PT.Torganda memulangkan lahan hutan produksi kawasan transmigrasi Tanjung Medan seluas 2.230 Ha sesuai SK Kementerian Transmigrasi. Tuntutan masyarakat makin diperkuat dengan SK Bupati Daerah Tingkat II Kampar No.525.25/ TP/ VIII/ 99/ 1759, tanggal 11 Agustus 1999, tentang yang ditujukan kepada PT.Torganda dengan perihal pengembalian lahan kepada masyarakat Desa Tanjung Medan Kecamatan Tambusai seluas 1.040 Ha.
"Masyarakat menuntut agar lahan yang sudah diukur BPN Prov dan Kabupaten Rokan Hulu itu agar dikembalikan kepada masyarakat. Status quo yang diberlakukan Bupati Rohul pada zaman Bupati Ramlan Zas agar di berlakukan", pinta Sekretaris Koperasi, Suyut Herianto.
Namun berkenaan dengan hal itu pihak perusahaan PT.Torganda menolak mentah-mantah tuntutan pihak Koperasi,Humas PT.Torganda, Sariman Siregar saat mediasi itu blak blakan mengatakan tak mau melayani tuntutan pihak koperasi, namun akan melayani tuntutan masyarakat melalui pemerintah Desa.
Menurutnya, kedua tuntutan itu menuju ke obyek yang sama , namun luasan lahan yang dituntut berbeda. Pihak Koperasi menuntut lahan seluas 2.230 Ha, sedangkan tuntutan masyarakat melalui pemerintah Desa Tanjung Medan , yang saat ini juga dimediasi melalui pemerintah Provinsi Riau menuntut hanya seluas 1.040 Ha.
" Kami tidak akan layani mediasi dalam bentuk apapun untuk tuntutan pihak Koperasi, jika mau keranah hukum silahkan. Kita hanya layani tuntutan melalui pemerintah Desa , sekarang sedang mediasi di provinsi. Itu pun kita tetap akan adu bukti", ujar Humas PT.Torganda Sariman.
Ditempat yang sama, pemerintah kab. Rokan Hulu selaku penengah dalam permasalahan ini upayanya mendamaikan dan menyelesaikan persoalan ini telah melakukan pengkajian secara hukum kewilayahan, melakukan peninjauan lapangan, dan melakukan digitasi secara manual, kemudian melakukan overlaping peta dengan memperlihatkan secara jelas letak lahan sengketa sesuai SK Kementerian, 1.916.4 Ha, lahan sengketa sesuai SK Gubernur 220,6 Ha, lahan sengketa sesuai sertifikat masyarakat Desa Tanjung Medan 89,1 Ha, serta luas lahan perkebunan PT.Torganda berdasarkan IUP-B dan SK Gubernur seluas 11.686 Ha.
Meski telah melihat bentangan peta yang dengan susah payah dibuat pemkab Rohul khusus untuk kasus sengketa ini, kedua belah pihak tidak ada perdamaian. Pihak Koperasi berniat akan melakukan gugatan secara hukum.
Sekretaris Koperasi, Suyut Herianto mengaku masyarakat kecewa kepada pemerintah daerah yang tidak tegas dalam menindak lanjuti SK menteri, SK Gubernur yang menyatakan lahan masyarakat Tanjung Medan yang diserobot PT.Torganda.
" Torganda itu ilegal, karena sudah menyerobot HPL transmigrasi Tanjung Medan. Kita minta ketegasan Pemerintah dalam hal ini", ujar Suyut.
Humas perusahaan, Sariman mengatakan "Koperasi memaksakan agar perusahaan menerima tuntutan mereka. Persoalannya, satu objek dua yang melakukan klaim. Disaat mediasi tuntutan pemerintah Desa sedang proses di provinsi, koperasi mengganggu dengan berbagai macam cara", ujar Sariman .
Ditanya soal belum dikantonginya HGU oleh pihak Perusahaan PT.Torganda, Sariman mengatakan 2004 pihaknya sudah mengajukan berkas secara lengkap, namun pemerintah tanpa alasan dan jawaban tak mau mengeluarkan HGU sampai saat ini.
Tidak dijumpainya titik temu dalam mediasi itu, pemkab Rohul akhirnya menyimpulkan empat poin, yakni : sudah dilakukannya Mediasi namun tidak ada kesepakatan, Masing-masing pihak yang tidak puas akan hasil ini bisa menempuh jalur hukum,Karena tidak ada solusi pemkab Rohul akan meminta pemerintah Provinsi Riau memediasi kembali persoalan ini, serta masing-masing pihak diminta menjaga situasi dan kondisi di lokasi agar tidak melakukan tindakan diluar aturan hukum.(jk)
| Editor | : | Tis |
| Kategori | : | Rohul |
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
Berita Pilihan
Internasional

Senin 20 Juli 2026, 06:13 WIB
Spanyol Juara Piala Dunia 2026 usai Tumbangkan Argentina di Final, Akhiri Penantian 16 Tahun
Minggu 08 Februari 2026
Timnas Indonesia Jadi Runner-up Piala Asia Futsal 2026, Kalah Adu Penalti Lawan Iran
Minggu 07 September 2025
Timnas Indonesia U-23 Wajib Kalahkan Korea Selatan Untuk lolos ke Putaran Final Piala Asia U-23 2025
Rabu 09 Juli 2025
PKB Gelar Puncak Harlah 23 Juli, Undang Prabowo hingga Ketum Partai
Politik

Rabu 15 Juli 2026, 19:28 WIB
Kodam XIX Tuanku Tambusai Luncurkan TMMD Ke-129, Wujudkan Infrastruktur dan Ketahanan Wilayah di Pelalawan
Selasa 14 Juli 2026
Diduga Lahan 40 Hektare Berpindah Tangan Secara Misterius, Forkorindo Desak APH Bongkar Dugaan Mafia Tanah di Kampung Dosan
Senin 29 Juni 2026
Bangunan Ornamen Wisma Sri Mahkota, Stand Bazar Bengkalis Jadi Perhatian di MTQ Riau ke- 44 Tahun 2026
Minggu 28 Juni 2026
Kapal Harimau Buas Meriahkan Pawai Perahu Hias MTQ Riau, Angkat Spirit Al-Qur'an dalam Perjuangan Sultan Siak
Nasional

Rabu 15 Juli 2026, 19:14 WIB
Massa Tergabung Dalam Koalisi Masyarakat Sipil MBG Watch Kepung Kejagung, Tuntut Bubarkan MBG Bubarkan BGN Bubarkan
Rabu 15 Juli 2026
Massa Tergabung Dalam Koalisi Masyarakat Sipil MBG Watch Kepung Kejagung, Tuntut Bubarkan MBG Bubarkan BGN Bubarkan
Senin 13 Juli 2026
Febrie Adriansyah Resmi Berstatus Tersangka di Tiga Kasus Korupsi, Kortas Tipidkor Limpahkan Penyidikan ke Kejagung
Jumat 10 Juli 2026
Kodam XIX Tuanku Tambusai Gelar Laporan Awal, Satgasyon 132/Bima Sakti 2026 Dinyatakan Siap Operasi
Terpopuler
01
Minggu 07 Agustus 2016, 07:47 WIB
Ribuan Personel Keamanan Diterjunkan Kawal Kirab Api PON 2016 Selama 11 Har 02
Rabu 17 September 2014, 02:20 WIB
Pemkab Pelalawan Kembangkan Pembibitan Ikan Secara Modern 03
Sabtu 25 April 2015, 04:51 WIB
10 Pejabat Kedubes Asing Dipanggil ke Nusakambangan 04
Selasa 09 Februari 2016, 01:21 WIB
LSM Laporkan Satker SNVT.Dedi dan PPK, Rukun dan Irzami Ke KPK 05
Rabu 25 Juni 2014, 05:20 WIB
Capres-Cawapres Prabowo-Hatta Klarifikasi Harta ke KPK 

Pekanbaru

Senin 20 Juli 2026, 20:14 WIB
Pangdam Kodam XIX Tuanku Tambusai Semarakkan Penutupan Festival Rakyat Nusantara 2026 Dengan Nobar Final Piala Dunia Bersama Masyarakat
Senin 20 Juli 2026
Pangdam Kodam XIX Tuanku Tambusai Semarakkan Penutupan Festival Rakyat Nusantara 2026 Dengan Nobar Final Piala Dunia Bersama Masyarakat
Minggu 19 Juli 2026
Kodam XIX Tuanku Tambusai Dukung Green Policing, Riau Bhayangkara Run 2026 Satukan TNI, Polri dan Masyarakat
Jumat 17 Juli 2026
Kodam XIX Tuanku Tambusai Perkuat Disiplin dan Jiwa Pengabdian Melalui Upacara Bendera Bulanan