Kunker Komisi E, DPRD Riau
Jefry Noer ; Riau Akan Sejahtera Jika Anggaran Pembangunan Pemprov Bersinergi Dengan Kabupaten/Kota
Komisi E. DPRD Riau Kunker ke Kabupaten Kampar
Kamis 15 Januari 2015, 00:34 WIB
Jefry Noer ; Riau Akan Sejahtera Jika Anggaran Pembangunan Pemprov Bersinergi Dengan Kabupaten/Kota
BANGKINANG. Riaumadani.com - Bupati Kampar H Jefry Noer SH didamping Ketua TP-PKK Kabupaten Kampar Hj Eva Yuliana SE mengatakan Kampar saat ini tengah fokus dan bertekad menjadi yang terbaik di provinsi Riau dengan cara memberdayakan masyarakat yang bersungguh ingin meningkatkan ekonomi.
"Begitu juga provinsi Riau mampu sejahtera jika dalam melaksanakan pembangunan selalu bersinergi antara program provinsi dengan program kabupaten atau kotamadya, karena saat ini yang terjadi antara provinsi dan kabupaten berjalan sendiri-sendiri dan hanya sebagian kecil saja program yang mendukung percepatan pembangunan di Kabupaten".tutur Jefry
Demikian dikatakannya saat Kunjungan Kerja dan ramahtamah Komisi E DPRD Provinsi Riau ke Kabupaten Kampar di ruang rapat lantai III kantor Bupati Kampar. Selasa, [13/1/2015]
Dijelaskannya, yang mengetahui kebutuhan daerah atau kabupaten itu bukan provinsi tapi daerah itu sendiri jadi diharapkan pemerintah provinsi dalam menyusun anggaran untuk pembangunan daerah atau kabupaten harus berkoordinasi dengan SKPD Kabupaten sehingga nantinya akan disesuaikan dengan visi misi daerah/ kabupaten khususnya Kabupaten Kampar tersebut karena setiap Kabupaten atau daerah tersebut sangat berbeda kebutuhannya.
"inilah yang harus menjadi perhatian kita, DPRD Provinsi, dan pemerintah provinsi sendiri sehingga Riau akan lebih maju dan sejahtera".ungkap Jefry
Jefry mencontohkan pembangunan Rumah Layak Huni [RHL] bagi masyarakat yang dicanangkan oleh provinsi adalah setiap desa 4 unit RHL yang berarti 251 desa yang ada di Kabuapten Kampar kali 4 menjadi 1004 unit RHL padahal Kabupaten Kampar telah mencanangkan 30 hingga 60 lebih desa sebagai percontohan zero rumah-rumah kumuh.
"ini yang menjadi kendala saat ini, namun jika provinsi berkoordinasi dengan Dinas di Kabupaten tentu saja desa tersebut mampu menjadi percontohan".tegas Jefry
Lebih lanjut Jefry menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Kampar dalam waktu dekat ini akan swasembada bawang merah, cabe merah, sayur, daging dan ikan yang di mulai dengan desa-desa yang ada di Kabupaten Kampar
"Saat ini Kadis-Kadis saya tengah bekerja keras guna mewujudkan hal tersebut dengan cara setiap desa harus mampu mengahasilkan bawang merah, cabe merah, sayuran, daging serta ikan untuk desanya sendiri dalam rangka mewujudkan swasembada di desa-desa."tegas Jefry
Hal ini dikarenakan Pemerintah Kabupaten Kampar telah melatih dan mendidik masyarakat desa tentang pertanian, perikanan, peternakan di pusat pelatihan terpadu P4S Mitra Mandiri, dan dengan pelatihan tersebut masyarakat mampu bangkit dari keterpurukan ekonomi.
Selain itu Jefry juga mengatakan bahwa untuk bidang pelayanan kesehatan Kampar telah melaksanakan pelayanan 24 jam di puskesmas-puskesmas dan sabtu, minggu pun kita buka 24 jam di seluruh Kabupaten kampar lengkap dengan dokter jaga, perawat medis dan ambulan.
"Bagi masyarakat yang berobat dan akan merujuk ke RSUD memerlukan ambulan kita layani gratis tanpa dipungut bayaran karena sudah kita anggarkan"kata Jefry
Untuk itu Jefry mengharapkan dukungan, perhatian dari provinsi khususnya dari segi anggaran pembangunan untuk Kabupatena Kampar agar nantinya mampu menjadikan kampar terbaik di provinsi Riau.
Sebelumnya Wakil Pimpinan DPRD Provinsi Riau Dr. Sunaryo mengatakan Kunjungan ini merupakan salah satu fungsi kontrol sebagai DPRD Provinsi Riau selaku mitra kerja pemerintah baik itu pembangunan tahun 2014 dan pembangunan yang akan di laksanakan pada tahun 2015
Selanjutnya Ketua komisi E DPRD Provinsi Riau H Masnur SH menjelaskan bahwa selain beramahtamah dengan Bupati Kampar juga ingin mengetahui lebih dalam lagi tentang kebutuhan Kampar akan pembangunan khususnya peningkatan bidang-bidang yang terkait pada komisi E.
Masnur menjelaskan bidang-bidang yang terkait pada komisi E terdiri dari Kesra, kemasyarakatan, pendidikan dan kebudayaan, kesehatan, sosial, ketenaga kerjaan dan kependudukan, pemuda dan olah raga, parawisata dan ekonomi kreatif, penelitian dan pengembangan, perpustakaan, arsip dam dokumentasi, pemberdayaan perempuan, perlindungan anak dan keluarga berencana, serta penanggulangan bencana daerah.
Selain itu juga kunjungan Komisi E DPRD provinsi Riau ini juga mengikut sertakan pimpinan SKPD baik Dinas, Badan dan Kantor di pemerintah provinsi yang terkait dengan bidang kerja Komisi E, Sehingga daerah tahu akan program-program pembangunan yang dilaksanakan oleh pemerintah provinsi untuk daerah kabupaten kampar
"Sebab dengan kami ikut sertakan SKPD provinsi kita tahu akan program pembangunan provinsi untuk daerah sehingga diharapkan singkronisasi pembangunan antara pemerintah provinsi dan daerah dapat terlaksana dengan baik ,"jelas Masnur.**
"Begitu juga provinsi Riau mampu sejahtera jika dalam melaksanakan pembangunan selalu bersinergi antara program provinsi dengan program kabupaten atau kotamadya, karena saat ini yang terjadi antara provinsi dan kabupaten berjalan sendiri-sendiri dan hanya sebagian kecil saja program yang mendukung percepatan pembangunan di Kabupaten".tutur Jefry
Demikian dikatakannya saat Kunjungan Kerja dan ramahtamah Komisi E DPRD Provinsi Riau ke Kabupaten Kampar di ruang rapat lantai III kantor Bupati Kampar. Selasa, [13/1/2015]
Dijelaskannya, yang mengetahui kebutuhan daerah atau kabupaten itu bukan provinsi tapi daerah itu sendiri jadi diharapkan pemerintah provinsi dalam menyusun anggaran untuk pembangunan daerah atau kabupaten harus berkoordinasi dengan SKPD Kabupaten sehingga nantinya akan disesuaikan dengan visi misi daerah/ kabupaten khususnya Kabupaten Kampar tersebut karena setiap Kabupaten atau daerah tersebut sangat berbeda kebutuhannya.
"inilah yang harus menjadi perhatian kita, DPRD Provinsi, dan pemerintah provinsi sendiri sehingga Riau akan lebih maju dan sejahtera".ungkap Jefry
Jefry mencontohkan pembangunan Rumah Layak Huni [RHL] bagi masyarakat yang dicanangkan oleh provinsi adalah setiap desa 4 unit RHL yang berarti 251 desa yang ada di Kabuapten Kampar kali 4 menjadi 1004 unit RHL padahal Kabupaten Kampar telah mencanangkan 30 hingga 60 lebih desa sebagai percontohan zero rumah-rumah kumuh.
"ini yang menjadi kendala saat ini, namun jika provinsi berkoordinasi dengan Dinas di Kabupaten tentu saja desa tersebut mampu menjadi percontohan".tegas Jefry
Lebih lanjut Jefry menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Kampar dalam waktu dekat ini akan swasembada bawang merah, cabe merah, sayur, daging dan ikan yang di mulai dengan desa-desa yang ada di Kabupaten Kampar
"Saat ini Kadis-Kadis saya tengah bekerja keras guna mewujudkan hal tersebut dengan cara setiap desa harus mampu mengahasilkan bawang merah, cabe merah, sayuran, daging serta ikan untuk desanya sendiri dalam rangka mewujudkan swasembada di desa-desa."tegas Jefry
Hal ini dikarenakan Pemerintah Kabupaten Kampar telah melatih dan mendidik masyarakat desa tentang pertanian, perikanan, peternakan di pusat pelatihan terpadu P4S Mitra Mandiri, dan dengan pelatihan tersebut masyarakat mampu bangkit dari keterpurukan ekonomi.
Selain itu Jefry juga mengatakan bahwa untuk bidang pelayanan kesehatan Kampar telah melaksanakan pelayanan 24 jam di puskesmas-puskesmas dan sabtu, minggu pun kita buka 24 jam di seluruh Kabupaten kampar lengkap dengan dokter jaga, perawat medis dan ambulan.
"Bagi masyarakat yang berobat dan akan merujuk ke RSUD memerlukan ambulan kita layani gratis tanpa dipungut bayaran karena sudah kita anggarkan"kata Jefry
Untuk itu Jefry mengharapkan dukungan, perhatian dari provinsi khususnya dari segi anggaran pembangunan untuk Kabupatena Kampar agar nantinya mampu menjadikan kampar terbaik di provinsi Riau.
Sebelumnya Wakil Pimpinan DPRD Provinsi Riau Dr. Sunaryo mengatakan Kunjungan ini merupakan salah satu fungsi kontrol sebagai DPRD Provinsi Riau selaku mitra kerja pemerintah baik itu pembangunan tahun 2014 dan pembangunan yang akan di laksanakan pada tahun 2015
Selanjutnya Ketua komisi E DPRD Provinsi Riau H Masnur SH menjelaskan bahwa selain beramahtamah dengan Bupati Kampar juga ingin mengetahui lebih dalam lagi tentang kebutuhan Kampar akan pembangunan khususnya peningkatan bidang-bidang yang terkait pada komisi E.
Masnur menjelaskan bidang-bidang yang terkait pada komisi E terdiri dari Kesra, kemasyarakatan, pendidikan dan kebudayaan, kesehatan, sosial, ketenaga kerjaan dan kependudukan, pemuda dan olah raga, parawisata dan ekonomi kreatif, penelitian dan pengembangan, perpustakaan, arsip dam dokumentasi, pemberdayaan perempuan, perlindungan anak dan keluarga berencana, serta penanggulangan bencana daerah.
Selain itu juga kunjungan Komisi E DPRD provinsi Riau ini juga mengikut sertakan pimpinan SKPD baik Dinas, Badan dan Kantor di pemerintah provinsi yang terkait dengan bidang kerja Komisi E, Sehingga daerah tahu akan program-program pembangunan yang dilaksanakan oleh pemerintah provinsi untuk daerah kabupaten kampar
"Sebab dengan kami ikut sertakan SKPD provinsi kita tahu akan program pembangunan provinsi untuk daerah sehingga diharapkan singkronisasi pembangunan antara pemerintah provinsi dan daerah dapat terlaksana dengan baik ,"jelas Masnur.**
| Editor | : | Laporan Jalinus |
| Kategori | : | Kampar |
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
Berita Pilihan
Internasional

Minggu 08 Februari 2026, 08:28 WIB
Timnas Indonesia Jadi Runner-up Piala Asia Futsal 2026, Kalah Adu Penalti Lawan Iran
Minggu 07 September 2025
Timnas Indonesia U-23 Wajib Kalahkan Korea Selatan Untuk lolos ke Putaran Final Piala Asia U-23 2025
Rabu 09 Juli 2025
PKB Gelar Puncak Harlah 23 Juli, Undang Prabowo hingga Ketum Partai
Rabu 11 Juni 2025
Arab Saudi Tegur Indonesia soal Data Kesehatan Jemaah, Kuota Haji 2026 Terancam Dipotong
Politik

Selasa 02 Juni 2026, 17:19 WIB
Wabup Bengkalis: Pancasila Bintang Penuntun Bangsa dan Fondasi Perdamaian Dunia
Senin 01 Juni 2026
Memaknai Hari Lahir Pancasila, Merawat Persatuan di Tengah Keberagaman Riau
Senin 18 Mei 2026
Marjeni, SE.MM: Badan Pekerja Pelestarian Cagar Budaya Membantu Pemerintah Kabupaten Rohul Menginventarisir Semua Kawasan Cagar Budaya se-Rokan Hulu Beserta Statusnya
Senin 09 Maret 2026
Siti Aisyah Anggota DPR RI Komisi III Sosialisasi 4 Pilar di Skip Hulu, Rengat. Ajak Ustadz. Fitter Kumpala. 
Nasional

Rabu 03 Juni 2026, 20:11 WIB
Profil Dadan Hindayana Mantan Kepala BGN yang Ditahan Kejagung
Rabu 03 Juni 2026
Profil Dadan Hindayana Mantan Kepala BGN yang Ditahan Kejagung
Rabu 03 Juni 2026
Profil Lodewyk Pusung, Sehari Setelah Dipecat Prabowo Sebagai Wakil Kepala BGN, Ditahan Kejagung
Rabu 03 Juni 2026
Profil Sony Sonjaya, Purnawirawan Polri Dicopot dari Wakil Kepala BGN, Ditahan Kejagung
Terpopuler
01
Minggu 07 Agustus 2016, 07:47 WIB
Ribuan Personel Keamanan Diterjunkan Kawal Kirab Api PON 2016 Selama 11 Har 02
Rabu 17 September 2014, 02:20 WIB
Pemkab Pelalawan Kembangkan Pembibitan Ikan Secara Modern 03
Sabtu 25 April 2015, 04:51 WIB
10 Pejabat Kedubes Asing Dipanggil ke Nusakambangan 04
Selasa 09 Februari 2016, 01:21 WIB
LSM Laporkan Satker SNVT.Dedi dan PPK, Rukun dan Irzami Ke KPK 05
Rabu 25 Juni 2014, 05:20 WIB
Capres-Cawapres Prabowo-Hatta Klarifikasi Harta ke KPK 

Pekanbaru

Kamis 28 Mei 2026, 06:45 WIB
Kabur dari Rutan Pekanbaru, Tahanan Ini Ditangkap Warga di Dapur Kurban
Kamis 28 Mei 2026
Kabur dari Rutan Pekanbaru, Tahanan Ini Ditangkap Warga di Dapur Kurban
Selasa 26 Mei 2026
Salat Idul Adha 1447H Akan Digelar di 349 Titik di Pekanbaru dan Dua Titik Lokasi Utama
Rabu 20 Mei 2026
Ketua PP Pekanbaru Iwan Pansa Akui Terima Rp50 Juta dari Kadis PUPR-PKPP Riau