Senin, 20 Juli 2026

Breaking News

  • Usai Dugaan Gudang Solar Subsidi Terungkap, Pria Bernama Kasno Datangi Awak Media   ●   
  • Sempena Hari Jadi Ke-514 Bengkalis: LAMR Gelar Sepekan Kenduri Adat Penuh Warna dan Budaya   ●   
  • BK DPRD Riau Segera Ambil Sikap Usai 2 Legislator Golkar Baku Hantam di Gedung Rakyat   ●   
  • Spanyol Juara Piala Dunia 2026 usai Tumbangkan Argentina di Final, Akhiri Penantian 16 Tahun    ●   
  • Kodam XIX Tuanku Tambusai Dukung Green Policing, Riau Bhayangkara Run 2026 Satukan TNI, Polri dan Masyarakat   ●   
Wisata Religi
Pemkab Rohil Optimis Masjid Cheng Ho Mampu Datangkan 5.000 Pengunjung Setiap Bulan
Minggu 08 Desember 2019, 23:21 WIB
Sekdakab Rohil, Drs H Surya Arfan MSi, meninjau lokasi pembangunan Masjid Cheng Ho masih dalam tahap penimbunan. Masalah bangunan itu nantinya dibangun oleh donatur.
BAGANSIAPIAPI. RIAUMADANI. COM - Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) meyakini objek wisata religi masjid Muhammad Cheng Ho nantinya mampu mendatangkan 5.000 pengujung dari berbagai daerah.

Pasalnya, selain digunakan sebagai tempat beribadah, bangunan itu juga dibangun tempat wisata dan berbagai kuliner.

Demikian dikatakan Sekdakab Rohil, Drs H Surya Arfan MSi, baru-baru ini di Bagansiapiapi. Ia menyebutkan saat ini pembangunan Masjid Cheng Ho masih dalam tahap penimbunan. Masalah bangunan itu nantinya dibangun oleh donatur.

"Untuk penimbunan sudah 70 persen, dan saat ini pengerjaannya terus berlanjut," ujarnya.

Diterangkan Sekda, kerangka bangunan Masjid Cheng Ho seperti bangunan IP Plaza yang terbuat dari baja. "Kita hanya menyiapkan lahan dan penimbunan tanah saja, kalau bangunannya itu donatur semua. Apabila masjid kebanggan kita semua itu nanti selesai, maka sangat diyakini setiap bulannya mampu mendatangkan 5.000 pengunjung," ujarnya optimis.

Mantan Kepala Badan Ketahanan Pangan (BKP) Rohil itu juga mengatakan pembangunan Masjid Cheng Ho di Rohil tentunya dapat membantu meningkatkan perekonomian masyarakat.

"Pengelolaan Masjid Cheng Ho nantinya akan kita terapkan memakai management modern. Dengan begitu, tidak ada lagi yang namanya ketua masjid melainkan CEO yang membawahi direktur. Sehingga rumah ibadah tidak membebani umat, tetapi memakmurkan umat," kata Sekda.

Dilanjutkan, masjid harus memiliki konsep tidak hanya sebagai tempat ibadah. Akan tetapi bisa dijadikan tempat rekreasi sehingga bisa menambah pendapatan tambahan.

"Masjid tidak hanya tempat beribadah, akan tetapi juga akan kita buat sebagai tempat wisata religi dengan mengadopsi konsep management modren seperti Masjid Jabal Arafah Kota Batam," tutupnya. *Hrc/tis



Editor : Tis
Kategori : Rohil
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
 
 
Copyrights © 2022 All Rights Reserved by Riaumadani.com
Scroll to top