GAS 3Kg LANGKA
GAS 3Kg LANGKA
Pertamina Sebut Gas 3Kg Langka Akibat Penyaluran Oleh Pangkalan Tak Tepat Sasaran
Jumat 06 Desember 2019, 22:23 WIB
Pertamina Sebut Gas 3Kg Langka Akibat Penyaluran Oleh Pangkalan Tak Tepat Sasaran
PEKANBARU. RIAUMADANI. COM - Kelangkaan gas elpiji tabung 3 Kg sangat meresahkan masyarakat ekonomi menengah ke bawah di Kota Pekanbaru. Selain susah didapat, harga yang ada pun tergolong memberatkan kantong masyarakat.
Banyaknya keluhan warga masyarakat ini rupanya mendapat perhatian serius kalangan DPRD Pekanbaru. Melalui Komisi II, kalangan dewan memanggil dan meminta penjelasan dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Pekanbaru bersama Pertamina.
Ketua Komisi II DPRD, H Fathullah mengatakan bahwa diadakannya hearing tersebut merupakan sebagai tindak lanjut dari laporan-laporan masyarakat yang masuk.
“Kepada pertamina kita minta agar menyediakan stok di Pekanbaru, kalau memang dalih mereka kelangkaan terjadi karena terkendala macet di Duri,â€ucapnya.
Sementara itu, Sales Manager Retail Pertamina Riau, Hendri Eko menuturkan kelangkaan gas tabung melon tersebut dikarenakan pendistribusian yang tidak tepat sasaran. Untuk penambahan kuota gas sendiri sambung Eko, pihaknya siap melakukan penambahan elpiji 3 Kg tersebut.
“Kalau kitakan sifatnya melakukan pendistribusian dan penyaluran saja, kelangkaan ini terjadi karena penyaluran mungkin tidak tepat sasaran,†ungkapnya.
Menanggapi hal ini, Kepala Dinas Perindustrian Dan Perdagangan, Ingot Ahmad Hutasuhut mengakui bahwa pendistribusian gas melon saat ini belum optimal.
“Kalau memang dari pertamina ada ketegasan, kita akan siapkan regulasinya. Dengan begitu penyaluran gas sesuai dengan peruntukannya,†sebutnya.
Ingot juga menuturkan bagi pengusaha mikro yang belum mengurus izinnya, agar segera mendatangi kantor Camat setempat guna mengurus izinnya.(Tis)
Banyaknya keluhan warga masyarakat ini rupanya mendapat perhatian serius kalangan DPRD Pekanbaru. Melalui Komisi II, kalangan dewan memanggil dan meminta penjelasan dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Pekanbaru bersama Pertamina.
Ketua Komisi II DPRD, H Fathullah mengatakan bahwa diadakannya hearing tersebut merupakan sebagai tindak lanjut dari laporan-laporan masyarakat yang masuk.
“Kepada pertamina kita minta agar menyediakan stok di Pekanbaru, kalau memang dalih mereka kelangkaan terjadi karena terkendala macet di Duri,â€ucapnya.
Sementara itu, Sales Manager Retail Pertamina Riau, Hendri Eko menuturkan kelangkaan gas tabung melon tersebut dikarenakan pendistribusian yang tidak tepat sasaran. Untuk penambahan kuota gas sendiri sambung Eko, pihaknya siap melakukan penambahan elpiji 3 Kg tersebut.
“Kalau kitakan sifatnya melakukan pendistribusian dan penyaluran saja, kelangkaan ini terjadi karena penyaluran mungkin tidak tepat sasaran,†ungkapnya.
Menanggapi hal ini, Kepala Dinas Perindustrian Dan Perdagangan, Ingot Ahmad Hutasuhut mengakui bahwa pendistribusian gas melon saat ini belum optimal.
“Kalau memang dari pertamina ada ketegasan, kita akan siapkan regulasinya. Dengan begitu penyaluran gas sesuai dengan peruntukannya,†sebutnya.
Ingot juga menuturkan bagi pengusaha mikro yang belum mengurus izinnya, agar segera mendatangi kantor Camat setempat guna mengurus izinnya.(Tis)
| Editor | : | Tis |
| Kategori | : | Pekanbaru |
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
Berita Pilihan
Internasional

Senin 20 Juli 2026, 06:13 WIB
Spanyol Juara Piala Dunia 2026 usai Tumbangkan Argentina di Final, Akhiri Penantian 16 Tahun
Minggu 08 Februari 2026
Timnas Indonesia Jadi Runner-up Piala Asia Futsal 2026, Kalah Adu Penalti Lawan Iran
Minggu 07 September 2025
Timnas Indonesia U-23 Wajib Kalahkan Korea Selatan Untuk lolos ke Putaran Final Piala Asia U-23 2025
Rabu 09 Juli 2025
PKB Gelar Puncak Harlah 23 Juli, Undang Prabowo hingga Ketum Partai
Politik

Rabu 15 Juli 2026, 19:28 WIB
Kodam XIX Tuanku Tambusai Luncurkan TMMD Ke-129, Wujudkan Infrastruktur dan Ketahanan Wilayah di Pelalawan
Selasa 14 Juli 2026
Diduga Lahan 40 Hektare Berpindah Tangan Secara Misterius, Forkorindo Desak APH Bongkar Dugaan Mafia Tanah di Kampung Dosan
Senin 29 Juni 2026
Bangunan Ornamen Wisma Sri Mahkota, Stand Bazar Bengkalis Jadi Perhatian di MTQ Riau ke- 44 Tahun 2026
Minggu 28 Juni 2026
Kapal Harimau Buas Meriahkan Pawai Perahu Hias MTQ Riau, Angkat Spirit Al-Qur'an dalam Perjuangan Sultan Siak
Nasional

Rabu 15 Juli 2026, 19:14 WIB
Massa Tergabung Dalam Koalisi Masyarakat Sipil MBG Watch Kepung Kejagung, Tuntut Bubarkan MBG Bubarkan BGN Bubarkan
Rabu 15 Juli 2026
Massa Tergabung Dalam Koalisi Masyarakat Sipil MBG Watch Kepung Kejagung, Tuntut Bubarkan MBG Bubarkan BGN Bubarkan
Senin 13 Juli 2026
Febrie Adriansyah Resmi Berstatus Tersangka di Tiga Kasus Korupsi, Kortas Tipidkor Limpahkan Penyidikan ke Kejagung
Jumat 10 Juli 2026
Kodam XIX Tuanku Tambusai Gelar Laporan Awal, Satgasyon 132/Bima Sakti 2026 Dinyatakan Siap Operasi
Terpopuler
01
Minggu 07 Agustus 2016, 07:47 WIB
Ribuan Personel Keamanan Diterjunkan Kawal Kirab Api PON 2016 Selama 11 Har 02
Rabu 17 September 2014, 02:20 WIB
Pemkab Pelalawan Kembangkan Pembibitan Ikan Secara Modern 03
Sabtu 25 April 2015, 04:51 WIB
10 Pejabat Kedubes Asing Dipanggil ke Nusakambangan 04
Selasa 09 Februari 2016, 01:21 WIB
LSM Laporkan Satker SNVT.Dedi dan PPK, Rukun dan Irzami Ke KPK 05
Rabu 25 Juni 2014, 05:20 WIB
Capres-Cawapres Prabowo-Hatta Klarifikasi Harta ke KPK 

Pekanbaru

Senin 20 Juli 2026, 20:14 WIB
Pangdam Kodam XIX Tuanku Tambusai Semarakkan Penutupan Festival Rakyat Nusantara 2026 Dengan Nobar Final Piala Dunia Bersama Masyarakat
Senin 20 Juli 2026
Pangdam Kodam XIX Tuanku Tambusai Semarakkan Penutupan Festival Rakyat Nusantara 2026 Dengan Nobar Final Piala Dunia Bersama Masyarakat
Minggu 19 Juli 2026
Kodam XIX Tuanku Tambusai Dukung Green Policing, Riau Bhayangkara Run 2026 Satukan TNI, Polri dan Masyarakat
Jumat 17 Juli 2026
Kodam XIX Tuanku Tambusai Perkuat Disiplin dan Jiwa Pengabdian Melalui Upacara Bendera Bulanan