Yayasan Al Birra
Wali murid,guru dan kepala sekolah SD IT AL Birra Datangi kantor DPRD kota Pekanbaru
Puluhan Murid, Guru, Kasek Datangi DPRD Minta Sekolah Dibuka
Rabu 14 Januari 2015, 00:33 WIB
Wali murid,guru dan kepala sekolah SD IT AL Birra Datangi kantor DPRD kota Pekanbaru
PEKANBARU, Riaumadani.com - Tidak terima perlakuan yayasan Al-birra kepada mereka, guru, wali murid, kasek, dan murid Sekolah Dasar [SD] Islam terpadu [IT] mendatangi kantor DPRD Kota
Pekanbaru minta agar 26 siswa bisa melanjutkan sekolahnya setidaknya
hingga kenaikan kelas.
Pasalnya orang tua murid menuding penutupan SD IT yang dilakukan Yayasan Al-Birra terletak di jalan Soekarno-Hatta/Jl Pelita, sepuluh hari belakangan dilakukan sepihak oleh Yayasan tanpa ada koordinasi bersama Kepala sekolah, guru, dan orang tua siswa.
Wali murid kelas 1 SD IT, Rita Diana mengatakan sudah 10 hari murid terkatung tidak bisa mengikuti proses belajar mengajar di SD IT dibawah yayasan Al Birra. Meski pasca penutupan, ada rencana Senin [12/1/2015] kemarin murid sudah bisa belajar, karena pada Jumat lalu Dinas Pendidikan sudah berjanji bagaimana caranya murid harus belajar.
"Ketika kami datang ke sekolah, kami mendapatkan 4 lembar surat caci maki dari pengurus yayasan yang ditujukan untuk Wali murid, guru, dan kepala sekolah. Dalam surat itu pihak Yayasan tetap dengan keputusannya per tanggal 1 Februari kami sudah keluar dari gedung itu. Yang boleh dipakai hanya kantor guru dan belajar tidak diperbolehkan," kata Rita usai menyampaikan permasalahan ke Komisi III DPRD Kota Pekanbaru.
Ironis, Rita Diana juga menyayangkan isi 4 lembar surat dari yayasan ditujukan ke Wali murid menuding wali murid manusia atau setan.
"Meski begitu kami tetap menginginkan anak tetap belajar dan mohon sampai naik kelas anak bisa belajar. Kalau anak pindah tentu butuh biaya besar. Untuk itu kita mempertanyakan tanggung jawab yayasan terkait penutupan sekolah yang dilakukan yayasan. Bagaimana kerugian yang dialami orang tua murid jika murid dipindahkan," tanya Rita.
Kedatangan puluhan orang tua, guru, kasek, dan didampingi Mahasiswa UNRI disambut baik Ketua Komisi III DPRD Kota Pekanbaru, Ir Nofrizal MM didampingi anggota Komisi III lainnya, Jhon Romi Sinaga, Zulkarnaen SE.
Rita menambahkan tidak hanya melaporkan persoalan yang dialaminya ke DPRD Kota Pekanbaru, tapi tim juga akan mengirimkan surat ke Menteri Pendidikan RI guna mengetahui persoalan yang dialaminya.
Murid Harus Sekolah
Menyikapi kondisi yang terjadi, Ketua Komisi III DPRD Kota Pekanbaru, Ir Nofrizal MM menganggap persoalan ini tidak bisa ditolerir lagi. Untuk itu Komisi III bersama Dinas Pendidikan [Disdik] Pekanbaru, bersama Lurah dan Camat setempat turun ke sekolah yang ditutup oleh yayasan Al birra tersebut.
"DPRD dan Disdik akan mengupayakan murid untuk bisa sekolah. Beberapa hari ini saya berharap pihak yayasan memberikan tempat untuk murid supaya bisa belajar lagi," pinta Nofrizal.
Terkait penutupan sekolah yang dilakukan yayasan, Nofrizal menegaskan tidak segampang itu apalagi tidak melalui koordinasi terkait penutupan sekolah yang dilakukan yayasan Al- birra.
"Harusnya sebelum ditutup dikoordinasikan dengan Disdik, orang tua, guru, dan kepala sekolahnya," tegasnya.**
Pasalnya orang tua murid menuding penutupan SD IT yang dilakukan Yayasan Al-Birra terletak di jalan Soekarno-Hatta/Jl Pelita, sepuluh hari belakangan dilakukan sepihak oleh Yayasan tanpa ada koordinasi bersama Kepala sekolah, guru, dan orang tua siswa.
Wali murid kelas 1 SD IT, Rita Diana mengatakan sudah 10 hari murid terkatung tidak bisa mengikuti proses belajar mengajar di SD IT dibawah yayasan Al Birra. Meski pasca penutupan, ada rencana Senin [12/1/2015] kemarin murid sudah bisa belajar, karena pada Jumat lalu Dinas Pendidikan sudah berjanji bagaimana caranya murid harus belajar.
"Ketika kami datang ke sekolah, kami mendapatkan 4 lembar surat caci maki dari pengurus yayasan yang ditujukan untuk Wali murid, guru, dan kepala sekolah. Dalam surat itu pihak Yayasan tetap dengan keputusannya per tanggal 1 Februari kami sudah keluar dari gedung itu. Yang boleh dipakai hanya kantor guru dan belajar tidak diperbolehkan," kata Rita usai menyampaikan permasalahan ke Komisi III DPRD Kota Pekanbaru.
Ironis, Rita Diana juga menyayangkan isi 4 lembar surat dari yayasan ditujukan ke Wali murid menuding wali murid manusia atau setan.
"Meski begitu kami tetap menginginkan anak tetap belajar dan mohon sampai naik kelas anak bisa belajar. Kalau anak pindah tentu butuh biaya besar. Untuk itu kita mempertanyakan tanggung jawab yayasan terkait penutupan sekolah yang dilakukan yayasan. Bagaimana kerugian yang dialami orang tua murid jika murid dipindahkan," tanya Rita.
Kedatangan puluhan orang tua, guru, kasek, dan didampingi Mahasiswa UNRI disambut baik Ketua Komisi III DPRD Kota Pekanbaru, Ir Nofrizal MM didampingi anggota Komisi III lainnya, Jhon Romi Sinaga, Zulkarnaen SE.
Rita menambahkan tidak hanya melaporkan persoalan yang dialaminya ke DPRD Kota Pekanbaru, tapi tim juga akan mengirimkan surat ke Menteri Pendidikan RI guna mengetahui persoalan yang dialaminya.
Murid Harus Sekolah
Menyikapi kondisi yang terjadi, Ketua Komisi III DPRD Kota Pekanbaru, Ir Nofrizal MM menganggap persoalan ini tidak bisa ditolerir lagi. Untuk itu Komisi III bersama Dinas Pendidikan [Disdik] Pekanbaru, bersama Lurah dan Camat setempat turun ke sekolah yang ditutup oleh yayasan Al birra tersebut.
"DPRD dan Disdik akan mengupayakan murid untuk bisa sekolah. Beberapa hari ini saya berharap pihak yayasan memberikan tempat untuk murid supaya bisa belajar lagi," pinta Nofrizal.
Terkait penutupan sekolah yang dilakukan yayasan, Nofrizal menegaskan tidak segampang itu apalagi tidak melalui koordinasi terkait penutupan sekolah yang dilakukan yayasan Al- birra.
"Harusnya sebelum ditutup dikoordinasikan dengan Disdik, orang tua, guru, dan kepala sekolahnya," tegasnya.**
| Editor | : | Amsarudin,RE |
| Kategori | : | Pendidikan |
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
Berita Pilihan
Internasional

Senin 20 Juli 2026, 06:13 WIB
Spanyol Juara Piala Dunia 2026 usai Tumbangkan Argentina di Final, Akhiri Penantian 16 Tahun
Minggu 08 Februari 2026
Timnas Indonesia Jadi Runner-up Piala Asia Futsal 2026, Kalah Adu Penalti Lawan Iran
Minggu 07 September 2025
Timnas Indonesia U-23 Wajib Kalahkan Korea Selatan Untuk lolos ke Putaran Final Piala Asia U-23 2025
Rabu 09 Juli 2025
PKB Gelar Puncak Harlah 23 Juli, Undang Prabowo hingga Ketum Partai
Politik

Rabu 15 Juli 2026, 19:28 WIB
Kodam XIX Tuanku Tambusai Luncurkan TMMD Ke-129, Wujudkan Infrastruktur dan Ketahanan Wilayah di Pelalawan
Selasa 14 Juli 2026
Diduga Lahan 40 Hektare Berpindah Tangan Secara Misterius, Forkorindo Desak APH Bongkar Dugaan Mafia Tanah di Kampung Dosan
Senin 29 Juni 2026
Bangunan Ornamen Wisma Sri Mahkota, Stand Bazar Bengkalis Jadi Perhatian di MTQ Riau ke- 44 Tahun 2026
Minggu 28 Juni 2026
Kapal Harimau Buas Meriahkan Pawai Perahu Hias MTQ Riau, Angkat Spirit Al-Qur'an dalam Perjuangan Sultan Siak
Nasional

Rabu 15 Juli 2026, 19:14 WIB
Massa Tergabung Dalam Koalisi Masyarakat Sipil MBG Watch Kepung Kejagung, Tuntut Bubarkan MBG Bubarkan BGN Bubarkan
Rabu 15 Juli 2026
Massa Tergabung Dalam Koalisi Masyarakat Sipil MBG Watch Kepung Kejagung, Tuntut Bubarkan MBG Bubarkan BGN Bubarkan
Senin 13 Juli 2026
Febrie Adriansyah Resmi Berstatus Tersangka di Tiga Kasus Korupsi, Kortas Tipidkor Limpahkan Penyidikan ke Kejagung
Jumat 10 Juli 2026
Kodam XIX Tuanku Tambusai Gelar Laporan Awal, Satgasyon 132/Bima Sakti 2026 Dinyatakan Siap Operasi
Terpopuler
01
Minggu 07 Agustus 2016, 07:47 WIB
Ribuan Personel Keamanan Diterjunkan Kawal Kirab Api PON 2016 Selama 11 Har 02
Rabu 17 September 2014, 02:20 WIB
Pemkab Pelalawan Kembangkan Pembibitan Ikan Secara Modern 03
Sabtu 25 April 2015, 04:51 WIB
10 Pejabat Kedubes Asing Dipanggil ke Nusakambangan 04
Selasa 09 Februari 2016, 01:21 WIB
LSM Laporkan Satker SNVT.Dedi dan PPK, Rukun dan Irzami Ke KPK 05
Rabu 25 Juni 2014, 05:20 WIB
Capres-Cawapres Prabowo-Hatta Klarifikasi Harta ke KPK 

Pekanbaru

Senin 20 Juli 2026, 20:14 WIB
Pangdam Kodam XIX Tuanku Tambusai Semarakkan Penutupan Festival Rakyat Nusantara 2026 Dengan Nobar Final Piala Dunia Bersama Masyarakat
Senin 20 Juli 2026
Pangdam Kodam XIX Tuanku Tambusai Semarakkan Penutupan Festival Rakyat Nusantara 2026 Dengan Nobar Final Piala Dunia Bersama Masyarakat
Minggu 19 Juli 2026
Kodam XIX Tuanku Tambusai Dukung Green Policing, Riau Bhayangkara Run 2026 Satukan TNI, Polri dan Masyarakat
Jumat 17 Juli 2026
Kodam XIX Tuanku Tambusai Perkuat Disiplin dan Jiwa Pengabdian Melalui Upacara Bendera Bulanan