Warga Desa Teluk Kuala Kampar, Kesal Diterpa Fitnah
Senin 02 Desember 2019, 16:13 WIB
Pertemuan masyarakat desa Teluk kecamatan Kuala Kampar kabupaten Pelalawan
PELALAWAN. RIAUMADANI. COM - Masyarakat Desa Teluk, Kecamatan Kuala Kampar, Kabupaten Pelalawan , Propinsi Riau, mengaku sangat kesal diterpa fitnah atas pemberitaan media yang menyebutkan desa Teluk menjadi lokasi perjudian.
Sebagaimana dilansir salah satu media online pada tanggal 25 November 2019 lalu, disebutkan bahwa Desa Teluk sebagai tempat perjudian, itu sama sekali tidak benar, tegasnya. Ironisnya lagi dikatakan bahwa perjudian sudah menjadi tradisi adat istiadat masyarakat di Desa Teluk. Hal ini merupakan fitnah yang mencederai tatanan adat istiadat Desa Teluk," ujar Kades Teluk Darianto pada media ini Senin (2/12/19) di Kuala Kampar mengklarifikasi pemberitaan salah satu media online belum lama ini.
Dikatakan Darianto, seluruh warga masyarakat Teluk sangat kecewa sekali atas pemberitaan media tersebut. Akibat dari berita itu, keamanan dan kenyamanan warga terganggu. Sebab Desa Teluk bukan tempat lokasi perjudian sebagaimana yang sebutkan pada berita tersebut, tegasnya.
Kepala Desa Teluk itu mengaku sangat resah dan tidak terima atas pemberitaan oknum wartawan media tersebut. Karena media itu, menyebarkan berita hoaks dan tidak bertanggung jawab ke publik. Lebih menyesatkan lagi dengan menuding bahwa perjudian sudah merupakan tradisi adat istiadat masyarakat Desa Teluk, ujar Darianto penuh kesal.
Diakui Darianto, "berita yang berkembang dan tidak bertanggung jawab itu, sudah sangat mengusik kedamaian dan ketentraman masyarakat Teluk. Warga Desa Teluk terdiri dari bermacam-macam suku, dan adat. Keragaman yang ada di Desa Teluk selama ini, tetap terjaga dan kondusif. Tapi adanya berita hoaks itu, nama baik Desa Teluk benar-benar terzolimi. Perlu saya tegaskan sekali lagi bahwa di Desa Teluk bukan tempat perjudian, karena ini sangat dilarang hukum, agama juga dilarang secara adat," tandasnya.
Senada dengan itu juga dicetuskan oleh Tonit (53) selaku tokoh masyarakat Desa Teluk. Dengan tersebarnya berita bohong itu, seluruh warga menjadi resah. Harusnya oknum yang membuat berita, melakukan kroscek dilapangan dengan konfirmasi kepada sejumlah sumber terkait. Jangan membuat berita yang sangat tendensius atau sepihak dan tidak berimbang. Apa lagi berita itu bohong dan sangat menyesatkan, tegasnya.
Suratno (44) Ketua Pemuda Desa Teluk juga mengaku sangat kesal atas ulah media tersebut. Meminta media tersebut untuk segera meralat berita hoaks yang tendensius dan memfitnah Desa Teluk. Soalnya berita itu sudah sangat merusak nama baik Desa Teluk.
Di Desa Teluk juga tidak pernah ada permainan judi. Karena seluruh warga Teluk tahu kalau judi dengan jenis apapun, sangat dilarang baik secara aturan hukum yang ada, maupun secara ajaran agama. Sehingga berita hoaks (bohong) yang dimuat oleh media tersebut sangat melukai hati masyarakat Desa Teluk, tukasnya.
Bhabinkamtibmas Desa Teluk Brigadir Masri juga menandaskan yang senada dengan aparat Desa Teluk. "Semenjak saya ditempatkan sebagai Bhabinkamtibmas di Desa Teluk, masyarakatnya sampai hari ini merasa aman-aman saja,".
Selama ini tidak pernah menemukan atau dapat informasi dari manapun jika ada aktifitas judi di Desa Teluk. Setahunya warga desa itu selama ini, saling bersatu dalam pembangunan desa, agar desa mereka lebih maju dan berkembang lebih baik kedepannya, sebut Masri. (Sona)
Sebagaimana dilansir salah satu media online pada tanggal 25 November 2019 lalu, disebutkan bahwa Desa Teluk sebagai tempat perjudian, itu sama sekali tidak benar, tegasnya. Ironisnya lagi dikatakan bahwa perjudian sudah menjadi tradisi adat istiadat masyarakat di Desa Teluk. Hal ini merupakan fitnah yang mencederai tatanan adat istiadat Desa Teluk," ujar Kades Teluk Darianto pada media ini Senin (2/12/19) di Kuala Kampar mengklarifikasi pemberitaan salah satu media online belum lama ini.
Dikatakan Darianto, seluruh warga masyarakat Teluk sangat kecewa sekali atas pemberitaan media tersebut. Akibat dari berita itu, keamanan dan kenyamanan warga terganggu. Sebab Desa Teluk bukan tempat lokasi perjudian sebagaimana yang sebutkan pada berita tersebut, tegasnya.
Kepala Desa Teluk itu mengaku sangat resah dan tidak terima atas pemberitaan oknum wartawan media tersebut. Karena media itu, menyebarkan berita hoaks dan tidak bertanggung jawab ke publik. Lebih menyesatkan lagi dengan menuding bahwa perjudian sudah merupakan tradisi adat istiadat masyarakat Desa Teluk, ujar Darianto penuh kesal.
Diakui Darianto, "berita yang berkembang dan tidak bertanggung jawab itu, sudah sangat mengusik kedamaian dan ketentraman masyarakat Teluk. Warga Desa Teluk terdiri dari bermacam-macam suku, dan adat. Keragaman yang ada di Desa Teluk selama ini, tetap terjaga dan kondusif. Tapi adanya berita hoaks itu, nama baik Desa Teluk benar-benar terzolimi. Perlu saya tegaskan sekali lagi bahwa di Desa Teluk bukan tempat perjudian, karena ini sangat dilarang hukum, agama juga dilarang secara adat," tandasnya.
Senada dengan itu juga dicetuskan oleh Tonit (53) selaku tokoh masyarakat Desa Teluk. Dengan tersebarnya berita bohong itu, seluruh warga menjadi resah. Harusnya oknum yang membuat berita, melakukan kroscek dilapangan dengan konfirmasi kepada sejumlah sumber terkait. Jangan membuat berita yang sangat tendensius atau sepihak dan tidak berimbang. Apa lagi berita itu bohong dan sangat menyesatkan, tegasnya.
Suratno (44) Ketua Pemuda Desa Teluk juga mengaku sangat kesal atas ulah media tersebut. Meminta media tersebut untuk segera meralat berita hoaks yang tendensius dan memfitnah Desa Teluk. Soalnya berita itu sudah sangat merusak nama baik Desa Teluk.
Di Desa Teluk juga tidak pernah ada permainan judi. Karena seluruh warga Teluk tahu kalau judi dengan jenis apapun, sangat dilarang baik secara aturan hukum yang ada, maupun secara ajaran agama. Sehingga berita hoaks (bohong) yang dimuat oleh media tersebut sangat melukai hati masyarakat Desa Teluk, tukasnya.
Bhabinkamtibmas Desa Teluk Brigadir Masri juga menandaskan yang senada dengan aparat Desa Teluk. "Semenjak saya ditempatkan sebagai Bhabinkamtibmas di Desa Teluk, masyarakatnya sampai hari ini merasa aman-aman saja,".
Selama ini tidak pernah menemukan atau dapat informasi dari manapun jika ada aktifitas judi di Desa Teluk. Setahunya warga desa itu selama ini, saling bersatu dalam pembangunan desa, agar desa mereka lebih maju dan berkembang lebih baik kedepannya, sebut Masri. (Sona)
| Editor | : | Tis |
| Kategori | : | Pelalawan |
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
Berita Pilihan
Internasional

Minggu 07 September 2025, 20:18 WIB
Timnas Indonesia U-23 Wajib Kalahkan Korea Selatan Untuk lolos ke Putaran Final Piala Asia U-23 2025
Rabu 09 Juli 2025
PKB Gelar Puncak Harlah 23 Juli, Undang Prabowo hingga Ketum Partai
Rabu 11 Juni 2025
Arab Saudi Tegur Indonesia soal Data Kesehatan Jemaah, Kuota Haji 2026 Terancam Dipotong
Kamis 08 Mei 2025
"Jelang Kedatangan Jemaah, Petugas Siapkan Layanan di Makkah"
Politik

Selasa 13 Januari 2026, 07:13 WIB
Penduduk Riau Berjumlah 6,81 Juta Jiwa, Kota Pekanbaru Wilayah Terpadat
Selasa 13 Januari 2026
Bupati Kasmarni: OPD Harus Transparan Dalam Menggnakan Anggaran dan Komitmen Dalam Pelayanan Publik
Selasa 06 Januari 2026
Bupati Siak Ajak ASN Tingkatkan Kinerja dan Pelayanan Publik Tahun 2026
Senin 05 Januari 2026
SF Hariyanto: Kami Minta PT. SPR Adakan RUPS LB Copot Direkturnya 
Nasional

Senin 12 Januari 2026, 14:27 WIB
Tari Zapin khas Desa Meskom Pecahkan Rekor MURI Tari Zapin Massal Berkebaya Laboh Kekek
Senin 12 Januari 2026
Tari Zapin khas Desa Meskom Pecahkan Rekor MURI Tari Zapin Massal Berkebaya Laboh Kekek
Sabtu 10 Januari 2026
KPK Penetapan Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas Sebagai Tersangka Didasari Kecukupan Alat Bukti
Selasa 16 Desember 2025
Mafirion, "Apresiasi PN Tembilahan Kabulkan Tahanan Kota Datuk Bahar Kamil"
Terpopuler
01
Minggu 07 Agustus 2016, 07:47 WIB
Ribuan Personel Keamanan Diterjunkan Kawal Kirab Api PON 2016 Selama 11 Har 02
Rabu 17 September 2014, 02:20 WIB
Pemkab Pelalawan Kembangkan Pembibitan Ikan Secara Modern 03
Sabtu 25 April 2015, 04:51 WIB
10 Pejabat Kedubes Asing Dipanggil ke Nusakambangan 04
Selasa 09 Februari 2016, 01:21 WIB
LSM Laporkan Satker SNVT.Dedi dan PPK, Rukun dan Irzami Ke KPK 05
Rabu 25 Juni 2014, 05:20 WIB
Capres-Cawapres Prabowo-Hatta Klarifikasi Harta ke KPK 

Pekanbaru

Sabtu 24 Januari 2026, 07:04 WIB
Pemprov Riau Resmi Copot Ida Yulita dari Jabatan Direktur PT SPR Tunjuk Yan Darmadi Sebagai Pelaksana Tugas
Sabtu 24 Januari 2026
Pemprov Riau Resmi Copot Ida Yulita dari Jabatan Direktur PT SPR Tunjuk Yan Darmadi Sebagai Pelaksana Tugas
Sabtu 24 Januari 2026
RUPS-LB PT SPR Ricuh, Boby Rahmat Sebut Direktur PT. SPR Ida Yulita Susanti Rampas Dokumen dan Usir Peserta Rapat
Sabtu 24 Januari 2026
RUPS-LB PT SPR Ricuh, Jajaran Direksi Tolak Legalitas Surat Kuasa Pemegang Saham