Sabtu, 31 Januari 2026

Breaking News

  • Bupati Bengkalis Resmikan Pembangunan Pengembangan RSU Mutiasari di Mandau   ●   
  • Bupati Kasmarni Kunjungi Desa Bantan Timur, Perkuat Pendidikan Ramah Anak dan Pemberdayaan Perempuan   ●   
  • Tim 8 Pemkab Siak, Verifikasi Data Tenaga Non-ASN, Dari 3,590 Terkoreksi 631 Orang   ●   
  • Dukung Pendidikan Usia Dini, Sabtu P Sinurat Ketua DPRD Inhu Sumbang TK Raudhatul Ulum Air Molek   ●   
  • Resmikan Kampung Nelayan, Wabup Bagus Berharap Nelayan Tangkap Peluang Jadi Pelaku Ekspo   ●   
KARHUTLA RIAU TAHUN 2019
Status Siaga Darurat Karhutla Riau Dicabut, 9.713,8 Hektar Lahan di Riau Terbakar Tahun 2019
Kamis 31 Oktober 2019, 04:32 WIB
31 Oktober Status Siaga Darurat Karhutla Riau Dicabut
PEKANBARU. RIUMADANI. COM - Luas kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Provinsi Riau dalam kurun waktu Januari hingga Oktober 2019 mencapai 9.713,80 hektar.  terjadi kenaikan jika dibandingkan pada Januari hingga November 2018, yakni  5.776,46 hektar (ha) di seluruh Riau.

Kalaksa BPBD Riau, Edwar Sanger mengatakan, bahwa Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) menjadi daerah yang lahannya paling banyak terbakar.

"Data luas lahan terbakar terhitung dari Januari hingga Oktober tahun ini mencapai 9.713,80 hektar. Rohil yang menjadi juara pertama untuk lahan terbakar," kata Edwar di Balai Serindit, Gedung Daerah Provinsi Riau, Rabu (30/10/2019) malam.

Ia pun tidak menampik bahwa jumlah luasan lahan yang dilalap api tahun ini meningkat jika dibandingkan tahun 2018 lalu.

"Luas lahan yang terbakar ini memang ada sedikit peningkatan tahun 2019 ini. Jumlah hotspotnya juga mencapai 3.689 titik. Ini tentunya menjadi catatan kami supaya dapat diantisipasi di tahun yang akan datang," tuturnya.

31 Oktober Status Siaga Darurat Karhutla Riau Dicabut

Sementara itu Gubernur Riau H. Syamsuar mencabut Status siaga darurat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) Provinsi Riau terhitung pada Kamis (31/10/2019), mengingat sebagian wilayah di Riau sudah memasuki musim penghujan.

"Karena batas waktu status siaga darurat karhutla di Riau itu tanggal 31 Oktober 2019. Maka pada malam hari ini status Siaga darurat Karhutla Riau resmi kita cabut, berlaku Kamis 31  Oktober 2019. " kata Gubri

Syamsuar menambahkan  mudah-mudahan tidak ada api lagi hingga masuk November nanti," kata Gubri di Balai Pauh Janggi, Gedung Daerah Provinsi Riau, Rabu (30/10/2019) malam.

Ia juga menegaskan, bahwa satuan tugas (Satgas) pencegahan dan penanggulangan karhutla tidak akan dibubarkan, melainkan akan selalu siap sedia melakukan langkah pencegahan dan penanggulangan apa bila sewaktu-waktu terjadi kebakaran.

"Setelah dicabut ini, satgas kita tetap jalan, tidak berhenti. Kalau terjadi kebakaran tetap gerak," kata Syamsuar. (Tis)




Editor : Tis
Kategori : Pekanbaru
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
 
 
Copyrights © 2022 All Rights Reserved by Riaumadani.com
Scroll to top