DAMPAK KARHUTLA
Demo mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN)
Suska Riau di depan Kantor Gubernur Riau, Senin (16/9/2019)
Demo Mahasiswa UIN dan HMI Tuntut Gubri Mundur Ricuh, Beberapa Mahasiswa Terkena Pukulan Aparat
Senin 16 September 2019, 23:23 WIB
Demo mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN)
Suska Riau di depan Kantor Gubernur Riau, Senin (16/9/2019)PEKANBARU. RIAUMADANI. COM - Aksi mahasiswa menuntut Gubernur Riau (Gubri) H. Syamsuar untuk turun dari jabatannya terus berlanjut. Baru saja siang tadi demo dari mahasiswa UIN Suska usai, Langsung sorenya ada lagi aksi demo yang dilakukan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Senin (16/9/2019) di depan Kantor Gubernur Riau.
Pada aksi demonstrasi mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN)Suska Riau di depan Kantor Gubernur Riau, Senin (16/9/2019),pagi berakhir ricuh Beberapa mahasiwa terpaksa dilarikan ke rumah sakit
karena terluka akibat terpukul aparat kepolisian dan Satpol PP Riau.Begitu juga dengan aparat kepolisian juga terluka akibat bentrok.
Terjadinya aksibentrok ini setelah ratusan mahasiswa memaksa untuk masuk kedalam Kantor Gubenrur Riau, untuk bertemu Gubernur Riau. Namun aparat keamanan menolak dan terjadi aksi dorong, dan terjadilah bentrok antara mahasiswa dan aparat keamanan.
Tampak beberapa mahasiswa harus
dibawa ke rumah sakit. Begitu juga dengan aparat kepolisian yang terkenapukulan mahasiswa. Hingga berita ini diturunkan ratusan mahasiswa masihbertahan didepan Kantor Gubernur Riau. Mereka menuntut agar Pemerintah Provinsi Riau serius menangani karhutla yang menyebabkan kabut asap
tebal.
Pada sorenya Gelombang aksi demonstrasi terus berlanjut dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) juga menuntut Gubernur Riau mundur karena dinilai telah gagal mengatasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla), sehingga menyebabkan kabut asal tebal yang menyelimuti Riau.
Aksi demo mahasiswa di depan Kantor Gubernur Riau kembali bentrok antara aparat kepolisian dan mahasiswa yang tergabung dalam HMI. Terjadi aksi pukul dan kejar-kejaran. Bentrok ini mengakibatkan beberapa mahasiswa terluka akibat pukulan dan aksi dorong.
Sebaliknya dari kepolisian juga ada terkena pukulan mahasiswa. Kedua belah pihak saling mendorong dan tidak terelakkan aksi bentrok. Sampai berita ini diturunkan aksi demo mahasiswa masih terjadi dan bentrok mereda setelah ditenangkan oleh aparat kepolisian dan korlap aksi demo.
Aksi demo mahasiswa di depan Kantor Gubernur Riau kembali bentrok antara aparat kepolisian dan mahasiswa yang tergabung dalam HMI. Terjadi aksi pukul dan kejar-kejaran. Bentrok ini mengakibatkan beberapa mahasiswa terluka akibat pukulan dan aksi dorong.
Sebaliknya dari kepolisian juga ada terkena pukulan mahasiswa. Kedua belah pihak saling mendorong dan tidak terelakkan aksi bentrok. Sampai berita ini diturunkan aksi demo mahasiswa masih terjadi dan bentrok mereda setelah ditenangkan oleh aparat kepolisian dan korlap aksi demo.
Aktivis HMI menuntut agar Gubernur Riau menemui mereka. Jika tidak para mahasiswa akan terus melakukan aksinya.
“Kami ingin Gubernur Riau temui kami, kami tuntut Gubernur Riau mundur,†teriak mahasiswa.
“Saat ini aparat kepolisian telah melakukan pemukulan kepada mahasiswa,†teriak mahasiswa lagi.
Selain berdemo di pagar Kantor Gubenur Riau, mahasiswa juga memblokir jalan yang menyebabkan Jalan Sudirman macet panjang. tIS
“Kami ingin Gubernur Riau temui kami, kami tuntut Gubernur Riau mundur,†teriak mahasiswa.
“Saat ini aparat kepolisian telah melakukan pemukulan kepada mahasiswa,†teriak mahasiswa lagi.
Selain berdemo di pagar Kantor Gubenur Riau, mahasiswa juga memblokir jalan yang menyebabkan Jalan Sudirman macet panjang. tIS
| Editor | : | Tis |
| Kategori | : | Pekanbaru |
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
Berita Pilihan
Internasional

Minggu 07 September 2025, 20:18 WIB
Timnas Indonesia U-23 Wajib Kalahkan Korea Selatan Untuk lolos ke Putaran Final Piala Asia U-23 2025
Rabu 09 Juli 2025
PKB Gelar Puncak Harlah 23 Juli, Undang Prabowo hingga Ketum Partai
Rabu 11 Juni 2025
Arab Saudi Tegur Indonesia soal Data Kesehatan Jemaah, Kuota Haji 2026 Terancam Dipotong
Kamis 08 Mei 2025
"Jelang Kedatangan Jemaah, Petugas Siapkan Layanan di Makkah"
Politik

Jumat 30 Januari 2026, 07:03 WIB
Bupati Bengkalis Resmikan Pembangunan Pengembangan RSU Mutiasari di Mandau
Selasa 13 Januari 2026
Penduduk Riau Berjumlah 6,81 Juta Jiwa, Kota Pekanbaru Wilayah Terpadat
Selasa 13 Januari 2026
Bupati Kasmarni: OPD Harus Transparan Dalam Menggnakan Anggaran dan Komitmen Dalam Pelayanan Publik
Selasa 06 Januari 2026
Bupati Siak Ajak ASN Tingkatkan Kinerja dan Pelayanan Publik Tahun 2026
Nasional

Senin 12 Januari 2026, 14:27 WIB
Tari Zapin khas Desa Meskom Pecahkan Rekor MURI Tari Zapin Massal Berkebaya Laboh Kekek
Senin 12 Januari 2026
Tari Zapin khas Desa Meskom Pecahkan Rekor MURI Tari Zapin Massal Berkebaya Laboh Kekek
Sabtu 10 Januari 2026
KPK Penetapan Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas Sebagai Tersangka Didasari Kecukupan Alat Bukti
Selasa 16 Desember 2025
Mafirion, "Apresiasi PN Tembilahan Kabulkan Tahanan Kota Datuk Bahar Kamil"
Terpopuler
01
Minggu 07 Agustus 2016, 07:47 WIB
Ribuan Personel Keamanan Diterjunkan Kawal Kirab Api PON 2016 Selama 11 Har 02
Rabu 17 September 2014, 02:20 WIB
Pemkab Pelalawan Kembangkan Pembibitan Ikan Secara Modern 03
Sabtu 25 April 2015, 04:51 WIB
10 Pejabat Kedubes Asing Dipanggil ke Nusakambangan 04
Selasa 09 Februari 2016, 01:21 WIB
LSM Laporkan Satker SNVT.Dedi dan PPK, Rukun dan Irzami Ke KPK 05
Rabu 25 Juni 2014, 05:20 WIB
Capres-Cawapres Prabowo-Hatta Klarifikasi Harta ke KPK 

Pekanbaru

Sabtu 24 Januari 2026, 07:04 WIB
Pemprov Riau Resmi Copot Ida Yulita dari Jabatan Direktur PT SPR Tunjuk Yan Darmadi Sebagai Pelaksana Tugas
Sabtu 24 Januari 2026
Pemprov Riau Resmi Copot Ida Yulita dari Jabatan Direktur PT SPR Tunjuk Yan Darmadi Sebagai Pelaksana Tugas
Sabtu 24 Januari 2026
RUPS-LB PT SPR Ricuh, Boby Rahmat Sebut Direktur PT. SPR Ida Yulita Susanti Rampas Dokumen dan Usir Peserta Rapat
Sabtu 24 Januari 2026
RUPS-LB PT SPR Ricuh, Jajaran Direksi Tolak Legalitas Surat Kuasa Pemegang Saham