Kasus Lahan 300 Masyarakat Desa Rantau
Masyarakat Desa Rantau menggelar pertemuan dengan LBH Brata Jaya Riau diposko Banjir Desa Rantau Baru pada Minggu (15/9/19).
Proses Hukum Lahan Tuntutan Rantau Baru Menemui Titik Terang
Minggu 15 September 2019, 22:29 WIB
Masyarakat Desa Rantau menggelar pertemuan dengan LBH Brata Jaya Riau diposko Banjir Desa Rantau Baru pada Minggu (15/9/19). PELALAWAN. RIAUMADANI. COM - Masyarakat Desa Rantau menggelar pertemuan dengan LBH Brata Jaya Riau diposko Banjir Desa Rantau Baru pada Minggu (15/9/19). Agenda pertemuan kali ini dalam rangka mendengarkan progres perkembangan langkah hukum atas lahan seluas 300 Ha tuntutan masyarakat Desa Rantau Baru.
Pada pertemuan itu hadir ketua LBH Brata Jaya Riau Syafii M. Nuh SH dan rombongannya. Pj kepala Desa Rantau Baru Nazwir Alam S.Pd juga turut hadir. Kemudian hadir juga ketua BPD Khairul Salim, dan seluruh tim yang telah dibentuk untuk memperjuangkan lahan tersebut. Hadir seluruh tokoh masyarakat Rantau Baru, tokoh pemuda serta seluruh warga Rantau Baru bahkan para ibu-ibu.
Dalam pertemuan itu M. Nuh memaparkan, bahwa penyidik Polda Riau telah bekerja secara maraton dengan memeriksa sejumlah saksi dan mengumpulkan semua data hingga turun langsung dilokasi untuk melihat objek perkara. Dengan pihak penyidik telah turun mengecek lokasi objek perkara lahan tersebut, diharapkan segera terungkap kebenarannya.
Dijelaskannya juga, meskipun kasus ini sudah akan menemui titik terang, namun fisik atau lahan tersebut belum bisa dikuasai oleh masyarakat Rantau Baru, sebab prosesnya masih panjang. Supaya lahan itu dapat dikuasai oleh warga, harus melakukan langkah hukum selanjutnya yaitu dengan menggugat secara perdata di Pengadilan, terangnya.
Dihadapan warga itu M. Nuh menegaskan, bahwa selain telah menuntut Koptan Bakti Bersama, LBH Brata Jaya Riau juga akan melaporkan pihak-pihak lain yang diduga telah menyerobot lahan 300 Ha itu. Supaya kerja keras warga yang sudah dua tahun lebih memperjuangkan lahan seluas 300 Ha itu semua kebenarannya terungkap, tegasnya lagi.
"Siapapun yang diduga menyerobot lahan itu, baik pejabat atau orang yang berpangkat tinggi sekalipun, tidak pandang bulu tetap kita dituntut. Sebab dimata hukum semua sama, yang benar tetap benar dan siapa yang salah tetap salah. Sehingga minggu depan dipastikan penyidik Polda Riau akan segera memanggil pihak-pihak lain tersebut," ujarnya kembali menegaskan.
Penyampaian progres kasus lahan tersebut dari LBH Barata Jaya Riau diapresiasi oleh Pj Kades Rantau Baru Nazwir Alam. Soalnya sudah dua tahun lebih masyarakat Rantau Baru memperjuangkan lahan tersebut tapi baru sekarang akan menemui titik terangnya. Maka langkah LBH Brata Jaya Riau yang telah sudi mendampingi warga Rantau Baru dalam proses hukum lahan 300 Ha itu patut diapresiasi, ujarnya
Sehingga dalam kesempatan itu Nazwi meminta warganya tetap kompak dan bersatu dalam memperjuangkan masalah itu. Kita tidak punya kemampuan dalam segala aspek terkecuali kita bersatu. Doa dan perjuangan kita sudah ada bayangan titik terangnya. Jika ini berhasil akan meningkatkan harkat dan marwah Desa Rantau Baru. Apa lagi yang kita lawan bukan orang sembarangan ibara tikus melawan gajah, cetusnya. (Sona)
| Editor | : | Tis |
| Kategori | : | Pelalawan |
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
Berita Pilihan
Internasional

Senin 20 Juli 2026, 06:13 WIB
Spanyol Juara Piala Dunia 2026 usai Tumbangkan Argentina di Final, Akhiri Penantian 16 Tahun
Minggu 08 Februari 2026
Timnas Indonesia Jadi Runner-up Piala Asia Futsal 2026, Kalah Adu Penalti Lawan Iran
Minggu 07 September 2025
Timnas Indonesia U-23 Wajib Kalahkan Korea Selatan Untuk lolos ke Putaran Final Piala Asia U-23 2025
Rabu 09 Juli 2025
PKB Gelar Puncak Harlah 23 Juli, Undang Prabowo hingga Ketum Partai
Politik

Rabu 15 Juli 2026, 19:28 WIB
Kodam XIX Tuanku Tambusai Luncurkan TMMD Ke-129, Wujudkan Infrastruktur dan Ketahanan Wilayah di Pelalawan
Selasa 14 Juli 2026
Diduga Lahan 40 Hektare Berpindah Tangan Secara Misterius, Forkorindo Desak APH Bongkar Dugaan Mafia Tanah di Kampung Dosan
Senin 29 Juni 2026
Bangunan Ornamen Wisma Sri Mahkota, Stand Bazar Bengkalis Jadi Perhatian di MTQ Riau ke- 44 Tahun 2026
Minggu 28 Juni 2026
Kapal Harimau Buas Meriahkan Pawai Perahu Hias MTQ Riau, Angkat Spirit Al-Qur'an dalam Perjuangan Sultan Siak
Nasional

Rabu 15 Juli 2026, 19:14 WIB
Massa Tergabung Dalam Koalisi Masyarakat Sipil MBG Watch Kepung Kejagung, Tuntut Bubarkan MBG Bubarkan BGN Bubarkan
Rabu 15 Juli 2026
Massa Tergabung Dalam Koalisi Masyarakat Sipil MBG Watch Kepung Kejagung, Tuntut Bubarkan MBG Bubarkan BGN Bubarkan
Senin 13 Juli 2026
Febrie Adriansyah Resmi Berstatus Tersangka di Tiga Kasus Korupsi, Kortas Tipidkor Limpahkan Penyidikan ke Kejagung
Jumat 10 Juli 2026
Kodam XIX Tuanku Tambusai Gelar Laporan Awal, Satgasyon 132/Bima Sakti 2026 Dinyatakan Siap Operasi
Terpopuler
01
Minggu 07 Agustus 2016, 07:47 WIB
Ribuan Personel Keamanan Diterjunkan Kawal Kirab Api PON 2016 Selama 11 Har 02
Rabu 17 September 2014, 02:20 WIB
Pemkab Pelalawan Kembangkan Pembibitan Ikan Secara Modern 03
Sabtu 25 April 2015, 04:51 WIB
10 Pejabat Kedubes Asing Dipanggil ke Nusakambangan 04
Selasa 09 Februari 2016, 01:21 WIB
LSM Laporkan Satker SNVT.Dedi dan PPK, Rukun dan Irzami Ke KPK 05
Rabu 25 Juni 2014, 05:20 WIB
Capres-Cawapres Prabowo-Hatta Klarifikasi Harta ke KPK 

Pekanbaru

Senin 20 Juli 2026, 20:14 WIB
Pangdam Kodam XIX Tuanku Tambusai Semarakkan Penutupan Festival Rakyat Nusantara 2026 Dengan Nobar Final Piala Dunia Bersama Masyarakat
Senin 20 Juli 2026
Pangdam Kodam XIX Tuanku Tambusai Semarakkan Penutupan Festival Rakyat Nusantara 2026 Dengan Nobar Final Piala Dunia Bersama Masyarakat
Minggu 19 Juli 2026
Kodam XIX Tuanku Tambusai Dukung Green Policing, Riau Bhayangkara Run 2026 Satukan TNI, Polri dan Masyarakat
Jumat 17 Juli 2026
Kodam XIX Tuanku Tambusai Perkuat Disiplin dan Jiwa Pengabdian Melalui Upacara Bendera Bulanan