ASN KREATIF DAN INOVATIF
ufri Jr, S.E,
tetap tekun,kreatif dan inovatif dengan menyulap halaman rumah sewanya menjadi kebun
aneka buah dan sayuran
Meskipun Menyewa Jufri Jr, SE, Jadikan Halaman Rumah Kebun Aneka Buah dan Sayuran
Sabtu 14 September 2019, 22:35 WIB
ufri Jr, S.E,
tetap tekun,kreatif dan inovatif dengan menyulap halaman rumah sewanya menjadi kebun
aneka buah dan sayuran
SELATPANJANG. RIAUMADANI. COM - Meski hanya menyewa rumah bersama teman-teman sesama Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemkab Kepulauan Meranti, Jufri Jr, SE, tetap tekun, kreatif dan inovatif dengan menyulap halaman rumah sewanya menjadi kebun aneka buah dan sayuran.
Melihat aktifitas yang patut dicontoh masyarakat itu, jurnalmadani.com sengaja menemui Jufri di rumah sewanya pada Jumat (13/9/2019). Menerima kunjungan, Jufri bersemangat menceritakan kisahnya sejak mulai tertarik dengan kegiatan bercocok tanam.
Jufri mengaku tertarik dengan dunia tanaman sejak pulang dari kegiatan Hari Pangan Sedunia di Padang tahun 2014 silam. Dirinya juga mengaku terinspirasi dari Kiyai Fuad, pengasuh pondok pesantren Al-Ittifaq, Ciwide, Jawa Barat yang sukses berkat ketekunan berkebun strawberry.
Diceritakannya, Kiyai Fuad yang mengaku hanya sekolah formal hingga kelas 1 SD ternyata mampu meraih 8 kali gelar doktor honoris causa di 8 negara dalam bidang petanian. Kiyai Fuad pernah dianggap gila oleh warga kampungnya saat berkebun strawberry di ciwide.
"Sekarang terbukti, hampir seluruh warga ciwide sudah berangkat haji berkat berkebun strawberry. Kiyai Fuad juga sering diundang menyampaikan kuliah umum di IPB di depan para doktor dan master pertanian. Itu yang menjadi inspirasi, seorang yang tidak tamat SD bisa berhasil, maka kita yang sarjana jangan sampai kalah. Itu bukti dari peribahasa arab Man Jadda Wajada," ujarnya.
Terinspirasi dari itu, Jufri kemudian mulai tekun mengisi waktu luangnya dari tugas sebagai ASN dengan menyulap pekarangan rumah sejak menyewa rumah di Jalan Siak Selatpanjang hingga pindah dan menempati rumah sewa sekarang di jalan Pembangunan I Selatpanjang.
Berbagai jenis tanaman buah dan sayuran dia tanam, jenis tanamannya pun bukan sembarangan, Jufri tidak ragu membeli bibit tanaman buah dan sayuran secara online dengan harga mahal untuk dibuktikan bisa tumbuh di pekarangan rumah sewanya di Selatpanjang.
Jufri mengaku ingin mematahkan mitos kalau di daerah cuaca panas dan dataran rendah seperti di Kepulauan Meranti tidak bisa tumbuh aneka tanaman buah dan sayuran yang biasa tumbuh di daerah dataran tinggi bercuaca dingin. Ia ingin apa yang dilakukan sebagai pembuktian kepada petani dan masyarakat, memecahkan mitos suatu hal yang dibilang tidak mungkin.
"Sebelum aku buktikan aku tidak menyerah, syukur jika bisa menjadi inspirasi warga sekitar," ujar Jufri, yang kini dipercaya menjabat Kepala Seksi Pengolahan dan Pemasaran Hortikultura pada Dinas Perkebunan dan Hortikultura Kabupaten Kepulauan Meranti.
Aneka tanaman buah yang ditanam yakni ada 3 jenis klengkeng, yaitu jenis diamond river, pongrai dan pingpong. Kemudian aneka jambu, yakni jambu madu, jambu kristal, jambu citra dan jambu jamaika. Selanjutnya aneka mangga, yaitu mangga mahatir, irwin super, tongdam dan harum manis.
Jufri juga menanam buah tin, apel futsa dari perkawinan apel arab dan bidara. Kemudian aneka jeruk, yakni jeruk lemon, kasturi dan nipis. Keseluruhan tanaman aneka buah itu dirawatnya dalam bentuk tanaman buah dalam pot (tabulampot) dengan biaya dari kantong pribadinya.
Selain aneka buah, alumni Pondok Modern Darussalam Gontor Ponorogo ini juga menanam aneka sayuran, seperti kangkung, kol, brokoli, lobak, kembang kol, kale, timun suri, labu madu, sawi bayam, kucai, bawang dayak, asparagus, jagung hingga nangkadak yakni hasil perkawinan antara nangka dan cempedak.
"Semuanya ini sudah menghasilkan. Bukan hanya untuk mendapatkan nilai ekonomis, tapi juga nilai estetikanya dengan memperindah pekarangan rumah, sehingga pekarangan rumah sangat bermanfaat, tidak hanya diisi oleh rumput," ujar pria yang mahir berbahasa arab dan inggris ini.
Setelah memanfaatkan pekarangan sekitar rumah sewanya seluas 1 jemba (15x15 meter) itu, dengan menanam aneka buahan dan sayuran, Jufri mengaku masih punya rencana akan merancang tempat budidaya ikan di pekarangan rumah tersebut.
"Alhamdulillah hasilnya dapat untuk berbagi dengan tetangga dan teman teman, hasil tidak pernah dijual, kecuali bibit dan pupuk kompos untuk membiayai keberlangsungan kebun ini. Harapan saya, ini juga dapat menginspirasi banyak orang," ungkapnya lagi. (**)
Melihat aktifitas yang patut dicontoh masyarakat itu, jurnalmadani.com sengaja menemui Jufri di rumah sewanya pada Jumat (13/9/2019). Menerima kunjungan, Jufri bersemangat menceritakan kisahnya sejak mulai tertarik dengan kegiatan bercocok tanam.
Jufri mengaku tertarik dengan dunia tanaman sejak pulang dari kegiatan Hari Pangan Sedunia di Padang tahun 2014 silam. Dirinya juga mengaku terinspirasi dari Kiyai Fuad, pengasuh pondok pesantren Al-Ittifaq, Ciwide, Jawa Barat yang sukses berkat ketekunan berkebun strawberry.
Diceritakannya, Kiyai Fuad yang mengaku hanya sekolah formal hingga kelas 1 SD ternyata mampu meraih 8 kali gelar doktor honoris causa di 8 negara dalam bidang petanian. Kiyai Fuad pernah dianggap gila oleh warga kampungnya saat berkebun strawberry di ciwide.
"Sekarang terbukti, hampir seluruh warga ciwide sudah berangkat haji berkat berkebun strawberry. Kiyai Fuad juga sering diundang menyampaikan kuliah umum di IPB di depan para doktor dan master pertanian. Itu yang menjadi inspirasi, seorang yang tidak tamat SD bisa berhasil, maka kita yang sarjana jangan sampai kalah. Itu bukti dari peribahasa arab Man Jadda Wajada," ujarnya.
Terinspirasi dari itu, Jufri kemudian mulai tekun mengisi waktu luangnya dari tugas sebagai ASN dengan menyulap pekarangan rumah sejak menyewa rumah di Jalan Siak Selatpanjang hingga pindah dan menempati rumah sewa sekarang di jalan Pembangunan I Selatpanjang.
Berbagai jenis tanaman buah dan sayuran dia tanam, jenis tanamannya pun bukan sembarangan, Jufri tidak ragu membeli bibit tanaman buah dan sayuran secara online dengan harga mahal untuk dibuktikan bisa tumbuh di pekarangan rumah sewanya di Selatpanjang.
Jufri mengaku ingin mematahkan mitos kalau di daerah cuaca panas dan dataran rendah seperti di Kepulauan Meranti tidak bisa tumbuh aneka tanaman buah dan sayuran yang biasa tumbuh di daerah dataran tinggi bercuaca dingin. Ia ingin apa yang dilakukan sebagai pembuktian kepada petani dan masyarakat, memecahkan mitos suatu hal yang dibilang tidak mungkin.
"Sebelum aku buktikan aku tidak menyerah, syukur jika bisa menjadi inspirasi warga sekitar," ujar Jufri, yang kini dipercaya menjabat Kepala Seksi Pengolahan dan Pemasaran Hortikultura pada Dinas Perkebunan dan Hortikultura Kabupaten Kepulauan Meranti.
Aneka tanaman buah yang ditanam yakni ada 3 jenis klengkeng, yaitu jenis diamond river, pongrai dan pingpong. Kemudian aneka jambu, yakni jambu madu, jambu kristal, jambu citra dan jambu jamaika. Selanjutnya aneka mangga, yaitu mangga mahatir, irwin super, tongdam dan harum manis.
Jufri juga menanam buah tin, apel futsa dari perkawinan apel arab dan bidara. Kemudian aneka jeruk, yakni jeruk lemon, kasturi dan nipis. Keseluruhan tanaman aneka buah itu dirawatnya dalam bentuk tanaman buah dalam pot (tabulampot) dengan biaya dari kantong pribadinya.
Selain aneka buah, alumni Pondok Modern Darussalam Gontor Ponorogo ini juga menanam aneka sayuran, seperti kangkung, kol, brokoli, lobak, kembang kol, kale, timun suri, labu madu, sawi bayam, kucai, bawang dayak, asparagus, jagung hingga nangkadak yakni hasil perkawinan antara nangka dan cempedak.
"Semuanya ini sudah menghasilkan. Bukan hanya untuk mendapatkan nilai ekonomis, tapi juga nilai estetikanya dengan memperindah pekarangan rumah, sehingga pekarangan rumah sangat bermanfaat, tidak hanya diisi oleh rumput," ujar pria yang mahir berbahasa arab dan inggris ini.
Setelah memanfaatkan pekarangan sekitar rumah sewanya seluas 1 jemba (15x15 meter) itu, dengan menanam aneka buahan dan sayuran, Jufri mengaku masih punya rencana akan merancang tempat budidaya ikan di pekarangan rumah tersebut.
"Alhamdulillah hasilnya dapat untuk berbagi dengan tetangga dan teman teman, hasil tidak pernah dijual, kecuali bibit dan pupuk kompos untuk membiayai keberlangsungan kebun ini. Harapan saya, ini juga dapat menginspirasi banyak orang," ungkapnya lagi. (**)
| Editor | : | Tis |
| Kategori | : | Meranti |
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
Berita Pilihan
Internasional

Minggu 07 September 2025, 20:18 WIB
Timnas Indonesia U-23 Wajib Kalahkan Korea Selatan Untuk lolos ke Putaran Final Piala Asia U-23 2025
Rabu 09 Juli 2025
PKB Gelar Puncak Harlah 23 Juli, Undang Prabowo hingga Ketum Partai
Rabu 11 Juni 2025
Arab Saudi Tegur Indonesia soal Data Kesehatan Jemaah, Kuota Haji 2026 Terancam Dipotong
Kamis 08 Mei 2025
"Jelang Kedatangan Jemaah, Petugas Siapkan Layanan di Makkah"
Politik

Selasa 13 Januari 2026, 07:13 WIB
Penduduk Riau Berjumlah 6,81 Juta Jiwa, Kota Pekanbaru Wilayah Terpadat
Selasa 13 Januari 2026
Bupati Kasmarni: OPD Harus Transparan Dalam Menggnakan Anggaran dan Komitmen Dalam Pelayanan Publik
Selasa 06 Januari 2026
Bupati Siak Ajak ASN Tingkatkan Kinerja dan Pelayanan Publik Tahun 2026
Senin 05 Januari 2026
SF Hariyanto: Kami Minta PT. SPR Adakan RUPS LB Copot Direkturnya 
Nasional

Senin 12 Januari 2026, 14:27 WIB
Tari Zapin khas Desa Meskom Pecahkan Rekor MURI Tari Zapin Massal Berkebaya Laboh Kekek
Senin 12 Januari 2026
Tari Zapin khas Desa Meskom Pecahkan Rekor MURI Tari Zapin Massal Berkebaya Laboh Kekek
Sabtu 10 Januari 2026
KPK Penetapan Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas Sebagai Tersangka Didasari Kecukupan Alat Bukti
Selasa 16 Desember 2025
Mafirion, "Apresiasi PN Tembilahan Kabulkan Tahanan Kota Datuk Bahar Kamil"
Terpopuler
01
Minggu 07 Agustus 2016, 07:47 WIB
Ribuan Personel Keamanan Diterjunkan Kawal Kirab Api PON 2016 Selama 11 Har 02
Rabu 17 September 2014, 02:20 WIB
Pemkab Pelalawan Kembangkan Pembibitan Ikan Secara Modern 03
Sabtu 25 April 2015, 04:51 WIB
10 Pejabat Kedubes Asing Dipanggil ke Nusakambangan 04
Selasa 09 Februari 2016, 01:21 WIB
LSM Laporkan Satker SNVT.Dedi dan PPK, Rukun dan Irzami Ke KPK 05
Rabu 25 Juni 2014, 05:20 WIB
Capres-Cawapres Prabowo-Hatta Klarifikasi Harta ke KPK 

Pekanbaru

Sabtu 24 Januari 2026, 07:04 WIB
Pemprov Riau Resmi Copot Ida Yulita dari Jabatan Direktur PT SPR Tunjuk Yan Darmadi Sebagai Pelaksana Tugas
Sabtu 24 Januari 2026
Pemprov Riau Resmi Copot Ida Yulita dari Jabatan Direktur PT SPR Tunjuk Yan Darmadi Sebagai Pelaksana Tugas
Sabtu 24 Januari 2026
RUPS-LB PT SPR Ricuh, Boby Rahmat Sebut Direktur PT. SPR Ida Yulita Susanti Rampas Dokumen dan Usir Peserta Rapat
Sabtu 24 Januari 2026
RUPS-LB PT SPR Ricuh, Jajaran Direksi Tolak Legalitas Surat Kuasa Pemegang Saham