DAMPAK KABUT ASAP
Gubri: Pemprov Riau Sediakan Posko Kesehatan dan Pengobatan Dampak Kabut Asap
Gubri: Pemprov Riau Sediakan Posko Kesehatan dan Pengobatan Dampak Kabut Asap Karhutla
Sabtu 14 September 2019, 15:31 WIB
Gubri: Pemprov Riau Sediakan Posko Kesehatan dan Pengobatan Dampak Kabut Asap
PEKANBARU. RIAUMADANI. COM - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau menyediakan posko kesehatan untuk warga yang ingin berobat akibat kabut asap, selain itu Pemerintah juga menanggung biaya pengobatan bagi warga yang ingin berobat di Puskesmas atau Rumah Sakit.
Hal itu disampaikan Gubernur Riau Syamsuar pada saat acara Rapat Kordinasi penanggulangan dan pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) Provinsi Riau di Balai Pauh Janggi Gedung Daerah Gubernuran Riau, Sabtu (14/9/2019).
Syamsuar menyebutkan bahwa ada juga penambahan posko khususnya di Kota Pekanbaru yang terutama di daerah padat penduduk.
"Posko sekarang sudah ada, dan ada juga call center 119 yang berguna untuk membantu pelayanan warga yang terkena kabut asap, ini sudah ditanggapi oleh Pemerintah Daerah, " kata Syamsuar.
Syamsuar juga menyarankan masyarakat yang terkena beberapa penyakit akibat kabut asap ini, segera mendatangin puskesmas terdekat maupun Rumah Sakit agar diberi pertolongan secepatnya.
"Khusus yang berkaitan semua puskesmas sudah di jadikan posko, sebenarnya ini juga sudah disampaikan ke RS Pemerintah maupun RS Swasta mereka berkewajiban melayani dampak warga yang terkena penyakit kabut asap, dan biaya nya itu semua ditanggung oleh pemerintah termasuk pemerintah daerah," tuturnya.
Pemerintah Provinsi Riau membuka 14 posko kesehatan dan rumah singgah untuk warga terdampak kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan ( karhutla) di Kota Pekanbaru.

Hal ini disampaikan Penanggung Jawab (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Riau Ahmad Syah Harrofie mengatakan, terdapat 14 posko dan rumah singgah yang dibuka di Pekanbaru,
"Semua posko dan rumah singgah ada obat-obatan, tim dokter, perawat, makan kecil dan diusahakan makan berat," kata Ahmad Syah Harrofie
Adapun 14 titik posko kesehatan dan rumah singgah untuk warga terpapar asap:
1. Rumah jabatan asisten 2, Jalan Gajah Mada,
2. Rumah jabatan asisten 3, Jalan Gajah Mada,
3. Aula Dinas Sosial Provinsi Riau, Jalan Jenderal Sudirman,
4. Aula Dinas Kesehatan Provinsi Riau, Jalan Cut Nyak Dien III,
5. Aula Bappenda Provinsi Riau, Jalan Jenderal Sudirman,
6. Balai Rehabilitasi Sosial Anak Memerlukan Perlindungan Khusus (BRS-AMPK) Rumbai, Jalan Sekolah,
7. Aula Rumah Sakit Jiwa Tampan Provinsi Riau, Jalan HR Soebrantas,
8. Rumah Jabatan kepala Dinas Sosial, Jalan Diponegoro,
9. Aula kantor Dinas perhubungan Provinsi Riau, Jalan Jenderal Sudirman,
10. Dinas PUPR, Jalan SM Amin,
11. UPT Industri Pangan, Olahan dan Kemasan Dinas Perindustrian Provinsi Riau, Jalan Hangtuah Ujung,
12. Mal Pelayanan Terpadu Kota Pekanbaru, Jalan Jenderal Sudirman,
13. UPT Bapelkes Dinas Kesehatan Provinsi Riau, Jalan Chandra Dimuka,
14. Pusat informasi karhutla rumah jabatan Ka Bappeda, Jalan Gajah Mada.
Sementara itu Pelaksana Tugas Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Agus Wibowo, menambahkan,"Posko didirikan untuk memberikan pelayanan kesehatan masyarakat terdampak asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah tersebut.

Selain itu, Agus mengungkap, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Riau juga membuka pelayanan yang sama. Dengan demikian, total rumah singgah di Provinsi Riau ada di 15 lokasi.
Dia juga mengungkapkan, peralatan seperti kasur lipat (velbed), tabung oksigen, regulator, tabung oksigen kecil, selang oksigen, alat pengukur tekanan darah, obat-obatan, hingga makanan tambahan bagi ibu hamil dan balita serta perlengkapan medis lainnya telah tersedia pada tiap-tiap posko.
"Dan sudah sesuai standar Kementerian Kesehatan RI. Selain itu, masing-masing posko juga disiagakan satu mobil ambulans," kata Agus.
Dia menerangkan, posko kesehatan tersebut buka setiap hari dari pukul 08.00 WIB sampai 22.00 WIB dan mulai dioperasikan sejak Ahad (15/9) kemarin hingga akhir masa siaga darurat yakni Kamis (31/10).
Menurutnya, seluruh masyarakat bisa memperoleh pelayanan seperti konsultasi, cek kesehatan, cek tekanan darah, pemberian pernafasan menggunakan oksigen hingga fasilitas masker yang bisa didapatkan secara gratis dengan penanganan oleh tim medis dari Dinas Kesehatan Provinsi Riau.
"Adanya rumah singgah ini sangat bermanfaat bagi masyarakat. Selain dapat mengurangi dampak negatif dari asap karhutla, pelayanan tersebut sekaligus sebagai tanda bahwa negara hadir di tengah masyarakat untuk pelayanan yang terbaik," katanya.*Advetorial
Hal itu disampaikan Gubernur Riau Syamsuar pada saat acara Rapat Kordinasi penanggulangan dan pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) Provinsi Riau di Balai Pauh Janggi Gedung Daerah Gubernuran Riau, Sabtu (14/9/2019).
Syamsuar menyebutkan bahwa ada juga penambahan posko khususnya di Kota Pekanbaru yang terutama di daerah padat penduduk.
"Posko sekarang sudah ada, dan ada juga call center 119 yang berguna untuk membantu pelayanan warga yang terkena kabut asap, ini sudah ditanggapi oleh Pemerintah Daerah, " kata Syamsuar.
Syamsuar juga menyarankan masyarakat yang terkena beberapa penyakit akibat kabut asap ini, segera mendatangin puskesmas terdekat maupun Rumah Sakit agar diberi pertolongan secepatnya.
"Khusus yang berkaitan semua puskesmas sudah di jadikan posko, sebenarnya ini juga sudah disampaikan ke RS Pemerintah maupun RS Swasta mereka berkewajiban melayani dampak warga yang terkena penyakit kabut asap, dan biaya nya itu semua ditanggung oleh pemerintah termasuk pemerintah daerah," tuturnya.
Pemerintah Provinsi Riau membuka 14 posko kesehatan dan rumah singgah untuk warga terdampak kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan ( karhutla) di Kota Pekanbaru.

Hal ini disampaikan Penanggung Jawab (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Riau Ahmad Syah Harrofie mengatakan, terdapat 14 posko dan rumah singgah yang dibuka di Pekanbaru,
"Semua posko dan rumah singgah ada obat-obatan, tim dokter, perawat, makan kecil dan diusahakan makan berat," kata Ahmad Syah Harrofie
Adapun 14 titik posko kesehatan dan rumah singgah untuk warga terpapar asap:
1. Rumah jabatan asisten 2, Jalan Gajah Mada,
2. Rumah jabatan asisten 3, Jalan Gajah Mada,
3. Aula Dinas Sosial Provinsi Riau, Jalan Jenderal Sudirman,
4. Aula Dinas Kesehatan Provinsi Riau, Jalan Cut Nyak Dien III,
5. Aula Bappenda Provinsi Riau, Jalan Jenderal Sudirman,
6. Balai Rehabilitasi Sosial Anak Memerlukan Perlindungan Khusus (BRS-AMPK) Rumbai, Jalan Sekolah,
7. Aula Rumah Sakit Jiwa Tampan Provinsi Riau, Jalan HR Soebrantas,
8. Rumah Jabatan kepala Dinas Sosial, Jalan Diponegoro,
9. Aula kantor Dinas perhubungan Provinsi Riau, Jalan Jenderal Sudirman,
10. Dinas PUPR, Jalan SM Amin,
11. UPT Industri Pangan, Olahan dan Kemasan Dinas Perindustrian Provinsi Riau, Jalan Hangtuah Ujung,
12. Mal Pelayanan Terpadu Kota Pekanbaru, Jalan Jenderal Sudirman,
13. UPT Bapelkes Dinas Kesehatan Provinsi Riau, Jalan Chandra Dimuka,
14. Pusat informasi karhutla rumah jabatan Ka Bappeda, Jalan Gajah Mada.
Sementara itu Pelaksana Tugas Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Agus Wibowo, menambahkan,"Posko didirikan untuk memberikan pelayanan kesehatan masyarakat terdampak asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah tersebut.

Selain itu, Agus mengungkap, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Riau juga membuka pelayanan yang sama. Dengan demikian, total rumah singgah di Provinsi Riau ada di 15 lokasi.
Dia juga mengungkapkan, peralatan seperti kasur lipat (velbed), tabung oksigen, regulator, tabung oksigen kecil, selang oksigen, alat pengukur tekanan darah, obat-obatan, hingga makanan tambahan bagi ibu hamil dan balita serta perlengkapan medis lainnya telah tersedia pada tiap-tiap posko.
"Dan sudah sesuai standar Kementerian Kesehatan RI. Selain itu, masing-masing posko juga disiagakan satu mobil ambulans," kata Agus.
Dia menerangkan, posko kesehatan tersebut buka setiap hari dari pukul 08.00 WIB sampai 22.00 WIB dan mulai dioperasikan sejak Ahad (15/9) kemarin hingga akhir masa siaga darurat yakni Kamis (31/10).
Menurutnya, seluruh masyarakat bisa memperoleh pelayanan seperti konsultasi, cek kesehatan, cek tekanan darah, pemberian pernafasan menggunakan oksigen hingga fasilitas masker yang bisa didapatkan secara gratis dengan penanganan oleh tim medis dari Dinas Kesehatan Provinsi Riau.
"Adanya rumah singgah ini sangat bermanfaat bagi masyarakat. Selain dapat mengurangi dampak negatif dari asap karhutla, pelayanan tersebut sekaligus sebagai tanda bahwa negara hadir di tengah masyarakat untuk pelayanan yang terbaik," katanya.*Advetorial
| Editor | : | Tis |
| Kategori | : | Pekanbaru |
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
Berita Pilihan
Internasional

Minggu 08 Februari 2026, 08:28 WIB
Timnas Indonesia Jadi Runner-up Piala Asia Futsal 2026, Kalah Adu Penalti Lawan Iran
Minggu 07 September 2025
Timnas Indonesia U-23 Wajib Kalahkan Korea Selatan Untuk lolos ke Putaran Final Piala Asia U-23 2025
Rabu 09 Juli 2025
PKB Gelar Puncak Harlah 23 Juli, Undang Prabowo hingga Ketum Partai
Rabu 11 Juni 2025
Arab Saudi Tegur Indonesia soal Data Kesehatan Jemaah, Kuota Haji 2026 Terancam Dipotong
Politik

Selasa 02 Juni 2026, 17:19 WIB
Wabup Bengkalis: Pancasila Bintang Penuntun Bangsa dan Fondasi Perdamaian Dunia
Senin 01 Juni 2026
Memaknai Hari Lahir Pancasila, Merawat Persatuan di Tengah Keberagaman Riau
Senin 18 Mei 2026
Marjeni, SE.MM: Badan Pekerja Pelestarian Cagar Budaya Membantu Pemerintah Kabupaten Rohul Menginventarisir Semua Kawasan Cagar Budaya se-Rokan Hulu Beserta Statusnya
Senin 09 Maret 2026
Siti Aisyah Anggota DPR RI Komisi III Sosialisasi 4 Pilar di Skip Hulu, Rengat. Ajak Ustadz. Fitter Kumpala. 
Nasional

Rabu 03 Juni 2026, 20:11 WIB
Profil Dadan Hindayana Mantan Kepala BGN yang Ditahan Kejagung
Rabu 03 Juni 2026
Profil Dadan Hindayana Mantan Kepala BGN yang Ditahan Kejagung
Rabu 03 Juni 2026
Profil Lodewyk Pusung, Sehari Setelah Dipecat Prabowo Sebagai Wakil Kepala BGN, Ditahan Kejagung
Rabu 03 Juni 2026
Profil Sony Sonjaya, Purnawirawan Polri Dicopot dari Wakil Kepala BGN, Ditahan Kejagung
Terpopuler
01
Minggu 07 Agustus 2016, 07:47 WIB
Ribuan Personel Keamanan Diterjunkan Kawal Kirab Api PON 2016 Selama 11 Har 02
Rabu 17 September 2014, 02:20 WIB
Pemkab Pelalawan Kembangkan Pembibitan Ikan Secara Modern 03
Sabtu 25 April 2015, 04:51 WIB
10 Pejabat Kedubes Asing Dipanggil ke Nusakambangan 04
Selasa 09 Februari 2016, 01:21 WIB
LSM Laporkan Satker SNVT.Dedi dan PPK, Rukun dan Irzami Ke KPK 05
Rabu 25 Juni 2014, 05:20 WIB
Capres-Cawapres Prabowo-Hatta Klarifikasi Harta ke KPK 

Pekanbaru

Kamis 28 Mei 2026, 06:45 WIB
Kabur dari Rutan Pekanbaru, Tahanan Ini Ditangkap Warga di Dapur Kurban
Kamis 28 Mei 2026
Kabur dari Rutan Pekanbaru, Tahanan Ini Ditangkap Warga di Dapur Kurban
Selasa 26 Mei 2026
Salat Idul Adha 1447H Akan Digelar di 349 Titik di Pekanbaru dan Dua Titik Lokasi Utama
Rabu 20 Mei 2026
Ketua PP Pekanbaru Iwan Pansa Akui Terima Rp50 Juta dari Kadis PUPR-PKPP Riau