Dampak Kabut Asap
Forechaster Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika
(BMKG) Stamet Pekanbaru, Bibin Sulistio, Senin (26/8/19), mengatakan
akibat kabut asap di Pekanbaru yang kian pekat, membuat jarak pandang di
Pekanbaru hanya sejauh 1 kilome
Kabut Asap Selimuti Wilayah Riau, 21.671 Warga Terserang ISPA
Selasa 27 Agustus 2019, 12:33 WIB
Forechaster Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika
(BMKG) Stamet Pekanbaru, Bibin Sulistio, Senin (26/8/19), mengatakan
akibat kabut asap di Pekanbaru yang kian pekat, membuat jarak pandang di
Pekanbaru hanya sejauh 1 kilome
PEKANBARU. RIAUMADANI. COM - Dinas Kesehatan (Diskes) Provinsi Riau mencatat jumlah warga di Provinsi Riau yang terpapar Infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) mencapai sekitar 21.671 orang. Data tersebut direkap terakhir pada Minggu, (25/8/2019).
Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan (Yankes), Diskes Riau, Yohanes mengatakan, bahwa jumlah penderita ISPA terbanyak terdapat di Kota Pekanbaru, yaitu sebanyak 5.355 orang.
"Yang kebakaran hutan dan lahan memang di daerah, tapi arah anginnya kan membawa asapnya ke kota," kata Yohanes di Pekanbaru, Senin (26/8/2019).
Adapun rekap laporan data kunjungan warga yang tepapar ISPA ke Puskesmas dan pelayanan kesehatan di Provinsi Riau hingga 25 Agustus 2019, sebagai berikut, Kota Pekanbaru sebanyak 5.355 orang, Kabupaten Siak sebanyak 3.753 orang, Kampar sebanyak 3.315 orang, Kota Dumai sebanyak 2.451 orang.
Kemudian, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) sebanyak 2.079 orang, Pelalawan sebanyak 1.767 orang, Indragiri Hilir (Inhil) sebanyak 1.342 orang, Rokan Hilir (Rohil) sebanyak 496 orang, Kepulauan Meranti sebanyak 401 orang.
Jarak Pandang di Pekanbaru hanya sejauh 1 kilometer.
Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan (Yankes), Diskes Riau, Yohanes mengatakan, bahwa jumlah penderita ISPA terbanyak terdapat di Kota Pekanbaru, yaitu sebanyak 5.355 orang.
"Yang kebakaran hutan dan lahan memang di daerah, tapi arah anginnya kan membawa asapnya ke kota," kata Yohanes di Pekanbaru, Senin (26/8/2019).
Adapun rekap laporan data kunjungan warga yang tepapar ISPA ke Puskesmas dan pelayanan kesehatan di Provinsi Riau hingga 25 Agustus 2019, sebagai berikut, Kota Pekanbaru sebanyak 5.355 orang, Kabupaten Siak sebanyak 3.753 orang, Kampar sebanyak 3.315 orang, Kota Dumai sebanyak 2.451 orang.
Kemudian, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) sebanyak 2.079 orang, Pelalawan sebanyak 1.767 orang, Indragiri Hilir (Inhil) sebanyak 1.342 orang, Rokan Hilir (Rohil) sebanyak 496 orang, Kepulauan Meranti sebanyak 401 orang.
Terakhir, Indragiri Hulu (Inhu) sebanyak 341 orang, Bengkalis sebanyak 301 orang, dan Kuantan Singingi sebanyak 70 orang.
Jarak Pandang di Pekanbaru hanya sejauh 1 kilometer.
Forechaster Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stamet Pekanbaru, Bibin Sulistio, Senin (26/8/19), mengatakan akibat kabut asap di Pekanbaru yang kian pekat, membuat jarak pandang di Pekanbaru hanya sejauh 1 kilometer.
"Selepas subuh hingga sekitar pukul 07.00 WIB, di Pekanbaru diselimuti kabut asap. Hal itu menyebabkan jarak pandang hanya sekitar satu kilometer," kata Bibin.
Namun, tambahnya, kendati jarak pandang meningkat dan saat ini mencapai 1,5 Km, tetapi kabut yang saat ini masih nampak tebal adalah asap. Tingkat partikulatnya mencapai PM 10.
"Berpotensi terjadinya penurunan jarak pandang yang disebabkan oleh partikel kering seperti haze (udara kabur) dan asap," tambahnya.
Tentang jumlah tittik api, Bibin mengatakan bahwa dari 41 titik panas yang teroantau satelite terra qua BMKG, 27 diantaranya diduga kuat sebagai titik api. Titik titik api tersebuy adal di Bengkalis 12 titik, Pelalawan 5 titik dan Inhil 10.
Tentang potensi hujan, Bibin menjelaskan bahwa di beberapa daerah memang diperkirakan memiliki potensi hujan. Namun intensitasnya hanya ringan.
Sementara itu, meskipun jarak pandang sempat memburuk, hanya berkisar satu kilometer, namun hal itu tak berlangsung lama. Berangsung membaik, sehingga tak sampai mengganggu jadwal penerbangan di Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru. (**)
"Selepas subuh hingga sekitar pukul 07.00 WIB, di Pekanbaru diselimuti kabut asap. Hal itu menyebabkan jarak pandang hanya sekitar satu kilometer," kata Bibin.
Namun, tambahnya, kendati jarak pandang meningkat dan saat ini mencapai 1,5 Km, tetapi kabut yang saat ini masih nampak tebal adalah asap. Tingkat partikulatnya mencapai PM 10.
"Berpotensi terjadinya penurunan jarak pandang yang disebabkan oleh partikel kering seperti haze (udara kabur) dan asap," tambahnya.
Tentang jumlah tittik api, Bibin mengatakan bahwa dari 41 titik panas yang teroantau satelite terra qua BMKG, 27 diantaranya diduga kuat sebagai titik api. Titik titik api tersebuy adal di Bengkalis 12 titik, Pelalawan 5 titik dan Inhil 10.
Tentang potensi hujan, Bibin menjelaskan bahwa di beberapa daerah memang diperkirakan memiliki potensi hujan. Namun intensitasnya hanya ringan.
Sementara itu, meskipun jarak pandang sempat memburuk, hanya berkisar satu kilometer, namun hal itu tak berlangsung lama. Berangsung membaik, sehingga tak sampai mengganggu jadwal penerbangan di Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru. (**)
| Editor | : | Tis |
| Kategori | : | Pekanbaru |
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
Berita Pilihan
Internasional

Minggu 07 September 2025, 20:18 WIB
Timnas Indonesia U-23 Wajib Kalahkan Korea Selatan Untuk lolos ke Putaran Final Piala Asia U-23 2025
Rabu 09 Juli 2025
PKB Gelar Puncak Harlah 23 Juli, Undang Prabowo hingga Ketum Partai
Rabu 11 Juni 2025
Arab Saudi Tegur Indonesia soal Data Kesehatan Jemaah, Kuota Haji 2026 Terancam Dipotong
Kamis 08 Mei 2025
"Jelang Kedatangan Jemaah, Petugas Siapkan Layanan di Makkah"
Politik

Jumat 30 Januari 2026, 07:03 WIB
Bupati Bengkalis Resmikan Pembangunan Pengembangan RSU Mutiasari di Mandau
Selasa 13 Januari 2026
Penduduk Riau Berjumlah 6,81 Juta Jiwa, Kota Pekanbaru Wilayah Terpadat
Selasa 13 Januari 2026
Bupati Kasmarni: OPD Harus Transparan Dalam Menggnakan Anggaran dan Komitmen Dalam Pelayanan Publik
Selasa 06 Januari 2026
Bupati Siak Ajak ASN Tingkatkan Kinerja dan Pelayanan Publik Tahun 2026
Nasional

Senin 12 Januari 2026, 14:27 WIB
Tari Zapin khas Desa Meskom Pecahkan Rekor MURI Tari Zapin Massal Berkebaya Laboh Kekek
Senin 12 Januari 2026
Tari Zapin khas Desa Meskom Pecahkan Rekor MURI Tari Zapin Massal Berkebaya Laboh Kekek
Sabtu 10 Januari 2026
KPK Penetapan Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas Sebagai Tersangka Didasari Kecukupan Alat Bukti
Selasa 16 Desember 2025
Mafirion, "Apresiasi PN Tembilahan Kabulkan Tahanan Kota Datuk Bahar Kamil"
Terpopuler
01
Minggu 07 Agustus 2016, 07:47 WIB
Ribuan Personel Keamanan Diterjunkan Kawal Kirab Api PON 2016 Selama 11 Har 02
Rabu 17 September 2014, 02:20 WIB
Pemkab Pelalawan Kembangkan Pembibitan Ikan Secara Modern 03
Sabtu 25 April 2015, 04:51 WIB
10 Pejabat Kedubes Asing Dipanggil ke Nusakambangan 04
Selasa 09 Februari 2016, 01:21 WIB
LSM Laporkan Satker SNVT.Dedi dan PPK, Rukun dan Irzami Ke KPK 05
Rabu 25 Juni 2014, 05:20 WIB
Capres-Cawapres Prabowo-Hatta Klarifikasi Harta ke KPK 

Pekanbaru

Sabtu 24 Januari 2026, 07:04 WIB
Pemprov Riau Resmi Copot Ida Yulita dari Jabatan Direktur PT SPR Tunjuk Yan Darmadi Sebagai Pelaksana Tugas
Sabtu 24 Januari 2026
Pemprov Riau Resmi Copot Ida Yulita dari Jabatan Direktur PT SPR Tunjuk Yan Darmadi Sebagai Pelaksana Tugas
Sabtu 24 Januari 2026
RUPS-LB PT SPR Ricuh, Boby Rahmat Sebut Direktur PT. SPR Ida Yulita Susanti Rampas Dokumen dan Usir Peserta Rapat
Sabtu 24 Januari 2026
RUPS-LB PT SPR Ricuh, Jajaran Direksi Tolak Legalitas Surat Kuasa Pemegang Saham