Solat Idul Adha 1440 H
Ribuan umat muslim, Ahad (10/8/2019) pagi memadati
halaman Masjid Raya Annur, Provinsi Riau, Kota Pekanbaru untuk
melaksanakan Salat Idul Adha 1440H
Ribuan Warga Pekanbaru Tetap Antusias Salat Idul Adha Ditengah Kabut Asap
Minggu 11 Agustus 2019, 23:37 WIB
Ribuan umat muslim, Ahad (10/8/2019) pagi memadati
halaman Masjid Raya Annur, Provinsi Riau, Kota Pekanbaru untuk
melaksanakan Salat Idul Adha 1440H
PEKANBARU. RIAUMADANI. COM - Ribuan umat muslim, Ahad (10/8/2019) pagi memadati halaman Masjid Raya Annur, Provinsi Riau, Kota Pekanbaru untuk melaksanakan Salat Idul Adha 1440H
Meskipun kondisi udara diselimuti kabut asap cukup pekat, tidak menyurutkan niat masyarakat mengikuti salat hari raya haji ini.
Dari pantauan dilapangan, sebagian jemaah salat Idul Adha datang bersama keluarga mereka. Ada yang menggunakan masker, ada pula yang tidak.
Sementara dilokasi salat, sejumlah petugas salat idul adha tampak membagikan masker kepada jemaah yang hadir.
Gubernur Riau, Syamsuar hadir dan menjalani salat Idul Adha di halaman masjid raya Annur ini. Ustaz Zulhendri Rais Lc MA didapuk menjadi khatib salat idul adha tahun ini.
Hal ini diungkapkan Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar saat menyampaikan sambutan Salat Idul Adha, di halaman Masjid Raya Annur, Provinsi Riau, Kota Pekanbaru, Ahad (10/8/2019)
Dikatakan Gubri, kabut asap akibat kebakaran lahan merupakan musibah dari sang pencipta. "Kita sampaikan kepada para Bupati, Walikota, Camat mari kita berdoa minta ampun dan doa minta hujan serta menggelar salat istisqa di wilayah masing-masing, agar musibah ini bisa diringankan," harap Syamsuar.
Dijelaskan mantan Bupati Siak dua periode ini, kondisi karhutla di Riau
cukup berat, karena dari prediksi dan analisa Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) cuaca kering akan berlangsung hingga Oktober 2019.
"Menurut ramalan BMKG diperkirakan musim kering ini sampai Oktober. Karena itulah kami ajak semua kaum muslimin dan sudah kami sampaikan juga kepada pemuka agama untuk menggelar salat istisqa,"imbaunya.
Syamsuar mengungkapkan, dirinya sudah berkeliling ke sejumlah Kabupaten dan Kota di Riau yang terjadi Karhutla, ditemukan fakta petugas pemadam kesulitan mendapatkan air akibat minimnya intensitas hujan.
"Saya sudah berkeliling ke kabupaten dan kota yang kebakaran lahan, kesulitan mendapatkan air untuk pemadaman api. Mari kita doakan petugas pemadam api, bapak TNI Polri yang masih berusaha memadamkan api selalu diberikan kesehatan," ungkapnya.
Sebagaimana diketahui, kabut asap melanda Riau selama dua pekan terakhir. Bahkan, pantauan alat pemantau kualitas udara, menunjukkan udara di Kota Pekanbaru tidak sehat.
Warga yang menggelar aktifitas diluar ruangan diimbau menggunakan masker, termasuk para siswa mulai dari tingkat SD hingga SMA. (Tis/mcr)
Meskipun kondisi udara diselimuti kabut asap cukup pekat, tidak menyurutkan niat masyarakat mengikuti salat hari raya haji ini.
Dari pantauan dilapangan, sebagian jemaah salat Idul Adha datang bersama keluarga mereka. Ada yang menggunakan masker, ada pula yang tidak.
Sementara dilokasi salat, sejumlah petugas salat idul adha tampak membagikan masker kepada jemaah yang hadir.
Gubernur Riau, Syamsuar hadir dan menjalani salat Idul Adha di halaman masjid raya Annur ini. Ustaz Zulhendri Rais Lc MA didapuk menjadi khatib salat idul adha tahun ini.
Pada kesempatan itu, Gubernur Riau, Syamsuar mengajak aparatur pemerintahan diseluruh kabupaten dan kota di Riau menggelar salat istisqa, agar hujan turun dapat memadamkan kebakaran lahan dan hutan di Riau.
Hal ini diungkapkan Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar saat menyampaikan sambutan Salat Idul Adha, di halaman Masjid Raya Annur, Provinsi Riau, Kota Pekanbaru, Ahad (10/8/2019)
Dikatakan Gubri, kabut asap akibat kebakaran lahan merupakan musibah dari sang pencipta. "Kita sampaikan kepada para Bupati, Walikota, Camat mari kita berdoa minta ampun dan doa minta hujan serta menggelar salat istisqa di wilayah masing-masing, agar musibah ini bisa diringankan," harap Syamsuar.
Dijelaskan mantan Bupati Siak dua periode ini, kondisi karhutla di Riau
cukup berat, karena dari prediksi dan analisa Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) cuaca kering akan berlangsung hingga Oktober 2019.
"Menurut ramalan BMKG diperkirakan musim kering ini sampai Oktober. Karena itulah kami ajak semua kaum muslimin dan sudah kami sampaikan juga kepada pemuka agama untuk menggelar salat istisqa,"imbaunya.
Syamsuar mengungkapkan, dirinya sudah berkeliling ke sejumlah Kabupaten dan Kota di Riau yang terjadi Karhutla, ditemukan fakta petugas pemadam kesulitan mendapatkan air akibat minimnya intensitas hujan.
"Saya sudah berkeliling ke kabupaten dan kota yang kebakaran lahan, kesulitan mendapatkan air untuk pemadaman api. Mari kita doakan petugas pemadam api, bapak TNI Polri yang masih berusaha memadamkan api selalu diberikan kesehatan," ungkapnya.
Sebagaimana diketahui, kabut asap melanda Riau selama dua pekan terakhir. Bahkan, pantauan alat pemantau kualitas udara, menunjukkan udara di Kota Pekanbaru tidak sehat.
Warga yang menggelar aktifitas diluar ruangan diimbau menggunakan masker, termasuk para siswa mulai dari tingkat SD hingga SMA. (Tis/mcr)
| Editor | : | Tis |
| Kategori | : | Pekanbaru |
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
Berita Pilihan
Internasional

Senin 20 Juli 2026, 06:13 WIB
Spanyol Juara Piala Dunia 2026 usai Tumbangkan Argentina di Final, Akhiri Penantian 16 Tahun
Minggu 08 Februari 2026
Timnas Indonesia Jadi Runner-up Piala Asia Futsal 2026, Kalah Adu Penalti Lawan Iran
Minggu 07 September 2025
Timnas Indonesia U-23 Wajib Kalahkan Korea Selatan Untuk lolos ke Putaran Final Piala Asia U-23 2025
Rabu 09 Juli 2025
PKB Gelar Puncak Harlah 23 Juli, Undang Prabowo hingga Ketum Partai
Politik

Rabu 15 Juli 2026, 19:28 WIB
Kodam XIX Tuanku Tambusai Luncurkan TMMD Ke-129, Wujudkan Infrastruktur dan Ketahanan Wilayah di Pelalawan
Selasa 14 Juli 2026
Diduga Lahan 40 Hektare Berpindah Tangan Secara Misterius, Forkorindo Desak APH Bongkar Dugaan Mafia Tanah di Kampung Dosan
Senin 29 Juni 2026
Bangunan Ornamen Wisma Sri Mahkota, Stand Bazar Bengkalis Jadi Perhatian di MTQ Riau ke- 44 Tahun 2026
Minggu 28 Juni 2026
Kapal Harimau Buas Meriahkan Pawai Perahu Hias MTQ Riau, Angkat Spirit Al-Qur'an dalam Perjuangan Sultan Siak
Nasional

Rabu 15 Juli 2026, 19:14 WIB
Massa Tergabung Dalam Koalisi Masyarakat Sipil MBG Watch Kepung Kejagung, Tuntut Bubarkan MBG Bubarkan BGN Bubarkan
Rabu 15 Juli 2026
Massa Tergabung Dalam Koalisi Masyarakat Sipil MBG Watch Kepung Kejagung, Tuntut Bubarkan MBG Bubarkan BGN Bubarkan
Senin 13 Juli 2026
Febrie Adriansyah Resmi Berstatus Tersangka di Tiga Kasus Korupsi, Kortas Tipidkor Limpahkan Penyidikan ke Kejagung
Jumat 10 Juli 2026
Kodam XIX Tuanku Tambusai Gelar Laporan Awal, Satgasyon 132/Bima Sakti 2026 Dinyatakan Siap Operasi
Terpopuler
01
Minggu 07 Agustus 2016, 07:47 WIB
Ribuan Personel Keamanan Diterjunkan Kawal Kirab Api PON 2016 Selama 11 Har 02
Rabu 17 September 2014, 02:20 WIB
Pemkab Pelalawan Kembangkan Pembibitan Ikan Secara Modern 03
Sabtu 25 April 2015, 04:51 WIB
10 Pejabat Kedubes Asing Dipanggil ke Nusakambangan 04
Selasa 09 Februari 2016, 01:21 WIB
LSM Laporkan Satker SNVT.Dedi dan PPK, Rukun dan Irzami Ke KPK 05
Rabu 25 Juni 2014, 05:20 WIB
Capres-Cawapres Prabowo-Hatta Klarifikasi Harta ke KPK 

Pekanbaru

Senin 20 Juli 2026, 20:14 WIB
Pangdam Kodam XIX Tuanku Tambusai Semarakkan Penutupan Festival Rakyat Nusantara 2026 Dengan Nobar Final Piala Dunia Bersama Masyarakat
Senin 20 Juli 2026
Pangdam Kodam XIX Tuanku Tambusai Semarakkan Penutupan Festival Rakyat Nusantara 2026 Dengan Nobar Final Piala Dunia Bersama Masyarakat
Minggu 19 Juli 2026
Kodam XIX Tuanku Tambusai Dukung Green Policing, Riau Bhayangkara Run 2026 Satukan TNI, Polri dan Masyarakat
Jumat 17 Juli 2026
Kodam XIX Tuanku Tambusai Perkuat Disiplin dan Jiwa Pengabdian Melalui Upacara Bendera Bulanan