Mutasi Pejabat Pemprov Agustus 2019
Gubernur Riau H. Syamsuar
Gubri H. Syamsuar Jamin tak Ada Jual Beli Jabatan
Senin 29 Juli 2019, 05:38 WIB
Gubernur Riau H. Syamsuar
PEKANBARU. RIAUMADANI. COM - Gubernur Riau (Gubri), Syamsuar, menegaskan dalam pelantikan jebatan eselon II, III dan IV di lingkungan Pemprov Riau yang direncanakan pada Agustus mendatang tidak ada jual beli jabatan.
"Jadi jangan coba-coba ada jual beli jabatan (saat pelantikan pejabat Pemprov Riau)," tegas Gubri Syamsuar kepada wartawan, Senin (29/7/2019) di Gedung Daerah Pekanbaru.
Bahkan Syamsuar mengaku telah melakukan komunikasi dengan Polda Riau dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk memastikan tidak akan ada jual jabatan di lingkungan Pemprov Riau.
"Saya dengan tegas sampaikan ke Polda Riau dan KPK, selama hidup saya memimpin tidak pernah melakukan jual beli jabatan," ungkapnya.
Jika nanti ada oknum jual-jual nama gubernur dan wakil gubernur Riau, tegas Syamsuar, siap-siap nanti akan dicari pihak kepolisian.
"Misalnya mengaku keluarga gubernur dan orang dekat gubernur. Nanti akan ada sanksinya kalau memang terbukti. Kemarin sudah ada beberapa kali menyampaikan ke saya, tapi dia tak berani menyebut orangnya," ujarnya.
Karena itu, Syamsuar berharap bagi masyarakat yang memberi informasi adanya jual beli jabatan di lingkungan Pemprov Riau harus berani menyampaikan pelakunya.
"Jangan menyampaikan tanpa bisa membuktikan. Jadi harus jelas ada bukti dan tidak bisa kata orang," cakap mantan Bupati Siak dua periode ini.
Ditanya kapan pelantikan pejabat di lingkungan Pemprov Riau dilakukan, Syamsuar menyatakan jika tidak ada halangan bulan Agustus mendatang. "Kan sudah tahu tanggalnya. Bulan Agustus Insya Allah," pungkasnya. (***)
"Jadi jangan coba-coba ada jual beli jabatan (saat pelantikan pejabat Pemprov Riau)," tegas Gubri Syamsuar kepada wartawan, Senin (29/7/2019) di Gedung Daerah Pekanbaru.
Bahkan Syamsuar mengaku telah melakukan komunikasi dengan Polda Riau dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk memastikan tidak akan ada jual jabatan di lingkungan Pemprov Riau.
"Saya dengan tegas sampaikan ke Polda Riau dan KPK, selama hidup saya memimpin tidak pernah melakukan jual beli jabatan," ungkapnya.
Jika nanti ada oknum jual-jual nama gubernur dan wakil gubernur Riau, tegas Syamsuar, siap-siap nanti akan dicari pihak kepolisian.
"Misalnya mengaku keluarga gubernur dan orang dekat gubernur. Nanti akan ada sanksinya kalau memang terbukti. Kemarin sudah ada beberapa kali menyampaikan ke saya, tapi dia tak berani menyebut orangnya," ujarnya.
Karena itu, Syamsuar berharap bagi masyarakat yang memberi informasi adanya jual beli jabatan di lingkungan Pemprov Riau harus berani menyampaikan pelakunya.
"Jangan menyampaikan tanpa bisa membuktikan. Jadi harus jelas ada bukti dan tidak bisa kata orang," cakap mantan Bupati Siak dua periode ini.
Ditanya kapan pelantikan pejabat di lingkungan Pemprov Riau dilakukan, Syamsuar menyatakan jika tidak ada halangan bulan Agustus mendatang. "Kan sudah tahu tanggalnya. Bulan Agustus Insya Allah," pungkasnya. (***)
| Editor | : | Tis |
| Kategori | : | Pekanbaru |
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
Berita Pilihan
Internasional

Minggu 07 September 2025, 20:18 WIB
Timnas Indonesia U-23 Wajib Kalahkan Korea Selatan Untuk lolos ke Putaran Final Piala Asia U-23 2025
Rabu 09 Juli 2025
PKB Gelar Puncak Harlah 23 Juli, Undang Prabowo hingga Ketum Partai
Rabu 11 Juni 2025
Arab Saudi Tegur Indonesia soal Data Kesehatan Jemaah, Kuota Haji 2026 Terancam Dipotong
Kamis 08 Mei 2025
"Jelang Kedatangan Jemaah, Petugas Siapkan Layanan di Makkah"
Politik

Jumat 30 Januari 2026, 07:03 WIB
Bupati Bengkalis Resmikan Pembangunan Pengembangan RSU Mutiasari di Mandau
Selasa 13 Januari 2026
Penduduk Riau Berjumlah 6,81 Juta Jiwa, Kota Pekanbaru Wilayah Terpadat
Selasa 13 Januari 2026
Bupati Kasmarni: OPD Harus Transparan Dalam Menggnakan Anggaran dan Komitmen Dalam Pelayanan Publik
Selasa 06 Januari 2026
Bupati Siak Ajak ASN Tingkatkan Kinerja dan Pelayanan Publik Tahun 2026
Nasional

Senin 12 Januari 2026, 14:27 WIB
Tari Zapin khas Desa Meskom Pecahkan Rekor MURI Tari Zapin Massal Berkebaya Laboh Kekek
Senin 12 Januari 2026
Tari Zapin khas Desa Meskom Pecahkan Rekor MURI Tari Zapin Massal Berkebaya Laboh Kekek
Sabtu 10 Januari 2026
KPK Penetapan Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas Sebagai Tersangka Didasari Kecukupan Alat Bukti
Selasa 16 Desember 2025
Mafirion, "Apresiasi PN Tembilahan Kabulkan Tahanan Kota Datuk Bahar Kamil"
Terpopuler
01
Minggu 07 Agustus 2016, 07:47 WIB
Ribuan Personel Keamanan Diterjunkan Kawal Kirab Api PON 2016 Selama 11 Har 02
Rabu 17 September 2014, 02:20 WIB
Pemkab Pelalawan Kembangkan Pembibitan Ikan Secara Modern 03
Sabtu 25 April 2015, 04:51 WIB
10 Pejabat Kedubes Asing Dipanggil ke Nusakambangan 04
Selasa 09 Februari 2016, 01:21 WIB
LSM Laporkan Satker SNVT.Dedi dan PPK, Rukun dan Irzami Ke KPK 05
Rabu 25 Juni 2014, 05:20 WIB
Capres-Cawapres Prabowo-Hatta Klarifikasi Harta ke KPK 

Pekanbaru

Sabtu 24 Januari 2026, 07:04 WIB
Pemprov Riau Resmi Copot Ida Yulita dari Jabatan Direktur PT SPR Tunjuk Yan Darmadi Sebagai Pelaksana Tugas
Sabtu 24 Januari 2026
Pemprov Riau Resmi Copot Ida Yulita dari Jabatan Direktur PT SPR Tunjuk Yan Darmadi Sebagai Pelaksana Tugas
Sabtu 24 Januari 2026
RUPS-LB PT SPR Ricuh, Boby Rahmat Sebut Direktur PT. SPR Ida Yulita Susanti Rampas Dokumen dan Usir Peserta Rapat
Sabtu 24 Januari 2026
RUPS-LB PT SPR Ricuh, Jajaran Direksi Tolak Legalitas Surat Kuasa Pemegang Saham