KOrban Air Asia
Poto int Korban Air Asia di Temukan di tengah Laud
8 Mayat telah di Ketemukan, 3 Bergandengan Tangan
Rabu 31 Desember 2014, 00:40 WIB
Poto int Korban Air Asia di Temukan di tengah Laud
PANGKALAN BUN. Riaumadani. com - Setelah menemukan satu sosok mayat diduga korban Pesawat AirAsia, Pesawat Hercules kembali menemukan visual jasad. Letak penemuan mayat ini tidak terlalu jauh dari lokasi pertama penemuan mayat.
Pesawat Hercules yang diterbangkan dari Lanud Halimperdanakusuma Jakarta sempat mendarat di Lanud Iskandar Pangkalan Bun untuk berkoordinasi atas penemuan serpihan dan mayat, Selasa [30/12/2014]. Hercules pun kembali menyusur wilayah selatan Perairan Pangkalan Bun.
Setelah menemukan kembali visual pelampung berwarna orange dan serpihan, pada pukul 15.30 WIB Hercules kembali menemukan sejumlah sosok manusia terbawa arus. Letaknya tidak jauh dari penemuan sosok mayat pertama yaitu di Selat Karimata dekat Teluk Air Hitam.
"Sebelah west [barat], jaraknya sekitar 105 NM dari lokasi pertama," ujar Navigator Pesawat Hercules A-1319 Lettu Adhi Miswara di cockpit pesawat.
Copilot Lettu Erwin Tri Prabowo berusaha mengambil gambar temuan mayat-mayat tersebut dengan menggunakan kamera dengan lensa panjang. Ia melihat dalam radius 2-3 NM atau sekitar 5 km, ada sekitar 7-8 mayat.
Salah satu mayat yang ditemukan dalam posisi telungkup mengenakan baju putih celana hitam. Selain itu juga ada sekelompok mayat yang berjejeran dan terlihat sedang bergandengan.
"Ada sekitar 7-8 [mayat]. Satu memakai baju putih celana hitam. Saya lihat 3-4 bergandengan, tapi nggak sempat kefoto,"jelas Lettu Erwin.
Menurut Erwin, ada satu mayat lagi yang terlihat juga mengenakan celana hitam namun bajunya sudah tidak terlihat jelas. Beberapa mayat juga tampak terombang-ambing terbawa ombak.
Koordinat penemuan tersebut tercatat di South 03.56,388" East 110. 29,987". Erwin juga mengatakan penemuan itu sudah dilaporkan melalui radio ke KRI milik TNI AL yang sedang melakukan penyusuran di laut untuk melakukan evakuasi."Sudah dilaporkan ke KRI," tukasnya.**
Pesawat Hercules yang diterbangkan dari Lanud Halimperdanakusuma Jakarta sempat mendarat di Lanud Iskandar Pangkalan Bun untuk berkoordinasi atas penemuan serpihan dan mayat, Selasa [30/12/2014]. Hercules pun kembali menyusur wilayah selatan Perairan Pangkalan Bun.
Setelah menemukan kembali visual pelampung berwarna orange dan serpihan, pada pukul 15.30 WIB Hercules kembali menemukan sejumlah sosok manusia terbawa arus. Letaknya tidak jauh dari penemuan sosok mayat pertama yaitu di Selat Karimata dekat Teluk Air Hitam.
"Sebelah west [barat], jaraknya sekitar 105 NM dari lokasi pertama," ujar Navigator Pesawat Hercules A-1319 Lettu Adhi Miswara di cockpit pesawat.
Copilot Lettu Erwin Tri Prabowo berusaha mengambil gambar temuan mayat-mayat tersebut dengan menggunakan kamera dengan lensa panjang. Ia melihat dalam radius 2-3 NM atau sekitar 5 km, ada sekitar 7-8 mayat.
Salah satu mayat yang ditemukan dalam posisi telungkup mengenakan baju putih celana hitam. Selain itu juga ada sekelompok mayat yang berjejeran dan terlihat sedang bergandengan.
"Ada sekitar 7-8 [mayat]. Satu memakai baju putih celana hitam. Saya lihat 3-4 bergandengan, tapi nggak sempat kefoto,"jelas Lettu Erwin.
Menurut Erwin, ada satu mayat lagi yang terlihat juga mengenakan celana hitam namun bajunya sudah tidak terlihat jelas. Beberapa mayat juga tampak terombang-ambing terbawa ombak.
Koordinat penemuan tersebut tercatat di South 03.56,388" East 110. 29,987". Erwin juga mengatakan penemuan itu sudah dilaporkan melalui radio ke KRI milik TNI AL yang sedang melakukan penyusuran di laut untuk melakukan evakuasi."Sudah dilaporkan ke KRI," tukasnya.**
| Editor | : | TIS.RA |
| Kategori | : | Nasional |
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
Berita Pilihan
Internasional

Minggu 07 September 2025, 20:18 WIB
Timnas Indonesia U-23 Wajib Kalahkan Korea Selatan Untuk lolos ke Putaran Final Piala Asia U-23 2025
Rabu 09 Juli 2025
PKB Gelar Puncak Harlah 23 Juli, Undang Prabowo hingga Ketum Partai
Rabu 11 Juni 2025
Arab Saudi Tegur Indonesia soal Data Kesehatan Jemaah, Kuota Haji 2026 Terancam Dipotong
Kamis 08 Mei 2025
"Jelang Kedatangan Jemaah, Petugas Siapkan Layanan di Makkah"
Politik

Selasa 13 Januari 2026, 07:13 WIB
Penduduk Riau Berjumlah 6,81 Juta Jiwa, Kota Pekanbaru Wilayah Terpadat
Selasa 13 Januari 2026
Bupati Kasmarni: OPD Harus Transparan Dalam Menggnakan Anggaran dan Komitmen Dalam Pelayanan Publik
Selasa 06 Januari 2026
Bupati Siak Ajak ASN Tingkatkan Kinerja dan Pelayanan Publik Tahun 2026
Senin 05 Januari 2026
SF Hariyanto: Kami Minta PT. SPR Adakan RUPS LB Copot Direkturnya 
Nasional

Senin 12 Januari 2026, 14:27 WIB
Tari Zapin khas Desa Meskom Pecahkan Rekor MURI Tari Zapin Massal Berkebaya Laboh Kekek
Senin 12 Januari 2026
Tari Zapin khas Desa Meskom Pecahkan Rekor MURI Tari Zapin Massal Berkebaya Laboh Kekek
Sabtu 10 Januari 2026
KPK Penetapan Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas Sebagai Tersangka Didasari Kecukupan Alat Bukti
Selasa 16 Desember 2025
Mafirion, "Apresiasi PN Tembilahan Kabulkan Tahanan Kota Datuk Bahar Kamil"
Terpopuler
01
Minggu 07 Agustus 2016, 07:47 WIB
Ribuan Personel Keamanan Diterjunkan Kawal Kirab Api PON 2016 Selama 11 Har 02
Rabu 17 September 2014, 02:20 WIB
Pemkab Pelalawan Kembangkan Pembibitan Ikan Secara Modern 03
Sabtu 25 April 2015, 04:51 WIB
10 Pejabat Kedubes Asing Dipanggil ke Nusakambangan 04
Selasa 09 Februari 2016, 01:21 WIB
LSM Laporkan Satker SNVT.Dedi dan PPK, Rukun dan Irzami Ke KPK 05
Rabu 25 Juni 2014, 05:20 WIB
Capres-Cawapres Prabowo-Hatta Klarifikasi Harta ke KPK 

Pekanbaru

Sabtu 24 Januari 2026, 07:04 WIB
Pemprov Riau Resmi Copot Ida Yulita dari Jabatan Direktur PT SPR Tunjuk Yan Darmadi Sebagai Pelaksana Tugas
Sabtu 24 Januari 2026
Pemprov Riau Resmi Copot Ida Yulita dari Jabatan Direktur PT SPR Tunjuk Yan Darmadi Sebagai Pelaksana Tugas
Sabtu 24 Januari 2026
RUPS-LB PT SPR Ricuh, Boby Rahmat Sebut Direktur PT. SPR Ida Yulita Susanti Rampas Dokumen dan Usir Peserta Rapat
Sabtu 24 Januari 2026
RUPS-LB PT SPR Ricuh, Jajaran Direksi Tolak Legalitas Surat Kuasa Pemegang Saham