Puluhan Ekor Sapi Milik Parno Berkeliaran Rusak Kebun Warga Desa Sonde
Selasa 02 Juli 2019, 00:20 WIB
SELATPANJANG. RIAUMADANI. com - Warga Desa Sonde Kecamatan Rangsang Pesisir Kabupaten Kepulauan Maranti keluhkan hewan ternak (Sapi-red) yang berkeliaran diperkebunan tanaman warga, diduga mengakibatkan tanaman tersebut habis dirusak hewan ternak milik Parno.
Kejadian ini membuat warga sangat resah dan kecewa kepada pemiliknya karena diduga tidak respon terhadap hewan ternak itu, bahkan hewan yang berkeliaran dibiarkan begitu saja sehingga banyak tanaman milik warga yang rusak dan mati hingga warga susah bercocok tanam.
Hal ini dikatakan Api selaku pemilik kebun mengatakan, keluhan ini sudah lama terjadi, sapi yang sering berkeliaran menghantam perkebunan ini sudah hampir sepuluh tahun lamanya.
" Saya selaku pemilik kebun merasa sangat resah dengan berkeliaran nya sapi-sapi ini, karena hampir setiap hari sapi ini merusak tanaman saya.bahkan bukan kebun saya saja, termasuk kebun masyarakat disini juga habis dihantam nya, hal ini apa bila terus dibiarkan perekonomian kami akan teracam," jelas Api dengan jiwa kesal.
Sebanyak 21 ekor hewan ternak yang terus merusak perkebunan warga dapat mengakibatkan perekonomian masyarakat terancam karena ulah sang pemilik hewan ternak ini tidak perduli terhadap hewan itu, diperkebunan warga terus punah.
Ketika Riaumadani.com mengkonfirmasi Parno selaku pemilik hewan ternak (30/06/2019) mengatakan, dengan dilepaskan hewan ternak ini tidak ada masalah, karena hewan itu masih kecil sedangkan didaerah-daerah kota besar juga masih banyak hewan yang berkeliaran.
" Hewan di Daerah-Daerah Kota besar saja masih banyak yang berkeliaran. kalau kamu ingin memberitakan silakan aja, paling-paling kita cuma kena binaan saja," katanya.
Sementara itu Armizar Abdullah SE selaku Kabid Peternakan Kabupaten Kepulauan Meranti mengatakan, sampai saat ini Pemerintah Daerah belum mengeluarkan Perda yang diterapkan untuk wilayah.
" Kalau khusus untuk di Riau Perdanya belum ada, jadi kita belum bisa lakukan pembenahan,tapi kalau melalui Perdes hal ini akan bisa sesuai dengan keputusan masyarakat apa bila ada sapi liarkan bisa saja dikenakan denda bagi pemilik," Tandasnya.
Pemerintah Daerah belum ada mengeluarkan Perda khusus untuk diterakan setiap wilayah sehingga hewan-hewan ternak masih banyak bekeliaran sementara Didaerah lainya sudah diterapkan contahnya didaerah Kabupaten Gorontalo sudah ada Perda. (IJL)
Kejadian ini membuat warga sangat resah dan kecewa kepada pemiliknya karena diduga tidak respon terhadap hewan ternak itu, bahkan hewan yang berkeliaran dibiarkan begitu saja sehingga banyak tanaman milik warga yang rusak dan mati hingga warga susah bercocok tanam.
Hal ini dikatakan Api selaku pemilik kebun mengatakan, keluhan ini sudah lama terjadi, sapi yang sering berkeliaran menghantam perkebunan ini sudah hampir sepuluh tahun lamanya.
" Saya selaku pemilik kebun merasa sangat resah dengan berkeliaran nya sapi-sapi ini, karena hampir setiap hari sapi ini merusak tanaman saya.bahkan bukan kebun saya saja, termasuk kebun masyarakat disini juga habis dihantam nya, hal ini apa bila terus dibiarkan perekonomian kami akan teracam," jelas Api dengan jiwa kesal.
Sebanyak 21 ekor hewan ternak yang terus merusak perkebunan warga dapat mengakibatkan perekonomian masyarakat terancam karena ulah sang pemilik hewan ternak ini tidak perduli terhadap hewan itu, diperkebunan warga terus punah.
Ketika Riaumadani.com mengkonfirmasi Parno selaku pemilik hewan ternak (30/06/2019) mengatakan, dengan dilepaskan hewan ternak ini tidak ada masalah, karena hewan itu masih kecil sedangkan didaerah-daerah kota besar juga masih banyak hewan yang berkeliaran.
" Hewan di Daerah-Daerah Kota besar saja masih banyak yang berkeliaran. kalau kamu ingin memberitakan silakan aja, paling-paling kita cuma kena binaan saja," katanya.
Sementara itu Armizar Abdullah SE selaku Kabid Peternakan Kabupaten Kepulauan Meranti mengatakan, sampai saat ini Pemerintah Daerah belum mengeluarkan Perda yang diterapkan untuk wilayah.
" Kalau khusus untuk di Riau Perdanya belum ada, jadi kita belum bisa lakukan pembenahan,tapi kalau melalui Perdes hal ini akan bisa sesuai dengan keputusan masyarakat apa bila ada sapi liarkan bisa saja dikenakan denda bagi pemilik," Tandasnya.
Pemerintah Daerah belum ada mengeluarkan Perda khusus untuk diterakan setiap wilayah sehingga hewan-hewan ternak masih banyak bekeliaran sementara Didaerah lainya sudah diterapkan contahnya didaerah Kabupaten Gorontalo sudah ada Perda. (IJL)
| Editor | : | Tis |
| Kategori | : | Meranti |
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
Berita Pilihan
Internasional

Minggu 08 Februari 2026, 08:28 WIB
Timnas Indonesia Jadi Runner-up Piala Asia Futsal 2026, Kalah Adu Penalti Lawan Iran
Minggu 07 September 2025
Timnas Indonesia U-23 Wajib Kalahkan Korea Selatan Untuk lolos ke Putaran Final Piala Asia U-23 2025
Rabu 09 Juli 2025
PKB Gelar Puncak Harlah 23 Juli, Undang Prabowo hingga Ketum Partai
Rabu 11 Juni 2025
Arab Saudi Tegur Indonesia soal Data Kesehatan Jemaah, Kuota Haji 2026 Terancam Dipotong
Politik

Selasa 02 Juni 2026, 17:19 WIB
Wabup Bengkalis: Pancasila Bintang Penuntun Bangsa dan Fondasi Perdamaian Dunia
Senin 01 Juni 2026
Memaknai Hari Lahir Pancasila, Merawat Persatuan di Tengah Keberagaman Riau
Senin 18 Mei 2026
Marjeni, SE.MM: Badan Pekerja Pelestarian Cagar Budaya Membantu Pemerintah Kabupaten Rohul Menginventarisir Semua Kawasan Cagar Budaya se-Rokan Hulu Beserta Statusnya
Senin 09 Maret 2026
Siti Aisyah Anggota DPR RI Komisi III Sosialisasi 4 Pilar di Skip Hulu, Rengat. Ajak Ustadz. Fitter Kumpala. 
Nasional

Rabu 03 Juni 2026, 20:11 WIB
Profil Dadan Hindayana Mantan Kepala BGN yang Ditahan Kejagung
Rabu 03 Juni 2026
Profil Dadan Hindayana Mantan Kepala BGN yang Ditahan Kejagung
Rabu 03 Juni 2026
Profil Lodewyk Pusung, Sehari Setelah Dipecat Prabowo Sebagai Wakil Kepala BGN, Ditahan Kejagung
Rabu 03 Juni 2026
Profil Sony Sonjaya, Purnawirawan Polri Dicopot dari Wakil Kepala BGN, Ditahan Kejagung
Terpopuler
01
Minggu 07 Agustus 2016, 07:47 WIB
Ribuan Personel Keamanan Diterjunkan Kawal Kirab Api PON 2016 Selama 11 Har 02
Rabu 17 September 2014, 02:20 WIB
Pemkab Pelalawan Kembangkan Pembibitan Ikan Secara Modern 03
Sabtu 25 April 2015, 04:51 WIB
10 Pejabat Kedubes Asing Dipanggil ke Nusakambangan 04
Selasa 09 Februari 2016, 01:21 WIB
LSM Laporkan Satker SNVT.Dedi dan PPK, Rukun dan Irzami Ke KPK 05
Rabu 25 Juni 2014, 05:20 WIB
Capres-Cawapres Prabowo-Hatta Klarifikasi Harta ke KPK 

Pekanbaru

Kamis 28 Mei 2026, 06:45 WIB
Kabur dari Rutan Pekanbaru, Tahanan Ini Ditangkap Warga di Dapur Kurban
Kamis 28 Mei 2026
Kabur dari Rutan Pekanbaru, Tahanan Ini Ditangkap Warga di Dapur Kurban
Selasa 26 Mei 2026
Salat Idul Adha 1447H Akan Digelar di 349 Titik di Pekanbaru dan Dua Titik Lokasi Utama
Rabu 20 Mei 2026
Ketua PP Pekanbaru Iwan Pansa Akui Terima Rp50 Juta dari Kadis PUPR-PKPP Riau