Siak Swasembada Beras
Bupati Siak Syamsuar langsung turun ke sawah untuk menemui sejumlah petani yang berada di Kecamatan Bungaraya
Bupati Siak, Syamsuar Turun ke Sawah Temui Petani
Senin 29 Desember 2014, 02:30 WIB
Bupati Siak Syamsuar langsung turun ke sawah untuk menemui sejumlah petani yang berada di Kecamatan Bungaraya
SIAK SRI INDRAPURA, Riaumadani. com - Provinsi Riau sepantasnya berterimakasih kepada Kabupaten Siak. Meski dikenal sebagai provinsi hamparan kebun sawit, namun penghargaan Adikarya Pangan Nusantara yang diterima Bupati Siak Drs H Syamsuar MSi dari Presiden Jokowi di Desa Cimandi, Jawa Barat, Jumat [26/12/2014] lalu, membuktikan bahwa lahan pesawahan di Negeri Istana sangat luas. Buktinya, produksi beras yang ada, selain mampu memenuhi kebutuhan warga Siak, sebagian juga dikirim ke daerah-daerah lainnya di Riau.
Sesampai di Siak, Sabtu [27/12/2014] pagi, Syamsuar langsung turun ke sawah untuk menemui sejumlah petani yang berada di Kecamatan Bungaraya. Selain menyampaikan penghargaan yang baru saja diterimanya, Bupati juga meneruskan pesan Presiden Jokowi agar sektor pertanian mendapat perhatian khusus, sebab Indonesia saat ini masih kekurangan beras, sehingga untuk memenuhi kebutuhan pangan, Pemerintah Pusat terpaksa mengimpor dari negara lain.
"Potensi pangan yang dimiliki Siak hari ini, produksinya harus dapat ditingkatkan. Ini akan menjadi prioritas bagi kita untuk memberi perhatian lebih kepada petani, agar produksi padi ke depannya semakin meningkat," ujar Syamsuar kepada wartawan, usai melakukan pertemuan dengan sejumlah petani.
Kendati selama ini Pemerintah Kabupaten Siak telah memiliki komitmen agar daerah pertanian diprioritaskan dalam upaya meningkatkan produksi beras, namun perhatian yang diberikan Pemerintah Pusat tentunya menambah semangat bagi petani Siak untuk memacu peningkatan produksi pangan.
"Kita akan dorong terus agar petani mampu meningkatkan produksi beras di masa yang akan datang," ujarnya.
Tiga tahun ke depan, lanjut Syamsuar, Pemerintah Pusat sudah menargetkan kebutuhan pangan di Indonesia bisa terpenuhi. Bahkan, untuk mendorong meningkatnya produksi pangan, pemerintah menyiapkan anggaran cukup besar untuk keperluan pertanian.
"Artinya, semua sektor yang berhubungan dalam upaya meningkatkan produksi pangan, akan menjadi prioritas bagi pemerintah pusat. Untuk itu, Dinas Pertanian, Badan Penyuluan, Dinas Bina Marga dan Pengairan harus jeli melihat peluang itu, sehingga anggaran yang disiapkan pusat dapat diraih Kabupaten Siak untuk membangun sarana dan prasarana bidang pertanian," pungkas Bupati.**
Sesampai di Siak, Sabtu [27/12/2014] pagi, Syamsuar langsung turun ke sawah untuk menemui sejumlah petani yang berada di Kecamatan Bungaraya. Selain menyampaikan penghargaan yang baru saja diterimanya, Bupati juga meneruskan pesan Presiden Jokowi agar sektor pertanian mendapat perhatian khusus, sebab Indonesia saat ini masih kekurangan beras, sehingga untuk memenuhi kebutuhan pangan, Pemerintah Pusat terpaksa mengimpor dari negara lain.
"Potensi pangan yang dimiliki Siak hari ini, produksinya harus dapat ditingkatkan. Ini akan menjadi prioritas bagi kita untuk memberi perhatian lebih kepada petani, agar produksi padi ke depannya semakin meningkat," ujar Syamsuar kepada wartawan, usai melakukan pertemuan dengan sejumlah petani.
Kendati selama ini Pemerintah Kabupaten Siak telah memiliki komitmen agar daerah pertanian diprioritaskan dalam upaya meningkatkan produksi beras, namun perhatian yang diberikan Pemerintah Pusat tentunya menambah semangat bagi petani Siak untuk memacu peningkatan produksi pangan.
"Kita akan dorong terus agar petani mampu meningkatkan produksi beras di masa yang akan datang," ujarnya.
Tiga tahun ke depan, lanjut Syamsuar, Pemerintah Pusat sudah menargetkan kebutuhan pangan di Indonesia bisa terpenuhi. Bahkan, untuk mendorong meningkatnya produksi pangan, pemerintah menyiapkan anggaran cukup besar untuk keperluan pertanian.
"Artinya, semua sektor yang berhubungan dalam upaya meningkatkan produksi pangan, akan menjadi prioritas bagi pemerintah pusat. Untuk itu, Dinas Pertanian, Badan Penyuluan, Dinas Bina Marga dan Pengairan harus jeli melihat peluang itu, sehingga anggaran yang disiapkan pusat dapat diraih Kabupaten Siak untuk membangun sarana dan prasarana bidang pertanian," pungkas Bupati.**
| Editor | : | TIS/GR |
| Kategori | : | Siak |
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
Berita Pilihan
Internasional

Minggu 07 September 2025, 20:18 WIB
Timnas Indonesia U-23 Wajib Kalahkan Korea Selatan Untuk lolos ke Putaran Final Piala Asia U-23 2025
Rabu 09 Juli 2025
PKB Gelar Puncak Harlah 23 Juli, Undang Prabowo hingga Ketum Partai
Rabu 11 Juni 2025
Arab Saudi Tegur Indonesia soal Data Kesehatan Jemaah, Kuota Haji 2026 Terancam Dipotong
Kamis 08 Mei 2025
"Jelang Kedatangan Jemaah, Petugas Siapkan Layanan di Makkah"
Politik

Selasa 13 Januari 2026, 07:13 WIB
Penduduk Riau Berjumlah 6,81 Juta Jiwa, Kota Pekanbaru Wilayah Terpadat
Selasa 13 Januari 2026
Bupati Kasmarni: OPD Harus Transparan Dalam Menggnakan Anggaran dan Komitmen Dalam Pelayanan Publik
Selasa 06 Januari 2026
Bupati Siak Ajak ASN Tingkatkan Kinerja dan Pelayanan Publik Tahun 2026
Senin 05 Januari 2026
SF Hariyanto: Kami Minta PT. SPR Adakan RUPS LB Copot Direkturnya 
Nasional

Senin 12 Januari 2026, 14:27 WIB
Tari Zapin khas Desa Meskom Pecahkan Rekor MURI Tari Zapin Massal Berkebaya Laboh Kekek
Senin 12 Januari 2026
Tari Zapin khas Desa Meskom Pecahkan Rekor MURI Tari Zapin Massal Berkebaya Laboh Kekek
Sabtu 10 Januari 2026
KPK Penetapan Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas Sebagai Tersangka Didasari Kecukupan Alat Bukti
Selasa 16 Desember 2025
Mafirion, "Apresiasi PN Tembilahan Kabulkan Tahanan Kota Datuk Bahar Kamil"
Terpopuler
01
Minggu 07 Agustus 2016, 07:47 WIB
Ribuan Personel Keamanan Diterjunkan Kawal Kirab Api PON 2016 Selama 11 Har 02
Rabu 17 September 2014, 02:20 WIB
Pemkab Pelalawan Kembangkan Pembibitan Ikan Secara Modern 03
Sabtu 25 April 2015, 04:51 WIB
10 Pejabat Kedubes Asing Dipanggil ke Nusakambangan 04
Selasa 09 Februari 2016, 01:21 WIB
LSM Laporkan Satker SNVT.Dedi dan PPK, Rukun dan Irzami Ke KPK 05
Rabu 25 Juni 2014, 05:20 WIB
Capres-Cawapres Prabowo-Hatta Klarifikasi Harta ke KPK 

Pekanbaru

Sabtu 24 Januari 2026, 07:04 WIB
Pemprov Riau Resmi Copot Ida Yulita dari Jabatan Direktur PT SPR Tunjuk Yan Darmadi Sebagai Pelaksana Tugas
Sabtu 24 Januari 2026
Pemprov Riau Resmi Copot Ida Yulita dari Jabatan Direktur PT SPR Tunjuk Yan Darmadi Sebagai Pelaksana Tugas
Sabtu 24 Januari 2026
RUPS-LB PT SPR Ricuh, Boby Rahmat Sebut Direktur PT. SPR Ida Yulita Susanti Rampas Dokumen dan Usir Peserta Rapat
Sabtu 24 Januari 2026
RUPS-LB PT SPR Ricuh, Jajaran Direksi Tolak Legalitas Surat Kuasa Pemegang Saham