Gubri H. Syamsuar Lepas 700 Santri ke Pesantren Al Fatah Magetan
Minggu 16 Juni 2019, 03:23 WIB
Gubernur Riau Syamsuar melepas 700 santri asal Riau ke
Pesantren Al Fatah Magetan, Jawa Timur. Pelepasan di laksanakan di
Masjid Al Ikhlas Kubang Raya, Pekanbaru, Sabtu (15/6/2019).
PEKANBARU. RIAUMADANI. com - Gubernur Riau Syamsuar melepas 700 santri asal Riau ke Pesantren Al Fatah Magetan, Jawa Timur. Pelepasan di laksanakan di Masjid Al Ikhlas Kubang Raya, Pekanbaru, Sabtu (15/6/2019).
Kepada para Santri, Gubernur mengharapkan agar belajar sungguh-sungguh dan mengikuti seluruh proses belajar mengajar dengan baik.
"Anak - anakku sekalian, rajinlah belajar tuntutlah ilmu sebanyak banyaknya, sehingga menjadi kebanggaan orang tua dan masyarakat Riau," ujar Gubri.
Mantan Bupati Siak dua periode ini mengatakan santri yang menuntut ilmu ke tanah Jawa ini bisa melahirkan ulama - ulama yang akan mengembangkan ilmunya di tengah masyarakat. Tidak hanya itu Syamsuar berharap akan lahir pemimpin yang berasal dari santri.
"Tamatan pasantren tidak hanya menjadi ustadz semata, tapi bisa menjadi pengusaha, birokrat, dokter, polisi TNI dan lain sebagainya. Namun yang jelas sudah memahami ilmu agama," ujar Gubri.
Gubri mengaku bangga dengan semangat masyarakat Riau yang memasukan anaknya untuk sekolah di pondok pasantren sehingga nilai Keislaman sudah tertanam sejak dini.
Gubernur memberikan perhatiab besar terhadap perkembangan pendidikan Islam di negeri melayu lancang kuning. Bahka Gubri ingin menjadikan Provinsi Riau sebagai pusat kajian Islam.
Komitmen ini di buktikan dengan pemberian beasiswa bagi anak penghapal alquran untuk melanjutkan pendidikan ke tingkat S1,S2 bahkan sampai S3.
Kemudian Gubri memohon doa kepada para santri agar dapat menjalankan amanah sebagai Gubernur Riau dalam membangun Riau lebih baik. (rilis)
Kepada para Santri, Gubernur mengharapkan agar belajar sungguh-sungguh dan mengikuti seluruh proses belajar mengajar dengan baik.
"Anak - anakku sekalian, rajinlah belajar tuntutlah ilmu sebanyak banyaknya, sehingga menjadi kebanggaan orang tua dan masyarakat Riau," ujar Gubri.
Mantan Bupati Siak dua periode ini mengatakan santri yang menuntut ilmu ke tanah Jawa ini bisa melahirkan ulama - ulama yang akan mengembangkan ilmunya di tengah masyarakat. Tidak hanya itu Syamsuar berharap akan lahir pemimpin yang berasal dari santri.
"Tamatan pasantren tidak hanya menjadi ustadz semata, tapi bisa menjadi pengusaha, birokrat, dokter, polisi TNI dan lain sebagainya. Namun yang jelas sudah memahami ilmu agama," ujar Gubri.
Gubri mengaku bangga dengan semangat masyarakat Riau yang memasukan anaknya untuk sekolah di pondok pasantren sehingga nilai Keislaman sudah tertanam sejak dini.
Gubernur memberikan perhatiab besar terhadap perkembangan pendidikan Islam di negeri melayu lancang kuning. Bahka Gubri ingin menjadikan Provinsi Riau sebagai pusat kajian Islam.
Komitmen ini di buktikan dengan pemberian beasiswa bagi anak penghapal alquran untuk melanjutkan pendidikan ke tingkat S1,S2 bahkan sampai S3.
Kemudian Gubri memohon doa kepada para santri agar dapat menjalankan amanah sebagai Gubernur Riau dalam membangun Riau lebih baik. (rilis)
| Editor | : | Tis |
| Kategori | : | Kampar |
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
Berita Pilihan
Internasional

Minggu 07 September 2025, 20:18 WIB
Timnas Indonesia U-23 Wajib Kalahkan Korea Selatan Untuk lolos ke Putaran Final Piala Asia U-23 2025
Rabu 09 Juli 2025
PKB Gelar Puncak Harlah 23 Juli, Undang Prabowo hingga Ketum Partai
Rabu 11 Juni 2025
Arab Saudi Tegur Indonesia soal Data Kesehatan Jemaah, Kuota Haji 2026 Terancam Dipotong
Kamis 08 Mei 2025
"Jelang Kedatangan Jemaah, Petugas Siapkan Layanan di Makkah"
Politik

Selasa 13 Januari 2026, 07:13 WIB
Penduduk Riau Berjumlah 6,81 Juta Jiwa, Kota Pekanbaru Wilayah Terpadat
Selasa 13 Januari 2026
Bupati Kasmarni: OPD Harus Transparan Dalam Menggnakan Anggaran dan Komitmen Dalam Pelayanan Publik
Selasa 06 Januari 2026
Bupati Siak Ajak ASN Tingkatkan Kinerja dan Pelayanan Publik Tahun 2026
Senin 05 Januari 2026
SF Hariyanto: Kami Minta PT. SPR Adakan RUPS LB Copot Direkturnya 
Nasional

Senin 12 Januari 2026, 14:27 WIB
Tari Zapin khas Desa Meskom Pecahkan Rekor MURI Tari Zapin Massal Berkebaya Laboh Kekek
Senin 12 Januari 2026
Tari Zapin khas Desa Meskom Pecahkan Rekor MURI Tari Zapin Massal Berkebaya Laboh Kekek
Sabtu 10 Januari 2026
KPK Penetapan Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas Sebagai Tersangka Didasari Kecukupan Alat Bukti
Selasa 16 Desember 2025
Mafirion, "Apresiasi PN Tembilahan Kabulkan Tahanan Kota Datuk Bahar Kamil"
Terpopuler
01
Minggu 07 Agustus 2016, 07:47 WIB
Ribuan Personel Keamanan Diterjunkan Kawal Kirab Api PON 2016 Selama 11 Har 02
Rabu 17 September 2014, 02:20 WIB
Pemkab Pelalawan Kembangkan Pembibitan Ikan Secara Modern 03
Sabtu 25 April 2015, 04:51 WIB
10 Pejabat Kedubes Asing Dipanggil ke Nusakambangan 04
Selasa 09 Februari 2016, 01:21 WIB
LSM Laporkan Satker SNVT.Dedi dan PPK, Rukun dan Irzami Ke KPK 05
Rabu 25 Juni 2014, 05:20 WIB
Capres-Cawapres Prabowo-Hatta Klarifikasi Harta ke KPK 

Pekanbaru

Sabtu 24 Januari 2026, 07:04 WIB
Pemprov Riau Resmi Copot Ida Yulita dari Jabatan Direktur PT SPR Tunjuk Yan Darmadi Sebagai Pelaksana Tugas
Sabtu 24 Januari 2026
Pemprov Riau Resmi Copot Ida Yulita dari Jabatan Direktur PT SPR Tunjuk Yan Darmadi Sebagai Pelaksana Tugas
Sabtu 24 Januari 2026
RUPS-LB PT SPR Ricuh, Boby Rahmat Sebut Direktur PT. SPR Ida Yulita Susanti Rampas Dokumen dan Usir Peserta Rapat
Sabtu 24 Januari 2026
RUPS-LB PT SPR Ricuh, Jajaran Direksi Tolak Legalitas Surat Kuasa Pemegang Saham