SELAT PANJANG. RIAUMADANI. com - Dengan pemberitaan yang yang dituliskan salah satu anggota PWRI-B Kabupaten Kepulauan M" />
Rabu, 28 Januari 2026

Breaking News

  • Resmikan Kampung Nelayan, Wabup Bagus Berharap Nelayan Tangkap Peluang Jadi Pelaku Ekspo   ●   
  • Pemkab Bengkalis Dorong Kolaborasi Pemerintah, Baznas dan Dunia Usaha dalam Pengelolaan Zakat   ●   
  • Kabupaten Rokan Hulu Raih Penghargaan UHC 2026 Kategori Madya, Bupati Anton: "Ini Investasi Keselamatan Rakyat"   ●   
  • Wabup Syamsurizal Tegaskan, Pejabat Siak Kerja Harus Maksimal dan Kejar PAD demi Kesejahteraan Rakya   ●   
  • LAMR Kecamatan Sungai Apit, Lakukan Seminar Prosesi Adat Tepuk Tepung Tawar Pengantin. .2026    ●   
Melecehkan Profesi Wartawan
PWRI-B Kabupaten Kepulauan Meranti Minta Bupati Copot Kabag Kominfo
Selasa 07 Mei 2019, 22:25 WIB
DPC Persatuan Wartawan Republik Indoesia Bersatu (PWRI-B) Kabupaten Kepulauan Meranti
SELAT PANJANG. RIAUMADANI. com - Dengan pemberitaan yang yang dituliskan salah satu anggota PWRI-B Kabupaten Kepulauan Meranti  pada senin (06/05/209) tentang Kabag Kominfo Kabupaten Kepulauan Meranti, Saiful Ikhram selaku Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang tidur disaat jam Kerja.

Atas berita tersebut Kabag Kominfo mengatakan dirinya diperas oleh pihak Wartawan sesuai dengan balasan komentar di akun Fecebooknya

Ketua DPC Persatuan Wartawan Republik Indoesia Bersatu (PWRI-B) Kabupaten Kepulauan Meranti Fadli beserta seluruh Anggota menyatakan tidak terima dengan penyampaian Saiful selaku Kabag Kominfo yang telah memfitnah anggotanya dengan mengatakan adanya Pemerasan oleh wartawan yang dituliskan di akun Fecebook.

"Apa yang disampaikan Kabag Kominfo Saiful Ikhram itu adalah Fitnah dan fitnah itu lebih kejam dari Pembunuhan dan ini telah melecehkan Profesi wartawan karena menyangkut tentang marwah seluruh Wartawan yang ada di kabupaten Kepulauan Meranti, saya pribadi selaku ketua Wartawan Kabupaten Kepulauan Meranti merasa tidak terima dengan hal ini, " tegasnya

Seharusnya, oknum pejabat yang mengacu pada aturan tidak menuliskan bahasa seperti itu ke wartawan. Itu terlalu menunjukkan bahwa dia tidak menghargai ataupun terlalu menganggap rendah wartawan," kata Fadli dalam rapat keanggotaan di kantor PWRI-B Meranti, Jalan Banglas, Selatpanjang Timur, Selasa (07/05/2019).

Atas kejadian itu, Fadli menilai Wartawan semakin dikesampingkan oleh pejabat Pemerintah. Padahal, untuk kemajuan Daerah semua tidak terlepas dari peran seorang wartawan yang terus mempublikasikan potensi yang ada.

"Saya secara pribadi sangat terluka, dengan penyampaian oknum pejabat Meranti itu. Saya harapkan Kepala Daerah tidak menganggap sepele permasalahan ini," tegas Fadli.

Sementara itu, hal yang sama diungkapkan oleh Sekretaris PWRI-B Meranti Dedi Yuhara Lubis
didampingi Ketua Pembina PWRI-B Kabupaten Meranti Zainuddin Hs, SAg. dengan kesal.

“Kita sangat menyayangkan apa yang diucapkan kabag kominfo tersebut, seharusnya beliau harus lebih familiar  dengan rekan-rekan wartawan, walaupun bagaimana juga, tanpa wartawan, perkembangan suatu daerah akan sulit diketahui perkembanganya oleh masyarakat luas,“Jelas Dedi.

Pemeritahan Kabupaten Kepulauan Meranti melalui Kominfo seharusnya menilai dan pemperhatikan karena ini meenyangkut nama Pemerintah Daerah bukan meremehkan terhadap kenerja wartawan.

“Kominfo adalah corong Pemerintahan dan seyogyanya wartawan dijadikan partner kerja, bukan dimusuhi, wartawan bukanlah seorang pemeras, tugas dan fungsi wartawan salah satunya juga turut membangun dan mengembangkan potensi yang ada didaerah, atas nama organisasi wartawan yang didalamnya terdiri dari berbagai media dan owner, kita sangat mengecam keras perkataan memeras dan memaki wartawan kita tersebut," beber nya.(IJL)




Editor : Tis
Kategori : Meranti
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
 
 
Copyrights © 2022 All Rights Reserved by Riaumadani.com
Scroll to top