Sabtu, 31 Januari 2026

Breaking News

  • Bupati Bengkalis Resmikan Pembangunan Pengembangan RSU Mutiasari di Mandau   ●   
  • Bupati Kasmarni Kunjungi Desa Bantan Timur, Perkuat Pendidikan Ramah Anak dan Pemberdayaan Perempuan   ●   
  • Tim 8 Pemkab Siak, Verifikasi Data Tenaga Non-ASN, Dari 3,590 Terkoreksi 631 Orang   ●   
  • Dukung Pendidikan Usia Dini, Sabtu P Sinurat Ketua DPRD Inhu Sumbang TK Raudhatul Ulum Air Molek   ●   
  • Resmikan Kampung Nelayan, Wabup Bagus Berharap Nelayan Tangkap Peluang Jadi Pelaku Ekspo   ●   
Potang Belimau
Ribuan Warga Padati Potang Belimau Diarea Ruang Terbuka Hijau (RTH) Rumah Singgah Tuan Kadi.
Senin 06 Mei 2019, 03:40 WIB
Wakil Gubernur Riau Edy Natar Nasution dan Wakil Walikota Pekanbaru Ayat Cahyadi, serta Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Pekanbaru. Menghadiri
Prosesi Potang Belimau berlangsung di Kota Pekanbaru, Minggu (5

PEKANBARU. RIAUMADANI. com - Prosesi Potang Belimau berlangsung di Kota Pekanbaru, Minggu (5/5/2019). Ribuan pengunjung datang memadati area Ruang Terbuka Hijau (RTH) Rumah Singgah Tuan Kadi.

Agenda tahunan ini dimulai dengan ziarah kubur di Makam Marhum Pekan atau Sultan Muhammad Ali Abdul Jalil Muazzam Syah yang merupakan pendiri Kota Pekanbaru.

Ziarah kubur di komplek Masjid Raya Pekanbaru di Jalan Senapelan ini dihadiri Wakil Gubernur Riau Edy Natar Nasution dan Wakil Walikota Pekanbaru Ayat Cahyadi, serta Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Pekanbaru.

Beberapa Kepala Dinas di Organisasi Perangkat Daerah (OPD), baik di lingkungan Pemerintah Kota Pekanbaru dan juga pemerintah provinsi tampak hadir.

Usai ziarah kubur, rombongan bergerak ke tepian Sungai Siak untuk prosesi selanjutnya yaitu Potang Belimau. Agenda sarat dengan pelestarian kebudayaan melayu ini dipusatkan di kawasan Rumah Singgah Tuan Kadi.

Wakil Gubernur mengapresiasi pelaksanaan Potang Belimau ini. Kata dia, Petang Belimau ini merupakan adat tradisi yang harus dijaga. Pada kesempatan itu, pemerintah juga memberikan santunan kepada 20 anak yatim yang berada di kawasan tersebut.

Tidak hanya memberikan santunan, 20 anak yatim itu dimandikan dengan menggunakan air limau dan kembang.

"Ini tradisi yang harus kita kembangkan. Tradisi ini sudah berkembang sejak ribuan tahun lalu. Saya berterimakasih kepada pemerintah kota yang telah melestarikan tradisi ini. Karena melalui tradisi inilah bentuk penghormatan kepada orang tua kita dulu," jelasnya.

Wakil Walikota Pekanbaru Ayat Cahyadi mengatakan, Potang Belimau ini merupakan sarana pensucian diri sebelum memasuki bulan Ramadan. Ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat dalam acara tersebut.

"Makna pensucian diri karena besok kita akan melaksanakan ibadah puasa. Atas nama Pemko Pekanbaru kami mohon maaf kepada seluruh masyarakat Pekanbaru," sebutnya. (***)




Editor : Tis
Kategori : Pekanbaru
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
 
 
Copyrights © 2022 All Rights Reserved by Riaumadani.com
Scroll to top