Destinasi wisata Halal di Indonesia
Tahniah, Provinsi Riau mendapat rangking ke-3 destinasi
wisata halal di Indonesia versi Muslim Travel Indeks (MTI). Sedangkan
rangking pertama diraih Nusa Tenggara Barat (NTB) dan rangking
berikutnya, Aceh.
Provinsi Riau Raih Rangking 3 Destinasi Wisata Halal di Indonesia
Selasa 09 April 2019, 09:20 WIB
Tahniah, Provinsi Riau mendapat rangking ke-3 destinasi
wisata halal di Indonesia versi Muslim Travel Indeks (MTI). Sedangkan
rangking pertama diraih Nusa Tenggara Barat (NTB) dan rangking
berikutnya, Aceh.
JAKARTA. RIAUMADANI. com - Tahniah, Provinsi Riau mendapat rangking ke-3 destinasi wisata halal di Indonesia versi Muslim Travel Indeks (MTI). Sedangkan rangking pertama diraih Nusa Tenggara Barat (NTB) dan rangking berikutnya, Aceh.
Atas prestasi tersebut, Menteri Pariwisata RI, Arief Yahya, Selasa (9/4/2019), di Hotel Bidakara, menyerahkan piala dan piagam kepada masing-masing daerah. Untuk Riau, piala dan piagam tersebut diterima langsung oleh Gubernur Riau, Drs H Syamsuar MSi.
Ketua tim percepatan perkembangan pariwisata halal, Anang Sutono, dalam sambutannya mengatakan, penilaian rangking ini adalah rangkaian dari kegiatan Wonderful Indonesia Halal Tourism Meeting and Conference, Kementerian Pariwisata RI.
"Adanya penilaian destinasi wisata halal ini untuk memberi semangat perkembangan pengembangan pariwisata halal di Indonesia," ungkap Anang.
Anang juga mengatakan bahwa semangat Provinsi Riau dalam pengembangan wisata halal ini sangat luar biasa. Tahun 2018 lalu Riau berada pada rangking 7, sekarang berada pada rangking 3.
"Semangat Riau juga terlihat pada pemimpinnya yang lengkap datang pada kegiatan ini. Selamat kepada Gubernur Riau, Pak Syamsuar," kata Anang.
Sementara itu, Menteri Pariwisata RI, Arief Yahya mengucapkan selamat pada 12 daerah provinsi/kota telah menjadi yang terbaik dalam Wonderful Indonesia, dan saat ini pertumbuhan pariwisata di Indonesia tercepat di dunia.
"Indonesia salah satu negara yang wajib dikunjungi, tahun 2018 wisata halal kita masuk rangking 2 dunia," beber Arief.
Sektor pariwisata ini, ucap Arief, diharapkan pada tahun 2019 ini menjadi ini penyumbang devisa terbesar pertama di Indonesia. Apalagi pariwisata adalah industri paling mudah untuk percepatan dan menciptakan lapangan kerja.
"Di Bogor, PAD terbesarnya berasal dari sektor pariwisata. Bahkan di sejumlah daerah di Indonesia ini perekonomiannya meningkat karena pendapatan dari sektor pariwisata," ucap Arief.
Usai menerima piala dan piagam penghargaan, Syamsuar mengucapkan terima kasih atas prestasi ini. Tentunya, hal ini tak lepas dari berbagai elemen masyarakat.
"Setelah kita melakukan MoU dengan Kementerian Pariwisata dan 12 daerah provinsi/kota di Indonesia tentang pengembangan wisata halal, prestasi ini ditingkatkan sehingga kunjungan wisatawan manca negara juga meningkat. Efeknya jelas pada pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Riau," ucap Syamsuar. (Tis/mcr)
Atas prestasi tersebut, Menteri Pariwisata RI, Arief Yahya, Selasa (9/4/2019), di Hotel Bidakara, menyerahkan piala dan piagam kepada masing-masing daerah. Untuk Riau, piala dan piagam tersebut diterima langsung oleh Gubernur Riau, Drs H Syamsuar MSi.
Ketua tim percepatan perkembangan pariwisata halal, Anang Sutono, dalam sambutannya mengatakan, penilaian rangking ini adalah rangkaian dari kegiatan Wonderful Indonesia Halal Tourism Meeting and Conference, Kementerian Pariwisata RI.
"Adanya penilaian destinasi wisata halal ini untuk memberi semangat perkembangan pengembangan pariwisata halal di Indonesia," ungkap Anang.
Anang juga mengatakan bahwa semangat Provinsi Riau dalam pengembangan wisata halal ini sangat luar biasa. Tahun 2018 lalu Riau berada pada rangking 7, sekarang berada pada rangking 3.
"Semangat Riau juga terlihat pada pemimpinnya yang lengkap datang pada kegiatan ini. Selamat kepada Gubernur Riau, Pak Syamsuar," kata Anang.
Sementara itu, Menteri Pariwisata RI, Arief Yahya mengucapkan selamat pada 12 daerah provinsi/kota telah menjadi yang terbaik dalam Wonderful Indonesia, dan saat ini pertumbuhan pariwisata di Indonesia tercepat di dunia.
"Indonesia salah satu negara yang wajib dikunjungi, tahun 2018 wisata halal kita masuk rangking 2 dunia," beber Arief.
Sektor pariwisata ini, ucap Arief, diharapkan pada tahun 2019 ini menjadi ini penyumbang devisa terbesar pertama di Indonesia. Apalagi pariwisata adalah industri paling mudah untuk percepatan dan menciptakan lapangan kerja.
"Di Bogor, PAD terbesarnya berasal dari sektor pariwisata. Bahkan di sejumlah daerah di Indonesia ini perekonomiannya meningkat karena pendapatan dari sektor pariwisata," ucap Arief.
Usai menerima piala dan piagam penghargaan, Syamsuar mengucapkan terima kasih atas prestasi ini. Tentunya, hal ini tak lepas dari berbagai elemen masyarakat.
"Setelah kita melakukan MoU dengan Kementerian Pariwisata dan 12 daerah provinsi/kota di Indonesia tentang pengembangan wisata halal, prestasi ini ditingkatkan sehingga kunjungan wisatawan manca negara juga meningkat. Efeknya jelas pada pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Riau," ucap Syamsuar. (Tis/mcr)
| Editor | : | Tis |
| Kategori | : | Pekanbaru |
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
Berita Pilihan
Internasional

Senin 20 Juli 2026, 06:13 WIB
Spanyol Juara Piala Dunia 2026 usai Tumbangkan Argentina di Final, Akhiri Penantian 16 Tahun
Minggu 08 Februari 2026
Timnas Indonesia Jadi Runner-up Piala Asia Futsal 2026, Kalah Adu Penalti Lawan Iran
Minggu 07 September 2025
Timnas Indonesia U-23 Wajib Kalahkan Korea Selatan Untuk lolos ke Putaran Final Piala Asia U-23 2025
Rabu 09 Juli 2025
PKB Gelar Puncak Harlah 23 Juli, Undang Prabowo hingga Ketum Partai
Politik

Rabu 15 Juli 2026, 19:28 WIB
Kodam XIX Tuanku Tambusai Luncurkan TMMD Ke-129, Wujudkan Infrastruktur dan Ketahanan Wilayah di Pelalawan
Selasa 14 Juli 2026
Diduga Lahan 40 Hektare Berpindah Tangan Secara Misterius, Forkorindo Desak APH Bongkar Dugaan Mafia Tanah di Kampung Dosan
Senin 29 Juni 2026
Bangunan Ornamen Wisma Sri Mahkota, Stand Bazar Bengkalis Jadi Perhatian di MTQ Riau ke- 44 Tahun 2026
Minggu 28 Juni 2026
Kapal Harimau Buas Meriahkan Pawai Perahu Hias MTQ Riau, Angkat Spirit Al-Qur'an dalam Perjuangan Sultan Siak
Nasional

Rabu 15 Juli 2026, 19:14 WIB
Massa Tergabung Dalam Koalisi Masyarakat Sipil MBG Watch Kepung Kejagung, Tuntut Bubarkan MBG Bubarkan BGN Bubarkan
Rabu 15 Juli 2026
Massa Tergabung Dalam Koalisi Masyarakat Sipil MBG Watch Kepung Kejagung, Tuntut Bubarkan MBG Bubarkan BGN Bubarkan
Senin 13 Juli 2026
Febrie Adriansyah Resmi Berstatus Tersangka di Tiga Kasus Korupsi, Kortas Tipidkor Limpahkan Penyidikan ke Kejagung
Jumat 10 Juli 2026
Kodam XIX Tuanku Tambusai Gelar Laporan Awal, Satgasyon 132/Bima Sakti 2026 Dinyatakan Siap Operasi
Terpopuler
01
Minggu 07 Agustus 2016, 07:47 WIB
Ribuan Personel Keamanan Diterjunkan Kawal Kirab Api PON 2016 Selama 11 Har 02
Rabu 17 September 2014, 02:20 WIB
Pemkab Pelalawan Kembangkan Pembibitan Ikan Secara Modern 03
Sabtu 25 April 2015, 04:51 WIB
10 Pejabat Kedubes Asing Dipanggil ke Nusakambangan 04
Selasa 09 Februari 2016, 01:21 WIB
LSM Laporkan Satker SNVT.Dedi dan PPK, Rukun dan Irzami Ke KPK 05
Rabu 25 Juni 2014, 05:20 WIB
Capres-Cawapres Prabowo-Hatta Klarifikasi Harta ke KPK 

Pekanbaru

Senin 20 Juli 2026, 20:14 WIB
Pangdam Kodam XIX Tuanku Tambusai Semarakkan Penutupan Festival Rakyat Nusantara 2026 Dengan Nobar Final Piala Dunia Bersama Masyarakat
Senin 20 Juli 2026
Pangdam Kodam XIX Tuanku Tambusai Semarakkan Penutupan Festival Rakyat Nusantara 2026 Dengan Nobar Final Piala Dunia Bersama Masyarakat
Minggu 19 Juli 2026
Kodam XIX Tuanku Tambusai Dukung Green Policing, Riau Bhayangkara Run 2026 Satukan TNI, Polri dan Masyarakat
Jumat 17 Juli 2026
Kodam XIX Tuanku Tambusai Perkuat Disiplin dan Jiwa Pengabdian Melalui Upacara Bendera Bulanan