Rabu, 22 Juli 2026

Breaking News

  • DPD Waktu Indonesia Bangkit (WIB) Kabupaten Bengkalis Resmi Terbentuk   ●   
  • Arifudin Ahalik, "Jaga Aset Negara, FPAN Surati Dinas Perhubungan Provinsi Riau"   ●   
  • Pangdam Kodam XIX Tuanku Tambusai Semarakkan Penutupan Festival Rakyat Nusantara 2026 Dengan Nobar Final Piala Dunia Bersama Masyarakat   ●   
  • SMA N. 01.Sungai Apit Beri Penghargaan Kepada Dua Orang Siswanya yang Lolos mengikuti Paskibraka.  ini Harapan Kepsek   ●   
  • Usai Dugaan Gudang Solar Subsidi Terungkap, Pria Bernama Kasno Datangi Awak Media   ●   
DEMO
Dua Minggu Bertahan Dibawah Fly Over, Warga Koto Aman akan Dimobilisasi Pulang Kampung
Rabu 20 Maret 2019, 23:44 WIB
Rapat pembahasan tuntutan masyarakat Desa Koto Aman dengan pihak Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau dan PT Sekar Bumi Alam Lestari (SBAL) di Kantor Gubernur Riau, Rabu (20/3)
PEKANBARU. RIAUMADANI. com - Sudah lebih dari dua pekan warga Desa Koto Aman, Kecamatan Tapung Hilir, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau, bertahan di bawah fly over Sudirman-Tuanku Tambusai Pekanbaru. Aksi ini sebagai bentuk protes kepada pemerintah yang dianggap tidak mau membantu penyelesaian sengketa lahan antara warga dan perusahaan.

Melihat kondisinya seperti itu, Kepala Desa (Kades) Koto Aman, Sopian pun mengajak warganya untuk pulang ke kampung halaman.

"Kalau di sini kan nggak bisa cari nafkah, lagian hasilnya juga nol. Mari kita pulang ke kampung halaman. Jangan mondar-mandir lagi, demo ke sana ke sini. Hasilnya juga nggak ada. Pulang lah yuk," kata Sopian di Kantor Gubernur Riau, Rabu (20/3/2019).

Makanya setelah rapat pembahasan tuntutan masyarakat Desa Koto Aman dengan pihak Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau dan PT Sekar Bumi Alam Lestari (SBAL), Sopian akan menemui warganya di fly over untuk mengajak mereka pulang ke kampung.

"Setelah dari sini saya sampaikan ke sana (warga Koto Aman di fly over, red) untuk pulang. Kalau ada yang tertinggal, itu bukan tanggung jawab saya. Saya nggak tanggung lagi apa yang terjadi pada yang tertinggal di Pekanbaru," tegasnya.

Sopian pun berjanji akan menanggung persoalan mobilisasi tersebut.

"Mobilisasi kita yang tanggung jawab. Kalau kita harus pinjam uang, nanti kami pinjam. Pokoknya armada nanti akan kami siapkan secukupnya seperti bus. Informasinya warga kami yang di sini sekitar 300-400 orang," ujarnya. (Tis/mcr)




Editor : Tis
Kategori : Pekanbaru
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
 
 
Copyrights © 2022 All Rights Reserved by Riaumadani.com
Scroll to top