Februari 2019 Provinsi Riau Masih Mengalami Deflasi -0,34 Persen
Jumat 01 Maret 2019, 23:08 WIB
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Riau, Aden
Gultom mengatakan, Pada bulan Februari 2019, Provinsi Riau masih
mengalami deflasi yakni sebesar -0,34
persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) 136,15.
PEKANBARU. RIAUMADANI. com - Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Riau, Aden Gultom mengatakan, Pada bulan Februari 2019, Provinsi Riau masih mengalami deflasi yakni sebesar -0,34
persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) 136,15.
"Deflasi Riau bulan Februari 2019 terjadi karena adanya penurunan harga pada kelompok pengeluaran bahan makanan sebesar -1,71 persen dan kelompok pengeluaran transpor, komunikasi dan jasa keuangan sebesar -0,07 persen," kata Aden di Pekanbaru, Jumat (1/3/2019).
Sedangkan, lanjut Aden, lima kelompok pengeluaran lainnya mengalami inflasi, dimana inflasi tertinggi terjadi pada kelompok kesehatan sebesar 0,27 persen, diikuti oleh kelompok makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau sebesar 0,24 persen, kelompok sandang sebesar 0,10 persen, kelompok perumahan, air, listrik, gas dan bahan bakar sebesar 0,06 persen, dan kelompok pendidikan, rekreasi dan olahraga sebesar 0,01 persen.
"Dari segi komoditas, komoditas yang memberikan andil terjadinya deflasi di Riau antara lain cabai merah, daging ayam ras, bawang merah, jeruk, kentang, bensin, tomat sayur, beras, dan lain-lain," tuturnya.
Sementara itu, komoditas yang mengalami inflasi antara lain udang basah, rokok kretek filter, buncis, minyak goreng, lele dan lain-lain.
Kemudian, dari 23 kota di Sumatera yang menghitung IHK, dua puluh satu kota mengalami deflasi, dengan deflasi tertinggi terjadi di Kota Tanjung Pandan sebesar -0,82 persen, diikuti oleh Meulaboh sebesar -0,71 persen, dan Sibolga sebesar -0,70 persen, serta deflasi terendah terjadi di Kota Metro sebesar -0,04 persen. Inflasi terjadi di dua kota, dengan inflasi tertinggi di Kota Batam sebesar 0,26 persen.
Sedangkan, dari 82 kota IHK di Indonesia, 69 kota mengalami deflasi, dengan deflasi tertinggi terjadi di Kota Merauke sebesar -2,11 persen, diikuti Tanjung Pandan sebesar -0,82 persen, dan Sorong sebesar -0,81 persen, dan deflasi terendah terjadi di Kota Serang sebesar -0,02 persen. Inflasi terjadi di 13 kota, dengan inflasi tertinggi di Kota Tual sebesar 2,98 persen. (***)
Dengan demikian deflasi Tahun Kalendersebesar -0,40 persen, dan Inflasi Year on Year
(Februari 2019 terhadap Februari 2018) sebesar 1,74 persen. Dari tiga kota IHK di Provinsi Riau semua kota mengalami deflasi,
yakni Pekanbaru sebesar -0,32 persen, Dumai sebesar -0,32 persen dan
Tembilahan sebesar -0,56 persen.
Sedangkan, lanjut Aden, lima kelompok pengeluaran lainnya mengalami inflasi, dimana inflasi tertinggi terjadi pada kelompok kesehatan sebesar 0,27 persen, diikuti oleh kelompok makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau sebesar 0,24 persen, kelompok sandang sebesar 0,10 persen, kelompok perumahan, air, listrik, gas dan bahan bakar sebesar 0,06 persen, dan kelompok pendidikan, rekreasi dan olahraga sebesar 0,01 persen.
"Dari segi komoditas, komoditas yang memberikan andil terjadinya deflasi di Riau antara lain cabai merah, daging ayam ras, bawang merah, jeruk, kentang, bensin, tomat sayur, beras, dan lain-lain," tuturnya.
Sementara itu, komoditas yang mengalami inflasi antara lain udang basah, rokok kretek filter, buncis, minyak goreng, lele dan lain-lain.
Kemudian, dari 23 kota di Sumatera yang menghitung IHK, dua puluh satu kota mengalami deflasi, dengan deflasi tertinggi terjadi di Kota Tanjung Pandan sebesar -0,82 persen, diikuti oleh Meulaboh sebesar -0,71 persen, dan Sibolga sebesar -0,70 persen, serta deflasi terendah terjadi di Kota Metro sebesar -0,04 persen. Inflasi terjadi di dua kota, dengan inflasi tertinggi di Kota Batam sebesar 0,26 persen.
Sedangkan, dari 82 kota IHK di Indonesia, 69 kota mengalami deflasi, dengan deflasi tertinggi terjadi di Kota Merauke sebesar -2,11 persen, diikuti Tanjung Pandan sebesar -0,82 persen, dan Sorong sebesar -0,81 persen, dan deflasi terendah terjadi di Kota Serang sebesar -0,02 persen. Inflasi terjadi di 13 kota, dengan inflasi tertinggi di Kota Tual sebesar 2,98 persen. (***)
| Editor | : | Tis |
| Kategori | : | Pekanbaru |
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
Berita Pilihan
Internasional

Minggu 07 September 2025, 20:18 WIB
Timnas Indonesia U-23 Wajib Kalahkan Korea Selatan Untuk lolos ke Putaran Final Piala Asia U-23 2025
Rabu 09 Juli 2025
PKB Gelar Puncak Harlah 23 Juli, Undang Prabowo hingga Ketum Partai
Rabu 11 Juni 2025
Arab Saudi Tegur Indonesia soal Data Kesehatan Jemaah, Kuota Haji 2026 Terancam Dipotong
Kamis 08 Mei 2025
"Jelang Kedatangan Jemaah, Petugas Siapkan Layanan di Makkah"
Politik

Jumat 30 Januari 2026, 07:03 WIB
Bupati Bengkalis Resmikan Pembangunan Pengembangan RSU Mutiasari di Mandau
Selasa 13 Januari 2026
Penduduk Riau Berjumlah 6,81 Juta Jiwa, Kota Pekanbaru Wilayah Terpadat
Selasa 13 Januari 2026
Bupati Kasmarni: OPD Harus Transparan Dalam Menggnakan Anggaran dan Komitmen Dalam Pelayanan Publik
Selasa 06 Januari 2026
Bupati Siak Ajak ASN Tingkatkan Kinerja dan Pelayanan Publik Tahun 2026
Nasional

Senin 12 Januari 2026, 14:27 WIB
Tari Zapin khas Desa Meskom Pecahkan Rekor MURI Tari Zapin Massal Berkebaya Laboh Kekek
Senin 12 Januari 2026
Tari Zapin khas Desa Meskom Pecahkan Rekor MURI Tari Zapin Massal Berkebaya Laboh Kekek
Sabtu 10 Januari 2026
KPK Penetapan Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas Sebagai Tersangka Didasari Kecukupan Alat Bukti
Selasa 16 Desember 2025
Mafirion, "Apresiasi PN Tembilahan Kabulkan Tahanan Kota Datuk Bahar Kamil"
Terpopuler
01
Minggu 07 Agustus 2016, 07:47 WIB
Ribuan Personel Keamanan Diterjunkan Kawal Kirab Api PON 2016 Selama 11 Har 02
Rabu 17 September 2014, 02:20 WIB
Pemkab Pelalawan Kembangkan Pembibitan Ikan Secara Modern 03
Sabtu 25 April 2015, 04:51 WIB
10 Pejabat Kedubes Asing Dipanggil ke Nusakambangan 04
Selasa 09 Februari 2016, 01:21 WIB
LSM Laporkan Satker SNVT.Dedi dan PPK, Rukun dan Irzami Ke KPK 05
Rabu 25 Juni 2014, 05:20 WIB
Capres-Cawapres Prabowo-Hatta Klarifikasi Harta ke KPK 

Pekanbaru

Sabtu 24 Januari 2026, 07:04 WIB
Pemprov Riau Resmi Copot Ida Yulita dari Jabatan Direktur PT SPR Tunjuk Yan Darmadi Sebagai Pelaksana Tugas
Sabtu 24 Januari 2026
Pemprov Riau Resmi Copot Ida Yulita dari Jabatan Direktur PT SPR Tunjuk Yan Darmadi Sebagai Pelaksana Tugas
Sabtu 24 Januari 2026
RUPS-LB PT SPR Ricuh, Boby Rahmat Sebut Direktur PT. SPR Ida Yulita Susanti Rampas Dokumen dan Usir Peserta Rapat
Sabtu 24 Januari 2026
RUPS-LB PT SPR Ricuh, Jajaran Direksi Tolak Legalitas Surat Kuasa Pemegang Saham