Sosialisasi Bahaya Paham Radikalisme dan Hoax Ancam Keutuhan Bangsa
Kamis 21 Februari 2019, 15:13 WIB
BENGKALIS. RIAUMADANI. com - Paham Radikalisme, ekstrem dan terorisme merupakan salah satu ancaman
nyata yang dapat berimplikasi pada dinamika ekonomi dan politik yang
dapat menimbulkan guncangan yang tidak kecil, sehingga mampu menciptakan
rasa tidak aman pada masyarakat luas. Sementara disisi lain, kemudahan
mengakses berbagai informasi dan kemudahan menyebarluaskan ide, gagasan
atau bahkan hasutan dan ujaran kebencian, serta penyampaian informasi
yang menyesatkan (hoax), merupakan ancaman tersendiri yang dapat
menimbulkan perpecahan dalam masyarakat.
Sebagai bentuk pencegahan paham radikal dan terorisme yang saat ini berkembang dan menjadi ancaman faktual bagi masyarakat Pemerintah Kecamatan Bengkalis mengadakan sosilisasi tentang bahaya dan paham radikal dan hoax yang selama ini hangat di perbincangkan oleh masayarakat di kalangan kecamatan dan kabupaten bahkan sampai nasional
Kegiatan sosilisasi tersebut di adakan di gedung serbaguna desa Pangkalan Batang Barat kecamatan Bengkalis Kamis (21/02/2019) dan diikuti oleh Empat Desa yaitu desa Pangkalan Batang, desa Pangkalan Batang Barat, desa Senerak dan desa Sebauk
Acara Sosialisasi tentang bahaya paham radikal dan hoax ini diikuti oleh tokoh masyarakat perangkat desa dan masyarakat

Kepala desa Pangkalan Batang Barat Azmi Yulfikar sebagai tuan rumah dalam sambutannya mengatakan ucapan terimakasih kasih kepada pihak kecamatan yang telah hadir dan juga kepada peserta yang hadir dari tiga desa tetangga
"Selamat datang di desa kami dalam agenda sosialisasi tentang radikal dan hoax, semoga acara ini sangat bermanfaat bagi kita semua, "kata Kades Azmi Yulfikar
Adapun sebagai narasumber adalah dari MUI Bengkalis Wan Muhammad Parit dan khairul Anuar
Narasumber menyampaikan saat ini kondisi masyarakat sudah hampir dikuasai oleh informasi teknologi yang sulit dibendung. Hoax, hasutan dan paham yang tidak jelas dengan mudah menyebar di masyarakat untuk itu menghimbau dan meminta kepada masyarakat khusus nya masyarakat Bengakalis harus membentengi diri dari paham radikalisme dan hoax. Alif
Sebagai bentuk pencegahan paham radikal dan terorisme yang saat ini berkembang dan menjadi ancaman faktual bagi masyarakat Pemerintah Kecamatan Bengkalis mengadakan sosilisasi tentang bahaya dan paham radikal dan hoax yang selama ini hangat di perbincangkan oleh masayarakat di kalangan kecamatan dan kabupaten bahkan sampai nasional
Kegiatan sosilisasi tersebut di adakan di gedung serbaguna desa Pangkalan Batang Barat kecamatan Bengkalis Kamis (21/02/2019) dan diikuti oleh Empat Desa yaitu desa Pangkalan Batang, desa Pangkalan Batang Barat, desa Senerak dan desa Sebauk
Acara Sosialisasi tentang bahaya paham radikal dan hoax ini diikuti oleh tokoh masyarakat perangkat desa dan masyarakat
Kepala desa Pangkalan Batang Barat Azmi Yulfikar sebagai tuan rumah dalam sambutannya mengatakan ucapan terimakasih kasih kepada pihak kecamatan yang telah hadir dan juga kepada peserta yang hadir dari tiga desa tetangga
"Selamat datang di desa kami dalam agenda sosialisasi tentang radikal dan hoax, semoga acara ini sangat bermanfaat bagi kita semua, "kata Kades Azmi Yulfikar
Adapun sebagai narasumber adalah dari MUI Bengkalis Wan Muhammad Parit dan khairul Anuar
Narasumber menyampaikan saat ini kondisi masyarakat sudah hampir dikuasai oleh informasi teknologi yang sulit dibendung. Hoax, hasutan dan paham yang tidak jelas dengan mudah menyebar di masyarakat untuk itu menghimbau dan meminta kepada masyarakat khusus nya masyarakat Bengakalis harus membentengi diri dari paham radikalisme dan hoax. Alif
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
Berita Pilihan
Internasional

Minggu 07 September 2025, 20:18 WIB
Timnas Indonesia U-23 Wajib Kalahkan Korea Selatan Untuk lolos ke Putaran Final Piala Asia U-23 2025
Rabu 09 Juli 2025
PKB Gelar Puncak Harlah 23 Juli, Undang Prabowo hingga Ketum Partai
Rabu 11 Juni 2025
Arab Saudi Tegur Indonesia soal Data Kesehatan Jemaah, Kuota Haji 2026 Terancam Dipotong
Kamis 08 Mei 2025
"Jelang Kedatangan Jemaah, Petugas Siapkan Layanan di Makkah"
Politik

Selasa 13 Januari 2026, 07:13 WIB
Penduduk Riau Berjumlah 6,81 Juta Jiwa, Kota Pekanbaru Wilayah Terpadat
Selasa 13 Januari 2026
Bupati Kasmarni: OPD Harus Transparan Dalam Menggnakan Anggaran dan Komitmen Dalam Pelayanan Publik
Selasa 06 Januari 2026
Bupati Siak Ajak ASN Tingkatkan Kinerja dan Pelayanan Publik Tahun 2026
Senin 05 Januari 2026
SF Hariyanto: Kami Minta PT. SPR Adakan RUPS LB Copot Direkturnya 
Nasional

Senin 12 Januari 2026, 14:27 WIB
Tari Zapin khas Desa Meskom Pecahkan Rekor MURI Tari Zapin Massal Berkebaya Laboh Kekek
Senin 12 Januari 2026
Tari Zapin khas Desa Meskom Pecahkan Rekor MURI Tari Zapin Massal Berkebaya Laboh Kekek
Sabtu 10 Januari 2026
KPK Penetapan Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas Sebagai Tersangka Didasari Kecukupan Alat Bukti
Selasa 16 Desember 2025
Mafirion, "Apresiasi PN Tembilahan Kabulkan Tahanan Kota Datuk Bahar Kamil"
Terpopuler
01
Minggu 07 Agustus 2016, 07:47 WIB
Ribuan Personel Keamanan Diterjunkan Kawal Kirab Api PON 2016 Selama 11 Har 02
Rabu 17 September 2014, 02:20 WIB
Pemkab Pelalawan Kembangkan Pembibitan Ikan Secara Modern 03
Sabtu 25 April 2015, 04:51 WIB
10 Pejabat Kedubes Asing Dipanggil ke Nusakambangan 04
Selasa 09 Februari 2016, 01:21 WIB
LSM Laporkan Satker SNVT.Dedi dan PPK, Rukun dan Irzami Ke KPK 05
Rabu 25 Juni 2014, 05:20 WIB
Capres-Cawapres Prabowo-Hatta Klarifikasi Harta ke KPK 

Pekanbaru

Sabtu 24 Januari 2026, 07:04 WIB
Pemprov Riau Resmi Copot Ida Yulita dari Jabatan Direktur PT SPR Tunjuk Yan Darmadi Sebagai Pelaksana Tugas
Sabtu 24 Januari 2026
Pemprov Riau Resmi Copot Ida Yulita dari Jabatan Direktur PT SPR Tunjuk Yan Darmadi Sebagai Pelaksana Tugas
Sabtu 24 Januari 2026
RUPS-LB PT SPR Ricuh, Boby Rahmat Sebut Direktur PT. SPR Ida Yulita Susanti Rampas Dokumen dan Usir Peserta Rapat
Sabtu 24 Januari 2026
RUPS-LB PT SPR Ricuh, Jajaran Direksi Tolak Legalitas Surat Kuasa Pemegang Saham