TKW
Poto int, TKW Indonesia
53 TKW Indonesia Di Jual Ke Malaysia
Kamis 04 Desember 2014, 04:03 WIB
Poto int, TKW IndonesiaJAKARTA. Riaumadani.com - Sebanyak 53 wanita calon Tenaga Kerja Wanita [TKW] dari berbagai wilayah di Indonesia menjadi korban dugaan perdagangan manusia atau human trafficking.[Korban Perdagangan,red]
Menurut Kepala Unit Human Trafficking Subdit III Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri, Ajun Komisaris Besar Polisi Arie Darmanto, ke-39 TKW ini adalah bagian dari ke 53 TKW yang setelah sebelumnya berhasil dipulangkan ke Indonesia.
"Sebanyak 39 TKW ini adalah pemulangan yang kedua dari 53 TKW. Mereka ditemukan di sebuah apartemen yang dijadikan penampungan di Kuala Lumpur, Malaysia,"ujar Arie di Jakarta, Rabu [3/12/2014].
Dari kasus ini, kata Arie, pihaknya berhasil mengamankan tiga tersangka, yakni IM [WN Yordania], L [WNI], keduannya adalah agensi palsu yang beroperasi di Malaysia. Sedangkan satu tersangka lagi, yaitu M ditangkap di Sukabumi. M diketahui adalah agensi palsu yang beroperasi di Indonesia.
Sementara itu, modus ketiga tersangka ini, lanjut Arie, mereka mulanya menjanjikan kepada calon TKW untuk bekerja di negara-negara Timur Tengah, seperti di Abu dhabi dan Dubai. Namun, mereka malah diterbangkan ke Malaysia, dengan alasan terlebih dahulu para TKW ini membuat paspor dan visa.
"Di Indonesia para korban juga dijanjikan tidak perlu keluar biaya, malah dia dijanjikan diberi uang sebelum berangkat kerja ke luar negeri," katanya yang dilansir vivanews.
Arie menambahkan, supaya para calon TKW lebih percaya, mereka dibuatkan paspor dan visa secara gratis.
"Akan tetapi paspor dan visa itu berbentuk sebagai visa pelancong atau kunjungan saja. Ini yang tidak diketahui oleh para calon korban," ujarnya.
Selanjutnya, kata Arie, polisi menduga korban dari agensi palsu ini masih banyak. Bahkan, diduga sudah ada ratusan TKW yang sudah diberangkatkan ke negara-negara Timur Tengah.
"Kita juga sudah berkordinasi dengan pihak KBRI Kuala Lumpur untuk bekerja sama dengan pihak Kepolisian Diraja Malaysia [PRDM] mengusut kasus ini. Karena setelah korban bekerja dengan visa kunjungan itu sangat merugikan dari pihak para TKW," jelas Arie. **
| Editor | : | TAM/vivanes |
| Kategori | : | Hukum |
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
Berita Pilihan
Internasional

Minggu 07 September 2025, 20:18 WIB
Timnas Indonesia U-23 Wajib Kalahkan Korea Selatan Untuk lolos ke Putaran Final Piala Asia U-23 2025
Rabu 09 Juli 2025
PKB Gelar Puncak Harlah 23 Juli, Undang Prabowo hingga Ketum Partai
Rabu 11 Juni 2025
Arab Saudi Tegur Indonesia soal Data Kesehatan Jemaah, Kuota Haji 2026 Terancam Dipotong
Kamis 08 Mei 2025
"Jelang Kedatangan Jemaah, Petugas Siapkan Layanan di Makkah"
Politik

Selasa 13 Januari 2026, 07:13 WIB
Penduduk Riau Berjumlah 6,81 Juta Jiwa, Kota Pekanbaru Wilayah Terpadat
Selasa 13 Januari 2026
Bupati Kasmarni: OPD Harus Transparan Dalam Menggnakan Anggaran dan Komitmen Dalam Pelayanan Publik
Selasa 06 Januari 2026
Bupati Siak Ajak ASN Tingkatkan Kinerja dan Pelayanan Publik Tahun 2026
Senin 05 Januari 2026
SF Hariyanto: Kami Minta PT. SPR Adakan RUPS LB Copot Direkturnya 
Nasional

Senin 12 Januari 2026, 14:27 WIB
Tari Zapin khas Desa Meskom Pecahkan Rekor MURI Tari Zapin Massal Berkebaya Laboh Kekek
Senin 12 Januari 2026
Tari Zapin khas Desa Meskom Pecahkan Rekor MURI Tari Zapin Massal Berkebaya Laboh Kekek
Sabtu 10 Januari 2026
KPK Penetapan Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas Sebagai Tersangka Didasari Kecukupan Alat Bukti
Selasa 16 Desember 2025
Mafirion, "Apresiasi PN Tembilahan Kabulkan Tahanan Kota Datuk Bahar Kamil"
Terpopuler
01
Minggu 07 Agustus 2016, 07:47 WIB
Ribuan Personel Keamanan Diterjunkan Kawal Kirab Api PON 2016 Selama 11 Har 02
Rabu 17 September 2014, 02:20 WIB
Pemkab Pelalawan Kembangkan Pembibitan Ikan Secara Modern 03
Sabtu 25 April 2015, 04:51 WIB
10 Pejabat Kedubes Asing Dipanggil ke Nusakambangan 04
Selasa 09 Februari 2016, 01:21 WIB
LSM Laporkan Satker SNVT.Dedi dan PPK, Rukun dan Irzami Ke KPK 05
Rabu 25 Juni 2014, 05:20 WIB
Capres-Cawapres Prabowo-Hatta Klarifikasi Harta ke KPK 

Pekanbaru

Sabtu 24 Januari 2026, 07:04 WIB
Pemprov Riau Resmi Copot Ida Yulita dari Jabatan Direktur PT SPR Tunjuk Yan Darmadi Sebagai Pelaksana Tugas
Sabtu 24 Januari 2026
Pemprov Riau Resmi Copot Ida Yulita dari Jabatan Direktur PT SPR Tunjuk Yan Darmadi Sebagai Pelaksana Tugas
Sabtu 24 Januari 2026
RUPS-LB PT SPR Ricuh, Boby Rahmat Sebut Direktur PT. SPR Ida Yulita Susanti Rampas Dokumen dan Usir Peserta Rapat
Sabtu 24 Januari 2026
RUPS-LB PT SPR Ricuh, Jajaran Direksi Tolak Legalitas Surat Kuasa Pemegang Saham