Syukuran MTsN 4 Kuansing
Bupati Kuantan Singingi (Kuansing) Drs H Mursini MSi, menghadiri acara syukuran penegerian MTsN 4 Kuansing di
Muaralembu, Kecamatan Singingi.
Senin (7/1/2019)
Bupati Mursini Beri Bantuan 20 Unit Komputer dan Keramik Lantai di MTsN 4 Kuansing
Senin 07 Januari 2019, 22:51 WIB
Bupati Kuantan Singingi (Kuansing) Drs H Mursini MSi, menghadiri acara syukuran penegerian MTsN 4 Kuansing di
Muaralembu, Kecamatan Singingi.
Senin (7/1/2019)
MUARALEMBU. RIAUMADANI. com - Bupati Kuantan Singingi (Kuansing) Drs H Mursini MSi, Senin (7/1/2019) menghadiri acara syukuran penegerian MTsN 4 Kuansing di Muaralembu, Kecamatan Singingi. Di acara ini Bupati Mursini sekaligus memberikan bantuan 20 unit komputer dan pemasangan keramik lantai satu lokal ruang kelas yang akan digunakan untuk laboratorium komputer.
"Saya mengharapkan setelah MTsN 4 Kuansing di Muaralembu ini menjadi negeri, kualitas pendidikannya menjadi meningkat dan lulusannya juga membaik kualitasnya. Agar tercapainya tujuan itu secara pribadi saya menyumbang komputer sebanyak 20 unit sekaligus mengkeramik lantai lokal ruang komputernya," ujar Mursini.
Kepala MTsN 4 Kuansing, Daryani SPd menyampaikan ucapan syukur dan terimakasih kepada semua pihak atas proses penegerian sekolahnya. Ungkapan yang sama juga ditujukannya kepada Bupati Mursini atas bantuan komputer dan keramik lantai yang akan digunakan untuk laboratorium komputer nantinya.
"Terimakasih kepada semua pihak yang sudah membantu sekolah kami hingga menjadi negeri seperti sekarang. Ungkapan yang sama juga kami tujukan kepada pak Mursini atas bantuan komputer dan mengkeramik ruangan yang sudah diberikan," ungkap Daryani seraya mengharapkan bilamana ada penerimaan tenaga guru honorer kontrak daerah bisa ditempatkan di sekolah mereka untuk mengajar.
Kepala Kamenag Kuansing Drs Jisman MAg menyampaikan, pada tahun 2019 ini kuota Provinsi Riau ada 48 sekolah yang berubah status dari sekolah swasta menjadi negeri. Dari jumlah tersebut Kuansing mendapat kuota 2 sekolah, yaitu MTsN 4 Muaralembu dan MTsN 3 Inuman.
"Untuk proses penegerian sekolah agama ini memang agak sulit pak bupati, karena harus mendapatkan persetujuan empat menteri. Yaitu, Menpan-RB, Bappenas, Menteri Keuangan dan Menteri Agama. Karena itu sejak tahun 2009 silam MTsN ini kami usulkan baru sekarang terealisasinya," terang Jisman.
Dengan telah negerinya MTsN 4 Kuansing ini, ungkap Jisman, segala operasional sekolah menjadi tanggung jawab Kementerian Agama. Kendati demikian, dirinya juga berharap Pemkab Kuansing terus memberikan perhatian kepada sekolah ini. Misalnya dengan mengalokasikan guru kontrak daerah bagi sekolah tersebut.
Sementara itu Camat Singingi Irfansyah SIP mengingatkan, dengan meningkatnya status menjadi sekolah negeri, MTsN 4 bisa mengoreksi berbagai kelemahan yang ada di masa sebelumnya. Sehingga lulusan sekolah ini menjadi lebih baik dan berkualitas.
Hadir pada acara syukuran penegerian MTsN 4 Kuansing tersebut Ketua Tim PenggerakPKK Kuansing Dra Emi Safitri, kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Upika Kecamatan Singingi dan ratusan masyarakat Singingi. Rls/ck
"Saya mengharapkan setelah MTsN 4 Kuansing di Muaralembu ini menjadi negeri, kualitas pendidikannya menjadi meningkat dan lulusannya juga membaik kualitasnya. Agar tercapainya tujuan itu secara pribadi saya menyumbang komputer sebanyak 20 unit sekaligus mengkeramik lantai lokal ruang komputernya," ujar Mursini.
Kepala MTsN 4 Kuansing, Daryani SPd menyampaikan ucapan syukur dan terimakasih kepada semua pihak atas proses penegerian sekolahnya. Ungkapan yang sama juga ditujukannya kepada Bupati Mursini atas bantuan komputer dan keramik lantai yang akan digunakan untuk laboratorium komputer nantinya.
"Terimakasih kepada semua pihak yang sudah membantu sekolah kami hingga menjadi negeri seperti sekarang. Ungkapan yang sama juga kami tujukan kepada pak Mursini atas bantuan komputer dan mengkeramik ruangan yang sudah diberikan," ungkap Daryani seraya mengharapkan bilamana ada penerimaan tenaga guru honorer kontrak daerah bisa ditempatkan di sekolah mereka untuk mengajar.
Kepala Kamenag Kuansing Drs Jisman MAg menyampaikan, pada tahun 2019 ini kuota Provinsi Riau ada 48 sekolah yang berubah status dari sekolah swasta menjadi negeri. Dari jumlah tersebut Kuansing mendapat kuota 2 sekolah, yaitu MTsN 4 Muaralembu dan MTsN 3 Inuman.
"Untuk proses penegerian sekolah agama ini memang agak sulit pak bupati, karena harus mendapatkan persetujuan empat menteri. Yaitu, Menpan-RB, Bappenas, Menteri Keuangan dan Menteri Agama. Karena itu sejak tahun 2009 silam MTsN ini kami usulkan baru sekarang terealisasinya," terang Jisman.
Dengan telah negerinya MTsN 4 Kuansing ini, ungkap Jisman, segala operasional sekolah menjadi tanggung jawab Kementerian Agama. Kendati demikian, dirinya juga berharap Pemkab Kuansing terus memberikan perhatian kepada sekolah ini. Misalnya dengan mengalokasikan guru kontrak daerah bagi sekolah tersebut.
Sementara itu Camat Singingi Irfansyah SIP mengingatkan, dengan meningkatnya status menjadi sekolah negeri, MTsN 4 bisa mengoreksi berbagai kelemahan yang ada di masa sebelumnya. Sehingga lulusan sekolah ini menjadi lebih baik dan berkualitas.
Hadir pada acara syukuran penegerian MTsN 4 Kuansing tersebut Ketua Tim PenggerakPKK Kuansing Dra Emi Safitri, kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Upika Kecamatan Singingi dan ratusan masyarakat Singingi. Rls/ck
| Editor | : | Tis |
| Kategori | : | Kuansing |
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
Berita Pilihan
Internasional

Minggu 07 September 2025, 20:18 WIB
Timnas Indonesia U-23 Wajib Kalahkan Korea Selatan Untuk lolos ke Putaran Final Piala Asia U-23 2025
Rabu 09 Juli 2025
PKB Gelar Puncak Harlah 23 Juli, Undang Prabowo hingga Ketum Partai
Rabu 11 Juni 2025
Arab Saudi Tegur Indonesia soal Data Kesehatan Jemaah, Kuota Haji 2026 Terancam Dipotong
Kamis 08 Mei 2025
"Jelang Kedatangan Jemaah, Petugas Siapkan Layanan di Makkah"
Politik

Selasa 13 Januari 2026, 07:13 WIB
Penduduk Riau Berjumlah 6,81 Juta Jiwa, Kota Pekanbaru Wilayah Terpadat
Selasa 13 Januari 2026
Bupati Kasmarni: OPD Harus Transparan Dalam Menggnakan Anggaran dan Komitmen Dalam Pelayanan Publik
Selasa 06 Januari 2026
Bupati Siak Ajak ASN Tingkatkan Kinerja dan Pelayanan Publik Tahun 2026
Senin 05 Januari 2026
SF Hariyanto: Kami Minta PT. SPR Adakan RUPS LB Copot Direkturnya 
Nasional

Senin 12 Januari 2026, 14:27 WIB
Tari Zapin khas Desa Meskom Pecahkan Rekor MURI Tari Zapin Massal Berkebaya Laboh Kekek
Senin 12 Januari 2026
Tari Zapin khas Desa Meskom Pecahkan Rekor MURI Tari Zapin Massal Berkebaya Laboh Kekek
Sabtu 10 Januari 2026
KPK Penetapan Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas Sebagai Tersangka Didasari Kecukupan Alat Bukti
Selasa 16 Desember 2025
Mafirion, "Apresiasi PN Tembilahan Kabulkan Tahanan Kota Datuk Bahar Kamil"
Terpopuler
01
Minggu 07 Agustus 2016, 07:47 WIB
Ribuan Personel Keamanan Diterjunkan Kawal Kirab Api PON 2016 Selama 11 Har 02
Rabu 17 September 2014, 02:20 WIB
Pemkab Pelalawan Kembangkan Pembibitan Ikan Secara Modern 03
Sabtu 25 April 2015, 04:51 WIB
10 Pejabat Kedubes Asing Dipanggil ke Nusakambangan 04
Selasa 09 Februari 2016, 01:21 WIB
LSM Laporkan Satker SNVT.Dedi dan PPK, Rukun dan Irzami Ke KPK 05
Rabu 25 Juni 2014, 05:20 WIB
Capres-Cawapres Prabowo-Hatta Klarifikasi Harta ke KPK 

Pekanbaru

Sabtu 24 Januari 2026, 07:04 WIB
Pemprov Riau Resmi Copot Ida Yulita dari Jabatan Direktur PT SPR Tunjuk Yan Darmadi Sebagai Pelaksana Tugas
Sabtu 24 Januari 2026
Pemprov Riau Resmi Copot Ida Yulita dari Jabatan Direktur PT SPR Tunjuk Yan Darmadi Sebagai Pelaksana Tugas
Sabtu 24 Januari 2026
RUPS-LB PT SPR Ricuh, Boby Rahmat Sebut Direktur PT. SPR Ida Yulita Susanti Rampas Dokumen dan Usir Peserta Rapat
Sabtu 24 Januari 2026
RUPS-LB PT SPR Ricuh, Jajaran Direksi Tolak Legalitas Surat Kuasa Pemegang Saham