Jumat, 30 Januari 2026

Breaking News

  • Bupati Bengkalis Resmikan Pembangunan Pengembangan RSU Mutiasari di Mandau   ●   
  • Bupati Kasmarni Kunjungi Desa Bantan Timur, Perkuat Pendidikan Ramah Anak dan Pemberdayaan Perempuan   ●   
  • Tim 8 Pemkab Siak, Verifikasi Data Tenaga Non-ASN, Dari 3,590 Terkoreksi 631 Orang   ●   
  • Dukung Pendidikan Usia Dini, Sabtu P Sinurat Ketua DPRD Inhu Sumbang TK Raudhatul Ulum Air Molek   ●   
  • Resmikan Kampung Nelayan, Wabup Bagus Berharap Nelayan Tangkap Peluang Jadi Pelaku Ekspo   ●   
KARHUTLA
Pemprov. Riau Antisipasi Karhutla dengan Status Siaga Darurat Sejak Dini
Sabtu 05 Januari 2019, 15:00 WIB
Langkah antisipasi Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) memang masih menjadi perhatian serius bagi Pemerintah Provinsi Riau dan stakeholder terkait. Ini terlihat dengan rencana untuk menetapkan status siaga darurat sejak dini.
PEKANBARU. RIAUMADANI. com -  Langkah antisipasi Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) memang masih menjadi perhatian serius bagi Pemerintah Provinsi Riau dan stakeholder terkait. Ini terlihat dengan rencana untuk menetapkan status siaga darurat sejak dini.

Langkah tersebut dilakukan karena angka hotspot dan kasus karhutla mulai menghampiri di awal tahun. Diharapkan dengan langkah antisipasi sejak dini, angka karhutla di beberapa daerah di Riau dapat ditangani dan diminimalisir.

Sekretaris Daerah Provinsi Riau, Ahmad Hijazi menilai hal itu memang menjadi perhatiannya bersama stakeholder terkait. Selain itu sebagai tindaklanjut dari berbagi informasi yang berkembang, pihaknya akan melakukan rapat untuk membahas penetapan status siaga darurat karhutla ini.

“Nanti akan dirapatkan, bisa saja petapan status siaga darurat lebih awal, maka penanganan bisa lebih maksimal. Memang kita segera antisipasi. Nanti saya akan komunikasikan dengan kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Riau," tuturnya, Jumat (4/1).

Poin itu dinilai juga dengan beberapa pettimbangan untuk rencana penetapan status siaga darurat karhutla di Provinsi Riau. Salah satu pertimbangannya adalah kondisi cuaca dan munculnya beberapa hotspot dapat menjadi ancaman kebakaran lahan di Riau.

Untuk diketahui pada tahun 2018 lalu, Satgas Karhutla Riau menetapkan status siaga Karhuta di awal Januari setelah insiden kebakaran melanda secara masif di beberapa kabupaten dan kota di wilayah itu. Status siaga darurat karhutla itu berakhir pada 30 November 2018 dan angka karhutla menurun cukup signifikan dibanding tahun 2017 lalu.(Tis/mcr)




Editor : Tis
Kategori : Pekanbaru
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
 
 
Copyrights © 2022 All Rights Reserved by Riaumadani.com
Scroll to top