Dugaan Korupsi Alkes
Kondisi RSUD Selasih Pelalawan tidak terawat sementara biaya operasional perawatan tetap dikeluarkan Pemerintah dalam APBD
Bobroknya Birokrasi RSUD Selasih dan Dugaan Adanya Korupsi Alkes
Selasa 25 Desember 2018, 22:38 WIB
Kondisi RSUD Selasih Pelalawan tidak terawat sementara biaya operasional perawatan tetap dikeluarkan Pemerintah dalam APBD
PANGKALAN KERINCI. RIAUMADANI. com - Manajemen RSUD Selasih Kabupaten Pelalawan diduga tidak transparan dalam pengelolaan dana Operasional dan pengadaan Alat Kesehatan di RSUD milik Pemerintah tersebut.
Pihak RSUD Selasih ketika di konfirmasi media ini, yaitu Budiaman langsung menghindar dan menyebutkan itu bukan tanggung jawab saya karena pengguna anggaran bukan saya jadi silahkan konfirmasi kadis saya sebut Budiaman
"Kalau memang saya melanggar hukum seperti tudingan orang kepada saya silahkan saja dan saya siap bertanggung jawab. Perlu di ketahui permasalahan RSUD selasih sedang kami selesaikan di internal kami sambung Budiaman"
Berbanding terbalik ketika media mengkonfirmasi ketua POKJA yang di dampingi Kepala Bagian (KABAG) Bangunan Pengadaan Barang dan Jasa di ruang kerjanya menyebutkan tugas kami sesuai dengan perpres 54 tahun 2010 menggodok si calon kontraktor sampai jadi pemenangnya karena banyak kontraktor yang mendaftar setelah itu kami serahkan kepada dinas terkait dalam hal ini PPK dan PPTK apabila dalam pengerjaannya terjadi masalah yang bertanggung jawab ya PPK dan PPTK sebut zukri (Ketua POKJA ULP)
Sementara itu Ketua Umum LSM PAKBI (Peduli Aset dan Kedaulatan Bangsa Indonesia) Edi Oman menduga adanya mafia proyek di RSUD Selasih Kabupaten Pelalawan. Edi Oman menyebutkan "Ini di duga telah terjadi penyalahgunaan wewenang, dugaan korupsi seperti mark up anggaran serta keterlambatan penyelesaian kerja," sebut Edi oman Selasa (25/12/2018)
Tidak hanya itu, Edi Oman juga meminta aparat kepolisian (POLRES) atau kejaksaan (KEJARI) Kabupaten Pelalawan mengusut tuntas permasalahan RSUD Selasih Kabupaten Pelalawan Menurutnya, PPK dan PPTK RSUD Selasih kabupaten Pelalawan harus bertanggung jawab atas permasalahan-permasalahan birokrasi yang bobrok di tubuh RSUD Selasih Kab Pelalawan tersebut.* Deo Pebro
Dari hasil investigasi wartawan media ini terdapat bangunan baru yang tidak bisa di gunakan di duga pihak RSUD Selasih Kab Pelalawan belum melunasi pembayaran kepada pihak kontraktor, belum lagi bangunan yg pada berlumut pada tiang-tiang bangunan padahal negara menyediakan anggaran untuk biaya perawatan gedung tiap tahunnya.
Berdasarkan informasi dari narasumber yang di percaya dan tidak mau dituliiskan namanya di RSUD Selasih juga terjadi dugaan Korupsi pengadaan ALKES (Alat Kesehatan) yang nilainya milyaran rupiah. Penyediaan Alkes berupa alat scanning di duga alat tersebut second (bekas) atau di duga alat tersebut jauh lebih murah dari harga yang sudah di anggarkan karena
di saat uji coba langsung rusak
di saat uji coba langsung rusak
Pihak RSUD Selasih ketika di konfirmasi media ini, yaitu Budiaman langsung menghindar dan menyebutkan itu bukan tanggung jawab saya karena pengguna anggaran bukan saya jadi silahkan konfirmasi kadis saya sebut Budiaman
"Kalau memang saya melanggar hukum seperti tudingan orang kepada saya silahkan saja dan saya siap bertanggung jawab. Perlu di ketahui permasalahan RSUD selasih sedang kami selesaikan di internal kami sambung Budiaman"
Berbanding terbalik ketika media mengkonfirmasi ketua POKJA yang di dampingi Kepala Bagian (KABAG) Bangunan Pengadaan Barang dan Jasa di ruang kerjanya menyebutkan tugas kami sesuai dengan perpres 54 tahun 2010 menggodok si calon kontraktor sampai jadi pemenangnya karena banyak kontraktor yang mendaftar setelah itu kami serahkan kepada dinas terkait dalam hal ini PPK dan PPTK apabila dalam pengerjaannya terjadi masalah yang bertanggung jawab ya PPK dan PPTK sebut zukri (Ketua POKJA ULP)
Sementara itu Ketua Umum LSM PAKBI (Peduli Aset dan Kedaulatan Bangsa Indonesia) Edi Oman menduga adanya mafia proyek di RSUD Selasih Kabupaten Pelalawan. Edi Oman menyebutkan "Ini di duga telah terjadi penyalahgunaan wewenang, dugaan korupsi seperti mark up anggaran serta keterlambatan penyelesaian kerja," sebut Edi oman Selasa (25/12/2018)
Tidak hanya itu, Edi Oman juga meminta aparat kepolisian (POLRES) atau kejaksaan (KEJARI) Kabupaten Pelalawan mengusut tuntas permasalahan RSUD Selasih Kabupaten Pelalawan Menurutnya, PPK dan PPTK RSUD Selasih kabupaten Pelalawan harus bertanggung jawab atas permasalahan-permasalahan birokrasi yang bobrok di tubuh RSUD Selasih Kab Pelalawan tersebut.* Deo Pebro
| Editor | : | Tis |
| Kategori | : | Pelalawan |
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
Berita Pilihan
Internasional

Senin 20 Juli 2026, 06:13 WIB
Spanyol Juara Piala Dunia 2026 usai Tumbangkan Argentina di Final, Akhiri Penantian 16 Tahun
Minggu 08 Februari 2026
Timnas Indonesia Jadi Runner-up Piala Asia Futsal 2026, Kalah Adu Penalti Lawan Iran
Minggu 07 September 2025
Timnas Indonesia U-23 Wajib Kalahkan Korea Selatan Untuk lolos ke Putaran Final Piala Asia U-23 2025
Rabu 09 Juli 2025
PKB Gelar Puncak Harlah 23 Juli, Undang Prabowo hingga Ketum Partai
Politik

Rabu 15 Juli 2026, 19:28 WIB
Kodam XIX Tuanku Tambusai Luncurkan TMMD Ke-129, Wujudkan Infrastruktur dan Ketahanan Wilayah di Pelalawan
Selasa 14 Juli 2026
Diduga Lahan 40 Hektare Berpindah Tangan Secara Misterius, Forkorindo Desak APH Bongkar Dugaan Mafia Tanah di Kampung Dosan
Senin 29 Juni 2026
Bangunan Ornamen Wisma Sri Mahkota, Stand Bazar Bengkalis Jadi Perhatian di MTQ Riau ke- 44 Tahun 2026
Minggu 28 Juni 2026
Kapal Harimau Buas Meriahkan Pawai Perahu Hias MTQ Riau, Angkat Spirit Al-Qur'an dalam Perjuangan Sultan Siak
Nasional

Rabu 15 Juli 2026, 19:14 WIB
Massa Tergabung Dalam Koalisi Masyarakat Sipil MBG Watch Kepung Kejagung, Tuntut Bubarkan MBG Bubarkan BGN Bubarkan
Rabu 15 Juli 2026
Massa Tergabung Dalam Koalisi Masyarakat Sipil MBG Watch Kepung Kejagung, Tuntut Bubarkan MBG Bubarkan BGN Bubarkan
Senin 13 Juli 2026
Febrie Adriansyah Resmi Berstatus Tersangka di Tiga Kasus Korupsi, Kortas Tipidkor Limpahkan Penyidikan ke Kejagung
Jumat 10 Juli 2026
Kodam XIX Tuanku Tambusai Gelar Laporan Awal, Satgasyon 132/Bima Sakti 2026 Dinyatakan Siap Operasi
Terpopuler
01
Minggu 07 Agustus 2016, 07:47 WIB
Ribuan Personel Keamanan Diterjunkan Kawal Kirab Api PON 2016 Selama 11 Har 02
Rabu 17 September 2014, 02:20 WIB
Pemkab Pelalawan Kembangkan Pembibitan Ikan Secara Modern 03
Sabtu 25 April 2015, 04:51 WIB
10 Pejabat Kedubes Asing Dipanggil ke Nusakambangan 04
Selasa 09 Februari 2016, 01:21 WIB
LSM Laporkan Satker SNVT.Dedi dan PPK, Rukun dan Irzami Ke KPK 05
Rabu 25 Juni 2014, 05:20 WIB
Capres-Cawapres Prabowo-Hatta Klarifikasi Harta ke KPK 

Pekanbaru

Senin 20 Juli 2026, 20:14 WIB
Pangdam Kodam XIX Tuanku Tambusai Semarakkan Penutupan Festival Rakyat Nusantara 2026 Dengan Nobar Final Piala Dunia Bersama Masyarakat
Senin 20 Juli 2026
Pangdam Kodam XIX Tuanku Tambusai Semarakkan Penutupan Festival Rakyat Nusantara 2026 Dengan Nobar Final Piala Dunia Bersama Masyarakat
Minggu 19 Juli 2026
Kodam XIX Tuanku Tambusai Dukung Green Policing, Riau Bhayangkara Run 2026 Satukan TNI, Polri dan Masyarakat
Jumat 17 Juli 2026
Kodam XIX Tuanku Tambusai Perkuat Disiplin dan Jiwa Pengabdian Melalui Upacara Bendera Bulanan